cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Tinjauan Yuridis Kedudukan Peraturan Kejaksaan Tentang Barang Rampasan Negara Dalam Hierarki Perundang-Undangan Bagus Surya Pradana; Noenik Soekorini; Fathul Hamdani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan Peraturan Kejaksaan tentang Barang Rampasan Negara dalam sistem hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia serta kesesuaian materi muatannya dengan norma pengelolaan Barang Milik Negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer berupa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021, serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan beserta perubahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Kejaksaan memiliki kedudukan yuridis yang sah sebagai peraturan yang diakui keberadaannya berdasarkan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 meskipun tidak termasuk dalam hierarki utama peraturan perundang-undangan. Selain itu, materi muatan Peraturan Kejaksaan tentang Barang Rampasan Negara harus diselaraskan dengan norma-norma pengelolaan Barang Milik Negara yang berada di bawah kewenangan Kementerian Keuangan. Sinkronisasi kedua rezim hukum tersebut penting untuk menjamin kepastian hukum, mencegah tumpang tindih kewenangan antar lembaga negara, serta mengoptimalkan pemulihan aset negara dari hasil tindak pidana.
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penggelapan Dana Nasabah Dalam Perbankan Deny Ayu Lestari; Ernu Widodo; Muhammad Yustino Aribawa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11327

Abstract

Perbankan memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan perekonomian nasional. Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan menjadi faktor utama dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan. Namun dalam praktiknya, berbagai tindak pidana perbankan masih sering terjadi, salah satunya adalah penggelapan dana nasabah oleh pihak yang memiliki akses terhadap pengelolaan dana tersebut. Tindak pidana ini tidak hanya merugikan nasabah secara finansial tetapi juga dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang melakukan penggelapan dana nasabah serta untuk mengetahui penerapan ketentuan hukum yang berlaku dalam menangani kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tindak pidana perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku penggelapan dana nasabah dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta Undang-Undang Perbankan. Selain itu, pelaku juga dapat dikenakan sanksi pidana yang bertujuan untuk memberikan efek jera serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat dalam kegiatan operasional perbankan guna mencegah terjadinya tindak pidana yang merugikan nasabah.
Analisis Hukum Terhadap Kewenangan Kepolisian Dalam Pembinaan Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Hukum Liga Wahyu Mahardika; Dudik Djaja Sidharta; Moh Taufik
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11328

Abstract

Penelitian ini menganalisis kewenangan hukum Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan pembinaan masyarakat sebagai upaya pencegahan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji landasan yuridis kewenangan kepolisian dalam melaksanakan fungsi pembinaan masyarakat serta menelaah batasan kewenangan tersebut agar tidak melampaui fungsi preventif dalam penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer yang digunakan meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Bahan hukum sekunder berupa literatur hukum dan pendapat para ahli yang berkaitan dengan kewenangan kepolisian dan konsep pembinaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan yuridis kewenangan kepolisian dalam pembinaan masyarakat bertumpu pada ketentuan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 yang memberikan mandat kepada Polri untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hukum, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Namun demikian, pelaksanaan kewenangan tersebut harus tetap berada dalam batas kewenangan preventif dengan memperhatikan prinsip legalitas, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi manusia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan mekanisme pengawasan agar fungsi pembinaan masyarakat dapat berjalan secara efektif, humanis, dan sesuai dengan prinsip negara hukum.
Tinjauan Yuridis Kedudukan Peraturan Kejaksaan Tentang Barang Rampasan Negara Dalam Hierarki Perundang-Undangan Rayhan Aditya Putera Yudhanto; M Syahrul Borman; Noenik Soekorini
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11329

Abstract

Kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan yuridis kewenangan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menurut ketentuan undang-undang tersebut serta mengkaji implementasi pelaksanaan kewenangan tersebut dalam pandangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis melalui kombinasi analisis hukum normatif dan data empiris yang diperoleh melalui penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki dasar hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, terutama berkaitan dengan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pemberian perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, implementasi kewenangan tersebut dalam praktik masih menghadapi berbagai tantangan, terutama berkaitan dengan penggunaan diskresi, prinsip proporsionalitas, serta mekanisme akuntabilitas dalam pelaksanaan kewenangan kepolisian. Pandangan masyarakat terhadap pelaksanaan kewenangan Polri sangat dipengaruhi oleh tingkat transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan serta peningkatan profesionalisme aparat kepolisian agar pelaksanaan kewenangan Polri tetap sejalan dengan prinsip negara hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Pertanggungjawaban Pidana Notaris dalam Penggelapan Dokumen Berharga Teguh Santoso; Siti Marwiyah; Sri Sukmana Damayanti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11331

