cover
Contact Name
Laksono Budiarto
Contact Email
laksono.budiarto@um.ac.id
Phone
+62895384660796
Journal Mail Official
jmipap.journal@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang Jl. Semarang no 5 Malang Jawa Timur 65115
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 27980634     DOI : https://doi.org/10.17977/um067
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) is a publication that focuses on education, particularly in the areas of mathematics and natural sciences. The journal publishes articles, research papers, and other relevant manuscripts related to the teaching and learning of these subjects. It provides a platform for educators, researchers, and scholars to share their ideas, insights, and innovative teaching methods that can enhance the teaching and learning experience of students in mathematics and natural sciences. JMIPAP aims to contribute to the improvement of the quality of education in these fields by providing a space for the exchange of knowledge and ideas among its readers and contributors.
Articles 206 Documents
Pemanfaatan Air Tanah Dengan Menggunakan Teknologi Hydraulic Boring Pada Lapas Wanita IIA Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Leksono Edy, Duwi; Yulianingrum Pradani, Rizki; Putri Purbasari, Eva; Iga Widiastuti, Fany
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p62-67

Abstract

Lembaga pemasyarakatan wanita IIA Malang merupakan lembaga pemasyarakatan wanita di Jawa Timur tepatnya terletak di Jalan Raya Kebonsari, Sukun, Kota Malang. Secara demografi lapas wanita IIA Malang ini idealnya hanya mampu menampung 164 warga binaan pemasyarakatan di atas tanah seluas 13.780 meter persegi dengan luas bangunan 4.107 meter persegi. Namun pada September 2018, penghuni lapas mengalami peningkatan yang cukup drastis hampir menyentuh angka 300 persen dimana penghuni berjumlah 618 orang, 6 bayi, dengan 93 orang petugas lapas. Banyaknya penghuni tidak diimbangi oleh ketersediaan air yang cukup, permasalahan tersebut akan semakin parah pada saat musim kemarau, hal ini disebabkan oleh terbatasnya air bersih dari PDAM kota malang dan lapas IIA Malang belum memiliki sumur dalam. Sehingga menyebabkan kekurangan persediaan air bagi warga binaan lapas IIA Malang. Tim pengabdian Universitas Negeri Malang mengambil inisiatif untuk membuat sumber air bersih baru memanfaatkan air tanah dengan bantuan hydraulic boring. Alasan penggunaan hydraulic boring karena memiliki efisiensi yang tinggi dan mampu mencapai kedalaman yang sesuai untuk mengakses sumber air tanah yang memadai. Pemanfaatan sistem hydraulic boring tentunya diharapkan dapat mengatasi permasalahan kurangnya air bersih pada lapas wanita IIA Malang.
Pemanfaatan Metode Sodetan dalam Pembuatan Pembangkit Micro Hydro sebagai Upaya Mengurangi Kekurangan Energi Listrik di Desa Wonorejo Fikri Muhammad, Dzul; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Aris Ichwanto, Muhammad; Aripriharta, Aripriharta; Yulistyorini, Anie; Hasan Firdiansyah, Muhammad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p68-73

Abstract

Desa Tempursari memiliki penduduk sebanyak 6000 jiwa serta kepadatan sekitar 345 jiwa/km2. Mayoritas Profesi penduduk Desa Tempursari sendiri yaitu petani dan peternak, salah satunya adalah peternak kambing tradisional[2]. Desa tempursari merupakan daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi, akan tetapi pada musim kemarau daerah ini tergolong cukup gersang, sehingga pada saat musim kemarau menyebabkan ketersediaan rumput untuk pakan ternak kambing berkurang. Sehingga, para peternak tradisional di Desa Tempursari mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan ternak yang baik. Hal ini merupakan salah satu problematika yang dialami para peternak di Desa Tempursari disetap tahunnya. Permasalahan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak karena kurangnya asupan yang baik. Permasalah tesebut perlu segera diatasi agar para peternak tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan ternak pada musim kemarau dan hewan ternak tetap mendapatkan asupan yang baik. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan pengembangan manajemen pusat pakan ternak kambing fermentasi organik di Desa Tempursari. Manajemen Pusat pakan ternak kambing fermentasi organik diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek dan jangka Panjang dalam mengatasi keterbatasan tersedianya pakan kambing di musim kemarau. Sehingga para peternak tidak mengalami kesulita dalam mencari dan menyediakan pakan kambing, serta kambing bisa mendapatkan asupan yang lebih berkualitas. Selain itu, dengan adanya pusat pakan ternak kambing fermentasi organik dapat menjadi pemasukan tambahan bagi masyrakat sekitar.
Pemanfaatan Metode Sodetan dalam Pembuatan Pembangkit Micro Hydro sebagai Upaya Mengurangi Kekurangan Energi Listrik di Desa Wonorejo Ian Sulasmono, Raden; Aimar Al Qadri R, Muhammad; Reznadya Setia Budi, Kevin
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p74-80

