cover
Contact Name
Yuliani Wahyu Sardana
Contact Email
yulianiwahyusardana25@gmail.com
Phone
+6282234657237
Journal Mail Official
deteksi.jurnaltekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lettu Suyitno No. 2 Kalirejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
De`Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 25023152     DOI : https://doi.org/10.56071/de'teksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini Memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Teknik Struktural, Teknik dan Manajemen Konstruksi, Teknik Geoteknik, Teknik Sumber Daya Air, Teknik Transportasi dan Teknik Kelautan.
Articles 134 Documents
Analisa Kuat Lentur Pelat Lantai Dengan Menggunakan Wire Mesh Dan Bambu Sebagai Pengganti Tulangan Pelat: Analysis Of Flexible Strength On Floor Slabs Using Wire Mesh And Bamboo As Substitutes Of Reinforcing Plates Ali Mochtar, Mohamad; Lutfiani Al Zakina, Bella; Budi Santoso, Toni
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.403 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i1.400

Abstract

Dalam perencanaan desain struktur konstruksi bangunan, ditemukan dua bagian utama dari bangunan, yaitu bagian struktur dan nonstruktur. Bagian nonstruktur adalah bagian bangunan yang tidak ikut memikul beban, yaitu meliputi dinding, plafond dan lain sebagainya. Semua bagian tersebut harus didesain sedemikian rupa agar tidak terjadi kegagalan bangunan. Demikian juga halnya dengan pelat lantai yang merupakan bagian struktur yang sangat penting. Pelat adalah elemen horizontal struktur yang mendukung beban mati maupun beban hidup dan menyalurkannya ke rangka vertikal dari sistem struktur. Masalah utama yang dihadapi dalam perencanaan pelat lantai adalah lendutan. Masalah ini dapat disebabkan antara lain karena penggunaan tulangan yang telah mengalami korosi, sehingga dapat mengurangi kekuatan beton bertulang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat lentur pelat dengan inovasi pemberian tulangan wiremesh dan bambu. Hasil pengujian kapasitas kuat lentur pelat lantai beton bertulangan baja (wire mesh) rata-rata sebesar 0,5262 ton.m dan pengujian kapasitas kuat lentur pelat lantai beton bertulangan bambu rata-rata sebesar 0,1678 ton.m.
Perencanaan Embung Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Domestik Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro : Embung Planning to Meet Domestic Water Needs of Ngorogunung Village, Bubulan District, Bojonegoro Regency Fadiah, Miftaqhul; Kurnia Ratnasari, Ayu
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.176 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i1.401

Abstract

Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro merupakan desa yang sering mengalami kekeringan air bersih domestik pada saat musim kemarau. Perencanaan Embung Ngorogunung merupakan salah satu upaya dalam rangka memenuhi kebutuhan air domestik untuk masyarakat Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro pada saat musim kemarau. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan berapa kebutuhan air bersih domestik desa Ngorogunung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk 10 tahun yang akan datang sehingga dapat merencanakan dimensi dan kapasitas tampungan embung. Analisis yang dilakukan adalah dengan analisis kebutuhan air domestik yang diproyeksikan untuk memenuhi pada saat musim kemarau yaitu bulan Agustus sampai Nopember, kemudian dilanjutkan dengan analisis hidrologi untuk mengetahui ketersediaan air yang ada lalu dilakukan perencanaan embung yang sesuai. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan didapatkan kebutuhan penduduk akan kebutuhan air untuk keperluan domestik dalam kurun waktu 4 (empat) bulan untuk penduduk Desa Ngorogunung adalah 22.763 m3/10 tahun. Sedangkan ketersediaan air diperkirakan 31.380,36 m3 , maka potensi air hujan yang tersedia sangat mencukupi. Volume tampungan air embung yang didapat adalah 23.029,5 m3. Kemiringan embung direncanakan 1 : 1,5, tinggi pada inflow dibuat 0,4 meter, outflow dibuat 0,5 meter, ukuran embung yang direncanakan adalah panjang bawah 83 meter, panjang atas tampungan efektif 92 meter, panjang atas embung 93,5 meter dengan kedalaman 3 meter. Jarak antara kaki tanggul depan dengan tepi embung 1,5 meter, kemiringan tanggul 1 : 1, tinggi tanggul 1 meter, lebar tanggul atas 2 meter.
Perencanaan Abutment Jembatan Glendeng Kabupaten Tuban: Abutment Planning On Glendeng Bridge In Tuban Regency Nahla, Ainun; Zainuddin; Suji’at
Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2022): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.985 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v7i1.402

