cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 209 Documents
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA TERHADAP HASIL KUESIONER KINERJA DOSEN KELAS H MATA KULIAH KALKULUS 2 INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN Sari, Surya Puspita; Hayati, Farida Nur; Novri, Ferdy
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.27212

Abstract

Kalkulus 2 adalah mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa semester 2 di Institut Teknologi Kalimantan. Matakuliah ini memberikan konsep dasar berfikir matematis pada mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah real serta menjadi dasar kemampuan untuk mengikuti mata kuliah tingkat lanjut yang menerapkan konsep kalkulus di dalamnya. Metode assesment pada mata kuliah ini meliputi ujian tertulis berupa kuis, post test, ujian tengah dan akhir semester, tugas mandiri/kelompok, dan keaktifan. Sedangkan komposisi nilai evaluasi berdasarkan nilai Sub CMPK 1, Sub CMPK 2, Sub CMPK 3, Sub CMPK 4, Sub CMPK 5, Sub CMPK 6 dan Sub CMPK 7. Hasil kuesioner kinerja dosen adalah evaluasi yang selalu dilakukan oleh mahasiswa setelah proses belajar mengajar selama satu semester selesai. Hasil kuesioner kinerja dosen yang baik haruslah linier dengan hasil evaluasi mahasiswa yang baik pula. Oleh karena itu dilakukan analisis terkait hubungan antara kuesioner kinerja dosen sebagai variabel respon dengan nilai evaluasi sebagai variabel prediktor dengan analisis statistika deskriptif, uji ANOVA dan uji parsial t. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa tidak ada variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap variabel respon. Hal ini juga dibuktikan dengan nilai R2 Adjusted sebesar 0,14%. Hal tersebut memiliki arti bahwa kemampuan variabel prediktor dalam penelitian ini mempengaruhi variabel respon sebesar 0,14%, sedangkan sisanya sebesar 99,86% dijelaskan oleh variabel lain selain variabel prediktor dalam penelitian ini. Berdasarkan komentar mahasiswa pada kuesioner kinerja dosen, diketahui bahwa mahasiswa sangat mengapresiasi kualitas mengajar dosen meskipun mahasiswa tidak mampu menyerap optimal apa yang diajarkan dosen tersebut karena mata kuliah Kalkulus 2 adalah mata kuliah yang berat.
EKSPLORASI PENGALAMAN GURU MATEMATIKA DALAM MENGGUNAKAN GURU BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU Ikram, Fadhil Zil; Turmudi, Turmudi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.31862

Abstract

Penelitian naratif ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman guru matematika dalam menggunakan platform Guru Belajar. Responden penelitian ini adalah 7 orang guru matematika yang sering menggunakan Guru Belajar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus 2023 dengan menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data terdiri dari kondensasi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika menganggap Guru Belajar sebagai platform untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran. Manfaat menggunakan Guru Belajar menurut para guru matematika adalah fleksibilitas, kualitas pelatihan, dan kredibilitas pelatihan atau materi. Kekurangan Guru Belajar yang disampaikan oleh para guru bervariasi, mulai dari peluang untuk menyontek hingga kurangnya sosialisasi. Saran yang diberikan oleh para guru berkisar dari perlunya tim monitoring dan evaluasi hingga mengoptimalkan fitur-fiturnya. Terkait implementasi hasil pembelajaran guru di Guru Belajar, mereka tidak serta merta menerapkannya di kelas. Mereka menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa. Hasil implementasi di kelas menunjukkan banyak perubahan seperti peningkatan motivasi.
PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VII C DI SMP NEGERI 2 MENES Azahra, Azkia; Fathurohman, Maman; Jaenudin, Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.30995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media interaktif Wordwall dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa SMP kelas VII C di SMP Negeri 2 Menes. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan inovatif, seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes untuk mengukur minat dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat belajar matematika siswa. Pada siklus I, hasil observasi siswa hanya mencapai 38% dengan nilai rata-rata tes sebesar 30,6, yang tergolong rendah. Namun, setelah penerapan media interaktif Wordwall pada siklus II, hasil observasi meningkat menjadi 75% dan nilai rata-rata tes mencapai 74,4, yang menunjukkan kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara efektif. Dengan demikian, disarankan agar guru memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran matematika yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Matematika dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Berdasarkan Kemampuan Matematika Cahyani, Yuli; Fathurrohman, Maman; Syamsuri, Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.31240

