Sewagati
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Articles
622 Documents
Perbaikan Mesin Cetak Braille dan Pelatihan Bagi Operator dan Guru di SLB N Muara Bulian, Batanghari, Jambi
Hendra Kusuma;
Tasripan;
Tri Arief Sardjono;
Rudy Dikairono;
Totok Mujiono
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.696
Program pengembangan sekolah luar biasa untuk tunanetra, yaitu dalam bentuk pengembangan bahan ajar Braille sudah dilakukan Pemerintah sejak awal 1998, yaitu dengan dibentuknya sekolah luar biasa (SLB) yang berperan sebagai pusat sumber Resource Center penyelenggaraan pendidikan yang salah satu fungsinya adalah pengembangan media pembelajaran dalam huruf Braille. SLBN Muara Bulian, Batang Hari, Jambi merupakan salah satu SLB pusat sumber yang dimaksud. Mesin Braille SLB Muara Bulian sudah lama rusak dan tidak ada pihak yang mampu memperbaikinya sehingga kegiatan pengadaan dan pengembangan bahan ajar Braille menjadi terputus. Untuk itu pihak SLB Muara Bulian mengharapkan bantuan tim ahli Departemen Teknik Elektro ITS agar memperbaiki mesin Braille dan sekaligus memberi pelatihan teknis tentang pemeliharaan dan operasional bagi operator mesin Braille dan guru SLB. Hasil diagnosa, dan perbaikan yang dilakukan oleh tim DTE ITS menghasilkan mesin Braille SLB Muara Bulian kembali beroperasi sempurna seperti kondisi baru. Adapun perbaikan mesin Braille yang rusak tersebut dilakukan pada bagian mekanis, dan elektronik serta pada penyempurnaan software, sehingga mesin Braille SLB dapat beroperasi sempurna dengan kemampuan cetak 400 karakter per detik dan konsumsi daya listrik yang lebih rendah 40\% dari konsumsi semula. Disamping itu juga diberikan pelatihan teknis dasar yang berkaitan dengan pemeliharaan mesin bagi operator serta operasional mesin Braille bagi para guru SLB.
Pembangunan Bendungan pada Sistem Pengairan berbasiskan Teknologi Hydram bagi Petani Sayur dan Tambak Ikan di Batu Bersurat Kabupaten Kampar
Feblil Huda;
Iswadi Hasyim Rosma;
Ahmad Jamaan;
N Nazaruddin;
Yogie Rinaldy Ginting
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.725
Artikel ini menggambarkan kegiatan pembangunan bendungan dalam rangka mewujudkan sistem irigasi berbasiskan pompa hydraulic ram (hydram) untuk petani sayur dan tambak ikan di Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pembangunan bendungan dapat dilaksanakan dengan baik setelah melewati 4 tahap utama, yaitu: pembersihan aliran sungai sebagai sumber air utama pada sistem irigasi berbasis hydram, pembuatan cekungan pada sungai yang berbibir batu cadas, membangun bendungan, dan pemasangan instalasi pipa buangan. Keberhasilan pelaksanaan seluruh tahap tersebut tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Riau dengan masyarakat selaku mitra petani sayur dan tambak ikan. Akhirnya, berhasilnya pembangunan bendungan ini dalam rangka pembangunan irigasi berbasis hydram perlu disempurnakan dengan mentransfer pengelolaan irigasi tersebut sehingga dapat beroperasi secara berkesinambungan.
