cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
Pertimbangan Hakim Terhadap Tindak Pidana Menggunakan Narkotika Golongan I Jenis Sabu Untuk Diri Sendiri (Studi Putusan Nomor: 887/PID.SUS/2022/PN TJK) Putra, Figo; Chandra, Adellia
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1815

Abstract

Narkotika merupakan obat atau bahan yang bermanfaat di bidang pengobatan, pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan, namun di sisi lain dapat menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila dipergunakan tanpa adanya pengendalian, pengawasan yang ketat dan seksama. Pemakaian narkoba pada luar indikasi medik, tanpa petunjuk atau resep dokter, dan pemakaiannya bersifat patologik (mengakibatkan kelainan) dan mengakibatkan hambatan dalam aktivitas pada rumah, sekolah atau kampus, tempat kerja dan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum Yuridis Normatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Hakim dalam menjatuhan pidana dalam perkara Nomor : 887/PID.SUS/2022/PN TJK sudah sepatutnya dalam menimbang dan memutus suatu perkara dengan memperhatikan asas keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan agar putusan yang dikeluarkan menjadi putusan yang ideal harus mempertimbangkan faktor-faktor yang ada dalam diri Terdakwa, Isi Putusan Majelis Hakim yang menyatakan bahwa Ashiddiq Hasrib Alias Diki telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penyalahgunaan Narkotika Golongan I bagi diri sendiri” penulis berkesimpulan bahwa pertimbangan hukum majelis hakim dalam menjatuhkan putusan ini telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan pada semua fakta-fakta serta bukti-bukti yang terungkap dalam persidangan.
Nilai-Nilai Dan Hubungan Budaya Terhadap Perkembangan Pendidikan Islam di Era Modern Araffy, Ahmad Syukri; Noviansyah, Muhammad Fajar; Cahyo P, Bagus; Marsela, Yona
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2129

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses kebudayaan yang mengangkat harkat dan martabat yang bertahan seumur hidup. Pendidikan selalu berkembang dan menghadapi zaman yang selalu berubah. Itu sebabnya mau tidak mau, pendidikan harus dirancang untuk mengimbangi perubahan-perubahan ini, jika pendidikan tidak dirancang untuk mengikuti laju perubahan, maka pendidikan akan tertinggal dari laju perkembangan zaman itu sendiri. Budaya pendidikan terutama integrasi nilai, keyakinan, asumsi, persepsi dan keinginan diyakini dan digunakan oleh anggota masyarakat sebagai pedoman berperilaku dan solusi permasalahan (internal dan eksternal) yang mereka hadapi. Dengan kata lain, budaya pendidikan Islam adalah semangat, sikap, dan perilaku pihak-pihak yang terlibat dalam masyarakat secara permanen menyelesaikan berbagai permasalahan sesuai nilai-nilai ajaran Islam. Pendidikan Islam merupakan sarana untuk mempersiapkan masyarakat muslim yang benar-benar memahami Islam. Budaya pendidikan Islam sudah pasti menjadi kebiasaan banyak orang Masyarakat Islam mengambil landasannya dari Hadits dan Al-Quran.budaya pendidikan Islam adalah semangat, sikap, dan perilaku pihak-pihak yang terlibat dalam masyarakat secara permanen menyelesaikan berbagai permasalahan sesuai nilai-nilai ajaran Islam. Hubungan antara pendidikan dan budaya saling berkaitan. Pendidikan bertujuan membentuk agar manusia dapat menunjukkan perilakunya sebagai mahluk yang berbudaya yang mampu bersosialisasi dalam masyarakatnya dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup, baik secara pribadi, kelompok, maupun masyarakat secara keseluruhan. Peran pendidikan dalam kehidupan suatu masyarakat atau bangsa, bukan sekedar sebagai kegiatan alih pengetahuan, dan keterampilan (transfer of knowledge and skill), tetapi seharusnya juga sebagai kegiatan alih nilai dan budaya (transfer of value and culture). Nilai-nilai budaya dalam ajaran Islam itu penting secara mendalam. jika seseorang dapat menangani kegiatan pendidikan paling banyak dan hal itu dapat tertanam dalam diri siswa ketika mereka menjadi guru dicontohkan oleh pola dan perilaku proses sosial di sekolah Sebab guru mempunyai peran yang sangat strategis memberikan nilai-nilai positif dalam budaya Islam yang positif.
Perbedaan Ecoprint Menggunakan Daun Kersen Dengan Teknik Pounding dan Steaming di Laboratorium Tata Busana Ramadhini, Eka Suci; Tambunan, Elsaria; Putri, Qisthy Dhia Iwandani; Farihah, Farihah; Pakpahan, Dermawan
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3184