Abstract

Reaksi emosional yang tidak menyenangkan terhadap matematika dikenal sebagai kecemasan matematika. Hal ini biasanya bermanifestasi sebagai kecemasan atau kekhawatiran ketika merenungkan dan menyelesaikan aktivitas matematika. Penelitian deskriptif korelasional adalah jenis penelitian ini, dengan metode kuantitatif untuk mengklarifikasi apakah kecemasan matematika dan hasil belajar siswa berhubungan. Desain deskriptif dan korelasional digunakan dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara hasil belajar matematika siswa SMP berdasarkan kemampuan matematika dan tingkat kecemasan matematika mereka. Populasi penelitian ini terdiri dari 239 siswa kelas VII dari SMP Negeri 1 Padarincang; 71 siswa dipilih sebagai sampel dengan menggunakan metode Disproportionate Stratified Random Sampling dan Cluster Random Sampling. Analisis Kruskal Wallis dan analisis korelasi Rank Spearman adalah metode analisis data yang digunakan. Berdasarkan hasil temuan disimpulkan bahwa: 1) tidak ada korelasi yang signifikan antara prestasi belajar matematika siswa SMP dengan tingkat kecemasan matematika. 2) Siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah menunjukkan tingkat kecemasan matematika yang berbeda-beda.
Hubungan Antara Self-Confidence Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Umami, Moh. Rizal; Junaedi, Yusup; Yulianto, Dwi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.31819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri siswa dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di kelas VIII SMP Nurul Madany Cipanas Kabupaten Lebak. Metode pada penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket self-confidence dengan model skala likert dan tes pemahaman konsep matematis dengan berbentuk essay. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self-confidence dengan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Nurul Madany dengan nilai r hitung atau product moment sebesar 0, 607 > 0, 254 dengan nilai signifikansi 0,05 yang artinya semakin tinggi nilai self-confidence siswa, maka semakin baik juga pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Nurul Madany begitupun sebaliknya. Nilai koefisien determinasi self-confidence dan pemahaman konsep matematis adalah sebesar 36,84% serta sisanya yaitu sebesar 63,16% dipengaruhi oleh faktor lain.
Penerapan Learning Trajectory Open-Ended untuk Meningkatkan Representasi dan pemecahan masalah matematis siswa Mawaddah, Anisa Rima; Anggoro, Bambang Sri; Yunian Putra, Rizki Wahyu
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.31794

