cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6281377008616
Journal Mail Official
jurnaljpdsk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29878381     DOI : https://doi.org/10.47233/jpdsk
urnal Pendidikan Sosial dan Konseling (JPDSK) merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan januari, April , Juli, dadn Oktober. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2987-8381
Articles 480 Documents
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kerjasama Menggunakan Model Pelita Pada Siswa Sekolah Dasar Ananda, Hennie; Agusta, Akhmad Riandy
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah siswa cenderung belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, siswa kurang mampu dalam menarik sebuah kesimpulan, siswa masih pasif dalam mengikuti proses pembelajaran dan siswa kurang mampu berinteraksi dengan teman sekelasnya. Sedangkan proses pembelajaran yang diimplementasikan harusnya mampu memecahkan masalah dan siswa saling bekerjasama searah dengan tujuan pembelajaran PPKn yang menuntut siswa memiliki karakter yang demokratis, berpikir kritis, bersikap rasional dan tanggap terhadap isu atau permasalahan yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran berkelompok yang di dalamnya terdapat aktivitas bekerjasama dan mufakat dalam pengambilan keputusan. Hal ini disebabkan pembelajaran didominasi oleh metode ceramah, kurang menerapkan kerja kelompok, pembelajaran menggunakan model yang kurang bervariatif, siswa masih kurang percaya diri untuk bertanya dan kurang mampu dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan konsep pembelajaran PPKn dalam kehidupan sehari – hari. Solusi yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model PELITA dalam pembelajaran PPKn. Model ini merupakan kombinasi dari model pembelajaran Problem Based Learning, Number Head Together dan Course Review Horay. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kriris, keterampilan Kerjasama dan hasil belajar siswa selama mengikuti pembelajaran menggunakan model PELITA. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena bertujuan untuk memahami hal – hal yang terjadi dalam keterlibatan sebuah proses perbaikan dan perubahan dalam pembelajaran di kelas seperti aktivitas, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerjasama dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran inovatif PELITA. Penelitian ini berlangsung selama 3 kali pertemuan dengan menerapkan semua tahapan PTK yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Antasan Kecil Timur 3 yang berjumlah 24 orang, terdiri dari 10 orang siswa laki – laki dan 14 orang siswa perempuan pada semester II tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 25, hasil ini kemudian mengalami peningkatan pada setiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai skor 44. Siswa yang memperoleh kriteria cukup aktif pada aspek aktivitas siswa pertemuan 1 dengan persentase 38%, hasil ini terus meningkat hingga pertemuan akhir mencapai presentase 92%. Selanjutnya siswa yang memperoleh kriteria cukup terampil pada aspek keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 dengan persentase 42%, hasil ini terus meningkat disetiap pertemuannya hingga pada pertemuan terakhir mencapai persentase 88%. Selanjutnya, siswa yang memperoleh kriteria cukup terampil pada aspek keterampilan Kerjasama pada pertemuan 1 dengan persentase 38%, hasil ini terus meningkat disetiap pertemuannya hingga pada pertemuan terakhir mencapai persentase 83%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PELITA dapat meningkatkan aktivitas, dan keterampilan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Sudut Menggunakan Model Prisma Pada Siswa Sekolah Dasar Wati, Melly; Prastitasari, Herti
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Teknik analisis data dalam penelitian ini diperoleh melalui alembar observasi dan teknik tes tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 29 meningkat pada pertemuan 4 dengan skor 43. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 53% meningkat pada pertemuan 4 menjadi 100%. Hasil belajar pada aspek kognitif pada pertemuan 1 mencapai 47% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%, pada aspek psikomotorik pada pertemuan 1 mencapai 53% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%, pada aspek afektif pada pertemuan 1 mencapai 47% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PRISMA dapat terlaksana dan siswa dapat mengikuti sesuai dengan proses pembelajaran sehingga meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah agar meningkatkan mutu pendidikan, dan kualitas pembelajaran di sekolah dan dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran.
Meningkatkan Motivasi, Aktivitas, dan Hasil Belajar Muatan IPS Menggunakan Model Batiti Di Kelas V Sekolah Dasar Fitri, Khumayra; Aslamiah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya motivasi, aktivitas, dan hasil belajar siswa di kelas V SDN Puntik Dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis motivasi belajar, aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi Jenis Usaha Masyarakat Indonesia dengan model BATITI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian aktivitas kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan di kelas V SDN Puntik Dalam dengan jumlah siswa sebanyak 17 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan digambarkan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menujukan bahwa aktivitas guru pada setiap pertemuan selalu terlaksana dengan kriteria “Sangat Baik” dengan memperoleh skor 28 meningkat menjadi skor 36. Aktivitas siswa mengalami peningkatan, pada pertemuan 1 memperoleh 65% kriteria “Sebagian Besar” dan meningkat pada pertemuan 3 menjadi 94% kriteria “Hampir Seluruhnya”. Kemudian motivasi belajar siswa memperoleh kriteria “Seluruhnya”. Begitu pula dengan hasil belajar siswa pada pertemuan 1 memperoleh 65% dengan kriteria “Sebagian Besar” dan meningkat pada pertemuan 3 menjadi 100% dengan kriteria “Seluruhnya”. Disarankan menggunakan model BATITI sebagai salah satu pertimbangan dalam mengembangkan pembelajaran inovatif.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis & Hasil Belajar Menggunakan Model PBL Dengan Pendekatan Tpack Ummatin, Nisa Khaira; Radiansyah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar. Penyebabnya siswa belum mampu berpikir kritis dalam kemampuan menganalisis argumen, kemampuan bertanya, kemampuan menjawab, kemampuan memecahan masalah, dan kemampuan menarik kesimpulan. Solusi permasalahan tersebut guru dapat menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan TPACK. Tujuan dari penelitian ini mendiskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, menganalisis kemampuan berpikir kritis dan peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan TPACK. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 berjumlah 24 orang siswa di SDN Teluk Dalam 9 pada tahun ajaran 2022/2023. Hasil dari penelitian diperoleh aktifitas guru memperoleh skor 32 dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa mencapai 100% dengan kriteria sangat aktif, sedangkan kemampuam berpikir kritis 100% dan hasil belajar 95,8% tuntas. Kesimpulannya pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan TPACK dikatakan berhasil. Aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik dan aktivitas siswa mencapai kriteria sangat aktif. Serta kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar meningkat atau mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Permasalahan dan Solusi Dalam Pembelajaran Puisi Anak-Anak Di Sekolah Dasar Upaya Menciptakan Minat dan Pemahaman Yang Berkelanjutan Wibowo, Fiska Almayda; Wardani, Risma Wahyu; Rasyidah, Anisah; Sukasih, Sri
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi permasalahan dan solusi dalam pembelajaran puisi anak-anak di sekolah dasar, khususnya terkait dengan penciptaan minat dan pemahaman yang berkelanjutan. Melalui pendekatan studi literatur, data diperoleh dari berbagai referensi, termasuk buku, jurnal penelitian, dan artikel terkait dengan topik tersebut. Metode deskriptif-analisis digunakan untuk mengelaborasi ide-ide utama dan mengevaluasi solusi dalam pembelajaran puisi anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan, seperti adanya puisi semu yang dihasilkan anak-anak akibat minimnya kemampuan dalam menggunakan diksi. Paradigma lama di lingkungan pendidikan yang mengabaikan karya sastra siswa juga memberikan dampak negatif terhadap pembelajaran puisi. Diketahui pula bahwa pembelajaran puisi cenderung lebih teoretis daripada praktisnya, dan siswa dijejali dengan puisi impor yang mungkin tidak sesuai dengan konteks kehidupan mereka. Dalam memecahkan permasalahan tersebut, penelitian menyarankan beberapa langkah. Pertama, guru perlu menghargai kepolosan ekspresi siswa, memberikan ruang bagi kreativitas, dan membiarkan mereka mengekspresikan pengalaman sesuai dengan pikiran mereka sendiri. Kedua, pendekatan proses dapat membantu siswa melewati tantangan diksi dalam menulis puisi bebas, melibatkan fase pramenulis, draf, revisi, editing, dan publikasi. Ketiga, merangsang imajinasi siswa melalui teknik mengganti puisi, menulis berdasarkan objek langsung, berdasarkan gambar, berdasarkan cerita, dan mengawali atau meneruskan puisi. Selain itu, pemilihan bahan penulisan puisi yang kontekstual, penerapan teknik 'ideluka' untuk meningkatkan diksi, dan kegiatan cipta sastra, seperti menulis puisi, juga dapat membantu menciptakan minat dan pemahaman yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pendekatan kreatif dan holistik dalam pembelajaran puisi anak-anak di sekolah dasar memiliki peran penting dalam menciptakan minat dan pemahaman yang berkelanjutan serta memupuk kreativitas siswa dalam mengekspresikan diri melalui puisi.
Meningkatkan Aktivitas, Kemampuan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Muatan Matematika Menggunakan Model PRC di SDN Kelayan Selatan 2 Gunawati, Lita; Asrani
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini ialah kurangnya aktivitas, kemampuan pemecahan masalah dan rencdahnya hasil belajar, khususnya dalam muatan matematika materi “keliling dan luas bangun datar”. Upaya mengatasi permasalahan ini yaitu dengan penggunaan model PRC. Bertjuan untuk menganalisis peningkatan aktivitas, kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis PTK, dilaksanakn dalam 3x pertemuan. Subjek penelitian siswa kelas IV SDN Kelayan Selatan 2 Banjarmasin berjumlah 13 orang. Jenis data yang digunakan yaitu kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, peserta didik, dan kemampuan pemecahan masalah, sedangkan kuantitatif didapat melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu, berupa deskripsi, tabel, dan grafik. Hasil temuan ini memperlihatkan bahwa kegiatan pendidik, siswa, kemampuan pemecahan masalah serta hasil belajar menunjukkan adanya perubahan dan peningkatan yang diperoleh oleh guru maupun siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 3. Berdasarkan hasil penelitian maka bisa diambil kesimpulan dengan menggunakan model PRC dapat meningkatkan aktivitas, kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar.
Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Hasil Belajar Siswa Kelas V Muatan IPS dengan Model PERSAHABATAN di SDN Kelayan Timur 9 Banjarmasin Mahliani; Sari, Raihanah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini yaitu, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar yang belum meningkat disebabkan pembelajaran yang kurang menarik, bersifat satu arah dan kurangnya kesempatan siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. Upaya dalam mengatasi permasalahan yang terjadi dengan menerapkan model PERSAHABATAN (Problem Based Learning, Somati, Auditory, Visual, Intellectualy, Number Head Togrther) pada pembelajaran. Tujuan pada penelitian ini yaitu, meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan penelitian tindakan kelas dilaksanakan sebanyak empat pertemuan. Penelitian berlokasi di SDN Kelayan Timur 9 Banjarmasin siswa kelas V. Data kualitatif didapat dari observasi aktivitas guru, siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar. Data kuantitatif diperoleh dari hasil klasikal persentase aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas siswa, guru, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar dari pertemuan I sampai pertemuan IV mencapai standar yang diharapkan. Pada pertemuan IV, aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik, aktivitas siswa mencapai 83%, keterampilan berpikir kritis mencapai 83% dan hasil belajar siswa mencapai ketuntasan klasikal 100%.
Analisis Wacana Kritis Teun Van Dijk Pemberitaan Identitas Etnis Pada Media Online Indozone.id Saputra, Rezzy; Indrawari; Muslimin
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur naska pemberitaan identitas etnis dan unsur wacana Teun Van Dijk pada pemberitaan media online indozone.id dari berita yang di publikasikan. Pemberitaan tentang identitas etnis sering dilakukan media massa, ditampilkan secara negatif dan mendorong konflik antar suku. Metode yang digunakan pada penelitian yang berjudul “Analisis Wacana Kritis Teun Van Dijk Pemberitaan Identitas Etnis Pada Media Online Indozone.id” yaitu metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teks wacana berita, dengan pendekatan kualitatif model analisis wacana yang dikembangkan oleh Teun Van Dijk. Metode dengan pendekatan kualitatif digunakan supaya lebih melihat bagaimana sebuah kata, kalimat menjadi sebuah wacana dan dapat memaparkan setiap permasalahan terkait analisis wacana pemberitaan identitas etnik di indozone.id, sebuah platform media online. Hasil penelitian menyimpulkan bahwah kedua pemberitaan memiliki tema yang sama yaitu menginformasikan kasus identitas etnis, rasisme terhadap suku minang dan Dayak. Menurut model Teun Van Djik yang terdiri dari struktur makro, suprastruktur, dan struktur mikro, kedua item berita tersebut sudah sampai pada tataran analisis wacana. Meski demikian, dengan menggunakan framing untuk memberikan pencerahan kepada khalayak dalam pemberitaan di publikasi internet Indozone.id, kami terus mengevaluasi bahasa yang digunakan dalam pemberitaan dan melakukan kontrol sosial
Meningkatkan Hasil Belajar Muatan IPS Menggunakan Kombinasi Model PBL, GI DAN TGT Amelia, Dina; Rizalie, Muhyani
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dari penelitia ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS di SDN Kuin Utara 6 Banjarmasin. Yang disebabkan siswa kurang memahami pembelajaran yang membuat siswa sulit mengingat materi yang disampaikan, kebanyakan siswa tidak memiliki hasrat atau kurangnya semangat siswa saat pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Tidakan yang dilakukan ialah dengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Group Investigation (GI) dan Teams Games Tournament (TGT). Pada penelitian ini menggunkan teknik penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian di lakukan di SDN Kuin Utara 6 Banjarmasin pada siswa kelas V dengan jumlah 19 siswa tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian dilakukan pada muatan IPS Tema Lingkungan Sahabat Kita. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif berupa observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa yang di peroleh dari ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Combo Di Sekolah Dasar Wahdah, Novia; Aslamiah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 berfokus pada keterampilan HOTS dan keterampilan 4C (Keterampilan Kreatif, Keterampilan berpikir kritis, Komunikasi, dan Kolaborasi). Salah satu masalah dalam penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis siswa yang masih rendah. Hal ini disebabkan oleh siswa tidak terlibat langsung dalam pembelajaran, pembelajaran bersifat abstrak, dan pembelajaran yang tidak menarik. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan model Combo yaitu kombinasi dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Mind Mapping, dan Teams Games Tournament (TGT). Penelitian Tindakan Kelas digunakan dalam penelitian ini dengan sasaran penelitian siswa kelas IV SDN Teluk Tiram 1 Banjarmasin tahun akademik 2022/2023 yang berjumlah 23 orang. Instrumen penelitian diperoleh dari lembar observasi dan tes tertulis secara kelompok maupun individu. Pada pertemuan 1 diperoleh 61% dengan kriteria "Cukup Terampil", Pertemuan 2 diperoleh 70% dengan kriteria “Terampil”, Pertemuan 3 diperoleh 83% dengan kriteria “Sangat Terampil” dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 96%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Combo dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.

Page 8 of 48 | Total Record : 480