cover
Contact Name
Ali Rakhman Hakim
Contact Email
alirakhmanhakim@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
cendekiamengabdi@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Majalah Cendekia Mengabdi
ISSN : -     EISSN : 2987419X     DOI : -
Majalah Cendekia Mengabdi menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 172 Documents
Edukasi Pemanfaatan Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L.) Sebagai Sediaan Parem Tradisional Untuk Luka Bengkak Nugrahini, Febrina; Setiawati, Rini; Maesaroh; Mindiarto, Ahmad Bagus; Saparinda, Alya
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.1002

Abstract

Peradangan dan pembengkakan merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Pemanfaatan obat tradisional berbasis tanaman lokal banyak dilakukan karena dinilai lebih aman dan mudah diperoleh. Kaempferia galanga L. (kencur) dikenal memiliki aktivitas antiinflamasi dan penyembuhan luka, sehingga berpotensi digunakan sebagai sediaan parem tradisional untuk mengatasi pembengkakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan rimpang kencur sebagai parem tradisional, meliputi formula dasar, cara pembuatan secara teoritis, cara penggunaan, serta aspek keamanannya.Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif deskriptif melalui penyuluhan kesehatan berbasis herbal di SMA Negeri 1 Puloampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kegiatan dilaksanakan tanpa praktik langsung, dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan media visual. Materi mencakup manfaat antiinflamasi kencur, pengenalan parem tradisional, formula parem kencur, serta cara penggunaan dan keamanannya.Hasil menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pemanfaatan rimpang kencur sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk pembengkakan. Kegiatan ini meningkatkan literasi masyarakat dalam penggunaan obat tradisional secara rasional dan berbasis ilmiah.
Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Tentang Batuk Pilek Di Desa Sungai Rangas Ulu Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Yanti, Novita; Ilahiya, Salwa Nur; Aryzki, Saftia; Hakim, Ali Rakhman; Ariani, Malisa
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.1021

Abstract

Batuk pilek adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernafasan bagian atas disertai dengan timbulnya gejala hidung tersumbat, keluarnya ingus, batuk sering disertai dengan demam dan sakit kepala. Pengobatan untuk batuk pilek hanya terbatas pada penanganan gejalanya saja tanpa membunuh virus penyebabnya. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan penyakit batuk pilek sering terjadi, seperti menggunakan obat dengan indikasi dan gejala yang tidak tepat, sehingga kader kesehatan diperlukan untuk mengetahui pengetahuan tentang penyakit batuk pilek. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Ulu tentang penyakit batuk pilek. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan serta diskusi dengan para kader kesehatan. Media yang digunakan berupa leaflet dan power point yang berisikan tentang penyakit batuk pilek. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sungai Rangas Ulu, dapat dilihat bahwa pengetahuan kader kesehatan mengalami peningkatan sebesar 67%, konsisten sebesar 11%, dan mengalami penurunan sebesar 22%. Faktor yang mempengaruhi terjadinya penurunan pengetahuan antara lain bisa terjadi karena kurangnya perhatian dari kader kesehatan pada saat pemberian materi atau dikarenakan metode penyampaian tim yang tidak efektif. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Ulu mengenai batuk pilek dengan cara pemberian materi dan diskusi berupa tanya jawab secara langsung.
KENDILO MANISA (Kenali Diri Loe, Mari Skrinning Jiwa Remaja Sejak Awal) Nur Hikmah, Julfah; Nurul Laila; Jayanti, Ina Anria; Nutia Cahayani; Frani Mariana
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.853

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang penuh tantangan, di mana individu rentan mengalami masalah kesehatan jiwa. Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, hasil skrining yang dilakukan Puskesmas Tanah Grogot menunjukkan cukup banyak remaja dengan kecurigaan gangguan jiwa. Kondisi ini menandakan masih kurangnya pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan mental serta terbatasnya upaya deteksi dini di sekolah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan tema KENDILO MANISA (Kenali Diri Loe, Mari Skrinning Jiwa Remaja Sejak Awal). Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan pemahaman remaja tentang kesehatan mental serta memberikan informasi tentang cara menjaga kesehatan jiwa dan mencegah masalah kesehatan mental, termasuk penyalahgunaan teknologi dan NAPZA. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi penyuluhan interaktif, pembagian leaflet, skrining kesehatan jiwa melalui barcode MMYS, serta praktik teknik relaksasi dan akupresur. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan aplikasi Quizizz untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai kesehatan jiwa. Hal tersebut ditunjukkan melalui skor evaluasi yang lebih baik serta partisipasi aktif mereka dalam sesi diskusi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respons positif dari sekolah dan berharap program ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Keseluruhan kegiatan membuktikan bahwa KENDILO MANISA dapat menjadi sarana edukasi yang efektif, sekaligus langkah promotif dan preventif untuk menumbuhkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan jiwa sejak dini.
Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dengan Terapi Aktif Nutrisi Gizi (PANTANG ANEMIA) Kharimah, Annisa; Karmilawati, Karmilawati; Kusvitasari, Hairiana
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1031