Abstract

Kemampuan representasi matematis dan pemecahan masalah matematis memiliki hubungan yang kuat.Pemecahan masalah mempunyai dua langkah, yaitu represetasi masalah dan menyelesaikan masalah.Pemecahan masalah yang sukses tidak mungkin tanpa representasi masalah yang sesuai. Representasimasalah yang sesuai adalah dasar untuk memahami masalah dan membuat suatu rencana untuk memecahkanmasalah. Siswa yang mempunyai kesulitan dalam merepresentasikan masalah matematika akan memilikikesulitan dalam melakukan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhLearning Trajectory dengan pendekatan Open Ended terhadap kemampuan representasi matematis, pengaruhLearning Trajectory dengan pendekatan Open Ended terhadap pemecahan masalah matematis, dan pengaruhLearning Trajectory dengan pendekatan Open Ended terhadap kemampuan representasi matematis danpemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen Design.Sampel dalam penelitian ini adalah sswa kelas VIII.8 dan VIII.6 SMP Negeri 1 Kalianda,Lampung selatan.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan datapenelitian ini berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan ujihomogenitas. Pengujian hipotesis dalan penelitian ini menggunakan Multivariate Analysis Of Varians(Manova). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh Learning Trajectory dengan pendekatan OpenEnded terhadap kemampuan representasi matematis, terdapat pengaruh Learning Trajectory denganpendekatan Open Ended terhadap pemecahan masalah matematis, dan terdapat pengaruh Learning Trajectorydengan pendekatan Open Ended terhadap kemampuan representasi matematis dan pemecahan masalahmatematis.Kata Kunci: kemampuan representasi matematis; Learning Trajectory; pendekatan Open Ended; Pemecahanmasalah matematis
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN BULAT DENGAN MODEL SCAFFOLDING KELAS VII MTS NURUL ISLAM Paramita, Tania; Syawaludin, Muhammad Fajar Adznin; Ningrum, Dwinanda Aulia Setyo; Nisa, Qisty Aulia; Ramadan, Wulan Fitri; Yanti, Yuli; Tasyah, Widiya Nur; Nirmalasari, Dinar
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.31360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat melalui penerapan model pembelajaran scaffolding di kelas VII MTs Nurul Islam. Model scaffolding memungkinkan siswa untuk berpikir kritis dan mandiri dengan bimbingan guru, sehingga tujuan pembelajaran lebih mudah tercapai. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 12 siswa kelas VII. Data diperoleh melalui tes pretest dan posttest berupa soal esai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata nilai siswa, yaitu dari nilai 30 pada pretest menjadi 70 pada posttest. Uji-t menunjukkan ????ℎ???????????????????? > ????????????????????????, sehingga dapat disimpulkan bahwa model scaffolding efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat.
IDENTIFIKASI JENIS KESALAHAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATERI MATRIKS DAN STRATEGI SCAFFOLDING YANG EFEKTIF Selawati, Selawati; Syamsuri, Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i2.32627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah materi matriks menggunakan Newman’s Error Analysis (NEA), serta merancang strategi scaffolding yang efektif untuk mengatasi kesalahan tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus di SMAN 11 Kabupaten Tangerang pada siswa kelas XI Sains 2. Subjek dipilih berdasarkan kesalahan yang dilakukan menurut lima kategori kesalahan NEA, yaitu kesalahan membaca, pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan triangulasi data untuk memastikan keabsahan. Hasil menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak adalah kesalahan transformasi, disusul oleh kesalahan penulisan jawaban, keterampilan proses, dan pemahaman. Strategi scaffolding yang diterapkan meliputi reviewing, explaining, restructuring, dan developing conceptual thinking. Strategi ini terbukti membantu subjek dalam memahami soal, menyusun model matematis, memperbaiki prosedur penyelesaian, dan menyesuaikan jawaban akhir. Penelitian ini menegaskan pentingnya diagnosis kesalahan berbasis NEA dan pemberian scaffolding yang sistematis dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam menyelesaikan masalah matriks.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MATERI STATISTIKA (MEAN, MODUS, MEDIAN) PADA SISWA SMP BERDASARKAN GAYA BELAJAR Zakiyya, Ismi Ahdan; Fathurrohman, Maman; Anriani, Nurul
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i2.32997

Abstract

Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda, seperti visual, auditori, dan kinestetik, yang memengaruhi cara mereka memahami materi pembelajaran. Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan penting untuk mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada materi statistika dalam mata pelajaran matematika SMP berdasarkan gaya belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas VIII B SMP Al-Khairiyah Cilegon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep dan partisipasi aktif siswa. Siswa visual terbantu melalui media teks dan gambar, auditori melalui penjelasan lisan, dan kinestetik melalui kegiatan praktik langsung. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, inklusif, dan mendorong motivasi serta kepercayaan diri siswa. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan pengelolaan kelas, strategi ini dinilai efektif dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa terbukti dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika, dalam kerangka Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Teknologi pada Mata Pelajaran Matematika melalui Program Kampus Mengajar terhadap Peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa SMP Jainuddin, Jainuddin; Anita, Ika Wahyu; Nurfauziah, Puji
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i1.31966

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pembelajaran berbasis teknologi melalui Program Kampus Mengajar terhadap peningkatan literasi dan numerasi siswa SMP di daerah 3T. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 24 siswa kelas VII. Intervensi dilakukan selama 8 minggu menggunakan media digital seperti GeoGebra dan Quizizz, dengan data dikumpulkan melalui instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang telah divalidasi.  Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kompetensi: literasi (peningkatan rata-rata dengan efek sangat besar, Cohen’s  d  = -34.089) dan numerasi (efek lebih besar lagi, Cohen’s  d  = -58.671). Analisis statistik mengonfirmasi konsistensi peningkatan di semua level siswa, dengan standar deviasi rendah (0.612 untuk literasi; 0.359 untuk numerasi), menunjukkan dampak yang merata. Temuan ini memperkuat teori bahwa pendekatan berbasis teknologi, ketika dirancang dengan prinsip pedagogis yang tepat, dapat mentransformasi pembelajaran matematika.  Simpulan penelitian menegaskan efektivitas media digital dalam meningkatkan literasi dan numerasi secara inklusif, khususnya di daerah terpencil. Harapannya, hasil ini dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap teknologi, serta mendorong pelatihan guru dalam pemanfaatan alat digital secara optimal.