cover
Contact Name
Walafiat
Contact Email
walafiathospitaljournal@umi.ac.id
Phone
+6282345319900
Journal Mail Official
walafiathospitaljournal@umi.ac.id
Editorial Address
Jalan Urip Sumoharjo KM.5 No.264 90245 Makassar Sulawesi Selatan ·
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
WAL'AFIAT HOSPITAL JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27229017     DOI : https://doi.org/10.33096
Core Subject : Health,
Walafiat Hospital Journal is a scientific publication published every 6 months (2 times in 1 year June and December) that uses a peer-review system for article selection. Walafiat Hospital Journal accepts original research, Literature Reviews, Case Reports, Scientific Lectures, Book Reviews, and Letter of Editor in English, with the term and condition that they have not been published in another journal/website.
Articles 105 Documents
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Penyakit ISPA pada Pasien di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros N.H, M. Tajussubky; Rijal, Syamsu; Wiriansya, Edward Pandu
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 1 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i1.133

Abstract

This study aims to analyze the relationship between smoking habits and the incidence of Acute Respiratory Tract Infection (ARI) in patients at Puskesmas Mandai, Maros Regency. Using quantitative methods with a correlation analytic approach and cross-sectional design, data were collected from 105 respondents from September to October 2022. The results showed that most ARI patients were children under 10 years old (51.4%), with a higher prevalence in males (58.1%). In terms of smoking status, all secondary smokers (50.5%) and the majority of tertiary smokers (37.1%) experienced ARI, while only 7.6% of primary smokers experienced ARI. Statistical analysis showed a significant association between smoking and ARI incidence (p-value less than 0.05). This finding confirms that smoking, especially in the family environment, contributes significantly to the increased incidence of ARI. It is recommended that Puskesmas Mandai conduct socialization about the dangers of smoking and further research with more respondents for more specific and comprehensive results.
Hubungan Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dengan Kepatuhan Berobat Pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Jongaya Makassar Andira, Besse Putri; Dahliah, Dahliah; Wiriansya, Edward Pandu; Irwan, Andi Alamanda; Hamzah, Pratiwi Nasir
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 1 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i1.134

Abstract

Tuberculosis is a direct infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which mainly affects the lungs and is transmitted through airborne droplets or sputum from TB patients with positive BTA. The morbidity and mortality of tuberculosis is a serious problem, mainly due to the side effects of Anti-Tuberculosis Drugs (OAT). This study aims to determine the relationship between OAT side effects and treatment compliance of pulmonary tuberculosis patients at the Jongaya Makassar Health Center. This study used a cross-sectional approach with quantitative methods, involving 49 respondents selected using the Slovin formula. The research instruments were OAT side effects questionnaire and treatment compliance questionnaire, with data analysis conducted univariately and bivariately using Chi Square test. The results showed that most respondents experienced low side effects and had a high level of treatment compliance. In conclusion, there is a significant relationship between OAT side effects and treatment compliance of tuberculosis patients at the Jongaya Makassar Health Center, where the lower the perceived side effects, the higher the level of treatment compliance.
Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Keluarga terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros Aprilia, Salsabila Tirta; Rijal, Syamsu; Wiriansya, Edward Pandu; Vitayani, Sri; Nasruddin, Hermiaty
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 1 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i1.135

