cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Pengaruh Inklusi Keuangan Digital, Stabilitas Pekerja, dan Dukungan Sosial terhadap Ketahanan Keuangan Pekerja melalui Manajemen Risiko Keuangan sebagai Variabel Mediasi Maria Yovita R Pandin; Ainur Riski Amelia; Monica Nuzul Fiyanti; Anggi Mayrizka Dea Ananda; Daiyatul Qoiriyah; Amira Nanda Arianni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inklusi keuangan digital, stabilitas pekerjaan, dan dukungan sosial terhadap ketahanan keuangan pekerja informal, dengan manajemen risiko keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert kepada 45 pekerja informal yang memenuhi kriteria purposive sampling, yaitu aktif bekerja di sektor informal, menjadikan pekerjaan informal sebagai sumber pendapatan utama, menggunakan layanan keuangan digital, dan bersedia menjadi responden. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan keuangan serta manajemen risiko keuangan. Dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen risiko keuangan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan keuangan. Inklusi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan keuangan maupun manajemen risiko keuangan. Selain itu, manajemen risiko keuangan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan keuangan, namun tidak mampu memediasi hubungan antara inklusi keuangan digital, stabilitas pekerjaan, dan dukungan sosial terhadap ketahanan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketahanan keuangan pekerja informal lebih banyak ditentukan oleh kepastian pekerjaan dan kemampuan individu dalam mengelola risiko keuangan dibandingkan sekadar akses terhadap layanan keuangan digital. Dengan demikian, peningkatan ketahanan keuangan pekerja informal memerlukan strategi yang tidak hanya memperluas akses digital, tetapi juga memperkuat stabilitas pendapatan, literasi pengelolaan risiko, serta jejaring sosial yang produktif. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kesejahteraan pekerja informal perlu diarahkan pada penguatan stabilitas pendapatan, edukasi pengelolaan risiko keuangan, serta dukungan sosial yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Rancang Bangun Sistem E-Posyandu Berbasis Web Dengan Metode Agile Software Development di Posyandu Bougenvil Belik Nazmah Chasanatun Maulida; Anisa Lutfiyani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11520

Abstract

Posyandu merupakan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan dalam pemantauan kesehatan balita dan ibu hamil. Namun, proses pencatatan dan pengelolaan data pada Posyandu Bougenvil Desa Belik masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan duplikasi data, keterlambatan penyusunan laporan, serta kesulitan dalam pencarian riwayat pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-Posyandu berbasis web yang mampu mendukung pengelolaan data keluarga, balita, ibu hamil, kegiatan Posyandu, pemeriksaan kesehatan, imunisasi, dan pelaporan secara terintegrasi. Metode pengembangan sistem menggunakan Agile Software Development dengan framework Scrum yang terdiri atas tahapan Product Backlog, Sprint Planning, Sprint, Daily Scrum, Sprint Review, dan Sprint Retrospective. Proses pengembangan dilaksanakan dalam lima sprint sehingga setiap fitur dapat dikembangkan secara bertahap dan dievaluasi bersama pengguna. Sistem yang dihasilkan meliputi modul login, dashboard, manajemen pengguna, data keluarga, data anak, data ibu hamil, kegiatan Posyandu, kehadiran, pemeriksaan anak, pemeriksaan ibu hamil, imunisasi anak, imunisasi ibu hamil, laporan, dan dashboard statistik. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memverifikasi kesesuaian fungsi sistem terhadap kebutuhan fungsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai dengan skenario pengujian dan memperoleh status valid. Dengan demikian, sistem e-Posyandu yang dikembangkan mampu mendukung digitalisasi pelayanan Posyandu melalui pengelolaan data yang lebih terintegrasi, mempercepat proses pencatatan dan pelaporan, serta membantu kader dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Penerapan Business Intelligence untuk Analisis dan Visualisasi Data Performa Santri di Pondok Pesantren Darul Mizan Erik Kiswanto; Robby Maududy
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11528

