cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Peningkatan Promosi Wisata Kampung Lawas Maspati melalui Digital Marketing Nurkasanah, Ika; Ramadina, Raysa Farah Mumtaz; Nurfatikha, Rih Prajna; Rahmawati, Aisyah; Az-Zahra, Farah Helga; ER, Mahendrawathi; Suryani, Erma; Wibisono, Arif
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.785

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, teknologi digital semakin canggih dan menjadi penting bagi sektor industri dalam mengembangkan industrinya dengan lebih efektif dan efisien. Indonesia mempunyai potensi wisata yang besar, sehingga sektor pariwisata pun turut mengikuti tren digitalisasi tersebut. Salah satu daerah yang berpotensi di sektor wisata yaitu Kampung Wisata Lawas Maspati yang berlokasi di Jl. Maspati Gg. VI, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Kampung ini merupakan daerah bersejarah yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Namun, dengan terbatasnya jumlah dan kemampuan sumber daya manusia, penggunaan kanal digital untuk manajemen pemasaran di tempat wisata tersebut masih kurang optimal. Meski telah memiliki media sosial, namun kanal tersebut sifatnya hanya dokumentasi kegiatan warga dan belum persuasif untuk mengajak wisatawan berkunjung atau membeli produk dari UMKM yang ada. Sementara, pihak manajemen menginginkan adanya peningkatan jumlah wisawatan dan pelanggan produk. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan berbagai media sosial lainnya akan digunakan sebagai media promosi dan dianalisis kecocokannya dengan segmen wisatawan dan pelanggan produk Kampung Lawas Maspati. Dalam penyampaian informasi melalui media tersebut, tim merumuskan dan menyediakan timeline konten promosi dan membuatkan konten pilot untuk perbaikan media sosial, serta membuatkan panduan branding agar ke depannya pengurus menjadi mandiri untuk mengunggah materi promosi di media sosial.
Pembuatan dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Permohonan Surat Keterangan Berbasis Website di Desa Sariwangi Vauzia, Farrah; Kirana, Nurista Wahyu; Rosulindo, Parisya Premiera; Wusqo, Urwatul; Akmal, Muhammad
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.790

Abstract

Salah satu pelayanan administratif yang diselenggarakan pada tingkat desa adalah penerbitan surat keterangan. Di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, proses pengajuan surat keterangan masih dilakukan secara manual. Proses ini dianggap kurang efektif karena memerlukan waktu yang agak lama serta adanya biaya untuk fotokopi dokumen dan formulir. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dibuat suatu aplikasi permohonan surat keterangan berbasis website yang dapat diakses secara mandiri oleh warga sewaktu-waktu. Pelaksanaan kegiatan PKM dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, perancangan dan pembuatan aplikasi, serta pelatihan penggunaan website. Pada saat pelatihan, peserta mendemonstrasikan penggunaan aplikasi dan mengisi survei terkait kualitas layanannya. Berdasarkan hasil survei tersebut diperoleh data bahwa aplikasi ini mudah digunakan dan fitur yang dimiliki sudah sesuai dengan kebutuhan desa. Aplikasi ini efektif dalam pelayanan permohonan surat keterangan namun masih memerlukan pengembangan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan dalam layanan administrasi desa.
Implementasi Photovoltaic Terintegrasi Battery Storage guna Menunjang Penerangan pada Kebun Buah Naga Desa Sukorejo Dimas Fajar Uman Putra; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo; Ni Ketut Aryani
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.794

Abstract

Kabupaten Banyuwangi masih menjadi produsen buah naga terbesar di Indonesia, dengan hasil panen pada tahun 2020 mencapai 82.544 ton yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 80% pasokan buah naga di Indonesia berasal dari Banyuwangi. Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu penghasil buah naga terbesar dengan lahan seluas 273 Ha digunakan untuk budidaya buah naga. Dalam budidayanya, inovasi terus dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi. Salah satunya penggunaan lampu neon berwarna kuning yang dinyalakan pada malam hari untuk mempercepat dan memperbesar panen. Jumlah lampu neon yang banyak akan mengonsumsi listrik yang besar juga. Selaras dengan hal tersebut, dibutuhkan biaya yang besar juga. Oleh karena itu, diadakan Abmas dengan menerapkan teknologi berupa panel surya yang terintegrasi battery storage guna menunjang penerangan lampu pada lahan pertanian buah naga. Dengan adanya alat tersebut, penggunaan listrik dari PLN akan berkurang karena sebagian telah disediakan oleh panel surya dan battery storage. Abmas dibagi menjadi 4 tahap, yaitu tahap persiapan yang berkaitan dengan peninjauan lokasi secara langsung untuk memeriksa kembali permasalahan dan solusi terkait, tahap penyuluhan yang memberi penyuluhan kepada masyarakat Desa Sukorejo terkait sistem yang digunakan, tahap pengadaan yang meliputi pengadaan alat-alat serta penunjang, dan tahap instalasi perakitan PLTS yang terintegrasi dengan battery storage. Kegiatan ini memiliki kegunaan dalam meningkatkan efisiensi pertanian buah naga di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi yakni dengan membantu dengan mengurangi biaya operasional melalui penggunaan sumber daya energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Sekaligus menjadi model pertama pemanfaatan sumber daya energi baru terbarukan, mengingat besarnya potensi ini di Desa Sukorejo.
Transfer Teknologi dan Manajeman Silase pada Pakan Domba di BUMDes Mancang pada Program Matching Fund Muhammad Fuad; Riezky Purnama Sari; Chairuddin Chairuddin; Fairus Fairus; Aileen Tan Shau Hwai; Rini Mastuti
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.798

