cover
Contact Name
Dwi Sudarno Putra
Contact Email
dwisudarnoputra@ft.unp.ac.id
Phone
+628175454267
Journal Mail Official
jtpvi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29858399     DOI : https://doi.org/10.24036/jtpvi.v1i1.1
AIM JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk menjadi tempat berbagi ilmu pengetahuan hasil penelitian berkualitas tinggi di semua aspek teknologi dan pendidikan kejuruan. Jurnal ini menerbitkan manuskrip yang berisi karya mutakhir dalam teori dasar, eksperimen dan simulasi, serta aplikasi, dengan metode yang dipaparkan secara sistematis, ulasan yang cukup tentang karya-karya sebelumnya, diskusi yang mendalam dan kesimpulan yang ringkas. Semua manuskrip yang diterbitkan melalui proses review/telaah oleh ahli di bidangnya masing-masing. SCOPE Fokus dari JTPVI adalah untuk menjadi sebuah sarana publikasi artikel-artikel ilmiah dari kajian bidang teknologi dan pendidikan vokasi baik secara teoritis, simulasi maupun praktikal dan eksperimental serta R & D. A. Teknologi, yang termasuk dalam lingkup kajian Teknologi adalah : 1. Teknik Otomotif 2. Teknik Mesin 3. Teknik Elektro 4. Teknik Elektronika 5. Teknik Sipil 6. Teknik Pertambangan 7. Teknik Industri B. Pendidikan Vokasi, yang termasuk dalam lingkup kajian pendidikan vokasi teknik pada bidang 1. Media pembelajaran 2. Evaluasi pembelajaran 3. Penelitian tindakan kelas 4. Pembelajaran jarak jauh 5. Kajian lain yang masih memiliki kaitan dengan pendidikan vokasi teknik
Articles 170 Documents
Problem-Based Learning dengan Media Trainer: Strategi Peningkatan Prestasi Belajar Siswa SMK pada Materi Sistem Starter Ariefni, Naufal Rafif; Donny Fernandez; Iffarial Nanda; Muslim
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.332

Abstract

Pembelajaran teknik otomotif menuntut pendekatan yang aplikatif agar siswa mampu mengintegrasikan teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media trainer dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI TKR SMK Negeri 1 Padang pada materi sistem starter. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain satu kelompok pre-test–post-test melibatkan 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 57,32 menjadi 82,5, dengan uji-t sampel berpasangan menghasilkan p < 0,05. Analisis effect size memperoleh nilai 3,36 yang termasuk kategori sangat besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi model PBL dengan media trainer berkontribusi signifikan terhadap penguatan pemahaman konseptual, keterampilan praktik, dan kesiapan siswa menghadapi tuntutan dunia industri. Automotive vocational education requires an applied learning approach to integrate theory and practice effectively. This study aimed to evaluate the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model supported by trainer media in improving the learning achievement of Grade XI TKR students at SMK Negeri 1 Padang on the starter system topic. A pre-experimental one-group pre-test–post-test design was employed, involving 28 students. The findings revealed a significant improvement in students’ average scores from 57.32 to 82.5, with a paired sample t-test result of p < 0.05. The effect size of 3.36 indicated a very large effect. These results confirm that integrating PBL with trainer media substantially enhances conceptual understanding, practical skills, and students’ readiness to meet industry demands.
Analisis Faktor Kepuasan Praktik Kerja Lapangan dan Implikasinya terhadap Motivasi Berkarir Siswa SMK Otomotif Ramadhan, Thoriq; Andrizal; Fernandez, Donny; Muslim
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Otomotif selama Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta implikasinya terhadap motivasi berkarir di bidang otomotif. Penelitian dilakukan pada 32 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor di Kota Padang yang melaksanakan PKL di bengkel resmi Honda dan Yamaha dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas, dilengkapi dengan analisis statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pembimbing dan pengawasan memperoleh skor tertinggi (Mean = 5,000), diikuti lingkungan kerja (Mean = 4,922). Analisis korelasi mengungkapkan hubungan positif signifikan antara kepuasan PKL dan motivasi berkarir (r = 0,488; p = 0,005). Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman PKL yang berkualitas berkontribusi penting terhadap peningkatan motivasi siswa untuk berkarir di sektor otomotif. This study aims to analyze the factors influencing the satisfaction of vocational high school (SMK) automotive students during their internship (Praktik Kerja Lapangan, PKL) and its implications for career motivation in the automotive sector. The research involved 32 students from the Motorcycle Engineering program in Padang City who carried out internships at official Honda and Yamaha workshops using a total sampling technique. The research instrument was a validated and reliable Likert-scale questionnaire, and the data were analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation. The results showed that mentoring and supervision obtained the highest score (Mean = 5.000), followed by the work environment (Mean = 4.922). The correlation analysis revealed a significant positive relationship between internship satisfaction and career motivation (r = 0.488; p = 0.005). These findings highlight that high-quality internship experiences play a crucial role in enhancing students’ motivation to pursue careers in the automotive industry.
Kualitas Layanan sebagai Determinan Kepuasan Pelanggan: Studi Kasus pada PT. DIPO Internasional Pahala Otomotif Bukittinggi Muhammad Farhan; Milana; Hendra Dani; Ahmad Arif
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.336