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan permasalahan utama di Kelurahan Guntung Manggis, wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis, dengan cakupan kunjungan antenatal lengkap dan pemeriksaan Hb trimester III yang belum optimal. Kegiatan "PANTANG ANEMIA" dilaksanakan di Posyandu Kuranji Banjarbaru pada 18 Februari 2026, melibatkan ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, kader posyandu, dan bidan. Edukasi diberikan melalui pembagian leaflet dan demonstrasi pembuatan jus susu kurma, serta penjelasan mengenai nutrisi pencegah anemia, dosis tablet Fe, dan sumber zat besi lokal. Sesi tanya jawab interaktif dan pembagian jus susu kurma turut meningkatkan motivasi konsumsi rutin dan kepatuhan ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan anemia, serta target kenaikan Hb ≥1 g/dL dalam 4 minggu sebagai upaya mencegah komplikasi kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis. Simpulan, edukasi dan intervensi nutrisi aktif efektif meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam pencegahan anemia.
Cegah Anemia Pada Kehamilan (CEMILAN) dengan Penggunaan Kartu Kontrol Tablet Tambah Darah Di UPTD. Puskesmas Benao Fernika, Sefti Ultah; Rakhmawati, Anis; Kusvitasari, Hairiana
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1032

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan memerlukan perhatian serius dari tenaga medis. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Benao untuk meningkatkan pemahaman kader, ibu hamil, dan keluarga tentang pentingnya pemberian tablet tambah darah serta pengisian ceklis kontrol konsumsi tablet dalam buku KIA. Metode yang digunakan adalah presentasi dan diskusi interaktif di aula Puskesmas, melibatkan ibu hamil dengan anemia, bidan, dan kader Posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader serta ibu hamil dalam meminum tablet tambah darah dan mengisi ceklis kontrol. Simpulan, edukasi dan kolaborasi antara kader, keluarga, dan Puskesmas sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet tambah darah dan pemantauan anemia.
Edukasi Jus Pepaya (JUPAYA) Untuk Mencegah Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Benao Norvitasari, Fera; Rakhmawati, Anis; Kusvitasari, Hairiana
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1033

Abstract

Masa kehamilan merupakan periode krusial yang membutuhkan pemenuhan nutrisi yang optimal, terutama bagi ibu hamil dengan anemia. Salah satu tantangan yang sering dialami adalah konstipasi gestasional serta kurangnya asupan vitamin A dan C, padahal kedua mikronutrien tersebut penting untuk mendukung sistem imun serta kesehatan ibu dan janin. Pepaya matang (Carica papaya L.) kaya akan serat, beta-karoten, dan vitamin C, sehingga potensial dijadikan alternatif nutrisi lokal. Namun, mitos mengenai risiko konsumsi pepaya bagi ibu hamil masih menghambat pemanfaatannya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi gizi pada ibu hamil melalui edukasi tentang pemanfaatan jus pepaya matang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media poster edukatif kepada 5 ibu hamil anemia, 5 kader posyandu, dan 3 perangkat desa pada 8 Februari 2026 di Desa Benao Hulu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku peserta terkait keamanan serta manfaat konsumsi pepaya matang. Simpulan: Edukasi berbasis bukti efektif meluruskan persepsi keliru masyarakat, sehingga pemanfaatan pepaya sebagai sumber nutrisi dapat dioptimalkan untuk mendukung kesehatan ibu hamil di wilayah pedesaan.
Gerakan Anak Cerdas Memilih Jajanan Sehat Melalui Edukasi Di SDN 3 Sungai Besar Kota Banjarbaru Hilda Irianty; Fitri Novita Sari Widodo; Jesica Pretisia; Fransisco Leo Tasik; Sarah Zein; M. Rifki Andra Firdaus; Ridha Hayati; Mahmudah Mahmudah; Hikmah Yusida; Deni Suryanto
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1058