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pada pemillik usaha Mei Goom di Medan melakukan pembuatan batik ecoprint, sehingga penulis tertarik untuk mengetahui perbedaan hasil ecoprint menggunakan daun kersen dengan teknik pounding dan steaming. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil ecoprint pada kain katun menggunakan daun kersen dengan teknik pounding dan steaming. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang berbentuk komparasi yang mencari perbedaan ecoprint menggunakan daun kersen dngan teknik pounding dan steaming. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 30 helai kain, 15 helai kain menggunakan teknik pounding dan 15 helai kain menggunakan teknik steaming. Teknik mengolah data melalui uji statistik nonparametrik dengan rumus Chi-Square. Hasil analisis data menggunakan statistik nonparametrik yaitu Chi-Square menunjukkan bahwa nilai X2 rata-rata untuk variabel X1 atau hasil perbedaan ecoprint dengan teknik pounding sebesar 35,75 artinya “Cukup” dan rata-rata hasil X2 perbedaan ecoprint dengan teknik steaming sebesar 76,53 artinya “Sangat Baik”. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hasil untuk homogenitas pada teknik pounding dan teknik steaming memiliki p-value (sig) sebesar 74,46 dimana lebih besar dari 0,05 (0,05) yang berarti terdapat kesamaan varians antar kelompok atau berarti homogeny. Maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji Chi-Square dalam Tabel Nilai Kritis Distribusi Chi-Square sebesar 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dn H1 diterima.dengan demikan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (nyata) antara rata-rata penilaian terhadap teknik pounding dan teknik steaming.
Kesiapan Berwirausaha pada Siswa SMK Negeri 1 Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Rije, Robby; Achmad, Said Suhil; Fitrilinda, Dafetta; Ayub, Daeng
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan berwirausaha pada Siswa SMK Negeri 1 Tualang. Penelitian ini berlokasi di Kelas XII TRRH SMK Negeri 1 Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data melalui angket. Data untuk penelitian ini, yang berlokasi di SMK Negeri 1 Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dikumpulkan dengan kuesioner. Siswa TRRH kelas XII SMK Negeri 1 Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak yang berjumlah 63 orang dipilih dengan menggunakan teknik cluster sampling dalam penelitian ini karena dapat mewakili siswa yang akan diteliti dan karena pada kelas tersebut biasanya terdapat 30 siswa yang telah menyelesaikan magang atau praktik kerja industri. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan berwirausaha pada siswa yang sebesar 3,87 dan standar deviasi 0,80 dengan tafsiran tinggi. Kesimpulan penelitian ini membuktikan tingkat kesiapan berwirausaha pada siswa SMK Negeri 1 Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak tergolong tinggi, dilihat dari semua indikator, maka indikator tertinggi ada pada indikator keinginan, ini berarti indikator kemauan, perasaan siap dan pengalaman rendah dari indikator keinginan. Artinya indikator keinginan lebih mendominasi atau menonjol dari indikator lain.
Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Pengeluaran Pemerintah dan Gini Ratio Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Sumatera Utara Periode 2015-2022 Hutasoit, Dedy Harianto; Sitanggang, Enzelina; Sugara, Wira Hadi; Silaban, Putri Sari Margaret Julianty
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1605

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Jumlah Penduduk, Pengeluaran Pemerintah, dan Gini Ratio terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama 8 tahun yaitu tahun 2015 sampai dengan tahun 2022. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) variabel Jumlah Penduduk mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, (2) variabel Pengeluaran Pemerintah mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, (3) Rasio Gini variabel mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, dan (4) variabel Jumlah Penduduk, Belanja Pemerintah, dan Gini Ratio secara simultan berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia.
Peran WTO Dalam Penghentian Ekspor Bijih Nikel oleh Indonesia dan Implikasinya bagi Negara Global Syailendra Putra, Moody Rizqy; Kiyoshi, Maximillian Ivander; Sinurat, Noel; Hungstan, Wincent Angkasa
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2937

Abstract

Penghentian pengiriman bijih nikel yang tertuang dalam Keputusan Menteri tersebut harus dihormati oleh seluruh pelaku ekonomi di Indonesia, begitu juga sebaliknya. Penghentian ini dikarenakan dampak negatif dari penambangan nikel yang terus berlanjut, sehingga pemerintah Indonesia mengambil tindakan ini dan menerapkannya pada 1 Januari 2020. Memang benar, pada tahun 2015, pemerintah Indonesia mulai menerapkan pembatasan pengiriman bijih nikel secara luas. Setelah itu, pengiriman akan dihentikan. Rencananya, hal ini akan mulai berlaku pada tahun 2020 sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019. Keikutsertaan Indonesia dalam WTO dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan internasional produk-produk Indonesia dan pengentasan kemiskinan. Salah satu produk utama Indonesia dalam perdagangan internasional adalah pertambangan, yaitu bijih nikel. Sesuai dengan kewajiban UU Minerba no. 4 tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya, eksplorasi dan penambangan bijih nikel dalam skala besar telah menyebabkan menipisnya sumber daya bijih nikel di Indonesia, dan pemerintah Indonesia mulai mengambil tindakan dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut: Langkah-langkah akan diambil untuk memproses lebih lanjut dan mengindustrialisasi bahan baku energi, dan pasokan bahan baku bijih nikel dari luar negeri akan dihentikan. Menyusul penghentian sementara ekspor bijih nikel, Uni Eropa mengajukan gugatan kepada pemerintah Indonesia pada pertemuan WTO, dan dalam keputusan tertanggal 17 Oktober 2022, Indonesia dinyatakan kalah dalam gugatan tersebut. Berdasarkan aturan Pengadilan Banding WTO, pemerintah dapat mengambil langkah untuk mengajukan banding atas keputusan komite sidang WTO. Indonesia sedang mempersiapkan sidang banding. Pilihan alternatif bagi pemerintah Indonesia sebelum sidang banding adalah melakukan pendekatan dengan itikad baik kepada Uni Eropa.
Penerapan Pembelajaran Kontekstual Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 2 Cibiru Kota Bandung Tahun Pelajaran 2023-2024 Tarsono, Tarsono; Haniefa, Siti Maryam; Ardiansyah, Suryana; Pratiwi, Vina Dwi
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kontekstual (Contekstual Teaching Learning/ CTL) pendidikan agama Islam, (2) menganalisis kelebihan dari penerapan pembelajaran kontekstual pendidikan agama Islam, (3) menganalisis hambatan dalam penerapan dalam penerapan pembelajaran kontekstual pendidikan agama Islam serta solusi penyelesaiannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaif. Penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Kota Bandung. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan analisis yang digunakan adalah deskripstif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran kontekstual Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Kota Bandung, dilaksanakan berdasarkan kurikulum dan silabus yang telah ditetapkan, yang dijabarkan dalam bentuk modul ajar oleh gurumata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pelaksanaan pembelajaran kontekstual dilaksanakan dengan memperhatikan aspek (1) Constructivism, (2) Inquiry, (3) Questioning (Bertanya), (4) Learning Community (Masyarakat Belajar), (5) Modeling (Pemodelan), (6) Reflection (Refleksi), dan (7) Penilaian produk (kinerja). Kelebihan dari pembelajaran kontekstual pembelajaran pendidikan agama Islam yaitu: (1) Proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan riil (2) Metode pembelajaran kontekstual menuntut siswa untuk menemukan pengetahuan sendiri (3) siswa lebih berpartisipasi dalam mengikuti pembelajaran, (4) pembelajaran tidak terbatas pada ruang kelas, (5) pembelajaran yang dilakukan di luar ruang kelas lebih menyenangkan dan tidak membosankan, (6) siswa bebas untuk menemukan pengetahuan sendiri. Hambatan dalam pembelajaran kontekstual pendidikan agama Islam (1) Proses pembelajaran kontekstual memerlukan waktu yang cukup lama, (2) Guru masih sulit untuk mengendalikan siswa khususnya dalam proses kontruktivisme. (3) Untuk melaksanakan proses perpindahan dari pengamatan, yang dilakukan oleh siswa, menjadi pemahaman, tidak mudah (4) Siswa sering kurang memahami dan tidak siap untuk belajar menemukan permasalahan, sehingga proses pembelajaran berikutnya menjadi terganggu.
Kasus Penipuan Penjualan Iphone “Si Kembar” Berdampak Negatif Bagi Distributor Lainnya Imanto, Kesya Swietenia Maharani
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1650

