cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Rangka Baja Bersalut Pasir sebagai Media Transplantasi untuk Rehabilitasi Terumbu Karang Rusak di Pagerungan Besar, Sumenep Muzaki, Farid Kamal; Syahroni, Nur; Saptarini, Dian; Wisesa, I Nyoman Surya Bayu; Budiman, Kurniawan Fajar; Pratama, Aditya Rizki
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.653

Abstract

Terumbu karang memiliki peranan krusial baik secara ekologi maupun ekonomi. Akan tetapi, kelestarian terumbu karang tercancam oleh berbagai faktor alamiah dan antropogenik baik dari darat maupun laut sehingga perlu dilakukan upaya rehabilitasi; salah satunya di pesisir Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Pada kawasan tersebut, tutupan terumbu karang di sisi barat dan selatan pulau diketahui sebesar 19,05-26,05% atau termasuk dalam kategori ‘rusak’ hingga ‘sedang’. Salah satu upaya rehabilitasi adalah melalui transplantasi karang dengan media frame baja bersalut pasir (sand-coated steel frame) yang bersifat kokoh dan relatif tahan korosi. Kegiatan telah dilaksanakan pada Mei 2020 hingga November 2022, mencakup studi pendahuluan, sosialisasi dan workshop, pembuatan frame dan transplantasi karang hingga pemantauan secara kontinu. Setelah 2 tahun, nilai kesintasan karang transplan termasuk tinggi (>95%) dan pada permukaan frame juga telah tumbuh koloni karang keras (Scleractinia) hasil dari proses rekruitmen secara alami. Dapat disimpulkan bahwa transplantasi karang dengan media frame baja bersalut pasir dapat memenuhi fungsinya untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan fungsi habitat terumbu karang rusak dengan luasan 90 m2. Selain itu, masyarakat lokal memiliki persepsi yang baik terkait pelaksanaan program dan mengharapkan adanya keberlanjutan dari program yang telah terlaksana.
Sosialisasi Earth Hour Sebagai Upaya Gerakan Penghematan Listrik Melalui Siaran Radio Suara Tebuireng Jombang Izzati, Nailul; Wardana , Humaidillah Kurniadi; Leksono, Jati Widyo
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.695

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk paling banyak di dunia. Memiliki 275,5 juta jiwa, Indonesia berada di urutan keempat, negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Semakin banyak jumlah penduduk, semakin banyak juga kebutuhan terhadap sumber daya. Di sisi lain, sumber daya alam berbasis fosil setiap harinya semakin menipis. Sumber daya yang dimaksud adalah yang terkait dengan ketersediaan listrik. Mengingat listrik adalah salah satu kebutuhan hidup yang utama, maka diperlukan upaya untuk mengatasinya. Salah satu cara yang dilakukan oleh para ahli adalah dengan mengeksplor sumber daya alternatif. Sedangkan bagi masyarakat, dapat dilakukan dengan cara penghematan. Ada beberapa gerakan penghematan listrik, diantaranya adalah Earth Hour.  Sosialisasi Earth Hour. dilakukan agar masyarakat mengerti pentingnya penghematan listrik, meningkatkan pemahaman serta kesadaran dan mendorong masyarakat untuk berkontribusi dalam gerakan tersebut. Melalui Siaran Radio Suara Tebuireng, tim pengabdian memaparkan pentingnya hemat dan bijak dalam menggunakan listrik. Pemaparan disajikan berupa bincang santai dan interaktif bersama penyiar radio dan para pendengar. Sosialisasi berjalan lancar, beberapa pertanyaan masuk dari pendengar. Dengan sosialisasi tersebut, pengetahuan dan wawasan yang diperoleh pendengar dapat disebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya, setidaknya dipraktikkan dalam keseharian di rumah masing-masing. Dengan demikian, masyarakat dapat terinspirasi dan ikut berkontribusi dalam berhemat, atau menggunakan listrik secara bijak.
Pelatihan dan Pembuatan Kapal Long Boat Fiberglass untuk Masyarakat Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan Utama, Danu; Aryawan, Wasis Dwi; Setyawan, Dony; Arif, Muhammad Sholikhan; Wahidi, Sufian Imam
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.787