Abstract

Pengelolaan data performa santri di Pondok Pesantren Darul Mizan selama ini dilakukan secara manual dan terpisah-pisah pada empat dimensi, yaitu nilai akademik, kehadiran, hafalan Al-Qur'an, dan kitab yang dikaji, sehingga pimpinan pesantren tidak dapat memantau perkembangan santri secara menyeluruh dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan mengimplementasikan sistem Business Intelligence berbasis Microsoft Power BI yang mengintegrasikan keempat dimensi performa santri tersebut ke dalam satu dashboard interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretif dengan jenis penelitian deskriptif dan eksploratif, berpijak pada landasan teoretis Information Systems Success Model dan Technology Acceptance Model. Data dikumpulkan melalui triangulasi observasi, wawancara, dan dokumentasi dari 159 santri selama empat semester. Sistem dibangun melalui tujuh tahapan sistematis meliputi justifikasi, perencanaan, extraction, transformation, loading, perancangan, konstruksi, dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dashboard berhasil dibangun dengan 12 komponen visual menggunakan arsitektur star schema dan 15 ukuran DAX, serta mampu memuat seluruh visual dalam waktu kurang dari tiga detik. Temuan utama meliputi tren nilai akademik yang fluktuatif dengan pemulihan signifikan pada Semester 4, tingkat kehadiran yang meningkat dari 84% menjadi 92%, capaian hafalan sebesar 92,31% dari target, serta distribusi santri yang didominasi jenjang MTs dengan status Mukim. Dashboard dinyatakan mudah dipahami oleh pengguna non-teknis tanpa pelatihan khusus, sehingga membuktikan bahwa Business Intelligence berbasis Microsoft Power BI dapat diterapkan secara efektif di lembaga pendidikan Islam pesantren untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.
Analisis Risiko Pengiriman Barang Melalui Program Tol Laut Menggunakan Metode FMEA Alyani Zalfaa; Syifa Fajar Maulani; Ma'ruf Ma'ruf
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11530

Abstract

PT. XYZ sebagai perusahaan bongkar muat yang berkontributif pada pengiriman barang melalui Program Tol Laut. Tetapi, dalam implementasinya proses pengiriman dihadapi oleh beragam risiko yang dapat menghambat kelancaran operasional, seperti keterlambatan stuffing, kekurangan alat operasional, dan tata letak depo yang kurang rapi. Tujuan dalam penelitian ini mengidentifikasi, menganalisis, menyusun prioritas, dan mengusulkan strategi mitigasi risiko pada proses pengiriman barang dengan Program Tol Laut. Metode penelitian digunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data melalui failure mode and effects analysis (FMEA), fishbone diagram, diagram pareto, dan 5 whys. Hasil penelitian didapatkan 22 risiko dengan nilai risiko RPN tertinggi adalah kode R14 dengan nilai 279,74, sedangkan yang terendah adalah kode R11 dengan nilai 32,44. Hasil prioritas menggunakan pareto diagram diperoleh 13 risiko yang berikutnya dianalisis menggunakan metode 5 whys guna mendapatkan akar penyebabnya. Usulan perbaikan yang dihasilkan didominasi oleh strategi treat dan transfer.
Implementasi Manajemen Sebagai Admin Di PT. Jayabaya Raya Nurul Azizah; Mochamad Miftakhul Jefriel
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11537

Abstract

Manajemen merupakan komponen penting dalam memastikan operasi bisnis yang efisien dan efektif, termasuk manajemen keuangan melalui kas kecil yang dikelola oleh administrator kas kecil. Kas kecil tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas keuangan tetapi juga sebagai komponen sistem administrasi yang mendukung implementasi fungsi manajemen dalam organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi manajemen yang dilakukan oleh administrator kas kecil di PT Jayabaya Raya. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui riset literatur dan analisis aktivitas administrasi kas kecil di dalam perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas administrasi seperti pemrosesan transaksi, pemrosesan dana, penyusunan laporan, dan pemantauan penggunaan kas kecil sangat berkaitan dengan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Manajemen kas kecil yang sistematis dan teratur dapat meningkatkan efisiensi kerja, memperkuat akuntabilitas, dan mempermudah pengambilan keputusan manajemen. Oleh karena itu, peran administrator kas kecil sangat penting dalam mendukung efektivitas implementasi manajemen di PT Jayabaya Raya.
Manajemen aset wakaf produktif berbasis prinsip istitsmar al-waqf pada pesantren: rekonstruksi tata kelola nazhir menuju kemandirian ekonomi lembaga abdul wahid; sofwan manaf; hanialfalah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11548