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mancang Merupakan salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) milik Desa Meunasah Mancang. Salah satu usaha yang ditekuni BUMDes ini adalah peternakan domba. Sulitnya pakan hijauan pada saat musim hujan akibat lahan terendam banjir, kurangnya tenaga kandang serta pengolahan pakan silase yang telah dilakukan sejauh ini masih kurang baik. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu meningkatkan kinerja sehingga lebih efesien, dan memperbaiki pakan silase sehingga lebih baik dan tahan lama. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu: Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi transfer teknologi, pelatihan pembuatan silase, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa peningkatan BUMDes Mancang dalam mengolah pakan silase telah meningkat hingga 90\% dan silase yang dihasilkan mampu bertahan hingga dua minggu. Pemanfaatan mesin chopper mampu meningkatkan efesiensi waktu dan menghemat tenaga kerja yang sebelumya diselesaikan dalam waktu 2 jam/siklus pengolahan silase kini diselesaikan cukup 15 menit. Pengembangan peternakan lebih modern sangat dibutukan seperti inovasi pemilihan induk berkualitas, dan proses reproduksi sehingga BUMDes Mancang menjadi UKM yang mandiri.
Workshop Fillet, Produksi Gelatin Ikan, dan Pembentukan Kawasan Binaan ITS di Pesisir Pacitan Selatan Atmaja, Lukman; Santoso, Mardi; Prasetyoko, Didik; Kholis, Muhammad Nur
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.77

Abstract

Nelayan yang memakai pelabuhan Tamperan Pacitan ini ada yang masuk dalam katagori nelayan tradisional lokal dan ada nelayan-nelayan yang lebih modern dan pendatang. Hasil tangkapan laut normalnya dijual ditempat sebagai ikan segar, dikirim ke kota-kota lain, dan dijual ke industri perikanan lokal untuk dijadikan makanan olahan. Ikan segar yang dijual tersebut sebenarnya bisa dijadikan fillet dengan harga jual lebih tinggi, sedangkan industri perikanan tadi telah menghasilkan limbah perikanan yang sebenarnya bisa dikonversi menjadi gelatin yang luas dipakai di industri-industri makanan dan farmasi. Kegiatan utama pengabdian masyarakat ini adalah a) workshop pembuatan fillet, b) ekstraksi gelatin dari limbah perikanan, dan c) pembentukan Kawasan Binaan ITS. Kegiatan ini diikuti hingga tuntas oleh 20 UMK yang berlokasi di pesisir selatan Kabupaten Pacitan. Pada akhir kegiatan, telah dihasilkan fillet dengan baik. Selanjutnya juga telah dihasilkan gelatin dan telah didemonstrasikan kemanfaatan gelatin dalam industri makanan skala rumah tangga, dan c) terdapat 19 UMK yang telah bersedia untuk mengikuti kegiatan lanjutan dan bergabung dalam Kawasan Binaan ITS untuk tahun 2021 – 2022 – 2023.
Penerapan On Grid Photovoltaic pada Mesin Pasteurisasi Kejut Listrik guna Mengurangi Biaya Operasional Kelompok Ternak Kambing Perah Etawa Plosoklaten, Kediri Pamuji, Feby Agung; Riawan, Dedet Candra; Soedibyo, Soedibyo; Suryoatmojo, Heri; Ashari, Mochamad
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.483