Abstract

Desa Srigonco terletak di Kecamatan Bantur Kabupatan Malang sekitar 54 km dari pusat Kota Malang. Desa Srigonco memiliki luasan wilayah sebesar 811,9 HA dengan jumlah penduduk sebanyak 5.651 orang. Desa Srigonco terletak dikawasan Malang Selatan atau daerah pesisir Malang dimana daerah ini merupakan wilayah yang memiliki potensi akan komoditas kelapa. Namun, pemanfaatan dari pohon kelapa pada desa Srigonco sampai saat ini masih belum dimaksimalkan. Limbah tempurung kelapa memiliki beragam pilihan olahan, seperti digunakan sebagai aksesoris pakaian, aksesoris rumah, hingga arang briket. Pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan baku arang briket memiliki banyak kelebihan seperti proses pembuatannya yang lebih mudah hingga mampu mengurangi dampak polusi dan pemanasan global yang cukup signifikan. Didasari akan hal tersebut, produksi arang briket skala home industry dapat diterapkan. penerapan produksi arang briket skala rumahan maka dapat menjadi upaya untuk mewujudkan Konsep Eco-Industrial di desa Srigonco. Konsep tersebut sangat cocok bagi desa Srigonco melihat potensi akan alamnya salah satunya untuk pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi arang briket.
Implementasi Rainwater Harvesting pada Desa Mulyoarjo sebagai Alternatif Sumber Daya Air Bersih Ilham, Muhammad; Aimar Al Qadri R, Muhammad; Zaki, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Muhammad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i22023p81-87

Abstract

Mulyoarjo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.Terletak di sebelah timur kota lawang berbatasan dengan Desa Sumber Porong di sebelah utara dan Desa Sumber Ngepoh di sebelah timur. Merupakan salah satu lumbung beras dikecamatan lawang, terdiri dari beberapa dusun yaitu dusun Pakutukan, dusun Watugel, dusun Paras serta dusun Ampel Gading. Desa Mulyoarjo memiliki pendapatan yang salah satunya terdapat pada sector wisata. Objek wisata yang terdapat pada desa Mulyoarjo salah satunya wisata Latar Bale. Wisata Latar Bale terdapat pada tengah desa dengan dikelilingi sawah. Pada objek wisata ini terdapat toilet yang masih belum terdapat saluran air sehingga memerlukan alat untuk mengangkut air ke toilet. Selain itu di sekeliling wisata juga terdapat sawah tetapi untuk suplai air bersih untuk membersihkan diri setelah mengerjakan sawah masih sulit. Penggunaan Rainwater Water Harvesting pada objek wisata Latar Bale di Desa Mulyoarjo diharapkan dapat mengatasi permasalahan air bersih dan mengedukasi masnyarakat terkait konservasi air.
Peningkatan Produksi Perkebunan Tebu dengan Bahan Baku Mool Organik dan Pupuk Organik Limbah Panen Tebu di Desa Donomulyo Alfianto, Imam; Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Adi Saputra, Surya; Cahyono, Ageng; Ira Mega Maharani, Nur
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p88-99

Abstract

Desa Donomulyo memiliki komoditas berupa pertanian dan perkebunan. Perkebunan tebu merupakan salah satu andalan desa ini. Berdasarkan data yang diberikan oleh pemerintah desa Donomulyo, sekitar 67% lahan atau seluas 51 hektar merupakan lahan perkebunan tebu produktif. Rata-rata hasil tahunan tebu sekitar 70 ton/hektar per tahun. Di sisi lain, pemerintah menghapus kebijakan subsidi pupuk. Hal ini menyebabkan tanaman tebu masyarakat gagal. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan limbah tebu adalah dengan menjadi mool organik dan pupuk organik. Teknologi pengolahan limbah tebu adalah dengan membuat komposter untuk pengomposan limbah panen tebu. Selain menggunakan komposter, mesin pencacah juga dibutuhkan untuk proses pembuatan pupuk organik dari sampah organik dan kotoran hewan. Dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi optimalisasi peningkatan perekonomian masyarakat Desa Donomulyo dari limbah panen tebu menjadi mol organik dan pupuk organik.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolahan Sampah di Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Siswahyudi, Dwi; Aris Ichwanto, Muhammad; Ayu Kusuma Dewi, Vita; Pranoto, Pranoto; Andyko, Mohammad; Galih Syahdandi, Alviando
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p100-107