Abstract

Pelatihan dan pembuatan Kapal Long Boat Fiberglass merupakan hibah dari Kementerian Sosial RI untuk masyarakat Kabupaten Asmat melalui Keuskupan Agats yang dilaksanakan oleh ITS. Kegiatan ini berupa Pelatihan membuat kapal fiberglass untuk pemuda Asmat serta hasilnya berupa 27 (dua puluh tujuh) unit kapal long boat fiberglass yang dibangun oleh pemuda lokal Asmat dengan disupervisi oleh Tim dari Teknik Perkapalan ITS. Kapal long boat fiberglass yang telah dibangun selanjutnya dihibahkan kepada masyarakat Asmat melalui Keuskupan Agats. ITS melalui Tim dari Departemen Teknik Perkapalan terjun langsung ke Asmat untuk memberikan pelatihan serta mengontrol proses pembangunan kapal. Pelatihan dan pembangunan 27 kapal long boat dimulai pada awal bulan Juli 2022 dan selesai pada bulan Mei 2023. Pemuda Asmat yang mengikuti pelatihan adalah 30 orang dan beberapa diantaranya selanjutnya dilibatkan langsung dalam proses pembangunan kapal long boat fiberglass. Pada tanggal 1 Juni 2023, 27 kapal long boat fiberglass Asmat diresmikan langsung oleh Ibu Tri Rismaharini selaku Meteri Sosial RI. Sejumlah 27 kapal long boat yang dibangun memiliki spesifikasi L panjang kapal 9,00 m, B lebar kapal 1.75 m, T sarat air 0.45 m dan diberi 1 (satu) mesin penggerak outboard engine dengan daya 40 hp. Kapal-kapal ini dilengkapi perlengkapan tambat dan labuh juga peralatan keselamatan standar.
Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Robandi, Imam; Candra Riawan, Dedet; Wirjodirdjo, Budisantoso; Guntur, Harus Laksana; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Djalal, Muhammad Ruswandi; Prakasa, Mohamad Almas; Ghazi, Argon Luthfan; Irsad, Muh. Afif Al; Hidayat, Muh. Taufik Imam; Saputra, Reki Aji; Kumala, Arimbi; Satria, Moch. Adri; Himawari, Waseda
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.793

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar, namun belum diikuti dengan pemanfaatan yang optimal. Sistem Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis fotovoltaik menjadi teknologi yang paling mudah diimplementasikan oleh semua kalangan dan di berbagai sektor. Di sektor Pendidikan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki visi membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keahlian di bidang tertentu, salah satunya teknik instalasi tenaga listrik. Meski begitu, belum banyak SMK yang sudah mulai memperkenalkan pentingnya pemanfaatan EBT pada siswanya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) ini diusulkan Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya sebagai Media Pembelajaran di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang. Mini Laboratorium ini terdiri dari Trainer PLTS yang merupakan mereplika sistem PLTS stand-alone dalam skala laboratorium yang cukup untuk proses pembelajaran. Trainer PLTS ini terdiri dari sistem fotovoltaik, beserta komponen pendukung berupa Solar Charger Controller (SCC), baterai, dan inverter. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi implementasi dan sosialisasi mini laboratorium. Dari hasil pelaksanaan abmas diperoleh peningkatkan pemahaman dan keterampilan para siswa dan guru terkait pemanfaatan teknologi EBT dalam bentuk trainer PLTS.
Implementasi Photovoltaic On-Grid guna Meminimalisir Pemadaman Listrik Bergilir serta Jaringan Telekomunikasi di Pulau Bawean Wibowo, Rony Seto; Penangsang, Ontoseno; Aryani, Ni Ketut; Mukti, Prasetiyono Hari; Pamuji, Feby Agung; Mardiyanto, Ronny
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.795

Abstract

Bawean yang berada di 135 km dari utara Kabupaten Gresik adalah kepulauan dengan luas wilayah 197,42 km2. Dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat sepanjang tahun, beban listrik yang harus ditanggung juga semakin meningkat. Kecamatan Sangkapura di Pulau Bawean memiliki jumlah pengguna listrik mencapai 17.112 orang. Akan tetapi, dengan pembangkit konvensional, penduduk Bawean kesulitan dalam segi ekonomi dan ketersediaan bahan bakar. Upaya peningkatan kapasitas dari pembangkit perlu ditingkatkan sebab pemadaman listrik merugikan perekonomian dari warga setempat. Energi terbarukan seperti energi surya dapat menjadi salah satu pembangkit alternatif karena pulau Bawean memiliki potensi energi surya yang besar dengan rata-rata intensitas radiasi matahari sebesar 5,5 kWh/m2/hari. Hal ini menjadikan Pulau Bawean sebagai salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan energi surya. Di samping itu, masyarakat Bawean masih kesulitan mengakses layanan telekomunikasi akibat penyediaan akses internet yang belum merata, khususnya penyedia WiFi yang sangat jarang ditemui. Seiring dengan berkembangnya teknologi seputar energi baru terbarukan dan telekomunikasi, pengaplikasian teknologi tepat guna diperlukan di daerah terpencil seperti Pulau Bawean. Salah satu solusi yang dapat diimplementasikan adalah memasang photovoltaic dengan tipe hybrid untuk menyuplai energi yang dibutuhkan oleh modem WiFi guna menunjang kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, beban yang dapat disuplai adalah berupa sebuah masjid, mengingat 100% penduduk Pulau Bawean memeluk Agama Islam. Dengan demikian, maka pelaksanaan kegiatan peribadatan tidak terganggu oleh adanya pemadaman bergilir.
Dendeng Olahan Ikan Laut dan Tawar Bernilai Ekonomis dan Bergizi Tinggi Potensi Daerah Kapas Krampung Surabaya Wahyudi, Suhud; Widiana, Muslichah Erma; Adityo, R. Dimas; Surjanto, Sentot Didik; Hanafi, Lukman
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.800