Abstract

Perkembangan industri peternakan semakin meningkat baik usaha peternakan skala kecil maupun skala besar. Kebutuhan protein hewani dapat dipenuhi dari hasil produksi peternakan baik dari daging maupun susu. Produksi susu dalam negeri hanya mampu mencapai angka 21% dari konsumsi nasional, sedangkan 79% sisanya merupakan pasokan produk dari luar negeri atau import. Susu kambing menjadi salah satu produk peternakan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat, karena susu kambing memiliki tingkat manfaat yang banyak khususnya untuk kesehatan manusia. Dalam proses produksi susu kambing, setelah diperas, susu kambing harus dimasak serta diaduk dengan suhu yang tinggi. Proses masak tersebut bertujuan untuk menghilangkan bakteri yang ada di dalam larutan susu. Secara umum, proses ini masih menggunakan kompor gas yang membuat proses ini cukup lama dan cukup memberatkan dari segi biaya operasional. Di sisi lain, potensi energi terbarukan berupa energi matahari sangat besar di kawasan peternakan. Oleh karena itu dirancanglah inovasi alat pasteurisasi bertenaga matahari. Pada sistem ini, alat pasteurisasi beroperasi dengan energi listrik, ketika susu dimasukkan ke alat pasteurisasi, susu akan diberikan kejut listrik sehingga bakteri pada susu kambing secara instan akan mati dan susu siap dikonsumsi, hal ini memiliki keuntungan dari segi waktu jika dibandingkan dengan proses masak. Untuk suplai elektris, sumber energi dari matahari akan dikonversi menjadi energi listrik dan disalurkan menuju alat pasteurisasi untuk menghidupkan alat. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan dapat mengenalkan kepada masyarakat mengenai penerapan energi baru terbarukan di bidang peternakan dan dapat meningkatkan produktivitas peternak susu kambing di daerah Plosoklaten, Kediri.
Pengembangan Pemasaran Digital dan Finansial bagi Pengusaha Perempuan dalam Pemberdayaan Usaha Mikro di Surabaya Rukmi, Alvida Mustika; Irawan, Mohammad Isa; Mukhlash, Imam; Hidayat, Nurul; Iqbal, Mohammad
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.488

Abstract

The Homemade adalah salah satu UMKM yang sedang berkembang di Surabaya, menghasilkan produk kuliner berbahan baku lokal daerah berupa sambal dan camilan. UMKM The Homemade masih termasuk dalam kategori usaha mikro namun mampu membuktikan produknya dapat meraih animo pasar di kota Surabaya khususnya Surabaya timur, dimana produk The Homemade sudah dijual di toko sambal Bu Rudi Surabaya. UMKM The Homemade didirikan oleh seorang wanita yang berkeinginan agar para wanita di sekitar tempat tinggalnya dapat turut serta dalam kegiatan bisnisnya. Permasalahan yang dihadapi oleh pemilik UMKM The Homemade berkenaan dengan strategi bisnis, pemasaran, dan pengelolaan finansial. Perancangan strategi bisnis dengan menggunakan bisnis model kanvas (BMC), disusun berdasarkan faktor internal dan eksternal yang ada dan BMC sangat mudah untuk diaplikasikan dalam bisnis. Penggunaan aplikasi pemasaran thehomemade.id berbasis web membantu pengusaha UMKM The Homemade dalam pemasaran agar mampu meningkatkan volume penjualan dan memperluas pangsa pasar. Sedangkan aplikasi finansial yakni aplikasi kasir pintar membantu dalam pengelolaan hasil penjualan. Usaha UMKM The Homemade diharapkan mampu bersaing terutama dalam penyajian produk kuliner yang higienis. Hasilnya kini UMKM tersebut mampu menghasilkan produk dan market yang bagus sehingga UMKM ini dapat berkembang menjadi usaha madani kedepannya.
Pemetaan UMKM Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur Firmansyah, Fendy; Susetyo, Cahyono; Handayeni, Ketut Dewi Martha Erli; Syafitri, Rivan Aji Wahyu Dyan; Jatayu, Anoraga; Pratomoatmojo, Nursakti Adhi; Kurniawan, Akbar; Hayati, Noorlaila
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.517

