cover
Contact Name
Ryani Dhyan Parashakti
Contact Email
felawatif87@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
ryani.dhyan.parashakti@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lentera Pengabdian
ISSN : -     EISSN : 29856140     DOI : https://doi.org/10.59422/lp.v1i01
Jurnal Lentera Pengabdian, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Pengabdian mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat dari berbagai macam disiplin ilmu yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Pengabdian merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober.
Articles 182 Documents
Pemberdayaan Petani Kopi Garut melalui Inovasi Produk Drip Bag dan Penguatan Kapasitas Pascapanen Berbasis Mutu Azhar Firdaus; Ulfah Hana Mustofa; Ismamudi; Anggi Muhammad Rifa'i; Deni Muhammad Nur Satrio
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.1211

Abstract

Kabupaten Garut memiliki potensi kopi Arabika dan Robusta yang signifikan, namun petani kopi di wilayah ini masih menghadapi kendala serius dalam penguasaan teknik pascapanen dan minimnya diversifikasi produk olahan. Akibatnya, sebagian besar kopi dijual dalam bentuk biji mentah dengan nilai ekonomi rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha mikro kopi di Kecamatan Cisurupan, Garut, melalui pelatihan terpadu yang mencakup teknik pascapanen berbasis mutu, produksi kopi drip bag, dan strategi pemasaran berbasis identitas lokal. Program dilaksanakan selama lima bulan dengan pendekatan pelatihan partisipatif, pendampingan lapangan, dan evaluasi berbasis kompetensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan pascapanen (rata-rata dari 22% menjadi 81%), keterampilan produksi drip bag (rata-rata dari 17% menjadi 85%), dan penerapan strategi pemasaran berbasis nilai (rata-rata dari 12% menjadi 72%). Program ini berhasil mendorong transisi peserta dari penjual bahan mentah menjadi produsen kopi olahan bernilai tambah tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pelatihan teknis dan pendampingan usaha secara berkelanjutan dapat menjadi model efektif pemberdayaan ekonomi petani kopi di daerah perdesaan.
Penguatan Pengembangan Diri Siswa SMKN 02 Setu Melalui Layanan Bimbingan Dan Konseling Islami Siti Juariah; Sarwo Edy; Salsabila Salsabila
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.1212

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan siap kerja, namun masih tingginya angka pengangguran menunjukkan perlunya penguatan aspek non-teknis siswa. Permasalahan yang ditemukan di SMKN 02 Setu meliputi rendahnya motivasi belajar, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta belum optimalnya layanan bimbingan dan konseling. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan layanan bimbingan dan konseling Islami untuk meningkatkan pengembangan diri siswa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, penerapan media berbasis teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta keterampilan sosial siswa. Selain itu, tersusun modul bimbingan dan konseling Islami serta terintegrasinya nilai religius dalam layanan konseling. Program ini memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa yang siap menghadapi dunia kerja.
Lokakarya Penyusunan Program Pembelajaran Individu PAUD dan SD Inklusi Muhammadiyah di Sukabumi, Indonesia Elnawati Elnawati; Astri Sutisnawati; Redi Awal Maulana; Ibnu Hurri
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1215

Abstract

Lokakarya ini bertujuan membantu guru dalam menyusun laporan Program Pembelajaran Individu (PPI) yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap anak berkebutuhan khusus. Peserta kegiatan adalah guru PAUD dan SD Muhammadiyah di bawah naungan amal usaha Universitas Muhammadiyah. Pelaksanaan lokakarya ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir yang dirancang secara sistematis. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dan mengimplementasikan PPI, disertai dengan meningkatnya komitmen untuk mendukung perkembangan optimal siswa di lingkungan pendidikan. Namun, Sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam proses penyusunan PPI, terutama dalam mengidentifikasi kebutuhan individual siswa secara tepat dan komprehensif. Melalui lokakarya ini, sebagian besar guru telah mampu menyusun PPI dengan lebih baik serta mulai menerapkan analisis kebutuhan siswa di sekolah masing-masing secara lebih terarah. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik khususnya anak berkebutuhan khusus secara berkelanjutan.
Peran Ibu dalam Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital Soejono, Sri Rosmalina; Amalia, Lia; Mahadewi, Erlina Puspitaloka; Nurlinda, Nurlinda; Viatiningsih, Wiwik; Sari, Sarlina
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1214

Abstract

Pengasuhan anak di era digital menghadirkan tantangan yang signifikan bagi keluarga, terutama dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak serta meminimalkan dampak negatifnya. Banyak orang tua belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membimbing anak secara efektif di tengah pesatnya perkembangan digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali orang tua dengan strategi praktis pengasuhan digital, meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi positif dalam keluarga, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop edukasi dan pelatihan yang memadukan penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi praktik. Pelaksanaan dilakukan secara hybrid, dengan peserta hadir langsung di Aula Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan sebagian mengikuti secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pengasuhan digital, ditandai dengan kenaikan skor pre-test dari 60 menjadi 85 pada post-test. Tingkat kepuasan peserta juga mencapai 88%. Selain itu, terdapat peningkatan keterlibatan peserta selama kegiatan serta penguatan keterampilan komunikasi dalam berinteraksi dengan anak. Peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap peran orang tua dalam membimbing perilaku digital anak, serta kemampuan menyusun aturan dasar penggunaan teknologi dalam keluarga. Kegiatan ini turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kualitas komunikasi dan penggunaan teknologi yang lebih bijak. Dengan demikian, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan digital, serta berpotensi mendukung terbentuknya generasi anak yang tangguh dan berkarakter di era digital.
Pemberdayaan Lansia melalui Literasi Keuangan Digital yang Aman dan Mudah Dipahami Agustin, Happyta; Setiyadi, Didik; Geni, Bias Yulisa; Nuraeni, Intan
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 04 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i04.1243

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital memberikan kemudahan dalam transaksi, namun kelompok lanjut usia masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman teknologi, rendahnya kesadaran terhadap keamanan data pribadi, serta risiko menjadi korban penipuan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital lanjut usia agar mampu memahami, menggunakan, dan menjaga keamanan dalam bertransaksi secara digital dengan cara yang aman dan mudah dipahami. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan layanan keuangan digital, simulasi transaksi sederhana, serta evaluasi pemahaman peserta. Materi yang diberikan meliputi pengenalan layanan keuangan digital, manfaat dan risiko transaksi digital, cara menjaga kerahasiaan data pribadi, pengenalan modus penipuan, serta langkah aman dalam menggunakan layanan keuangan berbasis teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan layanan keuangan digital secara aman, mampu mengenali potensi risiko penipuan, serta lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi dan melakukan transaksi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan digital yang disampaikan secara sederhana, praktis, dan sesuai dengan karakteristik lanjut usia dapat membantu meningkatkan kemandirian, kewaspadaan, dan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi perkembangan layanan keuangan digital.
Digitalisasi Pengelolaan Data Organisasi melalui Google Drive di Pengurus Lingkungan SAVA Geni, Bias Yulisa; Septanto, Henri; Febrian, Wenny Desty; Aruan, Mathew Parlindungan
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 04 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i04.1244

Abstract

Pengurus Lingkungan Sava menghadapi permasalahan dalam pengelolaan data organisasi yang masih dilakukan secara manual, tersimpan di berbagai perangkat pribadi, dan belum terpusat, sehingga menyulitkan proses pencarian, pembaruan, pengarsipan, serta meningkatkan risiko kehilangan data penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola data organisasi secara digital melalui pemanfaatan Google Drive sebagai media penyimpanan berbasis komputasi awan yang mudah digunakan, aman, dan dapat diakses secara terkontrol. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan praktik langsung, pendampingan teknis, serta penyusunan panduan penggunaan Google Drive untuk kebutuhan administrasi organisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai cara menyimpan dokumen, membuat struktur folder, mengatur hak akses, membagikan file, serta menjaga keamanan data organisasi. Selain itu, kegiatan ini membantu meningkatkan efisiensi kerja administrasi karena data dapat dikelola secara lebih rapi, terintegrasi, dan mudah diakses oleh pihak yang berwenang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa digitalisasi pengelolaan data melalui Google Drive dapat menjadi solusi praktis bagi Pengurus Lingkungan Sava dalam meningkatkan literasi digital, keteraturan administrasi, dan keberlanjutan pengelolaan informasi organisasi.
Optimalisasi Jaringan Komputer melalui Pelatihan Cramping Kabel bagi Teknisi Komunitas Geni, Bias Yulisa; Ratnasari, Anita; Asri, Sri Dianing; Pratama , Steven Aditya
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 04 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i04.1245

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan teknisi komunitas lokal melalui peningkatan keterampilan teknis dalam pemasangan kabel jaringan komputer, khususnya teknik cramping kabel menggunakan konektor RJ-45. Permasalahan utama yang dihadapi teknisi adalah masih rendahnya pemahaman dan keterampilan dalam melakukan cramping kabel sesuai standar, sehingga berdampak pada kualitas jaringan yang kurang optimal, seperti koneksi lambat, tidak stabil, dan rentan mengalami gangguan. Kondisi tersebut dapat menghambat pengembangan infrastruktur jaringan yang dibutuhkan oleh sektor pendidikan, UMKM, pemerintahan, dan layanan masyarakat lainnya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan terstruktur yang mencakup penyampaian materi dasar jaringan komputer, pengenalan alat dan bahan, praktik cramping kabel, penerapan standar susunan kabel, serta pengujian koneksi menggunakan alat tester jaringan. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pendampingan teknis agar peserta mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kompetensi teknisi dalam melakukan instalasi kabel jaringan secara benar, meningkatnya kualitas jaringan komputer lokal, berkurangnya gangguan konektivitas, serta meningkatnya peluang kerja dan proyek bagi teknisi komunitas. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan infrastruktur jaringan komputer yang andal serta mendukung perkembangan pendidikan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Ekonomi Sirkular Minyak Jelantah: Model Produksi Sabun Berkelanjutan di Kulon Progo Rahayu, Sri; Nawanksari, Septiari; Ansori, Ayu Diana; Rahmawati, Hanafi Hajar; Putri, Julia Anisa; Ramadhan, Ghatafa Rizkidian; Hanif, Ibrahim Abdulloh; Ningrum, Ardila Dwi Rahma
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1219