Pendampingan Wanita Penggerak Halal Untuk Eskalasi Pemahaman Ekosistem Halal di Lingkungan Majelis Taklim Kota Bandung
Neni Sri Imaniyati;
Diana Wiyanti;
Panji Adam Agus Putra;
Reni Trimelawati
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.732
Aktivitas majelis taklim di Kota Bandung sangat signifikan. Peningkatan aktivitas majelis taklim salah satunya yakni dengan hadirnya Wanita Penggerak Halal. Masih minimnya pengetahuan serta literasi berkaitan dengan topik halal dan transaksi ekonomi dan bisnis syariah khususnya di lingkungan majelis taklim Kota Bandung menjadi salah satu tujuan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Pengabdian yang dilakukan oleh Tim PKM Unisba ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta literasi mengenai urgensi konsumsi halal serta pemahaman mengenai kegiatan ekonomi dan bisnis syariah pada masyarakat khususnya berupa pendampingan kepada Wanita pegerak halal yang di dalamnya terdiri dari ibu-ibu majelis taklim di kota Bandung. Metode yang digunakan dalam PKM berupa pendampingan yaitu meliputi sosialisasi, workshop, pelatihan, praktek langsung, dan evaluasi. Dalam kegiatan ini dilakukan post-test terkait pemahaman dasar terkait halal dan ekonomi syariah, Temuan dalam pelaksanaan pendampingan ini adalah Masyarakat masih belum sepenuhnya memiliki pemahaman terkait makanan halal dan produk halal, serta minimnya kegiatan-kegiatan ekonomi dan bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan kegiatan ini terdapat peningkatan pemahaman pada masyarakat khususnya ibu-ibu majelis taklim. Pengabdian ini berguna bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terkait produk halal. Adapun saran dalam kegiatan PKM ini adalah perlu adanya literatis bagi majelis taklim di kota Bandung berkaitan dengan produk-produk halal serta kegiatan ekonomi berbasis syariah sehingga majelis-mejelis taklim dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
TTG Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Nogosari Kabupaten Jember
Bekti Palupi;
Istiqomah Rahmawati;
Meta Fitri Rizkiana;
Firsta Retnaningtyas Udroto;
Lailatul Krisna Abdullah;
Ariel Seanhan Haezer;
Nanda Ayudiyah Andriani
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.733
Indonesia merupakan produsen kelapa terbesar dunia setelah Filipina, India, dan Brazil. Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur adalah salah satu sentra penghasil kelapa dengan produksi sebesar 13.601 ton/tahun. Komoditas kelapa tersebut diantaranya terdapat di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Desa Nogosari merupakan desa terluas di Kecamatan Rambipuji dengan luas sekitar 1580 Ha. Permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Nogosari yaitu belum teroptimalkannya pemanfaatan kelapa karena masih dikonsumsi sendiri untuk kebutuhan rumah tangga atau dijual secara langsung. Dengan melimpahnya produksi kelapa di Desa Nogosari, maka hal tersebut berpotensi menjadi sumber daya alam yang dapat dioptimalkan oleh penduduk setempat. Hal ini yang mendasari tim pengabdian dari Program Studi Teknik Kimia Universitas Jember untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan serta pendampingan tentang pengolahan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Hasil sosialisasi dan pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Nogosari Kabupaten Jember mampu mengolah buah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil. Produk VCO yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan kemandirian masyarakat secara ekonomi atau sosial.
Pelatihan Video Editing untuk Menunjang Pengembangan Perangkat Live Streaming Studio Portable Cerdas di Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik
Ronny Mardiyanto;
Ruth Johana Hutagalung;
Riky Tri Yunardi;
Riza Agung;
Syahri Muharom;
Djoko Purwanto;
Rudy Dikairono;
Muhammad Rivai;
Muhammad Attamimi;
Totok Mujiono;
Devy Kuswidiastuti
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.737
Permasalahan yang ada di beberapa pondok pesantren di Jawa Timur, khususnya di Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik adalah adanya kesenjangan teknologi dan potensi daerah yang belum dikelola secara profesional. Metode dakwah yang selama ini dilakukan masih menggunakan metode konvensional, yaitu berkumpul di sebuah tempat (masjid/mushola), kemudian para santri menyimak ajaran-ajaran yang disampaikan oleh seorang Kiai atau Ustaz. Digitalisasi setiap kajian/pengajian akan menyebarkan nilai media dakwah menjadi lebih luas. Monetisasi melalui platform seperti Youtube, Facebook, atau media lain dapat menjadi pemasukan tambahan bagi pondok pesantren. Pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan video editing yang akan mendukung pengembangan perangkat live streaming studio portable cerdas dan menggali Informasi untuk memastikan solusi yang diterapkan tepat dan relevan dengan kebutuhan yang ada. Kegiatan ini telah dilakukan pada hari Selasa, 11 Juli 2023 di Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik. Hasil survei kepuasaan menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan perlu dilanjutkan.