Abstract

Persaingan global dalam industri otomotif menuntut perusahaan untuk memberikan layanan yang unggul agar dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan pada bengkel PT. DIPO Internasional Pahala Otomotif Bukittinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan regresi linier sederhana, dengan instrumen berupa kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas, serta diolah melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kualitas layanan dengan tingkat capaian terendah adalah bukti fisik (86,7%), sementara penanganan keluhan menjadi dimensi dengan capaian tertinggi (88,5%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas layanan, khususnya efektivitas penanganan keluhan. Implikasi dari hasil ini adalah perlunya peningkatan kualitas layanan berbasis bukti fisik serta penguatan sistem pengelolaan keluhan untuk mempertahankan kepuasan dan loyalitas pelanggan. The increasing competition in the automotive industry requires companies to provide excellent service to enhance customer satisfaction and loyalty. This study aims to analyze the effect of service quality on customer satisfaction at PT. DIPO International Pahala Otomotif Bukittinggi. A quantitative approach was applied using simple linear regression, with a validated questionnaire as the research instrument, and the data were processed using SPSS. The results reveal that the lowest achievement dimension was physical evidence (86.7%), while the highest achievement was complaint handling (88.5%). These findings indicate that customer satisfaction is significantly influenced by service quality, particularly the effectiveness of complaint handling. The implication of this study highlights the need to improve physical service quality and strengthen complaint management systems to sustain customer satisfaction and loyalty.
Analisis Ketahanan Mesin Sepeda Motor Empat Langkah dengan ECU Juken BRT dan Busi Iridium pada Bahan Bakar Bioetanol Arya Adhi Pratama; Wawan Purwanto; Toto Sugiarto; Hendra Dani Saputra
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.350

Abstract

Tingginya ketergantungan pada bahan bakar fosil di Indonesia mendorong eksplorasi energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya adalah bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ECU programmable dan busi iridium dengan campuran bioetanol 30% dan pertalite 70% terhadap durability mesin sepeda motor empat langkah. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga perlakuan: standar (tanpa modifikasi), perlakuan 1 (injection timing 350°, ignition timing 5°), dan perlakuan 2 (injection timing 350°, ignition timing 9°). Uji durability dilakukan selama 20, 40, dan 50 jam. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan 2 menghasilkan deposit karbon paling rendah, yakni 150 mg dengan volume 83 mm³, dibandingkan perlakuan standar sebesar 680 mg dan 378 mm³. Temuan ini menegaskan bahwa optimasi sistem pengapian dan pencampuran bahan bakar bioetanol mampu mengurangi pembentukan kerak karbon, meningkatkan efisiensi pembakaran, serta memperpanjang usia mesin. The heavy reliance on fossil fuels in Indonesia has accelerated the search for renewable and eco-friendly alternatives, such as bioethanol. This study aims to analyze the effect of using a programmable ECU and iridium spark plug with a 30% bioethanol–70% Pertalite fuel blend on the durability of four-stroke motorcycle engines. An experimental method was applied with three treatments: standard (no modification), treatment 1 (350° injection timing, 5° ignition timing), and treatment 2 (350° injection timing, 9° ignition timing). Durability tests were conducted for 20, 40, and 50 hours. The results indicate that treatment 2 produced the lowest carbon deposit, 150 mg with a volume of 83 mm³, compared to the standard treatment (680 mg and 378 mm³). These findings highlight that optimizing ignition timing and using bioethanol fuel blends can reduce carbon deposits, improve combustion efficiency, and extend engine lifespan.
Dampak Variasi Campuran Water–Methanol Injection terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Sepeda Motor Injeksi Fauzil, Achmad; Hidayat, Nuzul; Maksmum, Hasan; Arif, Ahmad
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.352