Abstract

This study aims to explore the relationship between the implementation of clean and healthy living behaviors (PHBS) in the family with the incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in toddlers at Puskesmas Mandai, Maros Regency. Using a quantitative approach with a correlation analytic method, this study involved 58 toddlers aged 0-5 years who were diagnosed with ARI. The results showed that 58.6% of respondents were male, with the largest age group 0-12 months (25.9%). 74.1% of the toddlers were not exclusively breastfed, and 80.9% were underweight. In addition, 75.7% of respondents did not have the habit of washing hands with soap, and 94.8% lived in an environment with active smokers. Bivariate analysis showed a significant association between the PHBS variables and the incidence of ARI, with P values less than 0.05 for all variables. These results suggest that the implementation of exclusive breastfeeding, routine weighing of toddlers, hand washing with soap, and not smoking in the house play an important role in reducing the incidence of ARI. Therefore, health centers are advised to increase the socialization of PHBS and education about the dangers of smoking, as well as encourage the community to apply clean living behavior in everyday life. This study is expected to be the basis for improving health programs at Puskesmas Mandai and increasing public awareness about the importance of PHBS in preventing ARI.
Faktor Risiko Penyakit Stroke dan Skizofrenia di Indonesia Sholehah, Mar'atun; Syamsu, Rachmat Faisal; Musa, Inna Mutmainnah; Rachman, Mochammad Erwin; Jaya, Muh. Alim
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.136

Abstract

Stroke merupakan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal ataupun global karena adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak dengan gejala-gejala yang berlangsung 24 jam atau lebih. Skizofrenia merupakan penyakit yang mempengaruhi otak dan menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan, dan perilaku yang aneh dan terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penyakit Stroke dan Skizofrenia di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian literatur review dengan desain narrative review. Hasil telaah artikel menunjukkan sebanyak 6 penelitian melaporkan bahwa terdapat hubungan faktor risiko penyakit Stroke dan Skizofrenia di Indonesia. Penelitian yang melaporkan bahwa terdapat faktor risiko penyakit Stroke lebih berfokus pada faktor risiko tertinggi yaitu hipertensi dengan 91,67 % lebih tinggi dibandingkan pada penderita tanpa hipertensi, sedangkan pada penelitian faktor risiko penyakit Skizofrenia lebih berfokus pada faktor risiko tertinggi yaitu faktor status perkawinan yang belum menikah dengan 60,6 % lebih tinggi dibandingkan yang sudah menikah 39,4 % dan faktor status pekerjaan yang belum bekerja dengan 73,3 % lebih tinggi dibandingkan yang sudah bekerja 26,7 %. Faktor risiko pada Stroke yaitu yang dapat diubah dan tidak dapat diubah, pada faktor risiko Stroke yang dapat diubah seperti hipertensi, diabetes mellitus, merokok, dislipidemia, alkohol, kurang olahraga dan faktor risiko Stroke yang tidak dapat diubah seperti usia, jenis kelamin, genetik dan ras. Faktor risiko pada Skizofrenia yaitu umur, jenis kelamin, status pekerjaan, status perkawinan, konflik keluarga dan status ekonomi.
Gambaran Derajat Nyeri pada Pasien Osteoarthritis Grade 1 dan 2 di RSUD Sayang Rakyat Makassar pada Bulan Januari - Agustus 2023 Putra, Fadil Mula; Afdilla, Nurul Azizah; Arsyad, Nur Nasri; S, Dhedie Prasatia; Chaniago, Hendrian
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.137

Abstract

Osteoarthritis menurut American College of Reumatologi merupakan sekelompok kondisi heterogen yang mengarah kepada tanda dan gejala pada sendi. Permasalahan utama pada Osteoarthritis adalah kerusakan pada kartilago (tulang rawan sendi) pasien. Kelainan ini seperti pembentukan tulang baru yang irreguler pada permukaan persendian. Pasien Osteoarthritis umumnya mengeluhkan nyeri pada sendi lutut, panggul, dan tangan menjadi keluhan utama dengan nyeri sendi lutut menjadi keluhan yang tersering. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran grading OA dan derajat nyeri pada pasien Osteoarthritis di RSUD Sayang Rakyat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan analitik untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran dan hubungan derajat nyeri pada pasien Osteoarthritis RSUD Sayang Rakyat Makassar pada bulan Januari - Agustus 2023. Pada penelitian ini, dari 47 sampel yang diteliti, mayoritas subjek penelitian ini menderita Osteoarthritis grade 2 dengan jumlah 31 (66%) subjek. Ditemukan distribusi derajat nyeri OA grade 1 dengan rata – rata VAS score 3 sebanyak 7 (44%) subjek. Kemudian pada derajat nyeri OA grade 2 dengan rata – rata VAS score 6 sebanyak 9 (66%) subjek. Dari hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara grading Osteoarthritis dengan derajat nyeri menggunakan VAS (nilai p = 0,000; p kurang dari 0,05).
Literature Review: Potensi Kurkumin sebagai Agen Anti-Inflamasi pada Wanita Endometriosis Yuniar, Andi Irma; Rijal, Syamsu
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.138

