cover
Contact Name
Dwi Sudarno Putra
Contact Email
dwisudarnoputra@ft.unp.ac.id
Phone
+628175454267
Journal Mail Official
jtpvi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29858399     DOI : https://doi.org/10.24036/jtpvi.v1i1.1
AIM JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk menjadi tempat berbagi ilmu pengetahuan hasil penelitian berkualitas tinggi di semua aspek teknologi dan pendidikan kejuruan. Jurnal ini menerbitkan manuskrip yang berisi karya mutakhir dalam teori dasar, eksperimen dan simulasi, serta aplikasi, dengan metode yang dipaparkan secara sistematis, ulasan yang cukup tentang karya-karya sebelumnya, diskusi yang mendalam dan kesimpulan yang ringkas. Semua manuskrip yang diterbitkan melalui proses review/telaah oleh ahli di bidangnya masing-masing. SCOPE Fokus dari JTPVI adalah untuk menjadi sebuah sarana publikasi artikel-artikel ilmiah dari kajian bidang teknologi dan pendidikan vokasi baik secara teoritis, simulasi maupun praktikal dan eksperimental serta R & D. A. Teknologi, yang termasuk dalam lingkup kajian Teknologi adalah : 1. Teknik Otomotif 2. Teknik Mesin 3. Teknik Elektro 4. Teknik Elektronika 5. Teknik Sipil 6. Teknik Pertambangan 7. Teknik Industri B. Pendidikan Vokasi, yang termasuk dalam lingkup kajian pendidikan vokasi teknik pada bidang 1. Media pembelajaran 2. Evaluasi pembelajaran 3. Penelitian tindakan kelas 4. Pembelajaran jarak jauh 5. Kajian lain yang masih memiliki kaitan dengan pendidikan vokasi teknik
Articles 170 Documents
Analisis Pengaruh Modifikasi Sudut Kontak Primary Pulley dan Implementasi Roller Sliding terhadap Karakteristik Torsi dan Daya Motor Yamaha Aerox 155cc Pulungan, M. Ady Safutra; Yulia Basri, Irma; Rifdarmon; Nanda, Iffarial
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.324

Abstract

Penelitian ini membahas peningkatan performa mesin sepeda motor matik Yamaha Aerox 155cc melalui optimasi sistem Continuously Variable Transmission (CVT). Fokus kajian adalah perubahan sudut primary pulley dan pemilihan massa roller, karena keduanya menentukan karakter penyaluran torsi dan daya. Metode eksperimen menggunakan desain faktorial pada dua sudut primary pulley (14° standar dan 13,5° modifikasi) dan tiga jenis roller (standar, sliding 12 gram, sliding 10 gram). Uji performa dilakukan dengan chassis dynamometer pada rentang 3000–9000 rpm dengan tiga pengulangan tiap konfigurasi. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi primary pulley 13,5° dan sliding roller 10 gram meningkatkan daya maksimum dari 7,35 kW menjadi 9,52 kW atau sekitar 22,8% dibandingkan kondisi standar, sedangkan torsi tertinggi 11,70 Nm dicapai pada pulley 13,5° dengan roller standar. Temuan ini menegaskan bahwa pengaturan sudut pulley dan konfigurasi roller yang tepat mampu mengoptimalkan transmisi CVT dan menjadi dasar teknis bagi strategi tuning yang efisien dan ekonomis. This study investigates improvement of Yamaha Aerox 155cc scooter performance through optimization of the Continuously Variable Transmission (CVT) system. The analysis focuses on primary pulley angle and roller mass selection, since both parameters govern torque and power delivery. A factorial experimental design used two primary pulley angles (standard 14° and modified 13.5°) and three roller types (standard, 12 g sliding, 10 g sliding). Performance tests were conducted on a chassis dynamometer over 3000–9000 rpm with three repetitions for each configuration. The combination of a 13.5° primary pulley and a 10 g sliding roller increased maximum power from 7.35 kW to 9.52 kW, or about 22.8% above the standard configuration, while the highest torque of 11.70 Nm was obtained from the 13.5° pulley with standard rollers. These findings show that appropriate pulley-angle adjustment and roller configuration can optimize CVT transmission and support efficient and economical tuning strategies.
Analisis Kinerja Ignition Booster terhadap Karakteristik Emisi CO, HC, CO₂, dan O₂ pada Sepeda Motor Honda Beat FI 2013 Rahmat Hidayah, Khalik; Muslim; Rifdarmon; Fernandez, Donny
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.325