Abstract

Peningkatan konsumsi bahan bakar fosil dan tingginya emisi kendaraan bermotor mendorong perlunya inovasi teknologi ramah lingkungan berbasis bioetanol dan sistem pembakaran modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh water–methanol injection (WMI) terhadap konsumsi bahan bakar, emisi gas buang, serta indikasi durability mesin pada sepeda motor Honda Beat FI 2019. Metode eksperimen digunakan dengan empat variasi perlakuan: standar, X2a (5% metanol), X2b (10% metanol), dan X2c (15% metanol), diuji pada 1500, 3500, dan 5500 RPM. Hasil menunjukkan bahwa variasi X2c memberikan efisiensi konsumsi tertinggi dengan penghematan hingga 13,04% pada 1500 RPM dan 11,11% pada 5500 RPM. Sementara itu, variasi X2a paling efektif menekan emisi CO dan HC, masing-masing 63,16% dan 32,45% pada 5500 RPM. Penurunan deposit karbon memperkuat temuan bahwa kombinasi teknologi WMI, ECU programmable, dan busi iridium berpotensi meningkatkan efisiensi energi sekaligus memperpanjang umur mesin. The increasing consumption of fossil fuels and vehicle emissions highlights the need for eco-friendly innovations such as bioethanol and advanced combustion systems. This study aims to analyze the effect of water–methanol injection (WMI) on fuel consumption, exhaust emissions, and indications of engine durability in a 2019 Honda Beat FI motorcycle. An experimental method was applied with four variations: standard, X2a (5% methanol), X2b (10% methanol), and X2c (15% methanol), tested at 1500, 3500, and 5500 RPM. Results indicated that X2c achieved the highest efficiency with fuel savings of 13.04% at 1500 RPM and 11.11% at 5500 RPM. Meanwhile, X2a was the most effective in reducing CO and HC emissions, with reductions of 63.16% and 32.45% at 5500 RPM. The reduction in carbon deposits further demonstrates that combining WMI with a programmable ECU and iridium spark plug can improve energy efficiency and extend engine lifespan.
Korelasi Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Minat Belajar pada Mata Pelajaran DDTO di SMK Negeri 1 Sungai Limau Ariadi, Mhd. Fajar; Arif, Ahmad; Purwanto, Wawan
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.254

Abstract

Kurikulum Merdeka diadopsi untuk memperkuat otonomi belajar dan relevansi pembelajaran pada konteks pendidikan kejuruan. Studi ini menelaah korelasi antara implementasi Kurikulum Merdeka dan minat belajar siswa pada mata pelajaran DDTO di SMK Negeri 1 Sungai Limau. Desain kuantitatif korelasional digunakan dengan 38 responden Jurusan Teknik Alat Berat. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert; skor deskriptif menunjukkan implementasi 73% (tinggi) dan minat belajar 74% (tinggi). Prasyarat analitik terpenuhi, kemudian analisis korelasi Pearson menghasilkan r = 0,675; p = 0,000 (p < 0,05) dengan R² = 45,5%, yang menandakan hubungan positif dan bermakna antara kualitas implementasi dan minat belajar. Temuan mengimplikasikan perlunya penguatan praktik pembelajaran berbasis proyek, ruang pilihan siswa, serta pendampingan pedagogik dan fasilitas praktik agar otonomi belajar bertransformasi menjadi keterlibatan yang berkelanjutan dalam konteks pendidikan kejuruan. The Merdeka Curriculum is adopted to enhance learner autonomy and contextual relevance in vocational education. This study examines the correlation between the implementation of the Merdeka Curriculum and students’ learning interest in the DDTO subject at SMK Negeri 1 Sungai Limau. A quantitative correlational design was employed with 38 TAB students. Data were collected via a Likert questionnaire; descriptive scores indicated 73% (high) implementation and 74% (high) learning interest. Assumptions were satisfied, and Pearson correlation yielded r = 0.675; p = 0.000 (p < 0.05) with R² = 45.5%, evidencing a significant positive association between implementation quality and learning interest. The findings imply the need to strengthen project-based learning, student choice, pedagogical mentoring, and practice facilities so that autonomy translates into sustained engagement within the SMK setting.
Efektivitas Program Indonesia Pintar (PIP) pada Penerima KIP di Jurusan TKR SMK Negeri 1 Batipuh Rizal, Syafrizal; Hidayat, Nuzul; Arif, Ahmad; Setiawan, M.Yasep
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i3.335

