cover
Contact Name
Ryani Dhyan Parashakti
Contact Email
felawatif87@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
ryani.dhyan.parashakti@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lentera Pengabdian
ISSN : -     EISSN : 29856140     DOI : https://doi.org/10.59422/lp.v1i01
Jurnal Lentera Pengabdian, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Pengabdian mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dari berbagai macam disiplin ilmu yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Pengabdian merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober.
Articles 168 Documents
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis dan Pembangunan Ekonomi Lokal: Studi Kasus di Cikarang Selatan Artono, Agus; Yusup, Maulana; Aziz, Rifqi Basyari; Sipayung, Kerly Evili; Fayazza, Wirania
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i01.703

Abstract

Studi kelayakan bisnis adalah analisis komprehensif yang dilakukan untuk menentukan potensi keberhasilan suatu proyek atau usaha. Pokok permasalahan yang diidentifikasi dalam studi ini meliputi pemahaman terhadap pasar, kebutuhan modal, serta risiko yang mungkin dihadapi. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai prospek bisnis dan membantu pengambil keputusan dalam merencanakan langkah selanjutnya. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan data primer melalui survei dan wawancara, serta analisis data sekunder dari sumber yang relevan. Hasil dari studi ini menunjukkan adanya potensi pasar yang menjanjikan, dengan proyeksi pendapatan yang positif dan analisis biaya yang realistis. Selain itu, risiko yang teridentifikasi dapat dikelola dengan strategi yang tepat. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa proyek yang dianalisis layak untuk dilaksanakan, dengan rekomendasi untuk melanjutkan proses pengembangan bisnis dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang telah dievaluasi. Kegiatan ini menghadirkan pendekatan aplikatif dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam proses analisis dan penyusunan strategi usaha, yang belum banyak diangkat dalam kegiatan pengabdian sejenis. Kontribusi nyata dari studi ini adalah memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat sasaran, khususnya pelaku usaha lokal, dalam menyusun rencana bisnis berbasis data dan risiko, sehingga mereka mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan daya saing usahanya secara berkelanjutan. Dengan demikian, studi kelayakan ini berperan penting dalam meminimalkan risiko investasi dan meningkatkan peluang keberhasilan usaha.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Diapers Menjadi Pot Bunga Sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Di Masyarakat Ardiatma, Dodit; Setiawan, Martin Darma; Pradini, Purnama Sakhrial; Ilyas, Nur Ilman; Pramono, Ujang
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i01.738

Abstract

Limbah diapers sekali pakai merupakan salah satu masalah lingkungan yang signifikan akibat jumlahnya yang besar dan waktu terurai yang sangat lama. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk mensosialisasikan cara mendaur ulang limbah diapers menjadi pot bunga ramah lingkungan sebagai solusi inovatif untuk mengurangi limbah tersebut. Proses daur ulang melibatkan beberapa tahapan utama. Pertama, diapers dipisahkan menjadi komponen utama, yaitu superabsorbent polymer (SAP) dan pulp. Kedua, bahan-bahan tersebut dicampur dengan semen dan pasir untuk membentuk bahan dasar pot bunga. Setelah pot bunga berhasil dibuat dan diuji kekuatannya, tahap selanjutnya adalah sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan cara pembuatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pot bunga dari limbah diapers, semen, dan pasir memiliki kekuatan struktural yang baik, daya tahan yang cukup tinggi, serta kemampuan menahan air yang memadai. Penggunaan limbah diapers sebagai bahan dasar pot bunga tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir tetapi juga menawarkan produk yang fungsional dan estetis untuk kegiatan hortikultura. Sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah diapers menjadi pot bunga dilakukan di Perumahan Griya Hegar Asri Cikarang Pusat serta di lingkungan Universitas Pelita Bangsa. Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah berkelanjutan.
Lilin Jaga Bumi: Inovasi Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jelantah Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Putra, Teguh Adiyas; Hidayah, Fika Nurul; Nursidik, Ahmad; Shalsalbillah, Maharani Hafifa; Az-zahra, Hasna Zaqiyah; Marnisa B., Fiiryal
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i01.774

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah zat karsinogenik dari hasil penggorengan, yang mana limbah ini dapat berbahaya bagi lingkungan jika dibuang sembarangan. Minyak jelantah ini dapat dimanfaatkan sebagai lilin aromaterapi yang merupakan lilin yang mengandung bahan pewangi yang bisa digunakan untuk refreshing dan relaxing. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu edukasi berupa penyuluhan singkat dan demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi dengan memanfaatkan minyak jelantah. Untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan masyarakat, pada kegiatan ini menggunakan kuisioner pre-test dan post-test. Berdasarkan uji t-test diperoleh hasil sebesar 0.003 yang artinya terdapat perebedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara lebih bijak.
Penyuluhan Terkait Hipertensi Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Kalijaga Mengenai Hipertensi Hidayah, Fika Nurul; Putra, Teguh Adiyas; Kamila, Risa Chahya; Ismayanti, Ismayanti; Lina, Indri Afni Enjel
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i01.776