Abstract

Jembatan merupakan sebuah struktur kontruksi yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, danau, kali, rel kereta api ataupun jalan raya. Seperti Jembatan Glendeng yang terletak di Desa Kalirejo Kecamatan Bojonegoro dan Desa Simo Kecamatan Soko Namun Jembatan tersebut mulai menunjukan kerusakan yang cukup berat, pada bagian abutment jembatan tersebut mengalami longsor Hal tersebut mengancam keselamatan pengguna jalan baik pejalan kaki maupun pengendara bermotor atau mobil. Pada tugas akhir ini merencanakan abutment tipe T terbalik karena efekif digunakan sebagai abutment dan juga dinding penahan tanah bagi lereng sungai untuk mencegah adanya kerusakan akibat longsor. Dengan menghitung analisis stabilitas guling, geser pada jembatan Glendeng Kabupaten Tuban Jawa Timur. Di dapatkan hasil peritungan Nilai dari stabilitas guling (x,y) memenuhi angka aman yaitu safety factor 2.2 dan hasil peritungan nilai dari stabilitas geser (x,y) memenuhi angka aman safety factor 1.2 memenuhi standar.
Perencanaan Kebutuhan Sumur Resapan Sebagai Alternatif Pengendali Banjir di Wilayah Petemon Surabaya Satria Azhar Brilliant; Saves, Faradlillah
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.437 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.417

Abstract

Banjir yang terjadi dibeberapa wilayah Petemon Surabaya disebabkan oleh ketidakmampuan saluran eksisting untuk menampung debit air hujan dan air limbah, serta ditemukan juga pada saluran eksisting yang longsor sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar. Untuk mengatasi banjir, penggunaan sumur resapan adalah salah satu alternatif yang dapat dilakukan. Dari perhitungan percanaan kebutuhan sumur resapan, direncanakan menggunakan dimensi diameter 1,5 m dan dengan kedalaman 3 m. Pada area SubDAS 1 diperoleh debit saluran eksisting sebesar 3,358 m3/detik, dimana menurut perhitungan dibutuhkan saluran dengan debit sebesar 3,402 m3/detik, hal ini menyebabkan air yang terdapat pada saluran sekunder (eksisting) tidak dapat menampung debit air yang masuk sehingga terjadi banjir. Serta pada area SubDAS 3 diperoleh debit saluran eksisting sebesar 1,285 m3/detik, sedangkan bedasarkan perhitungan diperoleh debit sebesar 3,501 m3/detik, hal ini juga mengakibatkan saluran sekunder (eksisting) tidak dapat menampung air yang masuk ke saluran dan terjadi banjir. Dengan berdasarkan perhitungan analisa kebutuhan sumur resapan dengan diameter 1,5 m dan kedalaman 3 m, diperoleh sumur resapan sebanyak 222 buah pada SubDAS 1 dan 162 buah pada SubDAS 3. Hal ini agar dapat menjadi usulan untuk penanggulan banjir di wilayah Petemon Surabaya.
Analisis Potensi Angkutan Sungai Kalimas di Kota Surabaya: (Studi Kasus : Aliran Daerah Tanjung Perak - Gubeng) fadhel muhammad, reza; Saves, Faradlillah; Nurani Hartatik
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.941 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.444

Abstract

Sungai kalimas ini sangat potensial untuk digunakan transportasi sungai dari daerah Pelabuhan tanjung perak hingga kedaerah – daerah strategis dikota Surabaya yang dilewati sungai kalimas khususnya daerah Gubeng kota Surabaya. Faktor yang mengakibatkan Angkutan Sungai akan menjadi potensial untuk dikembangkan adalah Transportasi umum yang tersedia disekitar Pelabuhan Tanjung Perak hingga Gubeng tidak selalu ada yaitu Angkutan Kota dan Bus Kota yang memiliki waktu tempuh yang tidak menentu dan angkutan yang tidak selalu tersedia, tujuan dari penelitan ini adalah identifikasi potensi pengembangan angkutan sungai kalimas, identifikasi kendala dan masalah dari pengembangan angkutan sungai dan efektifitas dari pengembangan sungai kalimas. Penelitian ini menggunakan metode SWOT ( Strength,Weaknesses,Opportunities,Threat) untuk mengidentifikasi potensi dan masalah dari pengembangan angkutan sungai dan melakukan analisis efektiftas dari pengembangan angkutan sungai. Berdasarkan hasil identifikasi dengan metode SWOT didapatkan hasil Sebanyak 86% responden sangat tertarik dengan adanya pengembangan angkutan sungai kalimas untuk Transportasi umum, sebanyak 45% responden mengalami ketakutan dalam menggunakan transportasi air. Sebanyak 34% responden berpotensi akan tetap menggunakan angkutan kota dan bus kota karena dapat terlayani perjalannya yaitu perjalanan rute pendek, 39% ragu – ragu dan 27% berpotensi menggunakan angkutan sungai karena memiliki rute sesuai trayek dan dari hasil analisis efektifitas angkutan sungai lebih cepat 11 menit hingga 31 menit dari angkutan kota dan buskota.
Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah di Daerah Oncoran Sumur Produksi SDBL 661 Kabupaten Blitar Reza Adiva Pratama; Siswoyo, Hari; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.465 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.461