Pelatihan Guru di SMPN 2 Balongbendo Sidoarjo melalui Pendampingan Menulis Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas Menggunakan Media Pendukung Google Scholar dan Mendeley (GSM)
Ilmatus Sa’diyah;
Abdul Hamid;
Gading Adian Kun Saidan;
Jafni Fara Zahirah;
Nabila Eka Ramadhani
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.757
Kemampuan menulis ilmiah guru masih rendah, dipicu oleh keadaan para guru yang belum memiliki wawasan cukup tentang teknik menulis ilmiah, terutama dalam menyusun artikel ilmiah hasil penelitian tindakan kelas (PTK). Beberapa guru diketahui belum mengetahui detail tentang teknis pelaksanaan PTK dan penulisan artikel ilmiah hasil PTK yang sudah dilakukan. Dengan PTK, guru bisa melakukan evaluasi terhadap pembelajaran yang sudah dilaksanakan dan bisa mengedukasi guru yang lain dengan kreativitas mengajarnya di kelas. Hal ini dialami oleh bapak dan ibu guru di SMPN 2 Balongbendo. Guru belum mengetahui teknik yang tepat untuk melaksanakan PTK dan memublikasikannya ke dalam artikel ilmiah. Guru pun belum mengenal fitur media pendukung yang bisa digunakan untuk memudahkan guru dalam melaksanakan PTK dan menulis artikel ilmiah. Oleh karena itu tim pengabdian melakukan kegiatan berupa peningkatan profesionalisme guru melalui pendampingan menulis artikel ilmiah hasil penelitian Tindakan kelas dengan media Google Scholar dan Mendeley (GSM). Pada kegiatan ini guru akan didampingi dalam menulis artikel ilmiah hasil PTK hingga bisa submit pada jurnal ilmiah. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui kuesioner dari google form yang telah diisi para guru menunjukkan sebanyak 33,3% menjawab sangat sesuai dan 66,7% menjawab sesuai terkait materi yang telah disampaikan. Sedangkan sebanyak 66,7% menjawab sesuai dan 33,3% menjawab sangat sesuai terkait kesesuaian aplikasi Mendeley dan Google Scholar dalam meningkatkan kemampuan menulis para guru.
Pemberdayaan Kader Surabaya Hebat (SUHEB) RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal Surabaya Melalui ToT Pelatihan Aplikasi Monitoring Pengolahan Sampah Menjadi Biogas
Hariadi, Victor;
Buliali, Joko Lianto;
Saikhu, Ahmad;
Purwananto, Yudhi;
Amaliah, Bilqis;
Wijaya, Arya Yudi
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.759
Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk memberdayakan kader Surabaya Hebat (SUHEB) di RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal, Surabaya. Seperti kita ketahui bersama bahwa Pemkot Surabaya telah memberikan peran kepada masyarakat Kota Surabaya untuk menjadi kader bagi lingkungan sekitarnya. Ada beragam pilihan, salah satunya adalah menjadi kader kesehatan. Kader ini bertugas melaksanakan rangkaian kegiatan memantau kemungkinan terjadinya wabah penyakit melalui monitoring indikator-indikator penyebab dan penyuluhan kesehatan lingkungan. Oleh karena itulah tim pengabdian kepada masyarakat ITS berencana untuk memberdayakan kader SUHEB dengan cara memberikan pengetahuan dan ketrampilan tambahan kepada para kader ini melalui pelatihan ToT tentang pengolahan sampah rumah tangga menjadi energi biogas. Pengetahuan dan ketrampilan ini nantinya dapat ditularkan oleh para kader SUHEB ini kepada warga di lingkungan RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal Surabaya. Tingkat kemanfataan pengolahan sampah rumah tangga menjadi biogas ini cukup tinggi. Selain dapat mengurangi volume sampah harian dari setiap rumah, biogas yang dihasilkan dapat digunakan untuk beragam keperluan sehari-hari, antara lain menjadi energi alternatif yang lebih murah dan memiliki nilai ekonomis tinggi (terutama UMKM yang menggunakan gas untuk produksinya), atau dapat digunakan sebagai bahan bakar sampah anorganik yang masih tersisa dan tidak dapat dirubah menjadi biogas (seperti sampah plastik, kemasan, dan lain sebagainya). Partisipasi warga yang telah menjalankan program pengolahan sampah menjadi biogas ini dapat dipantau bersama oleh warga dan kader SUHEB melalui aplikasi berbasis android.
Pengembangan Media Wisata Edukasi Interaktif Berkonten Lokal dengan Teknologi GPS Based Augmented Reality Guna Mendukung Pemulihan Pariwisata Pasca Pandemi
Okta Putra Setio Ardianto;
Siska Arifiani;
Thomas Ari Kristianto;
Caesario Ari Budianto
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.761
Pandemi COVID19 yang hingga awal tahun 2022 tetap berlangsung telah banyak menimbulkan dampak berupa lesunya banyak sektor industri dan pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak paling parah. Di awal tahun 2022, setelah melalui banyak upaya penanggulangan pandemi secara perlahan kondisi semakin membaik sehingga memberikan harapan bagi kebangkitan ekonomi, termasuk dari sektor pariwisata. Memperhatikan hal tersebut, memunculkan ide solusi mengenai wahana wisata berbasis teknologi AR atau Augmented Reality berbasis GPS di desa mitra pengabdian masyarakat yaitu Desa Kebontunggul, Kabupaten Mojokerto dengan tujuan mendukung momen pemulihan pariwisata di lokasi tersebut. Teknologi AR yang merupakan bagian dari teknologi Industri 4.0 diharapkan memunculkan antusiasme calon wisatawan untuk datang berwisata ke Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) di desa mitra yaitu Lembah Mbencirang. Wahana yang akan dihasilkan bertema edukasi budaya lokal dimaksudkan agar sekaligus memberikan efek ganda sebagai upaya mempopulerkan budaya dalam kegiatan wisata. Luaran utama yang dihasilkan dari kegiatan adalah produk wahana wisata berbasis GPS based AR. Diharapkan dari luaran tersebut memberi dampak positif bagian seluruh pihak terkait, baik bagi mitra pengabdian masyarakat dan institusi tim pengabdi masyarakat.
