cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Rancang Bangun Training Kit Iot Pendeteksi Kebakaran Untuk Pembelajaran Pemrograman Dan Aplikasi Mikrokontroler Mohammad Rosyid Kamil; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Farid Baskoro; Fendi Achmad; Khusnul Khotimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11624

Abstract

Media pembelajaran praktikum berbasis Internet of Things (IoT) pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler di SMK masih terbatas sehingga peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi industri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 menggunakan sensor MQ-2, Flame, dan DHT11 serta menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 34 peserta didik kelas XI Teknik Audio Video SMK Negeri 3 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, lembar observasi afektif, dan lembar penilaian psikomotorik, kemudian dianalisis menggunakan persentase, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa Training Kit memperoleh tingkat validitas keseluruhan sebesar 94,21% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas validasi materi sebesar 92,22%, validasi media 94,67%, validasi angket respons 94,81%, validasi pretest dan posttest 93,33%, validasi lembar observasi afektif 95,56%, serta validasi lembar penilaian psikomotorik 96,67%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 77,55% dengan kategori praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji Paired Sample t-Test dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), didukung nilai N-Gain sebesar 0,4002 yang termasuk kategori sedang, serta hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler.
Hubungan Antara Kondisi Fisik Dengan Motivasi Berprestasi Atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri Karisma Yogi Nofiana; Reo Prasetiya Herpandika; Nur Ahmad Muharram
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11636

Abstract

Kondisi fisik merupakan fondasi fundamental dalam pencapaian prestasi olahraga, termasuk pencak silat, namun hubungannya dengan motivasi berprestasi atlet belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simultan dan parsial antara komponen kondisi fisik—daya tahan kardiorespirasi (VO2Max), kekuatan otot lengan (push up), kelincahan (shuttle run), kecepatan (lari 30 meter), dan daya ledak tungkai (vertical jump)—dengan motivasi berprestasi atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel berjumlah 40 atlet yang dipilih secara purposif. Data kondisi fisik dikumpulkan melalui tes terstandar (Bleep Test, push up 1 menit, shuttle run 8x5 meter, sprint 30 meter, dan vertical jump), sedangkan motivasi berprestasi diukur menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,545, berarti kondisi fisik secara bersama-sama berkontribusi sebesar 54,5% terhadap motivasi berprestasi atlet. Uji F menunjukkan pengaruh simultan yang sangat signifikan (p = 0,001). Secara parsial, kekuatan otot lengan menjadi prediktor paling dominan (r = 0,485; p = 0,02), diikuti oleh kecepatan lari 30 meter (r = -0,442; p = 0,004) dan daya tahan VO2Max (r = 0,379; p = 0,016), sementara kelincahan tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebugaran fisik yang optimal berperan sebagai fondasi mekanis sekaligus psikologis dalam mendorong motivasi kompetitif atlet. Pelatih disarankan mengintegrasikan pemantauan kondisi fisik berkala dengan pendekatan latihan mental guna memaksimalkan motivasi berprestasi.
Pengaruh Kualitas Produk dan Social Media Marketing terhadap Kepuasan Pelanggan melalui Customer Experience pada Abuba Steak Jatiasih Ray Chairil; Rivera Pantro Sukma
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11638

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh kualitas produk serta strategi pemasaran melalui media sosial terhadap kepuasan pelanggan, dengan menggunakan customer experience sebagai variabel mediasi di Abuba Steak Jatiasih. Sebanyak 163 responden dilibatkan dalam penelitian ini melalui teknik penentuan sampel secara purposive sampling. Pemrosesan informasi dilakukan lewat analisis Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kualitas produk secara signifikan berdampak positif terhadap customer experience dan kepuasan pelanggan. Hasil serupa juga ditemukan pada variabel pemasaran media sosial yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Lebih lanjut, customer experience terbukti berperan krusial dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Sebagai simpulan, penelitian ini memvalidasi bahwa customer experience berfungsi sebagai mediator yang efektif dalam menjembatani pengaruh kualitas produk dan pemasaran media sosial terhadap kepuasan pelanggan di Abuba Steak Jatiasih.
Pengembangan Training Kit Smart Automation Berbasis Home Assistant untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Zaky Barriqurrizqy Aslam; Farid Baskoro; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Fendi Achmad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11642