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Program Indonesia Pintar (PIP) pada siswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Batipuh. Program ini dirancang pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu guna menekan putus sekolah dan meningkatkan mutu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 23 responden penerima KIP. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert yang menilai ketepatan sasaran, sosialisasi, pencapaian tujuan, monitoring, serta luaran seperti prestasi, motivasi, dan partisipasi. Uji prasyarat terpenuhi dan analisis dilakukan secara deskriptif serta inferensial menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan PIP tidak berdampak signifikan terhadap efektivitas program (p=0,628 > 0,05). Secara substantif, program berkontribusi pada perluasan akses, tetapi peningkatan kualitas pembelajaran belum teramati. Implikasi kebijakan menekankan penguatan monitoring dan pendampingan berbasis sekolah, perbaikan mekanisme penargetan dan tata kelola data, serta fleksibilitas pembiayaan praktik untuk konteks pendidikan kejuruan. This study evaluates the effectiveness of the Smart Indonesia Program (PIP) for Smart Indonesia Card (KIP) scholarship recipients in the Light Vehicle Engineering Department of SMK Negeri 1 Batipuh. Designed to expand access for disadvantaged students, the program aims to reduce dropout rates and improve educational quality. A descriptive quantitative design was employed with 23 KIP beneficiaries. Data were collected using a closed-ended Likert questionnaire assessing targeting, outreach, goal attainment, monitoring, and outcomes such as academic performance, learning motivation, and participation. Assumption tests were satisfied and analyses comprised descriptive statistics and a t-test. Results indicate no significant effect of PIP on program effectiveness (p = 0.628 > 0.05). Substantively, the program improves access, yet measurable gains in learning quality were not observed. Policy implications include strengthening school-based monitoring and mentoring, improving targeting and data governance, and allowing more flexible expenditures for practice needs in vocational settings.
Pengembangan Modul Interaktif Berbasis Alat Praktik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan (PMKR) Roni Sandra; Arif, Ahmad; Wagino; Saputra, Hendra Dani
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan alat praktik pada sistem bahan bakar, pengapian, dan pendinginan di SMKN 1 X Koto Diatas berdampak pada rendahnya pengalaman praktik siswa dalam mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan (PMKR). Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul interaktif sebagai media pembelajaran alternatif untuk meningkatkan efektivitas praktik siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Modul dirancang dalam format PDF interaktif yang dapat diakses melalui perangkat digital dan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, serta guru pengguna. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 65,7 menjadi 86,8 setelah penggunaan modul. Temuan ini membuktikan bahwa pengembangan modul interaktif berbasis digital learning dapat menjadi solusi atas keterbatasan sarana praktik di SMK serta berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar pada pendidikan vokasi.  The limited availability of practical tools in the fuel, ignition, and cooling systems at SMKN 1 X Koto Diatas has reduced students’ hands-on experience in the Light Vehicle Engine Maintenance (PMKR) subject. This study aims to develop an interactive module as an alternative learning medium to enhance students’ practical skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The module was designed in an interactive PDF format accessible through digital devices and validated by material experts, media experts, and subject teachers. The findings revealed a significant improvement in students’ learning outcomes, with the average score increasing from 65.7 to 86.8 after using the module. These results confirm that interactive digital learning modules can effectively overcome the limitations of school practice facilities and contribute to improving learning outcomes in vocational education.
Literasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai Prediktor Kedisiplinan Praktikum Siswa SMK Program Teknik Kendaraan Ringan Hendra Pratama, Diky; Milana; Sugiarto, Toto; Wagino
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i4.222