Abstract

Penelitian ini membahas pertanggungjawaban pidana notaris yang terlibat dalam penggelapan dokumen berharga serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap notaris yang terlibat dalam tindak pidana tersebut. Penggelapan dokumen berharga oleh seorang notaris dapat menimbulkan kerugian finansial dan hukum bagi pihak yang berkepentingan serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap profesi notaris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan, khususnya Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 1369/Pid.B/2021/PN Tng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa notaris yang terbukti melakukan penggelapan dokumen berharga dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana berdasarkan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penggelapan. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan meliputi bukti yang terungkap di persidangan, kerugian yang dialami oleh korban, penyalahgunaan kewenangan oleh notaris, serta adanya niat jahat dari pelaku. Penjatuhan sanksi pidana bertujuan memberikan efek jera serta menjaga integritas profesi notaris dalam sistem hukum Indonesia.
Edukasi Anti-Bullying Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Mencegah Perundungan Di SDN Tambun 06 Kabupaten Bekasi Hani Astuti; Anggun Talia Ningrum; Aurillia Tsabita Azahra; Nurul Isnaini; Meisya Dwi Nanditha; Pandu Wibisono; Raihan Fadhillah; Vivi Yolla Zuliani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11391

Abstract

Perundungan (bullying) memanifestasikan diri sebagai salah satu anomali perilaku yang masih mengonstruksi urgensi permasalahan di ekosistem sekolah dasar, mengingat eskalasinya mampu memicu distorsi negatif terhadap trajektori perkembangan anak, baik pada dimensi sosial, stabilitas emosional, hingga performa akademik siswa. Minimnya literasi dan pemahaman kognitif siswa mengenai taksonomi perundungan berimplikasi pada terjadinya normalisasi atas tindakan destruktif, seperti verbal harassment berupa ejekan, pelabelan julukan yang peyoratif (name-calling), serta eksklusi sosial atau pengucilan, yang sering kali direduksi maknanya dan dianggap sebagai gurauan biasa (casual banter). Berangkat dari realitas tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diorientasikan untuk mengeskalasi khazanah pengetahuan, kedalaman pemahaman, serta kesadaran kritis siswa mengenai implikasi bahaya perundungan beserta instrumen preventifnya melalui orkestrasi sosialisasi anti-perundungan di SDN Tambun 06 Kabupaten Bekasi.Implementasi program ini mengoperasionalkan metodologi dengan pendekatan edukatif-partisipatif, yang diwujudkan melalui kombinasi ceramah interaktif, ruang diskusi dialektis, sesi tanya jawab, serta pembedahan studi kasus elementer yang dikonseptualisasikan secara adaptif sesuai dengan fase perkembangan psikologis siswa sekolah dasar. Evaluasi pasca-kegiatan mengonfirmasikan adanya antusiasme yang tinggi dari para peserta, yang dibuktikan secara empiris melalui lonjakan pemahaman siswa mengenai konseptualisasi perundungan, kategorisasi jenis perundungan (fisik, verbal, maupun relasional), spektrum dampak psikososial bagi korban dan pelaku, serta protokol mitigasi preventif yang dapat diaktualisasikan di dalam perimeter sekolah. Di samping itu, intervensi edukasi ini secara simultan bertindak sebagai stimulan dalam merekonstruksi afeksi siswa, khususnya dalam menumbuhkan kecerdasan empati, sikap toleransi, dan nilai mutualisme saling menghargai. Dengan demikian, program sosialisasi anti-perundungan ini valid diposisikan sebagai langkah preventif strategis yang efektif dalam membentuk karakter mulia (character building) siswa, sekaligus mengamankan terwujudnya iklim akademis yang aman, kondusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
Pengembangan Lengan Robotik Kendali IoT Untuk Media Pembelajaran Teknik Elektronika Industri Fajar Nur Zamman; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Fendi Achmad; Nur Kholis
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11407

