cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 228 Documents
Ideologi Radikal Dalam Puisi “Nggahi Dana” Dalam Permainan Masyarakat Kabupaten Dompu: Kajian Hermeneutik Irwansyah; Suyatno; Syamsul Sodiq; Roni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6127

Abstract

Tempatkan abstrak berbahasa Indonesia pada bagian ini. Abstrak memberikan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi makna ideologi radikal dalam puisi “Nggahi Dana” dalam permainan masyarakat di Kabupaten Dompu. Oleh karena itu untuk mengetahui permasalahan tersebut digunakan teori hermeneutika Hans-george Gadamer dan teori-teori lain seperti teori poststruktural dan sosiologi sastra untuk melengkapi instrumen I yang menjadi teori bedah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskripsi analitis. Interpretasi data dilakukan melalui metode kepustakaan dan observasi lapangan dengan teknik perekaman video pada permainan masyarakat di Kabupaten Dompu yang selanjutnya ditranskrip dengan pembukuan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa konstruksi ideologi puisi “Nggahi Dana” dalam permainan masyarakat di Kabupaten Dompu mengacu pada nilai, filosofi, norma, keyakinan agama, sentimentalitas, aturan etika, pengetahuan atau persepsi tentang dunia dan etos.
Bentuk Dan Fungsi Ragam Bahasa Prokem Di Kalangan Remaja Nyurlembang Daya Kec. Narmada Lombok Barat Sam'un, Ahmad; Riadi, Selamet; Idham
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6151

Abstract

Usia remaja merupakan masa labil, namun penuh dengan kreatifitas. Salah satu bentuk kreatifitas mereka, terutama berkaitan dengan bahasa adalah membuat bahasa-bahasa sandi yang disebut ragam bahasa prokem. Bagi remaja Nyurlembang Daya ragam bahasa ini merupakan sarana kebahasaan efektif yang digunakan untuk mengomunikasikan persoalan-persoalan pribadi mereka yang bersifat rahasia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan bentuk dan fungsi ragam bahasa prokem yang dituturkan apa adanya oleh remaja Nyurlembang Daya. Terdapat tiga tahapan dalam metode penelitian ini, yaitu tahap pengumpulan data, analisis, dan penyajian hasil analisis data. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan dua metode pengumpulan data yang dipilih, yaitu metode observasi dan wawancara. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan teknik distribusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan ragam bahasa prokem di kalangan remaja Nyurlembang Daya dilakukan dengan penghilangan vokal, konsonan, atau silabel; penggantian vokal atau konsonan; penambahan vokal, konsonan, dan silabel; metatesis. Sedangkan tujuan dan fungsi ragam bahasa prokem yang mereka buat umumnya ingin menyembunyikan tema atau topik yang mereka bicarakan dari orang lain.
Kajian Sosiologi Sastra Dan Nilai Sosial Dalam Novel Negeri 5 Menara Karya A. Fuadi Nur Kholida Hanum; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6152

Abstract

Penelitian ini menggunakan salah satu karya sastra novel yang berjudul Negeri 5 Menara karya A. Fuadi yang terbit pada tahun 2009 sebagai sumber kajian. Novel ini menceritakan budaya pesantren, perjuangan dan keinginan kuat tokoh utama Alif menempuh pendidikan untuk mencapai cita-citanya. Novel ini mencakup beberapa nilai seperti nilai agama, budaya, dan nilai pendidikan. Namun, pada kajian ini peneliti lebih berfokus pada nilai-nilai sosial di tokoh utama Alif. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk penelitian ini. pengumpulan datanya menggunakan teknik baca, analisis dan catat dengan tujuan untuk mengetahui nilai sosial yang terkandung dalam novel. dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat beberapa nilai sosial yang ditunjukkan oleh Alif, seperti kasih sayang, kepedulian, kesetiaan, keadilan, kerja sama, tolong-menolng, rasa menerima, kewajiban, dan empati.
Kajian Semiotik Pertunjukan Drama "Sudah Gila" Karya Chairil Anwar Lestari, Tiwi Widya; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6163