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT), sistem otomasi, dan kecerdasan buatan mendorong perlunya media pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman praktik secara nyata kepada mahasiswa. Namun, media pembelajaran yang mengintegrasikan perangkat keras, platform otomasi, dan kecerdasan buatan masih terbatas sehingga proses pembelajaran cenderung bersifat teoritis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan terdiri atas training kit, jobsheet, serta sistem otomasi berbasis Home Assistant yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32, berbagai sensor dan aktuator, serta teknologi kecerdasan buatan berbasis asisten suara untuk mendukung interaksi pengguna dengan sistem. Kelayakan produk dievaluasi berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas diperoleh melalui penilaian ahli materi dan ahli media, kepraktisan diperoleh dari respons mahasiswa, sedangkan keefektifan diukur melalui pelaksanaan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Training Kit Smart Automation yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Penggunaan training kit mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan konsep otomasi berbasis Home Assistant dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant layak digunakan sebagai media pembelajaran praktikum pada mata kuliah yang berkaitan dengan otomasi dan Internet of Things.
Analisis Minat Berkarier Sebagai Auditor Eksternal Pada Mahasiswa Akuntansi Generasi Z di Era Digital Depinkkan Apriliana; Giovanny Bangun Kristianto; Esti Saraswati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11645

Abstract

Profesi auditor eksternal memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas laporan keuangan dan akuntabilitas perusahaan, namun minat mahasiswa akuntansi Generasi Z untuk berkarier sebagai auditor eksternal masih relatif rendah meskipun kebutuhan auditor terus meningkat di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertimbangan pasar kerja, paparan role model, literasi digital, dan efikasi diri terhadap minat mahasiswa akuntansi Generasi Z berkarier sebagai auditor eksternal. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data dikumpulkan melalui teknik purposive dan snowball sampling kepada 194 mahasiswa akuntansi Generasi Z dari lima perguruan tinggi di Purwokerto menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda yang dilakukan program SPSS 26. Penelitian menunjukkan bahwa minat berkarier sebagai auditor eksternal di era digital dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh pertimbangan pasar kerja, paparan role model, literasi digital, dan efikasi diri. Minat berkarier sebagai auditor eksternal juga dipengaruhi secara bersamaan oleh keempat variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman mengenai pasar kerja yang meningkat, paparan figur profesional, kemampuan digital, dan keyakinan diri mahasiswa dapat mendorong minat berkarier sebagai auditor eksternal di era digital.
Sistem Absensi dan Pendukung Keputusan Siswa Berprestasi Metode SAW SMK Dirghantara Abu Ziyad Al Katani; Muhammad Faiz Rabbani; Muhammad Dzakwan Fadhlurrohman; Suryaningrat Suryaningrat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11655