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia industri, khususnya pada bidang sistem kendali, robotika, dan Internet of Things (IoT). Namun, keterbatasan media pembelajaran praktik menyebabkan peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan penerapan teknologi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan trainer kit lengan robotik kendali Internet of Things (IoT) sebagai media pembelajaran Teknik Elektronika Industri kelas XI SMK Negeri 2 Surabaya, serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik, serta tes hasil belajar melalui pre-test dan post-test. Analisis keefektifan media dilakukan menggunakan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trainer kit yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 100% berdasarkan penilaian ahli materi dan 98,7% berdasarkan penilaian ahli media dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase sebesar 88,6% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil analisis N-Gain Score sebesar 0,7096 termasuk dalam kategori tinggi, sehingga menunjukkan bahwa media yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, trainer kit lengan robotik kendali Internet of Things (IoT) dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Elektronika Industri kelas XI SMK Negeri 2 Surabaya. Kata kunci: : media pembelajaran, trainer kit, lengan robotik, Internet of Things (IoT), Teknik Elektronika Industri, ADDIE.
Evaluasi Kesesuaian Fasilitas Halte Angkutan Umum Berdasarkan Standar Teknis Dan Rekomendasi Desain Halte Di Kota Tegal Muhammad Fadlil Hazmi; R. Caesario Boing Rachmat Raharjo; Rizkina Wulan; I Kadek Dendi Prayoga
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11420

Abstract

Ketersediaan halte angkutan umum yang memenuhi standar teknis merupakan prasyarat fundamental bagi terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang aman, nyaman, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian fasilitas 28 halte angkutan umum di Kota Tegal terhadap standar teknis yang ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002, serta merumuskan rekomendasi desain berbasis temuan lapangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik field survey melalui observasi langsung, pengukuran dimensi fisik, dan dokumentasi fotografis menggunakan formulir checklist terstruktur. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa sebagian besar halte hanya memenuhi komponen dasar berupa atap dan tempat duduk, sementara fasilitas pendukung seperti papan informasi trayek, lampu penerangan, dan elemen aksesibilitas bagi penyandang disabilitas sangat minim. Evaluasi mengidentifikasi tiga kategori non-conformity utama: kerusakan struktural berat pada Halte Martoloyo 2 berupa atap yang ambruk, alih fungsi ruang tunggu penumpang oleh pedagang kaki lima di Halte Pegadaian, serta degradasi papan informasi trayek yang tidak terbaca di Halte Mayjend Sutoyo 2. Tidak satu pun halte yang memenuhi prinsip universal design bagi penyandang disabilitas. Rekomendasi desain meliputi rekonstruksi atap dengan material tahan cuaca, pemasangan elemen deterrent fisik, pembaruan papan informasi berbahan reflective, dan pelembagaan sistem manajemen aset dengan inspeksi berkala. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi Dinas Perhubungan Kota Tegal dalam menyusun program rehabilitasi halte yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.  
Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Dalam Berbahasa Lisan Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Sukatani I Aura Azahra; Umi Sumiati; Miftakhuddin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11421

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa sekolah dasar dalam berbahasa lisan, ditandai dengan kurangnya keberanian mengemukakan pendapat, rendahnya keaktifan dalam pembelajaran, serta keterbatasan menyampaikan ide secara lisan dengan terstruktur. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap kepercayaan diri siswa kelas V dalam berbahasa lisan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri Sukatani I. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen melalui pendekatan pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan 35 siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kepercayaan diri, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kepercayaan diri kelompok eksperimen meningkat dari 26,69 pada pretest menjadi 44,80 pada posttest. Uji Independent Samples T-Test memperoleh nilai signifikansi <0,001 (lebih kecil dari 0,05) dengan selisih rata-rata (mean difference) sebesar 5,057, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa lisan pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V sekolah dasar.
Pengembangan Website Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika Kelas XI SMK Negeri 7 Surabaya Muhammad Faris Arianshah; L. Endah Cahya Ningrum; Meini Sondang Sumbawati; Ali Nur Fathoni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11429

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan media pembelajaran yang interaktif, rendahnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, serta hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan website pembelajaran interaktif menggunakan model ADDIE serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika kelas XI Teknik Audio Video di SMK Negeri 7 Surabaya. Subjek penelitian terdiri atas 62 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, jobsheet, dan lembar observasi afektif, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, Mann-Whitney U Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website pembelajaran interaktif memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan validitas media 93,6%, materi 92,7%, angket respons 95,0%, pre-test dan post-test 97,5%, serta jobsheet dan lembar observasi afektif masing-masing 92,0%. Tingkat kepraktisan mencapai 85,2% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada ranah kognitif (p=0,033) dan psikomotorik (p=0,034), sedangkan pada ranah afektif tidak ditemukan perbedaan signifikan (p=0,377). Hasil belajar kognitif juga mengalami peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 71,13 (kategori tinggi). Dengan demikian, website pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika