cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 109 Documents
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI LESSON STUDY Sulistiyani, Sulistiyani; Hariyani, Indahria Tri
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i2.4477

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen pembelajaran kemampuan mengajar guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris melalui lesson study. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa pada SMK PGRI 7. Jenis penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) berbasis Lesson Study dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Temuan penelitian ini ialah penerapan Lesson Study memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan siswa pada pada SMK PGRI 7. Peningkatan kemampuan belajar ini berdampak pada motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris.
ANALISIS HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI 15 LOLONG Yenti, Linda; Efrina, Gusnita; Prananda, Gingga; Indrayani, Teti
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i1.4284

Abstract

Dalam pembelajaran matematika kelas IV SD Negeri 15 lolong juga di temui beberapa permasalahan dalam hasil belajar siswa, hal ini dilihat dari hasil ulangan harian bahwa ada beberapa siswa yang mendapatkan nilai setara dengan KKM. Setiap siswa juga sudah diberikan fasilitas belajar seperti diberikan penjelasan materi yang sama dan diberikan buku paket dari sekolah, akan tetapi masih ada sekitar 25% siswa yang masih mendapatkan nilai ulangan harian setara dengan kriteria ketuntasan maksimal (KKM). Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui analisis hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IV SD Negeri 15 Lolong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasi atau kuantitatif yakni mendeskkripsikan atau mengambarkan data yang telah terkumpul. Teknik analisis data yang nantinya akan peneliti lakukan ialah dengan analisis deskriptif dan iferensial yang menggunakan uji normalitas dan tabel tes of normality, kemudian melakukan uji reliability, setelah 2 hal tersebut di analisis langkah selanjutnya adalah melakukan analisis pengujian hipotesis dengan menggunakan korelasi product of moment. Hasil yakni terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri 15 Lolong. Hal ini dibuktikan dengan Ó¶hitung > Ó¶tabel = 5,766 > 4,051 serta diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IV SD Negeri 15 Lolong
MEDIA BERBASIS WEB "RUANG BELAJAR" SOLUSI PEMBELAJARAN JARAK JAUH MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA POKOK BAHASAN CERPEN Yogi Irawan, Adhe; Widowati, Asri
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i1.4115

Abstract

Proses pembelajaran Bahasa Indonesia utamanya materi Cerpen di SMAN 1 Srengat terdapat beberapa kendala, diantaranya adalah akibat penerapan Full Day School sangat menguras kesempatan siswa untuk belajar siswa seusai pulang sekolah, karena rata-rata siswa pulang jam 16.00 WIB, sehingga merekapun tidak memiliki tenaga untuk mengikuti les sekedar untuk menambah pengetahuan setelah pulang sekolah, dan hari sabtu atau minggu mereka biasanya tidak mau belajar dengan alasan libur sekolah. Sehingga mereka banyak yang mengikuti bimbel online, namun bimbel onlinepun tidak sepenuhnya mampu menyelesaikan masalah, karena tidak semua orant tua mampu membayar biaya bimbel. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan hadirnya media yang mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu yang mudah diakses kapanpun dan dimanapun siswa inginkan dan tidak membebani orang tua berkaitan dengan biaya. Maka dari itu media pembelajaran berbasis web "Ruang Belajar" adalah solusi pemecahan masalah tersebut, dengan adanya web ruang belajar tersebut, diharapkan akan mampu memberikan kemudahan belajar siswa karena dapat diakses kapanpun dan dimanapun siswa inginkan, dengan fitur materi tulis, video materi, latihan soal, sampai pada fitur diskusi pembelajaran, yang tentunya gratis dan tidak membebani biaya bagi orang tua. Selain itu dengan adanya media berbasis WEB "Ruang Belajar" tersebut pembelajaran akan lebih mudah, menarik, efektif dan efisien. Adapun hasil tes praktek siswa untuk membuktikan efektifitas pemanfaatan media Berbasis WEB ini dapat dibuktikan dari hasil nilai Pretes Siswa Sebelum penerapan media dengan rata-rata nilai 76 dan 14 siswa remedial. Setelah penerapan media berbasis web siswa melakukan Post tes dengan hasil rata-rata siswa naik menjadi 88 dan siswa tuntas 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media berbasis web "Ruang Belajar" pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Cerpen Siswa SMAN 1 Srengat Kelas XI MIA 1 sangat efektif untuk diterapkan dan terbukti mampu meningkatnya prestasi belajar siswa dari awal tes 76 naik menjadi 88 terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 12, dan siswa saat Pre Test masih ditemukan 14 anak yang dibawah KKM atau remidali, berkurang dalam Post Test dimana semua siswa. Media berbasia WEB ini ini bisa dikategorikan sebagai suatu inovasi yang dapat memecahkan masalah pendidikan terutama untuk menjadikan pembelajaran menjadi lebih menarik dan dapat meningkatkan efisiensi waktu. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan cakupan materi lain dalam WEB, sehingga bukan hanya dikhususkan pada materi cerpen saja, melainkan juga materi-materi yang lainnya. Oleh karena itu diharapkan pengembang media berbasis WEB selanjutnya, dapat melakukan revisi/perbaikan atau memberikan tambahan bagi kesempurnaan media ini.
PENGARUH MODEL ROLE PLAYING TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 5 SDN 2 PATOKAN Tri Q, Karinnisa; Febrianto, Mory Victor; Eko Yulianto, Dodik
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5519

Abstract

Penelitian yang berjudul Pengaruh Model Role Playing Terhadap Kemampuan Numerasi Dalam Pembelajaran Matematika Kelas 5 SDN 2 Patokan Situbondo, dilatarbelakangi oleh siswa yang mengalami kesulitan mengerjakan soal berbentuk “angka dan soal cerita” serta kesulitan memahami materi pecahan yang disampaikan oleh guru. Hal ini dapat dilihat dari siswa yang masih belum bisa menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari dan juga dari hasil nilai yang diperoleh siswa masih rendah.Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi siswa kelas 5 yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan menggunakan model pembelajaran role playing.Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mementingkan dan menitikberatkan pada hasil penelitian. Dengan demikian, laporan yang dibuat menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan serta analisis data yang dapat diukur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Role Playing memiliki dampak yang signifikan/berpengaruh terhadap kemampuan numerasi siswa. Rata-rata nilai kemampuan numerasi siswa pada kelas eksperimen mencapai 75,85, sedangkan pada kelas kontrol mencapai 64. Hal ini juga terkonfirmasi melalui hasil uji t-test, di mana nilai thitung pada post-test kedua kelas adalah 10,99 sedangkan ttabel adalah 2,021. Dengan demikian, karena thitung > ttabel, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN SQ3R DALAM MENINGKATKAN MEMBACA LANJUTAN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Luthfika, Alviani Lingga; Rakhman, Patra Aghtiar; Nursifa, Penti
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5501

Abstract

Keterampilan membaca lanjutan peserta didik dapat ditingkatkan melalui model-model pembelajaran untuk menyampaikan isi teks bacaan kepada peserta didik. Terdapat berbagai model pembelajaran untuk mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya yang dapat meningkatkan kemampuan membaca lanjutan yaitu dengan model SQ3R. Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Model SQ3R ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Data yang bertujuan agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai Model Pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan membaca lanjutan peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Kemampuan membaca lanjutan pada peserta didik kelas IV di SDN Sempu 1 terlihat mengalami peningkatan setelah penggunaan model tersebut dalam pembelajaran. Peningkatan siswa dalam pembelajaran telah meningkat cukup baik namun belum sepenuhnya berhasil, sehingga perlu adanya tindakan lebih lanjut lagi untuk membimbing siswa yang belum aktif menyimak pada sebuah teks cerita.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SD NEGERI 3 PATOKAN SITUBONDO Zam Zami, Syifana Qolbun; Rofek, Aenor; Bramantha, Heldie; Zamili, Moh
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5520

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berdiferensiasi diterapkan di Kelas IV SD Negeri 3 Patokan Situbondo. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan selama proses pembelajaran. Penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, dan siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa , terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan setiap hari selasa selama empat kali pertemuan, yaitu pada tanggal 7, 14, 21, dan 28 Mei 2024, dari pukul 10.00-12.00 WIB. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program Kurikulum Merdeka Belajar bertujuan untuk memberikan peserta didik kebebasan dan kemandirian untuk memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan mereka. Transformasi ini menunjukkan bahwa kesejahteraan adalah bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah. Pembelajaran berdiferensiasi adalah komponen yang ditambahkan ke dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Ini memungkinkan guru memenuhi kebutuhan belajar siswa dengan tingkat kemampuan, minat, dan kebutuhan yang berbeda. Dengan menggunakan berbagai metode, media, dan sumber belajar, guru dapat mengakomodasi berbagai gaya belajar peserta didik, termasuk gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Berdasarkan data yang dikumpulkan, ini memungkinkan guru untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar peserta didik. The aim of this study is to find out how differential learning is applied in Class four State SD 3 Patokan Situbondo. This descriptive qualitative research is carried out during the learning process. The study involved the head of the school, fourth grade teachers, and fourth-grade students of a total of 25 students, consisting of 14 male students and 11 female students. The research was conducted every Tuesday for four meetings, namely on 7, 14, 21 and 28 May 2024, from 10 a.m. to 12 p.m., data obtained through observations, interviews, and documentation. The Free Learning curriculum aims to give students the freedom and independence to choose educational paths that suit their interests, talents, and needs. This transformation shows that well-being is an important part of the learning process at school. Differential learning is a component that is added to the Free Learning Curriculum. It allows teachers to meet the learning needs of learners with different levels of ability, interests, and needs. Using a variety of learning methods, media, and resources, teachers can accommodate a wide range of student learning styles, including visual, auditorium, and kinesthetic. Based on the data collected, this enables teachers to accommodate different student study styles.
STUDI LITERATUR TENTANG MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD Zahra, Aulia; Rafa Sajidah, Raisa; Rakhman, Patra Aghtiar
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5570

Abstract

Fokus pada kajian dalam penelitian ini adalah penggunaan media flashcard terhadap peningkatan keterampilan membaca permulaan peserta didik terutama di kelas rendah. Adapun tahapan dalam memperoleh hasil dan pembahasan yang diinginkan sesuai dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui 5 langkah tahapan yaitu: (1) membuat perumusan terlebih dahulu terhadap pertanyaan penelitian, (2) memetakan dan mencari artikel-artikel yang disesuaikan dengan pertanyaan penelitian yang didapat melalui web-web resmi yang tersedia, (3) melakukan klasifikasi dan evaluasi dengan menyeleksi terhadap artikel-artikel yang sudah dikumpulkan, (4) menyajikan dan mengolah data, (5) menginterpretasi hasil temuan dalam artikel-artikel tersebut yang akan berakhir pada penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran sangat penting dalam meningkatkan keterampilan membaca dengan menggunakan media flashcard ini, serta dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik.
ANALISIS PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 1 PANARUKAN Darmawan, Rofiq; Husein, Ach. Munawi; Suarmika, Putu Eka
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5521

Abstract

Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang peran guru dalam pembentukan karakter siswa kelas V di SD Muhammadiyah 1 Panarukan. Dengan fokus pada lima peran utama guru sebagai pendidik, demonstrator, pengelola kelas, motivator, dan evaluator penelitian ini mengungkapkan bagaimana setiap peran berkontribusi pada nilai-nilai karakter seperti religius, jujur, disiplin, mandiri, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Temuan utama: (1) Peran guru sebagai pendidik mengajarkan nilai-nilai karakter melalui kurikulum dan kegiatan sehari-hari, sebagai demonstrator memberikan contoh konkret mengenai perilaku yang diharapkan, sebagai pengelola kelas menciptakan suasana kelas yang kondusif untuk pembelajaran karakter, sebagai motivator mendorong siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter, dan sebagai evaluator mengukur perkembangan karakter siswa melalui penilaian yang berkelanjutan. (2) Faktor pendukung yaitu lingkungan keluarga dukungan dari orang tua dan keluarga sangat berpengaruh dalam membentuk karakter siswa. sarana dan prasarana fasilitas sekolah yang memadai mendukung proses pembelajaran dan pengembangan karakter. faktor penghambat yaitu lingkungan keluarga ketidakstabilan atau kurangnya perhatian dari keluarga dapat menghambat pembentukan karakter siswa. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang situasi yang diteliti. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi teknik digunakan untuk menguji keabsahan data. Peran guru sangat krusial dalam pembentukan karakter siswa di SD Muhammadiyah 1 Panarukan. Dukungan dari lingkungan keluarga dan sarana prasarana juga berkontribusi positif, sementara hambatan dari lingkungan keluarga dan metode pengajaran perlu diatasi agar pembentukan karakter siswa dapat optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan kerjasama antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pembentukan karakter siswa. This study provides in-depth insight into the role of teachers in character formation of fifth grade students at SD Muhammadiyah 1 Panarukan. By focusing on the five main roles of teachers as educators, demonstrator, class manager, motivator, and evaluator, this study reveals how each role contributes to character values ​​such as religious, honest, disciplined, independent, socially caring, and responsible. Main findings: (1) The role of teachers as educators teaches character values ​​through the curriculum and daily activities, as demonstrators provide concrete examples of expected behavior, as class managers create a classroom atmosphere conducive to character learning, as motivators encourage students to internalize character values, and as evaluators measure the development of student character through ongoing assessment. (2) Supporting factors, namely the family environment, support from parents and family is very influential in forming student character. Adequate school facilities and infrastructure support the learning process and character development. Inhibiting factors, namely the family environment, instability or lack of attention from the family can hinder the formation of student character. Qualitative methods with a descriptive approach are used to obtain a clear picture of the situation being studied. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation, which are then analyzed through the stages of collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. Triangulation techniques are used to test the validity of the data. The role of teachers is very crucial in the formation of student character at SD Muhammadiyah 1 Panarukan. Support from the family environment and infrastructure also contribute positively, while obstacles from the family environment and teaching methods need to be overcome so that the formation of student character can be optimal. This study provides recommendations for increasing cooperation between schools and families in supporting the formation of student character
BELA NEGARA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI: STUDI TENTANG KESADARAN MAHASISWA TERHADAP PRODUK LOKAL Lestari, Ade Ayu; Uli Sitanggang, Cesilia Sondang; Fadila Harisi, Fitria; Novia, Novia; Yulandari, Septya
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam merealisasikan sikap bela negara melalui kesadaran terhadap penggunaan produk lokal sebagai wujud cinta tanah air. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemerosotan sikap bela negara di kalangan generasi muda. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode pengumpulan data berupa angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran mahasiswa terhadap produk lokal dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengaruh budaya asing, kurangnya pendidikan moral dan karakter, serta lemahnya penanaman nilai-nilai kebangsaan. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, mendukung produk lokal dipandang sebagai salah satu bentuk nyata bela negara yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi bangsa. Untuk mengatasi kemerosotan sikap bela negara, diperlukan penekanan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang terintegrasi di dunia pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Dengan pendidikan yang tepat, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan pengendali yang dapat membawa perbaikan bagi bangsa dan negara.
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA REALIA MASA PEMBELAJARAN DARING (DALAM JARINGAN) PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV DI SDN 1 AWAR-AWAR KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO Firdaus Sofia, Ra’odatul; Bramantha, Heldie; Pratiwi, Vidya
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 3 No 4 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v3i4.5529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan ingin lebih tahu apakah guru benar-benar menerapkan media realia pada pembelajaran daring (dalam jaringan) dan penerapannya sesuai dengan teori yang ada atau tidak. Selain itu, peneliti juga ingin lebih tahu tentang perencanaan/persiapan, pelaksanaan dan penilaian guru serta juga ingin mengetahui bagaimana respon dan keterlibatan siswa tentang pemanfaatan media realia pada mata pelajaran IPA melalui pembelajaran daring (dalam jaringan) tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data yaitu melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu wali kelas IV SDN 1 Awar-awar telah menerapkan media realia dengan memanfaatkan benda-benda nyata berupa tumbuhan dan hewan yang ada di lingkungan sekitar dan langkah-langkah penerapannya sesuai dengan teori yang ada yaitu terdiri dari enam langkah pemanfaatan media realia menurut Arief Sadiman, dkk. dalam (Jariatun, 2017: 21-22) yang sudah mencakup perencanaan/persiapan, pelaksanaan dan evaluasi atau penilaian pembelajaran. Serta respon dan keterlibatan siswa yang baik terhadap pemanfaatan media realia melalui pembelajaran daring (dalam jaringan) di grup WhatsApp kelas IV dapat dilihat dari hasil evaluasi atau penilaian siswa.

Page 8 of 11 | Total Record : 109