Abstract

Mitra pada program pengabdian ini adalah IKM Nelayan Q yang dimiliki oleh Siti Chotimah. Toko dan tempat produksi berada di Jl. Kapas Krampung No.45 Surabaya. Tujuan dari program ini adalah menciptakan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi wisata kenjeran dengan melakukan inovasi produk seperti dendeng dan abon aneka rasa dari ikan laut maupun ikan tawar. Peningkatan produk kearifan lokal diharapkan menjadi bagian peningkatan ekodaya daerah pesisir Kenjeran Surabaya. Permasalahan yang ada yakni proses produksi pada penghalusan bumbu dan daging ikan selama ini masih secara konvensional, proses pengeringan dendeng menggunakan sinar matahari, pemasaran produk dendeng masih terbatas, merk mitra masih kurang dikenali dan tidak mudah ditemukan oleh calon konsumen, manajemen usaha belum diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni pelatihan, pendampingan, penggunaan dan perawatan penggunaan mesin pelumat (chopper), mesin pengering (oven). Memberikan pelatihan dan pendampingan ekonomi kreatif dan inovasi pembuatan produk dan dipasarkan secara e-marketing. Memberikan pelatihan, serta pemahaman manajemen dan entrepreneurship yang aplikatif. Sehinga mitra memiliki skill entrepreneur dan mampu menjawab tantangan masa depan berdasar IPTEK, fungsi manajemen dan fungsi operasional manajemen, serta muncul wirausaha baru.
Pembuatan Teknologi Tepat Guna Lampu Tenaga Surya di Dusun Badu, Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan Fitriyanah, Dwi Nur; Raditya, Murry; Aisyah, Putri Yeni; Radhy, Ahmad; Iswahyudi, Anggi Pradhita; Asrifatin, Syarifah Ambarani
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.802

Abstract

Dusun Badu terletak di Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penerangan jalan desa di Dusun Badu masih menggunakan listrik PLN dan jumlahnya sedikit. Kurangnya penerangan sepanjang jalan desa, dapat mengurangi produktivitas warga ketika di malam hari. Selain itu, pengetahuan warga terhadap teknologi tepat guna khususnya panel surya juga kurang. Berangkat dari keluhan mitra terhadap kurangnya pengetahuan warga terhadap panel surya, maka diperlukan pelatihan pembuatan teknologi tepat guna lampu tenaga surya supaya dapat mengembangkan lampu tenaga surya di Dusun Badu. Warga dibekali bagaimana cara pembuatan lampu tenaga surya sampai bagaimana cara menyimpan energi listrik keluaran dari panel surya ke baterai supaya dapat dipergunakan untuk menerangi jalan desa di malam hari. Terdapat 2 titik pemasangan lampu tenaga surya di Desa Wanar. Diharapkan dari kegiatan ini, masyarakat desa dapat meningkatkan produktivitasnya di malam hari dan dapat dijadikan desa binaan teknologi tepat guna yang tepat sasaran.
Proses Sertifikasi Halal Self Declare di Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya dan UMKM di Wilayah Benowo Surabaya: Studi Perbandingan: Analisis Perbandingan Proses Sertifikasi Halal Self-Declaring di Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya dan UMKM di Benowo Surabaya Nasori, Nasori; Puspitasari, Nurrisma; Saifuddin, Saifuddin; Gunawan, Setiyo; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.803