Abstract

Endometriosis adalah penyakit di mana jaringan mirip dinding rahim tumbuh di luar rahim, menyebabkan peradangan dan jaringan parut. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, memiliki potensi besar sebagai pengobatan alternatif. Penelitian ini mengkaji berbagai studi tentang efek anti-inflamasi kurkumin pada endometriosis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kurkumin dapat menghambat proses peradangan dengan menekan produksi zat-zat peradangan seperti prostaglandin dan TNF-α. Hal ini menunjukkan bahwa Kurkumin dapat membantu mengendalikan pertumbuhan jaringan abnormal pada endometriosis. Selain itu, kurkumin juga memiliki profil keamanan yang baik, dengan efek samping yang minimal dan rentang dosis yang luas, sehingga aman digunakan dalam jangka panjang.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Ulang Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Rumah Tiga Tahun 2023 Laratmasse, Reny Aksamina; Matinahoru, Marissa; Agustin, Rachmawati Dwi; Siahaya, Presli Glovrig; Huliselan, Isabela; Irwan, Irwan
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.139

Abstract

Hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan abnormal tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Salah satu faktor penting dalam proses pengendalian hipertensi adalah pengobatan. Pengobatan yang tidak rutin dapat menyebabkan kerusakan jantung yang berujung pada kematian mendadak. Tetapi berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2018, kunjungan ulang pasien hipertensi di Indonesia sangat rendah (12%). Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ulang pasien hipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 126 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ditemukan pasien yang melakukan kunjungan ulang lebih dari 1x hanya 20,6%, sedangkan yang melakukan kunjungan ulang 1x sebesar 79,4%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-squaremendapatkan ada hubungan yang bermakna antara komorbiditas dengan kunjungan ulang (p=0,030). Sedangkan umur (p=0,458), jenis kelamin (p=0,160), status pekerjaan (p=0,685), status tekanan darah (p=0,076), keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan (p=0,409), kepesertaan asuransi kesehatan (p=0,669) dengan kunjungan ulang tidak ada hubungan yang bermakna. Hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda mendapatkan status tekanan darah tingkat 1 (p=0,034) lebih mempengaruhi kunjungan ulang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kunjungan ulang pasien hipertensi adalah komorbiditas dan status tekanan darah tingkat 1.
Inhalasi Buah Galoba (Hornstedtia Sp.) terhadap Penurunan Ansietas Mencit (Mus Musculus) Masaoy, Epo MR; Taihuttu, Yuniasih MJ; Bension, Johan B; Agustin, Rachmawati Dwi
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.140