Abstract

Penggunaan sepeda motor yang terus meningkat berkontribusi pada pencemaran udara melalui emisi gas buang. Penelitian ini menganalisis pengaruh pemasangan Ignition Booster tipe plasma pada sistem pengapian terhadap emisi gas buang sepeda motor Honda Beat FI 2013. Penelitian deskriptif-eksperimental ini dilakukan pada kondisi putaran idle menggunakan four-gas analyzer, dengan tiga kali pengulangan untuk kondisi standar dan setelah pemasangan Ignition Booster. Hasil menunjukkan penurunan emisi karbon monoksida (CO) sebesar 23,52% (0,513% menjadi 0,39%), hidrokarbon (HC) 11,05% (60,33 ppm menjadi 53,66 ppm), dan karbon dioksida (CO₂) 2,12% (4,7% menjadi 4,6%), sementara kadar oksigen (O₂) meningkat 49,63% (8,18% menjadi 12,24%). Seluruh nilai emisi berada jauh di bawah ambang batas standar Euro 3. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan energi percikan melalui Ignition Booster mampu meningkatkan kualitas pembakaran dan berpotensi menjadi solusi retrofit sederhana untuk menurunkan emisi kendaraan roda dua. The rapid growth of motorcycle use substantially contributes to urban air pollution through exhaust emissions. This study examines the effect of installing a plasma-type Ignition Booster on the ignition system of a Honda Beat FI 2013 motorcycle on its exhaust-gas composition. A descriptive experimental design was applied at idle speed using a four-gas analyzer, with three repeated measurements for the baseline and booster conditions. The Ignition Booster reduced carbon monoxide (CO) emissions by 23.52% (0.513% to 0.39%), hydrocarbons (HC) by 11.05% (60.33 ppm to 53.66 ppm), and carbon dioxide (CO₂) by 2.12% (4.7% to 4.6%), while oxygen (O₂) concentration increased by 49.63% (8.18% to 12.24%). All emission levels were well below the Euro 3 limits. These findings indicate that strengthening spark energy via an Ignition Booster improves combustion quality and offers a simple retrofit strategy to reduce emissions from existing two-wheeled vehicles.
Efektivitas Modul Pembelajaran Berbasis Web terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Sistem Kelistrikan Sepeda Motor Siswa Kelas XI TSM SMKN 2 Batusangkar Ikhsan, Ikhsanul Fikri; Martias; Maksum, Hasan; Rifdarmon
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.347

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar siswa pada materi sistem kelistrikan sepeda motor di SMK berdampak langsung pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas XI TSM melalui penerapan modul pembelajaran berbasis web. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa SMK Negeri 2 Batusangkar. Data aktivitas belajar diperoleh melalui lembar observasi, sedangkan hasil belajar diukur menggunakan tes objektif. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata aktivitas belajar dari 3,04 pada siklus I menjadi 3,50 pada siklus II. Rata-rata nilai hasil belajar naik dari 74,67 menjadi 82,33, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 62,5% menjadi 100%. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul pembelajaran berbasis web efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar pada pembelajaran sistem kelistrikan sepeda motor. Implikasinya, modul ini layak dijadikan alternatif media pembelajaran berbasis teknologi di SMK. Low student learning activities in motorcycle electrical systems lessons at vocational high schools directly affect learning outcomes. This study aimed to improve the learning activities and learning outcomes of class XI TSM students through a web-based learning module. Classroom action research with the Kemmis and McTaggart model was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 24 students of SMK Negeri 2 Batusangkar. Learning activities were measured using observation sheets, and learning outcomes were assessed with objective tests. The findings showed that the average learning-activity score increased from 3.04 in cycle I to 3.50 in cycle II. The mean test score rose from 74.67 to 82.33, while mastery learning improved from 62.5% to 100%. These results indicate that a web-based learning module is effective for enhancing learning activities and learning outcomes in motorcycle electrical system learning.
Efektivitas Project-Based Learning dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor Yanata Yulio, Ari; Andrizal; Maksum, Hasan; S, Wakhinuddin
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning/PjBL) pada mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor (PMSM) kelas XII TBSM SMK Negeri 10 Merangin. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data keaktifan dan hasil belajar dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan skala Guttman. Hasil menunjukkan peningkatan keaktifan yang nyata: siswa sangat aktif naik dari 4,62% menjadi 23,57%, dan aktif dari 57,42% menjadi 68,33%, disertai penurunan kategori cukup dan kurang aktif. Ketuntasan hasil belajar meningkat dari 63,33% menjadi 93,33% (KKM ≥ 75). Temuan ini menegaskan bahwa project-based learning efektif meningkatkan keaktifan belajar dan capaian akademik pada pembelajaran PMSM di lingkungan pendidikan vokasional. This study aims to enhance students’ learning engagement through the implementation of project-based learning (PjBL) in the Motorcycle Engine Maintenance (PMSM) subject of grade XII TBSM at SMK Negeri 10 Merangin. A classroom action research design based on the Kemmis and McTaggart model was applied in two cycles, each consisting of planning, acting, observing, and reflecting. Data on student engagement and learning outcomes were collected through observation, interviews, and documentation, and were analysed descriptively using quantitative Guttman-scale scores supported by qualitative descriptions. The results indicate a marked improvement in student engagement: the proportion of highly active students increased from 4.62% to 23.57% and active students from 57.42% to 68.33%, accompanied by a decline in moderately and less active categories. Mastery learning rose from 63.33% to 93.33% (minimum mastery criterion ≥ 75). These findings demonstrate that project-based learning is effective in strengthening student engagement and achievement in vocational PMSM learning.
Analisis Variasi Campuran Pertamax 92 Dengan Metanol Terhadap Penambahan Nilai Oktan Emisi Gas Buang Pada Motor Satria Fu Injeksi Sihole, Yosua Partogi; Martias; Sugiarto, Toto; Fernandez, Donny
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.359

Abstract

Penelitian ini menganalisis variasi campuran Pertamax 92 dengan metanol untuk meningkatkan nilai oktan dan mengurangi emisi gas buang pada sepeda motor Satria FU Injeksi tahun 2018. Emisi gas buang dari kendaraan bermotor, yang merupakan salah satu penyebab utama polusi udara, mengandung senyawa berbahaya seperti karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOₓ). Metanol sebagai bahan bakar alternatif memiliki potensi untuk mengurangi emisi tersebut dan meningkatkan efisiensi pembakaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan sembilan variasi campuran metanol (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%, dan 20%). Hasil menunjukkan bahwa penambahan metanol secara nyata dapat meningkatkan nilai oktan, dengan nilai maksimum mencapai 110 RON pada campuran 20% metanol. Selain itu, emisi CO dan HC dari semua variasi campuran tetap berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan bukti bahwa campuran Pertamax 92 dan metanol dapat menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.
Simulasi Kekuatan Rangka Trainer Sepeda Listrik sebagai Media Pembelajaran SMK dengan Metode Analisis Elemen Hingga Okvianda, Wendika; Arif, Ahmad; Purwanto, Wawan; Setiawan, M.Yasep; Hermanto, Jheri
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.366

Abstract

Penelitian ini menganalisis kekuatan struktural rangka trainer sepeda listrik sebagai media pembelajaran di SMK. Rangka dirancang dari pipa baja dan dianalisis menggunakan simulasi Finite Element Analysis pada perangkat lunak SolidWorks 2021. Tiga material dibandingkan, yaitu Baja Chromoly SAE 4130, Aluminium 6061-T6, dan Hi-Ten Steel (AISI 1015). Pembebanan statis 120 kg diterapkan pada titik dudukan pengendara, dengan tumpuan tetap pada titik hubung rangka sehingga diperoleh distribusi tegangan von Mises, displacement, dan safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Baja Chromoly SAE 4130 memiliki kombinasi tegangan, deformasi, dan faktor keamanan paling baik, sedangkan Aluminium 6061-T6 menghasilkan displacement terbesar dan Hi-Ten Steel memiliki margin keamanan terendah. Nilai Safety Factor Minimum seluruh material masih kurang dari satu, sehingga desain rangka perlu dioptimasi. Temuan ini menjadi dasar pemilihan material dan perbaikan desain rangka trainer sepeda listrik di lingkungan pendidikan vokasi untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik rekayasa. This study analyzes the structural strength of an electric bicycle trainer frame used as an instructional medium in vocational high schools. The frame is constructed from steel pipes and evaluated through Finite Element Analysis simulation using SolidWorks 2021. Three materials are compared, namely Chromoly Steel SAE 4130, Aluminum 6061-T6, and Hi-Ten Steel (AISI 1015). A static load of 120 kg is applied at the rider’s seat with fixed supports at frame joints to obtain the distribution of Von Mises Stress, displacement, and safety factor. The results indicate that Chromoly Steel SAE 4130 provides the most favorable combination of Stress, deformation, and structural safety, while Aluminum 6061-T6 exhibits the largest displacement and Hi-Ten Steel the lowest safety margin. The minimum safety factor of all materials is still below one, so the frame design requires optimization. These findings guide material selection and frame redesign for engineering practice–oriented vocational education.
Rancang Bangun Trainer Sepeda Listrik Berbasis Quick Responde Code (QR Code) Untuk Media Pembelajaran Amri, Azizul; Arif, Ahmad; Sudarno Putra, Dwi; Setiawan, M.Yasep; Kholidasari, Inna; Dwiyani, Nurindah
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.368

Abstract

Sektor transportasi menyumbang 24% emisi CO2 global, mendorong transisi ke kendaraan listrik. SMK menghadapi keterbatasan media pembelajaran praktikum sistem sepeda listrik yang mengintegrasikan komponen fisik dengan informasi digital. Penelitian ini merancang Trainer sepeda listrik berbasis QR Code menggunakan metode R&D dengan pendekatan PPE (Planning, Production, Evaluation). Trainer dikembangkan dengan memodifikasi sepeda listrik Genio Easton S2 (motor BLDC 750W, baterai 48V 12AH), menambahkan panel transparan fiberglass dan akrilik, bracket besi hollow 4x4cm, serta integrasi tiga QR Code untuk akses konten digital (video, PPT, PDF). Validasi ahli dan uji coba menunjukkan Trainer layak kategori baik dengan sistem kelistrikan optimal, QR Code terpindai 1-2 detik, serta memiliki keunggulan visualisasi komponen jelas dan kemudahan akses materi untuk pembelajaran teknologi kendaraan listrik di SMK. The transportation sector accounts for 24% of global CO2 emissions, driving the transition to electric vehicles. Vocational schools face limitations in practical learning media for electric bicycle systems that integrate physical components with digital information. This study designed an electric bicycle Trainer based on QR Codes using the R&D method with a PPE (Planning, Production, Evaluation) approach. The Trainer was developed by modifying the Genio Easton S2 electric bicycle (750W BLDC motor, 48V 12AH battery), adding a transparent fiberglass and acrylic panel, a 4x4cm hollow iron bracket, and integrating three QR Codes for access to digital content (videos, PPT, PDF). Expert validation and testing showed that the Trainer is suitable for the good category with an optimal electrical system, QR Codes scanned in 1-2 seconds, and has the advantages of clear component visualization and easy access to materials for learning electric vehicle technology in vocational schools.
Optimasi Keseragaman Aliran Subsonic Wind Tunnel melalui Konfigurasi Screen Mesh dan Honeycomb Al Afif, Ashim; M.Yasep Setiawan; Wawan Purwanto; Putra, Dwi Sudarno
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.372

Abstract

Kebutuhan pengujian aerodinamika menuntut kualitas aliran yang seragam pada terowongan angin subsonik. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi konfigurasi screen mesh dan honeycomb untuk menurunkan intensitas turbulensi dan menghasilkan aliran laminar pada subsonic wind tunnel skala laboratorium. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tujuh konfigurasi, mulai tanpa screen, satu hingga tiga lapis screen mesh, serta kombinasi screen mesh dan honeycomb. Visualisasi aliran dilakukan menggunakan smoke visualization pada test section. Hasil menunjukkan bahwa empat konfigurasi awal masih menampilkan pola aliran berpusar dengan kecepatan sekitar 5,8–5,4 m/s. Penambahan honeycomb pada konfigurasi kelima hingga ketujuh menghasilkan aliran yang lurus dan stabil dengan kecepatan lebih rendah (±4,6–4,3 m/s) dan karakteristik laminar flow. Konfigurasi tiga lapis screen mesh dan honeycomb memberikan kestabilan aliran terbaik dan direkomendasikan untuk pengujian aerodinamika bodi kendaraan. Reliable aerodynamic testing requires highly uniform flow in a subsonic wind tunnel. This study aims to optimise the configuration of screen mesh and honeycomb inserts to reduce turbulence intensity and obtain laminar flow in a laboratory-scale subsonic wind tunnel. An experimental method was employed with seven configurations: no screen, one to three layers of screen mesh, and combinations of screen mesh and honeycomb. Airflow in the test section was evaluated using smoke visualization. The first four configurations still exhibited vortical patterns with velocities around 5.8–5.4 m/s. Adding a honeycomb in the fifth to seventh configurations produced straight and stable streamlines with lower velocities (≈4.6–4.3 m/s) characteristic of laminar flow. The configuration with three layers of screen mesh and a honeycomb yielded the most stable flow and is recommended for aerodynamic testing of vehicle bodies.
Efektivitas Model Active Knowledge Sharing Berbantuan Augmented Reality terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik SMK Sholat, Amin; Muslim; Rifdarmon; Nanda, Iffarial
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.373

Abstract

Keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Sistem Pemindah Tenaga di SMKN 4 Pariaman masih rendah, sehingga diperlukan model pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Active Knowledge Sharing berbantuan media Augmented Reality (AR) terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas X TKR. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest pada 33 peserta didik yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Data keaktifan belajar dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji paired samples t-test dan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari kategori “kurang aktif” menjadi “aktif”, dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) dan Cohen’s d = 2,576 yang mengindikasikan pengaruh sangat besar. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Active Knowledge Sharing dan Augmented Reality efektif meningkatkan keaktifan belajar dalam pembelajaran vokasional otomotif. Students’ learning activeness in the Power Transmission Systems subject at SMKN 4 Pariaman remains low, indicating the need for more participatory, technology-based instruction. This study investigates the effect of the Active Knowledge Sharing learning model assisted by Augmented Reality (AR) on the learning activeness of tenth-grade automotive students. A quantitative one-group pretest–posttest design was applied to 33 students selected through saturated sampling. Learning activeness data were collected using questionnaires and analyzed with paired-samples t-test and Cohen’s d effect size. The results show an increase in mean scores from the “less active” to the “active” category, with a significance value of 0.001 (p < 0.05) and Cohen’s d = 2.576, indicating a very large effect. These findings confirm that integrating Active Knowledge Sharing with Augmented Reality is effective for promoting learning activeness in vocational automotive education.
Pengembangan dan Validasi Standar Operasional Prosedur Penggunaan Spray Booth dan Oven Pengecatan di Workshop Bodi dan Pengecatan Otomotif Azhari, Mhd.; Fernandez, Donny; Hidayat, Nuzul; Muslim
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.374

Abstract

Workshop Bodi dan Pengecatan Departemen Teknik Otomotif Universitas Negeri Padang belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis untuk penggunaan spray booth dan oven pengecatan sehingga risiko bahaya kerja dan kerusakan peralatan masih tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan SOP penggunaan spray booth dan oven pengecatan yang valid, praktis, dan mendukung keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan workshop otomotif. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D (define, design, development, disseminate) yang melibatkan dua ahli sebagai validator dan 30 mahasiswa sebagai responden uji coba. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata-rata 86,66% dengan kategori sangat layak, sedangkan uji praktikalitas pengguna menghasilkan persentase keseluruhan 87% pada aspek kejelasan, kegunaan, dan keterterapan. Temuan ini menunjukkan bahwa SOP yang dikembangkan mampu menjadi pedoman standar untuk mengurangi risiko kecelakaan, menjaga keberlanjutan peralatan, dan direplikasi pada peralatan sejenis di pendidikan vokasi teknik. The Body and Painting Workshop of the Department of Automotive Engineering, Universitas Negeri Padang has no written standard operating procedures (SOPs) for the use of the spray booth and automotive painting oven, leaving high risks of occupational hazards and equipment damage. This study aimed to develop valid and practical SOPs for spray booth and painting oven operation that support occupational safety and health in an automotive workshop. A research and development design using the 4D model (define, design, development, disseminate) was employed, involving two experts as validators and 30 students as users. Expert validation yielded an average feasibility score of 86.66% (very feasible), while user practicality testing produced an overall score of 87% for clarity, usefulness, and applicability. These results indicate that the developed SOPs provide a standard guideline to reduce accidents, maintain equipment sustainability, and be replicated for similar equipment in technical and vocational education settings.