Abstract

Sertifikasi halal adalah serangkaian proses untuk memperoleh sertifikat halal, sedangkan sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat Islam. Pendampingan sertifikasi halal dilakukan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada pada Sentra Wisata Kuliner (SWK) Convention Hall dan UMKM di daerah Benowo. Tahapan pendampingan Sertifikasi Halal di Convention Hall meliputi 5 tahap yaitu musyawarah bersama pengurus Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya, pendataan UMKM yang mengikuti program sertifikasi halal, pendampingan dalam melakukan pengisian website oss dan sihalal, proses verifikasi dan validasi (verval) di tempat produksi setiap UMKM, dan terakhir proses penerbitan sertifikat halal oleh Komite Fatwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur. Sedangkan tahapan pendampingan Sertifikasi Halal di Benowo meliputi 4 tahap yaitu sosialisasi dan pendataan UMKM yang mengikuti program sertifikasi halal, pendampingan dalam melakukan pengisian website oss dan sihalal, proses verifikasi dan validasi (verval) di tempat produksi setiap UMKM, dan terakhir proses penerbitan sertifikat halal oleh Komite Fatwa BPJPH Jawa Timur. Untuk sentra wisata kuliner Convention Hall Surabaya hanya 4 UMKM yang telah masuk proses komite fatwa. Sedangkan, UMKM di wilayah Benowo total ada 10 UMKM atau keseluruhan UMKM telah berhasil masuk ke proses komite fatwa dan menunggu sertifikat halal terbit.
Pengembangan Bisnis Digital Terpadu untuk UMKM dengan Eco-Friendly Product sebagai Akselerasi Green Economy ER, Mahendrawathi; Febrianti, Nur Aida; Daffa, Bariqi Raihan; Amalia, Shinta; Muhammad, Ghifary; Nurkasanah, Ika; Suryani, Erma; Mudjahidin; Wibisono, Arif
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.804

Abstract

Kemajuan teknologi digital memberikan dampak terhadap perkembangan bisnis UMKM. Saat ini semakin banyak UMKM yang peduli dengan keberlanjtan dengan menekankan pada produk-produk mereka yang ramah lingkungan (eco-friendly products). UMKM tersebut menjadi salah satu solusi untuk mendorong akselerasi green economy. Penggunaan produk ramah lingkungan dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan iklim, sementara bisnis digital dapat membantu mempercepat pertumbuhan UMKM dengan memperluas jangkauan pasar. Permasalahan yang muncul sekarang yakni masih sedikitnya UMKM eco-friendly yang memanfaatkan teknologi dengan optimal dalam proses promosi produknya. Salah satu UMKM tersebut adalah Shantika Fashion yang memiliki produk fashion eco-print. Atas permasalahan tersebut, perlu diimplementasikannya konsep pemasaran melalui media sosial dan penjualan pada e-commerce untuk meningkatkan brand awareness, mendapatkan umpan balik, serta membangun hubungan dan memudahkan interaksi dengan pelanggan. Hal ini dilakukan dengan metode design thinking yang berfokus pada pengembangan pemasaran berdasarkan kondisi nyata yang terjadi pada Shantika Fashion. Pada penerapannya, Shantika Fashion mengalami peningkatan pengikut media sosial hingga 250% dan menjangkau lebih dari 16.000 akun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kemudahan untuk Shantika Fashion dalam menyampaikan produk dan kegiatan yang diikuti ke masyarakat yang lebih luas melalui media sosial.
Penerapan On Grid Photovoltaic pada Mesin Pembuat Pakan Udang untuk Mengurangi Biaya Operasional Kelompok Ternak Udang Glagah, Lamongan Pamuji, Feby Agung; Riawan, Dedet Candra; Soedibyo, Soedibyo; Suryoatmojo, Heri; Ashari, Mochamad
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.805

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara produsen udang terbesar di duina. Udang merupakan salah satu komoditas perikanan andalan Indonesia yang sangat potensial untuk diekspor. Sebagai salah satu komoditas unggulan nasional udang selalu menjadi pilihan untuk bisa dilibatkan dalam upaya peningkatan pendapat negara dan menggapai target kenaikan produksi hingga 250% pada tahun 2024 mendatang. Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan produksi udang terbanyak. Salah satu daerah di Jawa Timur yang aktif memproduksi udang adalah Kabupaten Lamongan, tepatnya di Kecamatan Glagah. Biaya pakan udang tidaklah murah sehingga banyak peternak udang yang mengeluhkan besarnya pengeluaran mereka untuk membeli pakan udang. Oleh karena itu dirancanglah inovasi mesin pembuat pakan udang bertenaga sinar matahari. Pada sistem ini, alat pembuat pakan udang akan dioperasikan menggunakan listrik bertenaga matahari. Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dapat menghemat pengeluaran listrik untuk operasi mesin pembuat pakan udang ini. Penggunaan panel surya juga dapat mendukung akselerasi penggunaan energi baru terbarukan guna mewujudkan energi yang bersih dan murah di kalangan masyarakat. Inovasi alat ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai penerapan energi baru terbarukan di bidang peternakan, membantu peternak untuk mandiri dalam penyediaan pakan, dan dapat mengurangi biaya pengeluaran para peternak di daerah Glagah Lamongan. Kegiatan abmas ini sudah berhasil terlaksana dan alat inovasi kami berhasil di terapkan. Alat inovasi kami berdampak kepada penurunan biaya pakan udang di daerah Glagah Lamongan.