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan yang sangat kompleks. semakin meningkatnya jumlah penduduk berbanding lurus dengan semakin meningkatnya timbulan sampah selain itu sampah kerap menjadi masalah terutama di daerah-daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk, sampah dituding sebagai biang keladi kerusakan lingkungan dan berbagai sumber penyakit. Kebanyakan berupa sampah plastik dan streofrom, padahal kedua jenis sampah ini sulit untuk terurai. Sehingga tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga yang berkelanjutan sehingga tidak terbuang di TPA. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Soidodadi Kecamatan Ngantang dan di Lokasi TPA Desa siodadi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyakarat adalah masyarakat dapat membedakan sampah yang organic dan anorganik. Saran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat menerapkan pengolahan sampah rumah tangga melalui 3R serta pembuatan kompos ini secara berkesinambungan dan hasil komposnya dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk tanaman.
Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Pengembangan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Terbarukan Budidaya Maggot Aris Ichwanto, Muhammad; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Kurniawan, Rama; Agustina, Yuli; Andyko, Mohammad; Cahyono, Ageng
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p108-115

Abstract

Sampah merupakan sesuatu barang sisa yang telah di buang dan tidak dipergunakan lagi serta dianggap menjadi sesuatu yang kotor oleh sebagian masyarakat. Sampah memiliki dua macam jenis yaitu sampah jenis organik dan non organik. Setiap hari jumlah sampah selalu meningkat, apabila terjadi penumpukan akan menggangu lingkungan juga berbahaya bagi kesehatan sehingga dibutuhkan pengolahan sampah yang baik agar setiap harinya sampah tidak menumpuk. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan membuat gambar rancangan teknologi dalam bentuk 3D guna mengoptimalkan sistem pengolahan sampah pada masyarakat dan lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan berupa survei dan analisa kebutuhan bersama masyarakat didampingi oleh Tim Pengapdian Masyarakat UM, pembuatan teknologi budidaya Maggot, pemaparan kepada pihak masyarakat, evaluasi, dan pembuatan laporan akhir. Hasil kegiatan ini adalah produk rancangan teknologi dalam bentuk 3D, terbentuknya masyarakat sadar lingkungan yang dapat mengelola pembudidayaan ulat maggot secara terorganisir dan inovatif menggunakan teknologi dalam pengolahan serta jurnal ber-ISBN mengenai kajian Meningkatkat Perekonomian Masyarakat Melalui Pengembangan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Terbarukan Budidaya Maggot di Desa Kebobang.
Peningkatan Spot Wisata Edukasi Melalui Implementasi SEDAER Di Kawasan Pertanian Desa Banjarejo Id’fi, Gilang; Musthofa Al Ansyorie, Mohammad; Ariestadi, Dian; Rahayuningsih, Titi; Aris Ichwanto, Muhammad; Ismail Hasan, Fariski; Supriadin, Dedi; Brian Debytiantama, Gamaliel
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p116-121

Abstract

Desa Banjarejo merupakan salah satu desa yang berada dalam kawasan administrative Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Sebagai desa dengan wilayah yang tergolong pada dataran rendah, desa Banjarejo memiliki banyak potensi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Banjarejo sendiri merupakan desa dengan hasil alam berupa sayur-sayuran seperti selada air, kangkung, sawi, padi, dan lain-lain. Selain itu hampir dikeseluruhan desa ini diketahui memiliki banyak sumber air, sebagaimana hasil survei pendahuluan ke lapangan terdapat setidaknya 9 titik air yang bersumber dari tebing. Banyaknya potensi sumber daya air, pertanian sayur, serta perikanan air tawar menjadikan peluang bagi Desa Banjarejo untuk berkembang menjadi destinasi wisata pedesaan. Beberapa Potensi tersebut perlu dimaksimalkan agar Desa Banjarejo ini menjadi lebih menarik bagi wisatawan. Sehingga perlu adanya sentuhan dan aplikasi IPTEKS untuk keperluan pengembangan Implementasi “SEDAER” (Simulasi Drainase dan Irigasi). Pengembangan untuk Implementasi dalam hal ini dapat ditungkan berupa gambaran desain 3D Animasi wisata edukasi Kawasan Petanian Sayur Desa Banjarejo.
Pemahaman Guru Terhadap Pembelajaran Berdiferensiasi Di SMP Negeri 5 Kepanjen Rohmanniatul Izza, Prisma; Rohmah Adi, Khofifatu
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i32023p122-139