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini mendorong transformasi digital pada aspek administrasi akademik di institusi pendidikan kejuruan guna meningkatkan akurasi data. Pengelolaan absensi harian dan proses evaluasi siswa berprestasi di SMK Penerbangan Dirghantara Curug saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan media kertas, sehingga rentan terhadap risiko kehilangan dokumen, keterlambatan rekapitulasi wali kelas, serta subjektivitas yang tinggi dalam penilaian kesiswaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Absensi berbasis web yang terintegrasi langsung dengan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan peringkat siswa berprestasi secara otomatis. Logika pemeringkatan dirancang menggunakan algoritma Simple Additive Weighting (SAW) dengan melibatkan lima parameter penilaian berbobot, yaitu Kehadiran (30%), Nilai Akademik (25%), Kedisiplinan (20%), Sikap & Perilaku (15%), dan Keaktifan (10%). Sistem ini dikembangkan menggunakan kerangka kerja Next.js, basis data rasional dengan Drizzle ORM, pustaka Better Auth untuk keamanan otentikasi sesi, serta Tailwind CSS untuk responsivitas antarmuka. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan mengikuti model Waterfall. Pengujian alur fungsionalitas divalidasi dengan metode Black-box Testing untuk memastikan keandalan modul. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perhitungan matriks keputusan (X), matriks normalisasi (R), dan matriks preferensi (V) pada sistem berjalan dengan tingkat akurasi 100% setelah dicocokkan dengan perhitungan matematis manual. Sistem ini berhasil memisahkan hak akses otorisasi menjadi tiga portal (Admin, Guru, Orang Tua) secara aman, mereduksi waktu rekapitulasi data kehadiran bulanan hingga 80%, serta menghadirkan transparansi pemantauan prestasi belajar siswa bagi orang tua murid.
Pengaruh Kreativitas Terhadap Hasil Belajar Siswa Melalui LMS Berbasis Visual Spasial Abdul Hakim Afrizal; Fendi Achmad; Rina Harimurti; L. Endah Cahya Ningrum; Meini Sondang Sumbawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11661

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Elektronika di SMKN 3 Surabaya masih menghadapi kendala dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi yang memerlukan kemampuan memahami representasi visual rangkaian elektronika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Learning Management System (LMS) berbasis visual spasial, mengetahui respons peserta didik terhadap penggunaannya, menganalisis peningkatan hasil belajar setelah implementasi LMS, serta mengkaji pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D) melalui model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, penyebaran, dan pemeliharaan. Subjek penelitian terdiri atas 55 peserta didik kelas X Teknik Audio Video SMKN 3 Surabaya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi ahli materi, ahli media, validasi instrumen, angket respons peserta didik, angket kreativitas, serta tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, uji N-Gain, uji linearitas, dan analisis regresi nonlinier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS berbasis visual spasial memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli. Respons peserta didik terhadap penggunaan LMS memperoleh persentase sebesar 74,4% dengan kategori setuju. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001), sedangkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 13,45% berada pada kategori rendah. Analisis regresi nonlinier menunjukkan bahwa kreativitas memberikan kontribusi yang relatif kecil terhadap hasil belajar. Dengan demikian, LMS berbasis visual spasial dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik meskipun peningkatannya masih berada pada kategori rendah.
Mengikis Skeptisisme melalui Keterbukaan: Pengaruh Skeptisisme Greenwashing dan Transparansi Merek terhadap Niat Beli Ulang Produk Fashion Berkelanjutan Lutphia Natuyola; Rohani Lestari; Syifa Zahra Noviyanti; Aulia Khusnul Kharimah; Zanneta Zahrani Budiman; Nurul Amira
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11663

Abstract

Transformasi industri fashion global menuju praktik keberlanjutan saat ini kerap diiringi oleh maraknya fenomena greenwashing yang memicu skeptisisme mendalam di kalangan konsumen. Penelitian ilmiah kuantitatif asosiatif ini bertujuan untuk menguji, menganalisis, dan membuktikan secara empiris pengaruh Skeptisisme Greenwashing dan Transparansi Merek, baik secara parsial maupun simultan, terhadap Niat Beli Ulang produk H&M Conscious Collection pada kelompok konsumen generasi milenial yang berdomisili di wilayah metropolitan Jabodetabek. Data primer dalam studi ini dikumpulkan secara terstruktur menggunakan instrumen kuesioner daring berbasis skala Likert 5 poin terhadap 82 responden valid yang dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Metode analisis data dan estimasi parameter pemodelan statistik dilakukan melalui analisis regresi linear berganda dibantu dengan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Hasil pengujian hipotesis secara parsial melalui uji t menunjukkan bahwa variabel Skeptisisme Greenwashing secara empiris tidak memiliki pengaruh destruktif yang signifikan terhadap Niat Beli Ulang (p = 0,216), yang mengindikasikan adanya pergeseran orientasi psikologis konsumen urban yang cenderung lebih pragmatis. Sebaliknya, variabel Transparansi Merek terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan yang sangat kuat terhadap Niat Beli Ulang (p < 0,001). Secara bersama-sama atau simultan melalui uji F, kedua variabel independen tersebut memiliki kapasitas prediktif yang kuat dalam menjelaskan variabilitas naik-turunnya Niat Beli Ulang sebesar 54,3% (R2 = 0,543). Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penyediaan akses informasi operasional yang jujur serta ketertelusuran material (traceability) bertindak sebagai sinyal kredibilitas krusial yang mampu memulihkan serta mempertahankan loyalitas jangka panjang pelanggan di pasar ritel modern.
Analisis Peran Key Performance Indicator (KPI) sebagai Instrumen Evaluasi Kinerja dalam Model Manajemen Pendidikan Islam yang Integratif Ansari Ansari; Achmad Muhlis
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11674