Abstract

Lahan pertanian di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar sebagian besar kekurangan air irigasi ketika menghadapi musim kemarau. Instansi terkait telah menanggapi permasalahan tersebut dengan membangun sumur produksi SDBL 661 dengan kapasitas sebesar 40,00 liter/detik guna mengairi lahan seluas 51,6 ha. Studi ini dilakukan untuk mendesain jaringan irigasi guna mengalirkan air dari sumur produksi ke petak-petak sawah. Studi perencanaan jaringan irigasi air tanah yang dilakukan meliputi pehitungan luas daerah oncoran, perencanaan jaringan irigasi air tanah dengan sistem perpipaan, perhitungan rencana anggaran biaya serta analisis ekonomi, dan perencanaan sistem pembagian air. Rencana jaringan irigasi air tanah tersebut meliputi: 1 buah sumur produksi yang telah terbangun, 8 buah titik outlet, dan jaringan pipa berbahan PVC berdiameter 8 inchi dengan panjang total 1.696 meter. Total rencana anggaran biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 1.484.095.000,00 dan layak secara ekonomi. Penjadwalan pemberian air tiap blok dilakukan secara bergiliran terhadap 8 blok tersier dengan pengoperasian pompa selama 18 jam/hari.
Analisa Kinerja Ruas Jalan Raya Camplong Kabupaten Sampang, Jawa Timur : Studi Kasus : (Sepanjang Pasar Tradisional Tanjung Camplong) Bagas pramana, Dimas Bayu; Nurani Hartatik; ardi, radut
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.899 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.466

Abstract

Pulau Madura terdiri dari 4 kabupaten yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, dikecamatan camplong kabupaten Sampang Madura, terdapat salah satu pasar tradisional yaitu pasar tanjung yang letaknya di sepanjang pasar jalan nasional jalan ini merupakan penghubung 4 kabupaten dimadura yang memiliki lebar jalan 7m dengan lebar bahu 1m Panjang pasar kurang lebih sekitar 1km, pasar ini merupakan penyedia utama sembako selain itu pasar ini merupakan sentra pelelangan ikan terbesar dimadura. Seiring dengan pesatnya kegiatan perdagangan dipasar tradisional tanjung camplong serta padatnya arus lalulintas memberi dampak negatif bagi jalan raya camplong. tujuan dari penelitian ini untuk menganilisi volume lalu lintas, geometric,kapasitas jalan dan memberikan rekomendasi alternatif perbaikan jalan sepanjang pasar tradisional tanjung Camplong. Metode penelitian ini berpedoman pada PKJI 2014, dengan pengumpulan data melalui pengamatan jumlah kendaraan yang melintas, hasil survey, bertujuan untuk mengetahui data kapasitas ruas jalan, volume lalu lintas, hambatan samping, derajat kejenuhan. Dengan memiliki kapasitas sebesar 2697 Skr/jam dan volume lalu lintas dengan arus kendaraan (Q) = 3111 skr/jam, nilai hambatan samping tertinggi = 812,6 ini masuk dalam kategori tingkat “ST”. Hasil nilai derajat kejenuhan (DJ) paling tinggi di pasar tradisional Tanjung Camplong adalah pada pagi hari 09.00 – 09.15 dengan DJ = 1,15 ini masuk kategori tingkat “ST” (PKJI 2014). Kata kunci: Geomtrik Jalan ,Kapasitas ruas jalan, volume lalu lintas, hambatan samping, derajat kejenuhan.
Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Jati Sebagai Material Pengisi Pada Campuran Asphalt Treated Base (ATB) Ditinjau Dari Uji Marshall Muslimin; Eding Iskak Imananto; Munasih
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.443 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.526

Abstract

Pondasi pada perkerasan jalan berperan sangat penting dalam konstruksi jalan karena sebagai titik tumpu untuk meneruskan dan menyebarkan beban ke bagian konstruksi di bawahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan serbuk kayu jati sebagai material pengisi pada ATB dan menganalisis persentase nilai optimum variasi komposisi serbuk kayu jati sebagai material pengisi pada campuran ATB. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi eksperimental di laboratorium untuk memperoleh data yang diperlukan dalam analisis. Berdasarkan hasil analisa, diperoleh hasil yaitu serbuk kayu jati dapat dikatakan layak dijadikan material pengisi pada campuran ATB. Hasil parameter marshall test tersebut masih berada pada syarat minimum dan maksimum yang ditentukan pada Spesifikasi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim Tahun 2018. Indeks perendaman serbuk kayu optimum sebesar 76,08% sehingga dalam hal ini campuran ATB memenuhi syarat Spesifikasi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim Tahun 2018 yang mengisyaratkan nilai stabilitas marshall minimal 800 kg dan indeks perendaman minimal 75%.
Analisa Risiko Kecelakaan Kerja Proyek Pembangunan Jalur Lintas Selatan Lot 7 Tambak – Serang Kabupaten Blitar Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode And Effect Analysis) Dan Metode Domino Agung Jaladri, Rizky; Maranatha Wijayaningtyas; Lila Ayu Ratna Winanda; Deviany Kartika
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.659 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.535