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun 2020 mendorong munculnya beragam regulasi yang membatasi mobilitas masyarakat di Indonesia. Hal ini berdampak pada lumpuhnya sektor ekonomi karena banyaknya penutupan usaha (sementara maupun permanen), khususnya para pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang kesulitan beradaptasi secara cepat dengan kondisi ini. Pengabdian masyarakat ini telah memetakan kondisi terkini UMKM di Kecamatan Singosari pasca Covid-19 melalui pemetaan berbasis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemanfaatan SIG dapat digunakan untuk memberikan informasi terkait karakteristik dan kondisi UMKM dengan tampilan data yang representatif melalui visualisasi peta, sehingga dapat mendukung merumuskan strategi pengembangan UMKM kedepannya. Tahapan yang dilakukan yakni sosialisasi, survei primer dan wawancara terstruktur menggunakan kuisioner, pengolahan data, pembuatan peta, pembuatan database spasial atau geodatabase, dan pembuatan prototype Webgis. Hasilnya diketahui bahwa 95,2% UMKM adalah UMKM di bidang kuliner, dimana sebanyak 31,5% UMKM mengalami penurunan jumlah produksi, 51,9% UMKM mengalami penurunan penjualan dan 63% UMKM menghadapi kendala kenaikan biaya produksi selama masa pandemi. Sebanyak 50,9% UMKM di Kecamatan Singosari masih menggunakan media konvensional dalam memasarkan produknya. Teknologi SIG dapat digunakan pula untuk mendukung upaya digitalisasi sektor UMKM melalui pengembangan Webgis dan startup untuk sektor UMKM di Kecamatan Singosari.
Gerakan 1000 Desain Kemasan Produk OPOP Jawa Timur (One Pesantren One Product) Sayatman, Sayatman; Noordyanto, Naufan; Dwitasari, Putri; Hakim, Primaditya
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.518

Abstract

Pondok Pesantren selain berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, juga berfungsi sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi. Salahsatu upaya pemerintah Jawa Timur dalam rangka pemberdayaan ekonomi pesantren adalah melalui program OPOP (One Pesantren One Product), dimana setiap Pondok Pesantren diharapkan dapat menghasilkan sedikitnya satu produk unggulan yang siap dipasarkan. Cukup banyak produk-produk hasil kreativitas pesantren yang memiliki potensi ekonomis dan berpeluang untuk dikembangkan pemasarannya. Namun demikian sebagian dari produk-produk tersebut belum ditunjang dengan kemasan yang baik dan optimal. Program pengabdian kepada masyarakat (Abmas) ini bertujuan membantu produk-produk tersebut supaya semakin baik dan berkualitas dari sisi kemasannya sehingga akan semakin memiliki daya saing di pasar. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan santri dan koperasi pondok pesantren. Target sasaran dari kegiatan ini adalah UKM pesantren yang terafiliasi dalam Program OPOP Jawa Timur. Program kegiatan ini juga sejalan dengan program Abmas ITS dalam menciptakan atmosfer yang kondusif bagi dosen dan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sesuai kompetensinya di masyarakat. Sesuai skala prioritas, dari kegiatan ini sudah dihasilkan 200 desain logo merek brand dan lebih dari 240 buah desain kemasan yang sudah diserahkan secara simbolik kepada Sekjen OPOP Jawa Timur.
Pelatihan Pemrograman Web Dasar untuk Siswa di SMA Negeri 1 Bojonegoro Sarwosri; Rochimah, Siti; Yuhana, Umi Laili; Siahaan, Daniel Oranova; Akbar, Rizky Januar
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.548

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini merambah ke hampir seluruh bidang kehidupan manusia. Penyampaian informasi dapat disajikan dalam situs web. Pembuatan web menjadi kompetensi yang menjanjikan dalam dunia kerja. Pelajar SMA bisa mempelajari pembuatan web dengan belajar pemrograman web dasar. Alasan ini menjadi pemilihan topik pada pengabdian Masyarakat. Mitra yang dipilih adalah SMA Negeri 1 Bojonegoro. SMA ini dipilih karena ada guru yang sudah kenal. SMA Negeri 1 Bojonegoro merupakan sekolah menengah atas di Bojonegoro yang diharapkan dapat menghasilkan pelajar dengan pengetahuan dan kemampuan menyelesaikan tantangan pada dunia digital. Pengabdian kepada masyarakat ini, mengusulkan pelatihan dasar pemrograman web. Pelatihan dilakukan secara online dengan menggunakan Zoom Meeting. Pelatihan ini membuat situs web yang menarik dan interaktif menggunakan teknologi pemrograman seperti HTML, CSS, dan Tailwind CSS. Berdasarkan hasil survei yang telah diberikan kepada peserta pelatihan diperoleh total responden sebanyak 34 siswa dengan tingkat kepuasan terhadap pelatihan terhadap keseluruhan sesi yakni sebesar 70,6% merasa sangat puas dengan indikator berupa poin maksimal terbilang lima. Pemahaman peserta diukur dari hasil pengerjaan Latihan pada sesi pelatihan serta pengumpulan tugas setelah pelatihan. Sebanyak 80% peserta mengumpulkan tugas yang diberikan. Pengabdian ini berhasil dilakukan dan dapat menjadi bentuk kontribusi ITS terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.