Abstract

Differentiated instruction is recommended to be applied in the implementation of the merdeka curriculum. Understanding differentiated instruction is the first step that must be fulfilled by every stakeholder involved in the world of education. This research aims to determine teachers' understanding of differentiated instruction at SMP Negeri 5 Kepanjen. The method used in this research is descriptive type with a qualitative approach. The informants in this study consisted of 12 informants including one supporting informant, namely the deputy principal, and key informants including 11 class VII teachers at SMPN 5 Kepanjen. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman interactive model analysis. Checking the validity of the data uses triangulation of sources and methods. The results of the research show that 92% (11 out of 12) teachers already understand differentiated learning in accordance with the results of research studies including definitions, purpose, characteristics, procedures and assessment standards. However, there are misconceptions between teacher understanding and implementation of differentiated instruction. Recommendations for further research that wishes to conduct similar research include research related to teacher problems in implementing differentiated instruction. This aims to expand the scope of research again, because the scope of this research only focuses on teacher understanding. Pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan untuk diterapkan pada pelaksanaan kurikulum merdeka. Pemahaman terhadap pembelajaran berdiferensiasi merupakan langkah awal yang harus dipenuhi oleh setiap stakeholder yang terlibat dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 5 Kepanjen. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri 12 dari informan meliputi satu informan pendukung yaitu wakil kepala sekolah, dan informan kunci meliputi 11 guru kelas VII di SMPN 5 Kepanjen. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model interaktif Miles and Huberman. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% (11 dari 12) guru sudah memahami terkait pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan hasil kajian penelitian meliputi definisi, tujuan, karakteristik, prosedur, dan standar penilaian. Namun demikian, terdapat miskonsepsi antara pemahaman guru dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yang berkenan melakukan penelitian serupa, perlu dilakukan penelitian terkait problematika guru dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Hal tersebut bertujuan untuk memperluas kembali lingkup penelitian, dikarenakan lingkup penelitian ini hanya berfokus kepada pemahaman guru.
Penerapan Model Tim Re-CIP Untuk Meningkatkan Kejujuran Akademis Peserta Didik Kelas IX SMP Islam Ngoro Maqfiorh, Firda’ul; Kurniawan, Bayu
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 4 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i42023p140-150

Abstract

The level of academic honesty of students in Indonesia is very alarming. Academic dishonesty that is often done by students is plagiarism. Plagiarism is an act of academic dishonesty that has become a global issue. Based on the results of observations and interviews, the problem of academic dishonesty faced by students is the level of plagiarism in doing tasks such as copying friends ' answers and copying answers from the internet. The reason is because of the ignorance of learners in avoiding plagiarism when working on assignments. Therefore, there is a need for a strategy to overcome academic dishonesty through learning models. The learning Model in question is the Re-CIP team. The purpose of the Re-CIP team learning model is to improve the academic honesty of learners. This study uses the method of PTK conducted in the second cycle. The applied research Model uses the design of Kemmis & McTaggart which consists of planning, implementation, observation and reflection. This study used the subjects of Class IX-B students totaling 31 students. This research was conducted at SMP Islam Ngoro. Data analysis techniques used are descriptive quantitative. Data collection techniques used in the form of observations and tests. The findings show that students in the first cycle are still doing a lot of plagiarism in the task. Learners still use a lot of less credible. Meanwhile, in the second cycle of plagiarism rate of each group decreased drastically. This decrease is because learners are able to use the turnitin application and are able to paraphrase sentences well. Tingkat kejujuran akademik peserta didik di Indonesia sangatlah memprihatinkan. Ketidak jujuran akademis yang sering dilakukan peserta didik yakni plagiarisme. Plagiarisme merupakan salah satu tindakan ketidak jujuran akademik yang sudah menjadi isu global. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, masalah ketidak jujuran akademis yang dihadapi peserta didik yakni tingkat plagiarisme dalam mengerjakan tugas seperti menyalin jawaban teman dan menyalin jawaban dari internet. Penyebabnya karena ketidaktahuan peserta didik dalam menghindari plagiarisme saat mengerjakan tugas. Oleh karena itu perlu adanya strategi penanggulangan ketidak jujuran akademis melalui model pembelajaran. Model pembelajaran yang dimaksud yakni Tim Re-CIP. Tujuan model pembelajaran Tim Re-CIP untuk meningkatkan kejujuran akademis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode PTK yang dilakukan dalam II siklus. Model penelitian yang diterapkan menggunakan desain dari Kemmis &McTaggart yang terdiri dari perencanaan, penerapan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini menggunakan subjek siswa kelas IX-B yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Ngoro. Teknik analisis data yang gunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan tes. Hasil temuan menunjukkan peserta didik pada siklus I masih banyak melakukan plagiarisme dalam mengerjakan tugas. Peserta didik masih banyak menggunakan yang kurang kredibel. Sedangkan, pada siklus II tingkat plagiarisme setiap kelompok mengalami penurunan yang drastis. Penurunan ini karena peserta didik mampu menggunakan aplikasi turnitin dan mampu memparafrasa kalimat dengan baik.