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan kompetensi kunci pada pembelajaran praktik di sekolah menengah kejuruan, khususnya program Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan K3 dengan kedisiplinan praktikum siswa kelas XI TKRO di SMKN 2 Sungai Penuh. Penelitian menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 60 siswa yang dipilih secara total sampling. Data pengetahuan K3 dan kedisiplinan praktikum dikumpulkan melalui kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier sederhana berbantuan SPSS. Hasil menunjukkan pengetahuan K3 dan kedisiplinan praktikum berada pada kategori sedang. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara pengetahuan K3 dan kedisiplinan praktikum (r = 0,592), dengan koefisien determinasi 35,1%, yang berarti pengetahuan K3 menjelaskan sepertiga variasi kedisiplinan siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi K3 sebagai strategi untuk membangun budaya disiplin dan perilaku kerja aman di SMK. Occupational health and safety (OHS) is a core competence in vocational practical learning, particularly in Automotive Light Vehicle Engineering programs. This study examines the relationship between OHS knowledge and students’ practicum discipline among grade XI TKRO students at SMKN 2 Sungai Penuh. A descriptive-correlational, quantitative design was employed with a total sample of 60 students. Data on OHS knowledge and practicum discipline were collected using validated questionnaires and analysed with descriptive statistics and simple linear regression in SPSS. The results show that both OHS knowledge and practicum discipline are at a moderate level. A significant positive correlation was found between OHS knowledge and practicum discipline (r = 0.592), with a coefficient of determination of 35.1%, indicating that OHS knowledge explains about one-third of the variance in students’ discipline. These findings highlight the need to strengthen OHS literacy to foster a safety culture in vocational schools.
Optimasi Parameter Electromagnetic Regenerative Shock Absorber (ERSA) untuk Pemanenan Energi Listrik pada Suspensi Belakang Toyota Avanza Prayuda, Agus; Fernandez, Donny; Purwanto, Wawan; Sudarno Putra, Dwi; Hermanto, Jheri
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.231

Abstract

Pemanfaatan energi getaran pada suspensi kendaraan merupakan salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pembangkitan energi listrik Electromagnetic Regenerative Shock absorber (ERSA) pada suspensi belakang Toyota Avanza menggunakan metode Taguchi. Tiga faktor diuji, yaitu jumlah lilitan kumparan (1500–2500 lilitan), diameter kawat (0,2–0,4 mm), dan air gap (2–6 mm) dengan orthogonal array L9 dan kriteria larger-the-better terhadap tegangan keluaran. Hasil analisis S/N dan ANOVA menunjukkan bahwa jumlah lilitan dan diameter kawat berkontribusi masing-masing 55,10% dan 38,96% terhadap variasi tegangan, sedangkan pengaruh air gap relatif kecil. Kombinasi optimum A3B3C3 (2500 lilitan, kawat 0,4 mm, air gap 6 mm) menghasilkan tegangan verifikasi 5,30 V dengan galat 5% terhadap prediksi model. Temuan ini mengindikasikan bahwa ERSA berpotensi dimanfaatkan sebagai sistem energy harvesting berdaya rendah bila dikombinasikan dengan rangkaian penyimpan dan pengkondisi daya. Harvesting vibration energy from vehicle suspensions is a strategy to reduce dependence on fossil-fuel electricity. This study aims to optimize the electrical output of an Electromagnetic Regenerative Shock absorber (ERSA) installed on the rear suspension of a Toyota Avanza using the Taguchi method. Three control factors were investigated number of coil turns (1500–2500 turns), wire diameter (0.2–0.4 mm), and air gap (2–6 mm) arranged in an L9 orthogonal array with a larger-the-better criterion for output voltage. Signal-to-noise and ANOVA analyses indicate that coil turns and wire diameter contribute 55.10% and 38.96% of the voltage variation, whereas the influence of air gap is small. The optimal combination A3B3C3 (2500 turns, 0.4-mm wire, 6-mm air gap) yields a verification voltage of 5.30 V with a 5% error relative to the predicted response. These findings show that ERSA has potential as a low-power automotive energy-harvesting system when combined with power-conditioning and storage circuits.