Abstract

Evaluasi kinerja dalam lembaga pendidikan Islam sering kali dihadapkan pada kendala formalitas administratif dan bias subjektivitas, serta kurangnya standardisasi baku yang selaras dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Key Performance Indicator (KPI) sebagai instrumen evaluasi kinerja dalam model manajemen pendidikan Islam yang integratif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terbagi menjadi dua, yaitu data primer berupa buku-buku utama Manajemen Pendidikan Islam (MPI) serta teori KPI, dan data sekunder berupa jurnal ilmiah, artikel, dan regulasi terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPI berperan penting dalam mentransformasi pengambilan keputusan berbasis data (evidence-based decision making), mewujudkan akuntabilitas publik (mas'uliyah), serta menyatukan standar mutu formal dengan nilai transendental. Integrasi KPI dirancang secara holistik melalui lima klaster utama: kompetensi akademik dan transendental peserta didik; profesionalisme guru berbasis keteladanan (uswah); efektivitas kepemimpinan Islami (imamah); budaya organisasi Islami (bi'ah islamiyah); dan implementasi nilai Islam dalam masyarakat. Selain itu, KPI berfungsi sebagai instrumen perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang sejalan dengan spirit teologis islah dan tajdid guna mendorong mutu lembaga pendidikan Islam secara akuntabel dan berdaya saing global tanpa menanggalkan identitas spiritualnya.
Relevansi Computerized Adaptive Testing Terhadap Implementasi Asesmen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Kurikulum Merdeka Vina Mafaza; Nisrina Qurrotul Ain; Putri Nurul Azizah; Fina Nikmatul Kamelia; Dwi Septi Rahayu; Ridho Riyadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11675

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan asesmen yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan individual peserta didik melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama dalam menyusun instrumen yang mengakomodasi keberagaman kemampuan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang, tantangan, dan model implementasi Computerized Adaptive Testing (CAT) berbasis Item Response Theory (IRT) sebagai alternatif asesmen adaptif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mensintesis berbagai literatur nasional dan internasional terkait CAT, asesmen diferensiatif, dan pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAT menawarkan peluang besar sebagai instrumen asesmen yang personal, efisien, objektif, dan sejalan dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Namun, implementasinya menghadapi tantangan teknis (keterbatasan infrastruktur), pedagogis (rendahnya literasi digital guru dan siswa), serta institusional (kurangnya kebijakan sistemik). Penelitian ini merumuskan model implementasi CAT-PAI dalam lima tahapan: pemetaan CP/ATP, asesmen diagnostik awal, algoritma adaptif, lapisan afektif-spiritual, serta pelaporan dan tindak lanjut berdiferensiasi. Disimpulkan bahwa CAT berpotensi meningkatkan kualitas asesmen PAI, namun tetap memerlukan penguatan ekosistem pendukung dan integrasi dengan penilaian kualitatif untuk mengukur dimensi afektif-spiritual yang khas dalam PAI.