Abstract

Wakaf produktif menempati posisi strategis dalam upaya pesantren mencapai kemandirian ekonomi, namun potensi ini kerap terhambat oleh lemahnya tata kelola nazhir dan minimnya penerapan prinsip istitsmar al-waqf atau investasi harta wakaf. Penelitian ini bertujuan menganalisis model manajemen aset wakaf produktif berbasis pesantren sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat efektivitasnya di Pondok Pesantren Darunnajah 23 Darul Muzari'in. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan desain studi kasus. Data dihimpun lewat wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis memakai model interaktif Miles dan Huberman dalam kerangka empat fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pesantren mengelola aset wakaf seluas sekitar sepuluh hektar melalui Dewan Nazhir yang kolektif serta menjalankan unit usaha koperasi dan perkebunan, dengan pelaporan bulanan kepada yayasan induk. Kekuatan pada aspek kelembagaan nazhir ini berdampingan dengan sejumlah kerentanan, terutama status legalitas aset yang belum tuntas serta realisasi usaha yang belum sebanding dengan potensi lahan. Keberhasilan pengelolaan wakaf produktif bertumpu pada tiga pilar, yakni kapasitas nazhir yang profesional, diversifikasi unit usaha yang selaras dengan kebutuhan pesantren, dan sistem akuntabilitas yang transparan kepada wakif serta masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model tata kelola wakaf yang memadukan prinsip manajemen modern dengan struktur otoritas kepesantrenan. Implikasinya, penguatan kemandirian pesantren menuntut penuntasan legalitas aset dan transformasi peran nazhir dari orientasi karitatif menuju orientasi kewirausahaan yang terukur.  
Analisis Laporan Keuangan Periode 2022-2025 pada PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Kino Indonesia Tbk Meisya Rusdiana Putri; Arfinah Arfinah; Kiana Amanda Salsabilah; Eko Edy Susanto
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11614

Abstract

Studi ini bermaksud guna membandingkan serta menganalisis kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Kino Indonesia Tbk selama periode 2022–2025 dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Analisis kinerja keuangan dilakukan menggunakan rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas. Dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari situs web resmi serta Bursa Efek Indonesia (BEI) milik PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Kino Indonesia Tbk untuk periode 2022–2025, penelitian deskriptif kuantitatif ini menerapkan pendekatan komparatif. Hasil analisa memperlihatkan bahwasanya PT Kino Indonesia Tbk memiliki kinerja yang lebih baik dalam hal likuiditas dibandingkan dengan PT Unilever Indonesia Tbk, sebagaimana ditunjukkan oleh rasio lancar rerata senilai 56,55%, rasio cepat ssenilai 41,78%, dan rasio kas sebesar 13,18. Dalam hal profitabilitas, PT Unilever Indonesia Tbk menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada PT Kino Indonesia Tbk, sebagaimana ditunjukkan oleh ROE rrerata senilai 150,92% serta ROA rerata senilai 29,32%. Dalam hal solvabilitas, PT Kino Indonesia Tbk memperlihatkan kinerja yang lebih baik, dengan rasio DAR rerata senilai 64,16% serta rasio DER rata-rata sebesar 180,14%. Dalam hal aktivitas, PT Unilever Indonesia Tbk memperlihatkan kinerja yang lebih baik dengan rasio total aset rata-rata sebesar 201,79%. Temuan studi ini memperlihatkan bahwasanya masing-masing organisasi mempunyai keunggulan di berbagai aspek kinerja keuangan. Oleh karenanya, penilaian kinerja keuangan sebaiknya dilakukan secara menyekuruh dengan mempertimbangkan seluruh rasio keuangan yang dianalisis.
Peran Kompensasi dalam Kinerja Karyawan: Studi Literatur Integratif tentang Keadilan, Motivasi, dan Sistem Penghargaan Bitova Renovian; Ravina Aprilia; Devi Rahmawati; Hanggoro Priaji Arzya; Muhamad Riyandi Agustin; Rangga Adji Saputra; Siti Nuradelia; Tengku Rafli Alamsyah; Oki Iqbal Khair
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11615