Abstract

Penelitian ini menganalisis tanda-tanda semiotika yang terdapat dalam drama “Sudah Gila” yang menggambarkan kisah seorang pria bernama Pak Amir yang kehilangan istrinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap makna semiotika yang terkandung dalam drama tersebut, baik dari segi denotatif maupun konotatif. Drama ini tidak hanya membahas perjalanan emosional Pak Amir setelah kehilangan istrinya, tetapi juga menyoroti dinamika sosial masyarakat, termasuk stigma terhadap penyakit mental. Dengan menggunakan media tayangan video sebagai sumber data, penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti juga melakukan studi literatur dengan membaca buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk mengidentifikasi makna denotatif dan konotatif pada setiap adegan, dialog, serta elemen suara dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama “Sudah Gila” mengandung berbagai makna semiotik yang memperkaya cerita, seperti simbol kehilangan, isolasi sosial, dan pencarian identitas nasional
Realitas Sosial pada Novel 7 Manusia Harimau (Tinjauan Sosiologi Sastra) Wardani, Dania Kusuma; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6164

Abstract

Novel mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat dan mempengaruhi cara pandang mereka terhadap isu-isu sosial. Hal ini menjadikan novel sebagai sarana pendidikan dan kesadaran sosial yang efektif, terutama ketika novel tersebut didasarkan pada situasi nyata yang relevan dengan kehidupan pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas objektif dan realitas subjektif pada novel 7 Manusia Harimau Jilid 2 Rahasia Kitab Tujuh karya Motinggo Busye. Novel ini menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat yang diliputi oleh mitos dan kepercayaan terhadap hal-hal gaib. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif yang memfokuskan terhadap sosiologi karya Sastra mempergunakan teori realitas objektif dan subjektif perspektif George Ritzer. Sumber data penelitian, yakni novel fiksi 7 Manusia Harimau karya Motinggo Busye, sedangkan teknik pengumpulan data mempergunakan teknik baca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 Manusia Harimau merefleksikan realitas sosial masyarakat yang penuh dengan ketegangan antara tradisi dan modernitas. Novel ini juga menyingkap bagaimana masyarakat memandang kekuatan supranatural sebagai bagian dari identitas kolektif yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Realitas sosial objektif dan subjektif dalam novel 7 Manusia Harimau tergambar melalui beberapa aspek, diantaranya pengultusan, pendidikan, perkawinan, kepercayaan, dan kekuatan supranatural. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam memahami khazanah sastra sebagai cermin sosial serta menginspirasi basis penelitian berikutnya terkhusus pada karya sastra
Semiotik Pertunjukan dalam Pementasan Drama Malam Jahanam Karya Motinggo Boesje Verawati, Amelia Amanda
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6169

Abstract

Menyaksikan pertunjukan teater ibarat sebuah usaha untuk memecahkan ‘’teka-teki’ yang tampak di atas panggung. Sebagai sebuah seni pertunjukan, drama atau teater memuat sekumpulan tanda-tanda yang saling berkolerasi dalam menciptakan makna. Penelitian ini bermaksud mengkaji drama “Malam Jahanam” karya Motinggo Boesje yang mengisahkan tentang kehidupan sejumlah tokoh di sebuah desa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyimak pertunjukan drama “Malam Jahanam” yang dipentaskan oleh Teater Sativa. Sumber data berasal dari unggahan pentas pada laman youtube Ruang Sativa. Pendekatan yang dipakai adalah semiotika pertunjukan. Dalam hal ini, analisis semiotik pertunjukan memperhatikan objek-objek teateral yang mencakup berbagai perlengkapan pementasan yang juga merupakan unsur tanda bermakna. Sudut pandang semiotik pertunjukan menekankan hubungan antar tanda serta cara berfungsinya dalam membentuk makna yang menyeluruh dalam karya pementasan drama. Pemaknaan tanda-tanda didasarkan pada sistem tanda yang ada dalam teater. Hasil temuan menunjukkan bahwa tanda-tanda dalam pertunjukan drama berisi kompleksitas antara diri aktor yang meliputi kata (bahasa), mimik, gestur, maupun gerak dan aspek-aspek panggung seperti pencahayaan, setting, musik, serta efek suara.
Language Learning Technologies to Support Indonesian EFL Students' Writing Skills: A Literature Review Nurfadillah; Achmad Nurcholis, Ivan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6182

Abstract

The utilization of technology in educational settings, particularly in the context of English as a Foreign Language (EFL) instruction, exerts a substantial influence on students' writing abilities. This research study undertakes a comprehensive analysis of the impact of Technology Assisted Language Learning (TALL) on the writing proficiency of EFL students in Indonesia. The study is informed by a systematic review of diverse studies conducted over the past decade. The primary focus of this analysis is to examine how technological tools enhance students' writing abilities. The findings indicate that TALL enhances writing proficiency through interactive learning, prompt feedback, and collaborative activities. However, the study also identifies challenges, including a lack of teacher preparation and limited access to technology. The study's conclusion emphasizes that while TALL offers numerous benefits, addressing these issues is crucial to maximize its efficacy. Recommendations for optimizing TALL include increased investment in technology infrastructure, professional development for educators, and integration of TALL in the curriculum.
Assessing The Impact Of Digital Communication On Language Processing Austin, Wahyu; Achmad Nurcholish, Ivan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6184

Abstract

Language, as a tool of human communication, develops with time and technology. The use of language, especially in abusive forms, is increasing on social media and online gaming, creating an environment detrimental to mental health. The development of digital technology plays an important role in this change, influencing psycholinguistic aspects such as Stuttering and Psychogenic symptoms. In the context of politics and social media, abusive language is used as a tool to convey opinions, creating conflict and tension. While the internet brings positive transformations in learning, ineffective use can lead to distraction and exposure to less controlled information. Evaluation of student psychomotor skills is key to understanding the impact of internet use in learning. Through this research, the aim is to explore the impact of digital communication on language processing, especially from a psycholinguistic perspective. Empirical findings and further research are needed to understand more deeply the complexity of the impacts of technology, both negative and positive. Full awareness of how to manage the internet is the key to minimizing negative impacts and increasing its benefits in various aspects of life.
Nilai Filosofis Tradisi Temu Manten Pada Prosesi Pernikahan Adat Jawa Milanguni, Ambaristi Hersita; Yohanes, Budinuryanta; Udjang Pairin; Anas Ahmadi
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6190

Abstract

Upacara pernikahan tidak hanya sekadar sebuah pesta yang menampilkan hiburan dan sajian makanan yang nikmat. Akan tetapi, sebuah upacara pernikahan memiliki makna dan doa untuk kedua pengantin serta keluarga dari kedua mempelai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi pernikahan adat Jawa khususnya pada tradisi temu manten. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan makna filosofis di bali tradisi temu manten dan uborampe yang digunakan pada prosesi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa tata cara dan perlengkapan tradisi temu manten yang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Sumber data pada penelitian ini didapatkan dari observasi upacara penikahan masyarakat suku Jawa. Terdapat tujuh prosesi yang dilakukan pada tradisi temu manten ini, yaitu Iring-Iringan Pengantin, Balangan Gantal, Wiji Dadi, Sindur, Dulangan, Kacar- Kucur, dan Sungkeman. Semua prosesi tersebut memiliki makna dan doa agar pengantin mendapatkan perlindungan serta dapat hidup berdampingan dengan sejahtera. Selain itu, uborampe yang digunakan dalam temu manten ini menandakan bahwa masyarakat Jawa menginginkan seorang anak yang berumah tangga menjalankan rumah tangganya dengan penuh ketaatan, tanggung jawab, terbebas dari marabahaya, dan tetap hormat kepada orang tua meski sudah berumah tangga
Mobile Learning in the EFL Classroom: A Case Study of Teacher Perspectives and Student Experiences Desliana; Achmad Nurcholis, Ivan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6191

Abstract

This research aims to explore teachers' perspectives regarding the use of mobile learning (m-learning) in English classes. The method used in this research is qualitative with a case study design to explore the use of mobile learning (m-learning) in English classes. Data collection was carried out through 1. Semi-structured interviews. 2 Class Observations 3 Questionnaires were distributed to students to collect data about perceptions, 4. Relevant documentation, such as lesson plans, digital learning materials, technology-based assignments, and evaluation reports, was analyzed to complement the data obtained from interviews and observations. The results of research conducted on teachers' perspectives regarding the use of Mobile Learning in the Classroom can be concluded that the majority of teachers have a positive view of the integration of technology in teaching and learning activities. They feel technology can help create a more interactive, interesting and efficient learning environment. Technology is considered to facilitate access to various learning resources and facilitate collaborative communication between students and teachers.

Page 11 of 23 | Total Record : 228