Abstract

Penipuan merupakan suatu Tindakan kebohongan yang dibuat untuk keuntungan pribadi yang juga menyebabkan kerugian untuk orabg lain. Tindakan yang dianggap penipuan kriminal termasuk bait and switch (umpan dan peralihan; merupakan praktik ritel yang berkamuflase dnegan mengiklankan produk berharga rendah untuk memikat pelanggan ke took, hanya untuk memberi tahu mereka bahwa produk yang diiklankan sudah habis terjual dan membujuk pelanggan untuk membeli produk pengganti dnegan harga yang lebih tinggi), trik konfidensi (penipuan biaya muka, dan permainan shell), pengiklanan palsu atau bisa juga disebut dengan hoax, pencurian identitas, tagihan palsu tagihan palsu, pemalsuan dokumen atau tanda tangan, pembuatan perusahaan palsu. Penipuan sendiri termasuk ke dalam tindak pidana karena seseorang yang melakukan penipuan adalah untuk menguntungkan dirinya sendiri tanpa ada haknya. Tindak pidana atau yang biasa disebut hukum pidana berasal dari istilah strafbaa rfeit. Strafbaar feit, istilah hukum dalam Bahasa Belanda. “strafbaar” artinya adalah “dapat dihukum” sedangkan “feit” artinya adalah Sebagian dari suatu kenyataan yang dapat dihukum. Seorang ahli, Vam Hammel, mengartikan “strafbaar feit” sebagai “suatu serangan atau ancaman terhadap hak-hak orang.
Penguatan Literasi Melalui Metode Diskusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 11 Semarang Melintika, Putri; PS, Supriono; Suneki, Sri; Setyowati, Eko
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3042

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik SMA Negeri 11 Semarang dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarnegaraan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelas X-9 SMA Negeri 11 Semarang dengan jumlah 36 peserta didik yang terbagi kedalam dua siklus. Beberapa faktor yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya kemampuan literasi pada peserta didik sehingga kurang tertuntaskannya hasil belajar peserta didik. Dengan menggunakan metode diskusi peneliti berharap menjadi suatu terobosan baru dalam penguatan literasi khususnya pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian ini menunjukkan pada siklus I peserta didik memiliki ketuntasan sebesar 60% atau sebanyak 22 peserta didik, kemudian pada siklus II, diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 92 % atau sebanyak 33 peserta didik. Dengan demikian, penguatan literasi dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarnegaraan SMA Negeri 11 Semarang melalui metode diskusi telah berhasil secara tuntas dilakukan walaupun masih terdapat beberapa siswa yang belum tuntas.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penebangan di Kawasan Tanpa Perizinan Berusaha (Studi Putusan Nomor: 379/Pid.B/LH/2023/PN TJK) Ramhandra, Fransebi Yudha; Marpaung, Lintje Anna
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1543

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui Faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Penebangan di Kawasan Tanpa Surat Perizinan Berusaha (Studi Putusan Nomor: 379/Pid.B/LH/2023/PN TJK) dan Pertanggungjawaban pidana dalam kasus Tindak Pidana Penebangan di Kawasan Tanpa Surat Perizinan Berusaha (Studi Putusan Nomor : 379/Pid.B/LH/2023/PN TJK). Metode penelitian dalam penulisan artikel ilmiah ini memakai metode yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor sarana dan prasarana Tanpa adanya sarana atau fasilitas yang mendukung, maka tidak mungkin penegakan hukum akan berlangsung dengan lancar. Faktor sarana dan prasarana Tanpa adanya sarana atau fasilitas yang mendukung. Faktor Rendahnya Kualitas Sumber daya Manusia. Faktor Supply dan demand Besarnya kapasitas industri kayu. Faktor Yang Berkaitan dengan Nilai-nilai Masyarakat Pada tingkat masyarakat, Sanksi atau hukuman terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana penebangan pohon tanpa izin dalam kawasan hutan lindung yaitu berupa pidana penjara selama 2 (dua) Tahun dan 6 (enam) Bulan dan denda sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) Bulan; sebagaimana yang telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahaan dan Pemberantasaan Perusakan Hutan. Sanksi tersebut lebih rendah dari tuntutan pidana dari penuntut umum.