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah abnormal dan sering disebut sebagai “silent killer” karena seringkali tidak menimbulkan gejala hingga komplikasi serius berkembang. Metode yang digunakan yaitu berupa edukasi melalui penyuluhan disertai dengan penyebaran leaflet. Tujuan dari penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Kalijaga RT 07 terkait penyakit hipertensi. Untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil evaluasi, menunjukkan adanya peningkatan signifikan terkait pengetahuan masyarakat tentang hipertensi setelah penyuluhan dilakukan.
Transformasi Digitalisasi UMKM Batik Bekasi: Studi Kasus Etiesta Craft Luthfi, Alwan; Sangaji, Basri
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i01.799

Abstract

Digitalisasi telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, termasuk sektor batik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan digitalisasi pada Etiesta Craft, sebuah UMKM batik di Bekasi, dengan fokus pada pemanfaatan e-commerce dan media sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran terkait penerapan teknologi digital dalam pemasaran dan distribusi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etiesta Craft telah mengimplementasikan e-commerce sebagai platform utama untuk penjualan produk, serta memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Digitalisasi ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan visibilitas produk, memperluas pasar, dan mendongkrak penjualan.
Pemberdayaan IKM Melalui Wisata Edukasi: Studi Kasus Pengolahan Gambir di Pesisir Selatan Subagio, Hani; Religia, Yoga
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 02 (2025): April 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i02.717

Abstract

Program pelatihan dan pendampingan untuk pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Pesisir Selatan bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan kapasitas kelembagaan sentra IKM. Fokus utama kegiatan ini adalah Sentra Pengolahan Gambir di Kecamatan Sutera, yang menghadapi tantangan pemasaran, manajemen usaha, dan keterbatasan teknologi. Melalui pendekatan berbasis kebutuhan (needs assessment), pelatihan dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pengelola IKM dan masyarakat setempat. Materi pelatihan mencakup manajemen usaha, diversifikasi produk, branding, pemasaran digital, serta pengelolaan wisata edukasi berbasis IKM. Metode evaluasi yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, serta observasi langsung dan umpan balik kualitatif melalui kuesioner untuk menilai efektivitas penyampaian materi dan dampak pelatihan terhadap keterampilan praktis peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas peserta dalam mengelola usaha, terutama dalam memahami konsep wisata edukasi dan strategi pemasaran digital. Peserta juga mampu menerapkan keterampilan komunikasi publik yang mendukung promosi produk dan perluasan jaringan pemasaran. Program ini berhasil mendorong adopsi teknologi dalam pemasaran produk dan integrasi konsep wisata pada sentra IKM, yang memberikan nilai tambah pada produk dan meningkatkan daya tarik bagi wisatawan. Kendati terdapat keterbatasan, seperti waktu pelatihan yang terbatas dan cakupan peserta yang belum merata, kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan IKM di daerah tersebut. Implikasi dari program ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku IKM untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Artikel ini mendokumentasikan proses dan hasil pelaksanaan program, serta memberikan wawasan bagi pengembangan model pemberdayaan IKM di wilayah lain.
Pencegahan Stunting di Desa Karangmulya: Membangun Generasi Sehat dan Berkualitas Sejak Dini Syahwildan, Muhamad; Setiawan, Indra; Suhendra, Suhendra
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 02 (2025): April 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i02.778

Abstract

Perawakan pendek dianggap normal dan umum stunting menjadi salah satu masalah gizi balita yang tidak dikenali oleh masyarakat. Stunting adalah keadaan di mana pertumbuhan dan perkembangan seorang anak terganggu. Indonesia salah satu negara dengan tingkat stunting tertinggi, terutama pada anak-anak dan balita. Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu ada kegiatan sosialisasi masyarakat tentang program stunting untuk balita, calon ibu, dan ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah tatap muka interaktif. Program Stunting terdiri dari berbagai langkah seperti pengumpulan data, observasi lapangan, pelatihan, dan sosialisasi. Sosialisasi tentang stunting pada anak-anak di SDN 01 Karangmulya, memberi anak paud makanan tambahan yang sehat di KB Al Pikri, sosialisasi tentang cara orang tua murid membuat makanan yang sehat dan bergizi dan sosialisasi stunting di posyandu Karangmulya. Hasil dari program stunting menunjukkan bahwa di Desa karangmulya ada tiga anak stunting, dan ketiga anak tersebut adalah perempuan. Sangat penting untuk memulai pencegahan stunting sejak dini untuk mencegah konsekuensi jangka panjangnya, karena stunting memengaruhi pertumbuhan fisik perkembangan kognitif, dan kesehatan anak. Untuk mencegah stunting sebelum keadaan menjadi lebih buruk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta harus bekerja sama untuk meningkatkan edukasi gizi ibu hamil dan ibu menyusui dan meningkatkan akses ke layanan kesehatan yang lebih baik. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis masyarakat melalui edukasi langsung mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pencegahan stunting, serta menjadi langkah awal untuk penguatan sistem pemantauan gizi berbasis lokal.
Digitalisasi Manajemen Pemasaran Produk Bakpia Sekeco Yogyakarta: Pendekatan Pelatihan dan Pendampingan Firdarini, Khoirunnisa; Kundala, Manendha Maganitri; Sutrisno, Erwan
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 02 (2025): April 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i02.800

Abstract

Bakpia sangat diminati oleh wisatawan yang berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai oleh-oleh khas kota ini yang memberikan peluang bagi para produsen bakpia di kota Yogyakarta untuk memperluas pangsa pasarnya, tidak hanya di luar kota melainkan juga ke luar polau jawa. Manajemen pemasaran yang tepat perlu diterapkan untuk meraih peluang tersebut, yang tidak hanya dilakukan dengan menggunakan media promosi konvensional tetapi juga merambah ke pemasaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada Bakpia Sekeco sebagai salah satu produsen Bakpia di kota ini dengan untuk meningkatkan pangsa pasar Bakpia Sekeco dengan membuat redesign kemasan baru yang lebih menarik dan mengoptimalkan penggunaan media sosial seperti Tiktok Shop, Instagram dan Shopee. Metode atau tahapan kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara Mitra Bakpia Sekeco, melakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil evaluasi yang dilakukan dengan uji pre test dan post test kepada mitra, diperoleh peningkatan kemampuan manajemen pemasaran sebesar 26%. Hasil ini mempertegas bahwa intervensi pengabdian berbasis digital marketing mampu meningkatkan kesiapan dan daya saing Bakpia Sekeco di pasar yang lebih luas secara signifikan.
Pelatihan Sumber Daya Manusia Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan pada UMKM Resto Selera Sambal Rismawati, Rismawati; Markos, Aos; Rosanti, Vira Citra; Shahyatul, Intan Aissa
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 02 (2025): April 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i02.801

Abstract

Industri kuliner merupakan salah satu sektor yang terus berkembang pesat dan memiliki potensi besar dalam perekonomian, terutama di Indonesia. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang restoran memainkan peran penting dalam menyediakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing ekonomi local. Rujito (2022) Menurutnya, UMKM adalah salah satu jenis usaha yang memberikan banyak pengaruh terhadap perekonomian Indonesia, baik dari jumlah usaha yang terbentuk maupun jumlah lapangan pekerjaan yang tercipta. Tujuan dari penelitian yang kami lakukan adalah untuk memberikan pelatihan tentang survei kepuasan pelanggan di era digital dengan memanfaatkan teknologi saat ini. Metode penelitian yang kami gunakan yaitu dengan kuesioner dan wawancara langsung kepada owner dan karyawan UMKM Resto Selera Sambal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengelolaan SDM berbasis digital di UMKM Resto Selera Sambal memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital tidak hanya dapat meningkatkan efektivitas pengumpulan data pelanggan, tetapi juga membantu manajemen UMKM dalam merancang strategi pelayanan yang lebih responsif dan berkelanjutan.
Peningkatan Daya Tarik Wisata melalui Pemberdayaan UKM Kreatif dan Pelatihan Tour Leader serta Tour Guide di Kabupaten Bekasi Setyaningrum, Retno Purwani; Bintarti, Surya; Fatchan, Muhamad; Ekhsan, Muhamad
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 02 (2025): April 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i02.802

Abstract

Pariwisata merupakan komoditi non migas yang memiliki kontribusi bagi peningkatan ekonomi bagi negara. Berhasil tidaknya pariwisata tidak hanya tergantung pada potensi daerahnya, namun diperlukan support dari masyarakat dan pemerintah daerah. Demikian pula potensi wisata Kab.Bekasi, yang kaya akan wisata alam, bahkan saat ini menjadi salah satu pelopor dalam wisata industri di Indonesia. Wisata alam dan wisata industri di Kabupaten Bekasi tersebut jika dikelola dengan optimal, maka bukan hal yang tidak mungkin di waktu yang akan datang Kabupaten Bekasi akan mampu menjadi daerah tujuan wisata pada saatnya mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Tujuan utama dari PKM ini adalah kerjasama antara dinas pariwisata dengan UKM ekonomi kreatif  dengan stimulus untuk belajar banyak mulai dari proses bagaimana mencapai kemandirian usahanya serta dinas pariwisata bekerjasama dengan Universitas Pelita Bangsa memberikan pelatihan tentang cara mendatangkan wisatawan dan tugas serta tanggung jawab tour leader dan tour guide di Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan langsung dan diskusi partisipatif yang melibatkan pelaku UMKM dan pemuda desa wisata di tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi, dengan durasi kegiatan selama tiga hari. Hasil utama dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pemasaran pariwisata, peran tour guide, serta strategi menghadirkan wisatawan secara digital maupun konvensional. Luaran dari kegiatan ini berupa modul pelatihan, dokumentasi kegiatan, serta peningkatan jejaring kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat pelaku wisata. Berhasil tidaknya pariwisata tidak hanya tergantung pada potensi daerahnya, namun diperlukan support dari masyarakat dan pemerintah daerah serta dunia pendidikan.