Abstract

Meningkatnya permintaan minyak goreng berdampak pada tingginya produksi minyak goreng bekas, baik dari rumah tangga maupun industri. Perilaku berulang kali menggunakan minyak goreng bekas berbahaya bagi kesehatan, sedangkan pembuangan yang tidak diolah menyebabkan pencemaran lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wates, Kulon Progo dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam mengolah minyak jelantah bekas menjadi sabun cuci daur ulang. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan sistem pengolahan limbah memasak bekas berdasarkan kepedulian lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berurutan, yaitu (1) sosialisasi tentang dampak negatif minyak jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan, (2) pelatihan pemurnian minyak jelantah dengan arang kayu, (3) pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun daur ulang, 4) penjelasan strategi pengemasan dan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah teknik pemurnian minyak goreng yang digunakan, produk sabun cuci daur ulang, serta wawasan pengemasan dan pemasaran. Kegiatan ini juga dapat menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku: 21% peserta mengetahui bahwa minyak goreng bekas dapat diolah menjadi sabun, 20% memahami langkah-langkah pembuatannya, 20% berkomitmen untuk tidak sembarangan membuang minyak, 19% tertarik untuk mencoba membuat sabun di rumah, dan 20% siap berbagi ilmu dengan lingkungan sekitar. Program ini terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan, dan membuka peluang usaha rumah tangga.
Peningkatan Kapasitas UMKM Kreatif Melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Sabaruddinsah Sabaruddinsah; Neng Asiah; Yuramanti Yuramanti
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1259

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif di Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan individu, dan evaluasi. Mitra kegiatan berjumlah 15 pelaku UMKM kreatif yang bergerak di sektor kuliner, kriya, fesyen, dan jasa krea tif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata skor pre-test sebesar 26,7 persen menjadi 57,3 persen pada post-test (peningkatan 30,6 poin persentase). Uji Wilcoxon signed-rank test menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -3,29, p = 0,001). Dari 13 peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pendampingan, 8 peserta (61,5 persen) berhasil menyusun laporan laba rugi sederhana dengan bimbingan minimal, sementara 8 peserta (61,5 persen) mampu menyusun neraca dengan kriteria cukup. Indikator keberhasilan tercapai pada 3 dari 5 indikator (peningkatan pemahaman, partisipasi, dan kepuasan peserta). Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, template laporan keuangan, dan tersusunnya dokumen laporan keuangan untuk 8 UMKM mitra. Keberhasilan kegiatan ini terbatas pada peningkatan pengetahuan jangka pendek, sementara aspek keterampilan praktik masih memerlukan perbaikan metode.
Pelatihan ChatGPT Bagi Guru Madrasah Dalam Pengembangan Materi Ajar Interaktif Anita Ratnasari; Desi Ramayanti; Bias Yulisa Geni; Islamiah Kamil
Lentera Pengabdian Vol. 2 No. 04 (2024): Oktober
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v2i04.1303

Abstract

Keterbatasan sarana pembelajaran dan kebutuhan penguatan keterampilan digital guru menjadi tantangan bagi MIS Raudhatul Jannah dalam menyusun materi ajar yang interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan ChatGPT dan Canva untuk mendukung penyusunan serta visualisasi bahan ajar. Kegiatan dilaksanakan di MIS Raudhatul Jannah, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Peserta kegiatan berjumlah 22 orang dan seluruh peserta hadir dalam pelaksanaan program. Metode kegiatan meliputi observasi kebutuhan mitra, sosialisasi teknologi kecerdasan buatan, pelatihan penggunaan ChatGPT, praktik visualisasi materi ajar dengan Canva, pendampingan, dan evaluasi deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menyusun prompt pembelajaran, mengembangkan ide materi, membuat pertanyaan pemantik, merancang Lembar Kerja Peserta Didik, dan memvisualisasikan bahan ajar melalui platform digital. Dampak kegiatan terlihat pada terbentuknya alur kerja awal yang membantu guru menyusun bahan ajar secara lebih cepat, variatif, dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan kelas. Program ini menghasilkan rancangan bahan ajar digital, dokumentasi kegiatan, publikasi media, dan rencana pengajuan hak cipta. Kegiatan lanjutan disarankan melalui komunitas praktik guru, pendampingan berkala, dan evaluasi berbasis instrumen yang lebih terukur.