Abstract

Pendahuluan: Dilihat dari kegiatan pengabdian sebelumnya, program edukasi masih terbatas dan belum mampu meningkatkan pengetahuan anak, tetapi juga membentuk perilaku nyata anak dalam memilih jajanan sehat secara mandiri dan berkelanjutan. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, khususnya terkait pola konsumsi jajanan di lingkungan sekolah. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan siswa/i sekolah dasar melalui gerakan anak cerdas dalam memilih jajanan sehat melalui edukasi di SDN 3 Sungai Besar, Kota Banjarbaru. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan tanya jawab, serta ada ice breaking  yang dilaksanakan di SDN 3 Sungai Besar, Kota Banjarbaru, dengan khalayak sasaran kelas VI B berjumlah 24 orang. Adapun metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahapan, yaitu perizinan, perencanaan, dan pelaksanaan. Alat dan bahan yang digunakan berupa poster, PowerPoint untuk pemberian edukasi, LCD, spanduk, snack dan hadiah untuk siswa yang menjawab pertanyaan. Hasil : Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah pemberian edukasi tentang jajanan sehat, diperoleh gambaran bahwa sebagian besar siswa masih memiliki kebiasaan konsumsi yang kurang sehat. Banyak siswa menyatakan kurang menyukai sayuran dan lebih cenderung mengonsumsi jajanan kemasan. Simpulan: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki pemahaman yang baik mengenai ciri-ciri jajanan yang sehat, aman, dan bergizi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai jajanan sehat masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan penyuluhan yang berkelanjutan.
Penyuluhan Kesehatan Sebagai Strategi Promotif Dalam Penguatan Pengetahuan Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya Putra S, Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna; Lestarisa, Trilianty; Widiarti, Astri; Mutiasari, Dian; Rahmadina, Aprillia; Zahra, Sania; Epatni, Dea Mura; Aritonang, Tania Chrislovenia; Adeli, Putri; Dewani, Viviliani Anandita; Yuantara, Daniel; Amit, Yossia W.
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1123

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan kesehatan masyarakat baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular masih menjadi perhatian di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya. Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda bahaya penyakit, serta upaya pencegahan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi status kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan promosi kesehatan melalui penyuluhan sebagai upaya promotif dalam memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai berbagai masalah kesehatan yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat. Tujuan: Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan serta memperkuat pengetahuan masyarakat terkait berbagai permasalahan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya, meliputi hipertensi, pendidikan kesehatan seksual pada anak dan remaja, myalgia, diare, keluarga berencana, pencegahan stunting, gastritis, serta tanda bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka pada beberapa lokasi di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya, meliputi puskesmas, posyandu, dan panti sosial. Kegiatan penyuluhan terdiri dari delapan tema kesehatan yang dilaksanakan menyesuaikan karakteristik sasaran masyarakat. Hasil: Kegiatan penyuluhan kesehatan berjalan dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Penyampaian materi secara interaktif dengan media edukatif membantu masyarakat lebih mudah memahami informasi kesehatan yang diberikan.  Simpulan: Penyuluhan kesehatan sebagai strategi promotif dapat menjadi upaya efektif dalam memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai berbagai masalah kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kayon Palangka Raya. Kegiatan edukasi kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan sesuai karakteristik sasaran masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Penggunaan Larvasida Alami Sebagai Pembasmi Vektor Demam Berdarah Dengue Augustina, Indria; Toemon, Agnes Immanuela
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1129

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes sp. sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan DBD. Pemanfaatan tanaman rempah sebagai larvasida alami dan antinyamuk dapat menjadi alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan larvasida alami sebagai upaya pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada tanggal 5 Agustus 2025. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan, ceramah, diskusi, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Peserta kegiatan berjumlah 19 orang yang terdiri dari ibu TP-PKK dan perangkat kelurahan. Materi penyuluhan meliputi jenis nyamuk penular penyakit, pencegahan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan tanaman rempah seperti serai, jahe, cengkeh, dan bawang suna sebagai larvasida alami dan antinyamuk. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan. Pengetahuan peserta mengenai penggunaan repellant untuk mencegah gigitan nyamuk meningkat dari 50% pada pretest menjadi 87,5% pada posttest. Sebagian besar peserta juga memahami bahwa tanaman rempah dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu pengendalian nyamuk. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi berlangsung. Simpulan: Penyuluhan kesehatan mengenai penggunaan larvasida alami dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Edukasi mengenai pemanfaatan tanaman rempah sebagai antinyamuk alami diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
Optimalisasi Google Maps dan Media Promosi Fisik sebagai Strategi Branding UMKM Desa Gunong Mantok Ismu Ridha; Bandri Bandri; Susi Yanti; Opral Andi Yasil; Efendi Saputra; Nirmaysi Nirmaysi; Siska Purmadani; Chilly Egatri; Ferdi Hasmin
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1004

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian desa, namun masih menghadapi keterbatasan dalam aspek promosi, identitas merek, dan akses pasar yang lebih luas. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelaku UMKM di Desa Gunong Mantok, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, yang sebagian besar masih mengandalkan pemasaran konvensional dari mulut ke mulut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan Google Maps dan media promosi fisik sebagai strategi branding terpadu guna meningkatkan visibilitas dan profesionalisme UMKM desa. Metode yang digunakan meliputi pendataan usaha, pembuatan dan verifikasi Google Business Profile, optimalisasi konten digital, serta perancangan dan pemasangan spanduk branding pada lokasi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh UMKM sasaran berhasil terdaftar di Google Maps dan memiliki identitas visual yang lebih representatif. Digitalisasi meningkatkan kemudahan akses informasi dan jangkauan pasar, sementara media fisik memperkuat citra usaha di tingkat lokal. Strategi ini berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital pelaku UMKM serta mendukung transformasi ekonomi desa yang adaptif dan berkelanjutan.