Abstract

Gangguan kecemasan atau ansietas sampai saat ini masih menjadi salah satu bentuk umum gangguan jiwa yang sering terjadi. Inhalasi aromaterapi merupakan teknik pengobatan dengan memanfaatkan sistem olfaksi untuk memberikan efek ansiolitik atau relaksan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain pre post test control group design dan pengambilan sampel dilakukan secara acak (simple random sampling). Sebanyak 20 ekor mencit jantan galur balb/c digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan memberikan inhalasi dari aroma buah galoba yang direndam dan ditumbuk. Inhalasi diberikan satu jam setiap hari selama empat belas hari. Hasil uji Statistik two way ANOVA taraf (signifikansi 5%) memperlihatkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok percobaan. Namun, menunjukan adanya pengaruh penurunan ansietas pada kelompok perlakuan yang diberikan inhalasi galoba rendam lebih baik dibandingkan kelompok perlakuan yang diberikan inhalasi galoba tumbuk. Kesimpulan dari penelitian ini ialah adanya penurunan ansitetas pada kelompok mencit yang diberikan inhalasi buah galoba rendam namun tidak bermakna secara statistik dibandingkan pemberian inhalasi buah galoba tumbuk
Program Posyandu/Puskesmas Tamalate dalam Menurunkan Kasus Malnutrisi pada Balita di Indonesia Raihanah Arkam, Jihan; Faisal Syamsu, Rachmat; Nabila, Annisa; Ridha Humairah, Afifah; Nurdianty, Desy; Khaeri, Rajabul; Nur Eli, Andi Paraqleta
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.141

Abstract

Masalah malnutrisi pada balita, termasuk gizi kurang, stunting, dan wasting, merupakan isu kesehatan serius di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Puskesmas Tamalate, yang menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama berperan penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat dengan fokus pada upaya promotif dan preventif, telah melaksanakan berbagai program komprehensif untuk menanggulangi malnutrisi di masyarakat. Program ini meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Pemantauan Status Gizi (PSG), Sweeping Bulan Vitamin A, kunjungan rumah melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta edukasi dan penyuluhan gizi. Hasilnya, program-program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, memperbaiki status gizi balita dan ibu hamil, serta menurunkan prevalensi balita gizi kurang dan stunting di wilayah kerja Puskesmas Tamalate. Program-program ini, bersama dengan edukasi gizi yang diberi kepada masyarakat, telah menunjukkan hasil positif dalam menurunkan angka stunting dan wasting. Melalui pendekatan terintegrasi dan kolaboratif, Puskesmas Tamalate berkontribusi pada peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berpengetahuan mengenai pentingnya asupan gizi yang baik. Adapun dengan pendekatan kolaboratif antara petugas kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat, Puskesmas Tamalate telah berkontribusi signifikan dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mengurangi angka malnutrisi pada tahun 2030.
Penerapan Terapi Dzikir untuk Menurukan Ansietas terhadap Pasien Pre Operative Muammar, Muammar; Sudarman, Sudarman; Agustini, Tutik; Tjahjaningrum, Sajekti
Wal'afiat Hospital Journal Vol 5 No 2 (2024): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v5i2.142

Abstract

Kecemasan Pre operative merupakan masalah kesehatan mental yang hampir seluruh pasien yang hendak melakukan operasi mengalaminya. Kecemasan pada saat Pre Operative mempunyai pengaruh yang besar terhadap hasil pembedahan. Beberapa penelitian terbaru telah menyelidiki terdapat hubungan antara kecemasan pra operasi dan morbiditas/kematian. Terapi Dzikir merupakan terapi psikologi non farmakologi yang terbukti efektif untuk mengurangi kecemasan dan telah sering digunakan. Jenis pnelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses manajemen asuhan keperawatan dan studi kepustakaan yang berkaitan dengan terapi dzikir dan ansietas. Teknik pengambilan responden yang digunakan adalah purposive sampling dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan pemeriksaan fisik. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner APAIS untuk mengukur kecemasan Pre-Implementasi dan Post-Implementasi dengan penerapan terapi berupa Dzikir dengan durasi pemberian 10 menit. Pada kasus ini masalah keperawatan yang timbul adalah Ansietas dengan intervensi Teknik menenangkan/Dzikir dimana hasil setelah pemberian terapi kecemasan pasien menurun. Terapi ini sangat berhubugan erat dengan keyakinan pasien maka dari itu peneliti menyarankan inovasi mengenai penguatan mental dan keyakinan pasien sangat diperlukan sebelum pemberian terapi. Berdasarkan hasil penerapan dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukannya intervensi terapi Dzikir.

Page 9 of 11 | Total Record : 105