Implementasi Alat Pemisah Gabah Padi Menggunakan Sistem Cyclone sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pekerjaan Buruh Tani di Kelurahan Karang Dalam
Ulfiyah, Laily;
Wilujeng, Auliana Diah;
Fatah, Misbakhul;
Febriana, Ike Dayi;
Fikri, Mohammad Anas;
Hadiwijaya, Lukman;
Jakfar, Amin;
Rohmah, Faizatur;
Annafiyah;
Hamid, Abdul;
Ulfah, Nadiyah;
Wijaya, Septian Dwi;
Dewi, Ratna Ayu Pawestri Kusuma
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.766
Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia yang kaya karbohidrat sehingga menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Dan untuk meningkatkan produksi padi, tidak hanya dengan memperluas areal pertanaman dan peningkatan teknik budidaya saja, tetapi perlu diperhatikan dalam penanganan panen khususnya dipemisahan padi yang harus tepat. Berdasarkan profil Kabupaten Sampang tahun 2017, produk unggulan daerah dalam sektor pertanian adalah padi. Oleh karna itu produksi padi harus lebih ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor pangan masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan produksi padi adalah dengan mengoptimalkan proses pemisahan gabah padi. Dalam artikel ini dibuat alat pemisah gabah padi dengan memanfaatkan sistem cyclone sehingga padi isi yang lebih berat akan terpisah dengan padi kosong yang lebih ringan. Dengan memanfaatkan gaya sentrifugal padi isi yang lebih berat akan terlempar keluar menuju penampungan padi isi. Sedangkan padi kosong yang ringan akan turun keluar ke penampungan padi kosong. Alat ini berukuran 80 x 40 x 80 cm. Dengan kapasitas 100 kg/jam, alat ini mampu meningkatkan produktivitas pekerjaan panen padi. Alat ini dihibahkan pada Kelompok Tani Bandar Kumala di Desa Karang Dalam, Kecamatan Sampang.
Membangun Ketahanan Berbasis Komunitas dalam Mengurangi Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tangkil Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor
Muhammad Hamzah Fansuri;
Nina Purwanti;
Anasya Arsita Laksmi;
Sabrina Harahap;
Surya Dewi Puspitasari;
Pungky Dharma Saputra;
Okri Asfino Putra;
Suprayogi;
Yanto;
Baskoro Dian Pratama
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.773
Bencana longsor dengan intensitas besar dapat mengakibatkan kerusakan bangunan dan infrastruktur lainnya, sehingga menyebabkan hilangnya korban jiwa. Bencana longsor sejauh ini belum bisa diprediksi secara tepat atau dihindari. Akan tetapi dapat diminimalkan risiko kerugiannya salah satunya dengan peningkatan kapasitas berbasis komunitas. Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah rawan longsor melihat zona gerakan kerentanan tanahnya kategori menengah sampai tinggi. Kerentanan masyarakat terhadap bencana dipicu oleh pemahaman risiko yang terbatas sehingga mengakibatkan kurangnya kesiapsiagaan. Kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dapat diwujudkan melalui kegiatan pengurangan risiko bencana berbasis komunitas dengan memberikan pendidikan dan pelatihan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana longsor berbasis komunitas di Desa Tangkil, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Metode yang dipakai adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan didukung pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil implikasi pelatihan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dalam pengurangan risiko bencana longsor berbasis komunitas sebesar 48%. Strategi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai upaya pengurangan risiko adalah menggiatkan gerakan pengurangan risiko bencana dibanding menghadapi risiko secara langsung. Upaya tersebut bisa berjalan efektif karena dilakukan dengan konsep desain yang jelas dan adanya partisipasi yang aktif dari masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.