Abstract

Kompensasi merupakan instrumen manajemen sumber daya manusia yang tidak hanya berkaitan dengan pembayaran atas pekerjaan, tetapi juga dengan cara organisasi menghargai kontribusi, membangun persepsi keadilan, dan mengarahkan perilaku kerja. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kompensasi dalam kinerja karyawan melalui sintesis atas kompensasi finansial, benefit, kompensasi nonfinansial, keadilan, motivasi, dan sistem penghargaan. Penelitian menggunakan studi literatur integratif dengan analisis tematik terhadap 11 artikel jurnal dan 3 buku yang membahas kompensasi, penghargaan, motivasi, kepuasan kerja, loyalitas, serta kinerja karyawan. Sumber dianalisis melalui tahap identifikasi, reduksi, pengelompokan tema, perbandingan hasil, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kompensasi dipahami sebagai paket penghargaan yang mencakup gaji, upah, insentif, bonus, tunjangan, fasilitas, pengakuan, kesempatan pengembangan, serta kondisi kerja yang mendukung. Hubungannya dengan kinerja dijelaskan terutama melalui persepsi keadilan, kejelasan keterkaitan antara kontribusi dan imbalan, motivasi, kepuasan kerja, serta loyalitas. Namun, efektivitas kompensasi tidak bersifat seragam karena dipengaruhi oleh sektor organisasi, karakteristik pekerjaan dan tenaga kerja, sistem penilaian kinerja, komunikasi kebijakan, kemampuan anggaran, serta kualitas implementasi. Artikel ini menegaskan perlunya sistem kompensasi yang adil, transparan, kompetitif, dan selaras dengan evaluasi kinerja. Implikasi praktisnya adalah organisasi perlu mengelola kompensasi sebagai paket penghargaan yang seimbang, bukan semata-mata sebagai komponen biaya serta melakukan evaluasi berkala terhadap kesesuaian antara nilai pekerjaan, kebutuhan karyawan, dan tujuan organisasi.
Sistem Diagnosa Gejala Penyakit Kesehatan Mental Pada Remaja Menggunakan Metode Naïve Bayes Nabila Nabila; Agus Budi Prasetyo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11618

Abstract

Kesehatan mental pada remaja merupakan topik yang memerlukan perhatian serius, karena perubahan psikologis dan sosial yang mereka alami selama masa ini akan memengaruhi perkembangan dan kualitas hidup mereka. Identifikasi dini gejala masalah kesehatan mental sangat penting untuk penyediaan intervensi yang tepat secara cepat. Dengan studi kasus dari SMP Negeri 2 Kronjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem berbasis web untuk mengidentifikasi gejala gangguan kesehatan mental pada remaja menggunakan metode Naive Bayes. Metode Naive Bayes dipilih karena kemampuannya melakukan klasifikasi probabilistik berdasarkan gejala yang dilaporkan, serta kesesuaiannya untuk diimplementasikan dalam sistem berbasis web secara cepat dan sederhana. Sistem ini dirancang untuk mengumpulkan informasi mengenai gejala dari pengguna dan kemudian menghitung probabilitas setiap kemungkinan masalah kesehatan mental. Hasil diagnosis disajikan dengan jelas untuk membantu guru, konselor, dan pihak terkait lainnya memberikan rekomendasi tindakan lanjutan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Jaringan Saraf Tiruan mampu memberikan prediksi yang akurat dan konsisten mengenai gangguan kesehatan mental pada dataset pengujian siswa, Hal ini menjadikan sistem ini sebagai alat yang efektif untuk deteksi dini gangguan kesehatan mental. Penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan masalah kesehatan mental di kalangan remaja, Diharapkan bahwa penerapan sistem ini akan meningkatkan kesadaran, pencegahan, dan intervensi dini terkait masalah kesehatan mental di kalangan remaja, serta membantu sekolah dalam menjaga kesehatan mental siswa.
Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Desa Wisata Silungkang Oso Di Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto Tania Purnama Sari; Zulkarnaini Zulkarnaini
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11619

Abstract

Desa Wisata Silungkang Oso merupakan salah satu desa wisata di Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto yang memiliki potensi wisata alam, budaya, dan wisata buatan yang dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti terbatasnya sumber daya manusia, terbatasnya anggaran, partisipasi masyarakat yang belum merata, promosi wisata yang belum optimal, dan sarana prasarana yang juga masih kurang memadai. Kondisi tersebut menyebabkan pengembangan desa wisata belum berjalan secara optimal dan belum mampu memanfaatkan seluruh potensi wisata yang dimiliki desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Desa Silungkang Oso dalam pengembangan desa wisata dan mengetahui faktor penghambat pengembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Desa, perangkat desa, Ketua Pokdarwis, masyarakat, pelaku usaha, dan perwakilan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Silungkang Oso telah menjalankan perannya sebagai wirausaha, koordinator, fasilitator, dan stimulator dalam pengembangan desa wisata. Peran tersebut diwujudkan melalui pengembangan potensi wisata, koordinasi dengan berbagai pihak, penyediaan fasilitas pendukung, serta pemberian dorongan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pariwisata. Namun, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, partisipasi masyarakat yang belum merata, promosi wisata yang belum optimal, dan sarana prasarana yang kurang memadai. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat promosi wisata, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mengembangkan sarana dan prasarana pendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.