Abstract

Risiko merupakan sesuatu yang sangat melekat dalam setiap kegiatan. Potensi risiko juga terjadi pada proyek jalur lintas selatan lot 7 tambak – serang yang merupakan jalur penghubung antar kabupaten di provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa risiko kecelakaan kerja yang paling dominan, dan mengusulkan hasil tindak mitigasi menggunakan 2 metode, yaitu metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dan Domino. Hasil risiko kecelakaan kerja yang paling dominan adalah terpapar debu/asap kendaraan pada pekerjaan persiapan, dump truck terguling menimpa pekerja pada pekerjaan tanah, pekerja tertimpa girder cidera berat/kematian pada pekerjaan struktur, dari hasil risiko yang paling dominan kemudian dianalisis di metode domino pertama terpapar debu/asap kendaraan adalah lack of control (terbatasnya pengawasan di lapangan), basic cause (kurangnya disiplin, perlengkapan safety tidak digunakan), immediate cause (tidak memakai alat pelindung diri yang benar, lalu lintas kendaraan material), yang menimbulkan loss (alami luka ringan/sesak nafas). Dump truck terguling menimpa pekerja masing – masing adalah lack of control (kurangnya pengendalian kondisi jalan yang sempit) yang sebabkan incident (dump truck terguling menimpa pekerja) menimbulkan loss (pekerja terjepit dump truck hingga mengalami patah tulang). Pekerja tertimpa girder cidera berat/kematian dari failure modenya erection girder tidak sesuai prosedur, basic cause (kurangnya pengalaman, peralatan/perlengkapan tidak memadai).
Studi Perencanaan Perkerasan Lentur Dengan Metode Manual Desain 2017 dan Perencanaan Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan/Peningkatan Ruas Jalan Lingkar Gorom Segmen Maluku (STA. 27+600 – STA.23+600) Risky Yosafat Tuhumena; Eri Andrian Yudianto; Ma’ruf, Annur; Endro Yuwono
Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2023): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.899 KB) | DOI: 10.56071/deteksi.v8i1.536

Abstract

Pembangunan dan Peningkatan Jalan Gugus Pulau 4 yang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka membangun dan memelihara infrastruktur jalan yang menjadi aset nasional secara umum dan khususnya pada Provinsi Maluku. Jalan lingkar di pulau Gorom ini yang luas daerahnya lebih dari 7.239.575,446 m2 dikerjakan pada segmen pertama sepanjang 4 km, merupakan jalan baru yang di kerjakan di atas tanah dasar untuk menghubungkan antara desa Tunas, Amarwawatu, Klitufa ke desa yang berada dikecamatan Gorom kabupaten Seram Bagian Timur. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan perkerasan lentur dan kebutuhan anggaran biaya pada ruas jalan tersebut. Data-data yang dibutuhkan adalah data CBR, Lalulintas Harian dan juga Gambar Rencana. Data Lalulintas Harian yang dipakai dua tahun kebelakang, tahun 2016 sampai 2017, data CBR diperoleh dari PT. Paku Alam Raya. Data-data tersebut merupakan data sekunder. Metode yang digunakan pada perkerasan lentur jalan raya adalah Metode Bina Marga 2017 dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya mengacu pada Analisa Harga Satuan Dasar tahun 2016. Hasil perhitungan perencanaan peningkatan perkerasan lentur dengan umur rencana 10 tahun menunjukan bahwa pada pembangunan jalan perkerasan menggunakan Laston didapatkan tebal perkerasan lentur jalan baru dengan lebar 7 m x yaitu AC-WC setebal 4 cm, AC-BC setebal 6 cm, AC Base setebal 10,5 cm dan Lapis Pondasi Atas (LPA) setebal 30 cm. Sedangkan pada struktur perkerasan Eksisting perlu penambahan (overlay) dengan lebar 5 m setebal AC – WC tebal 4 cm , dan LPA tebal 40 cm. Besar biaya yang diperlukan untuk peningkatan jalan dengan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp 17.170.115.190,00 pada ruas Jalan Lingkar Pulau Gorom Segmen I sepanjang 4 km.

Page 10 of 14 | Total Record : 134