cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
ziajcgcs@gmail.com
Editorial Address
Jalan Surya Haji Nomor 114, Laut Dendang, Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29876370     EISSN : 29639948     DOI : -
journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the study.
Articles 166 Documents
Strategi Guru Generasi Z dalam Menanamkan Nilai Adab kepada Siswa Generasi Alpha di SMP IRA Medan Erwinda Rahim Tanjung; Khairuddin Khairuddin
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.984

Abstract

Tantangan perkembangan moral di era digital, di mana siswa Generasi Alpha sangat dipengaruhi oleh teknologi dan media sosial, sehingga peran guru Generasi Z yang memahami perkembangan teknologi menjadi penting dalam membentuk karakter dan adab siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Generasi Z dalam menanamkan nilai adab kepada siswa Generasi Alpha di SMP IRA Medan, mengetahui efektivitasnya, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa di SMP IRA Medan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh hasil yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Generasi Z dalam menanamkan nilai adab dilakukan melalui pendekatan pembiasaan dan keteladanan terstruktur, terutama melalui program muhasabah rutin setiap tiga bulan yang diintegrasikan dengan kegiatan tahajud berjama’ah, serta metode storytelling dalam pembelajaran. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan, sopan santun, dan kepedulian siswa terhadap sesama. Faktor pendukung utama meliputi penggunaan media digital yang variatif (video dan PowerPoint) serta fasilitas sekolah yang memadai, sementara faktor penghambat utamanya berasal dari pengaruh lingkungan pergaulan siswa di luar sekolah.
Penguatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Melalui Pendekatan Multikultural di SDN 018 dan SDN 002 Tenggarong Khairudin Khairudin
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui pendekatan multikultural di SDN 018 dan SDN 002 Tenggarong. Pendekatan multikultural dipandang sebagai strategi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keberagaman, toleransi, saling menghargai, keadilan, serta tanggung jawab sosial ke dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, guru kelas, serta peserta didik di kedua sekolah. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dilaksanakan melalui integrasi nilai-nilai multikultural dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, pembiasaan budaya sekolah, serta kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi toleransi, saling menghormati, kepedulian sosial, kerja sama, keadilan, demokrasi, serta penghargaan terhadap keberagaman agama, suku, budaya, dan latar belakang peserta didik. Implementasi pendekatan multikultural memberikan dampak positif terhadap terbentuknya karakter religius, sikap moderat, kemampuan bekerja sama, meningkatnya empati sosial, serta terciptanya lingkungan belajar yang harmonis dan inklusif. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan multikultural diintegrasikan secara sistematis dalam seluruh proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai strategi penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Analisis Penggunaan Bahasa Baku Indonesia dalam Komunikasi Akademik Mahasiswa di Lingkungan Perguruan Tinggi: Sebuah Kajian Sosiolinguistik dan Refleks Digital Dinda Galuh Dwiningtyas; Riza Al Putri; Kartika Sari; Diki Pramana Karo Karo; Sri Kurnia Hastuti Sebayang
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tingkat pemahaman, persepsi, dan penerapan bahasa Indonesia baku dalam komunikasi akademik mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Di era disrupsi digital, penggunaan media sosial dan aplikasi pesan instan yang semakin masif telah melahirkan berbagai variasi bahasa yang cenderung menggeser penggunaan ragam bahasa Indonesia baku dalam komunikasi akademik di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis korpus teks dan studi sosiolinguistik. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 50 mahasiswa aktif sebagai responden serta analisis dokumen terhadap 30 sampel korpus teks berupa pesan WhatsApp yang dikirim mahasiswa kepada dosen wali maupun dosen mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki tingkat pemahaman teoritis yang cukup baik mengenai kosakata baku, kemampuan mereka dalam menerapkan bahasa Indonesia baku pada komunikasi tertulis formal masih menunjukkan penyimpangan yang cukup signifikan. Kesalahan berbahasa didominasi oleh penggunaan singkatan informal (70%), kesalahan afiksasi (45%), interferensi bahasa gaul (40%), dan ketidaktepatan pemilihan diksi (35%). Fenomena tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu refleks digital (habitual digital action) akibat tingginya intensitas penggunaan media sosial serta hambatan psikologis berupa kekhawatiran akan terciptanya jarak sosial apabila menggunakan ragam bahasa yang terlalu formal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya rekonstruksi kurikulum bahasa Indonesia di perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan aspek kognitif, tetapi juga menekankan pembiasaan pada ranah afektif dan psikomotorik dalam praktik komunikasi akademik formal.
Representasi Kemiskinan dalam Novel Kado Terbaik Karya J.S. Khairen: Kajian Sosiologi Sastra Ullaya Hafsari; Mira Aulia; Wulan Dini; Khairunnisa Nabila; Sri Kurnia Hastuti Sebayang
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1027

Abstract

Kemiskinan muncul akibat adanya hubungan berbagai faktor dalam kehidupan manusia, terutama faktor sosial dan ekonomi. Kedua faktor tersebut saling berkaitan sehingga menciptakan perbedaan antara kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi sejahtera maupun kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk representasi kemiskinan dalam novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis isi dengan pendekatan sosiologi sastra. Data penelitian ini berupa wacana, paragraf, kalimat, hingga kata yang lebih tepatnya rincian atau fakta-fakta yang berupa penggalan-penggalan cerita dan dialog yang menggambarkan kemiskinan kehidupan panti asuhan dalam novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis, baca, simak, dan catat serta menggunakan teknik studi pustaka (Library Research), yaitu teknik yang menggunakan buku-buku atau sumber-sumber tertulis untuk dijadikan sebagai landasan teori dan acuan dalam hubungan dan keterkaitan objek yang akan diteliti. Sumber data penelitian ini adalah novel Kado Terbaik yang merepresentasikan kemiskinan. Instrumen utama penelitian adalah peneliti itu sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya bentuk-bentuk representasi kemiskinan dalam novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen yaitu (1) ketidakmampuan memperoleh suatu kebutuhan dasar, (2) harta tidak cukup memenuhi kebutuhan hidup, dan (3) sulitnya mencari pekerjaan.
Manajemen Kelas Guru PAUD dalam Menangani Perilaku Disruptif Anak Usia Dini Kelompok B di PAUD Miftahul Ulum Pasanggar Titik Aisyah; Abd. Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1028

Abstract

Perilaku disruptif pada anak usia dini merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul dalam kegiatan pembelajaran dan dapat mengganggu proses belajar mengajar di kelas. Perilaku tersebut meliputi berbicara saat guru menjelaskan, mengganggu teman, berlari-lari di dalam kelas, tidak mengikuti aturan, serta tantrum ketika keinginannya tidak terpenuhi. Oleh karena itu, guru PAUD perlu memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan strategi manajemen kelas yang diterapkan guru di PAUD Miftahul Ulum Pasanggar dalam menangani perilaku disruptif anak kelompok B usia 5 sampai 6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan manajemen kelas dengan cukup baik melalui penyusunan aturan kelas, pemberian penguatan positif, serta pendekatan personal yang lembut kepada anak alih-alih hukuman. Dengan demikian, manajemen kelas yang tepat menjadi faktor penting dalam menangani perilaku disruptif serta mendukung perkembangan sosial dan emosional anak.
Peran Guru dalam Penanaman Nilai Religius dan Sikap Sosial Siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 131/IV Kota Jambi Septa Viani; Siti Mariah Ulfah; Fia Alifah Putri
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan nilai religius dan sikap sosial pada siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 131/IV Kota Jambi. Pendekatan pedagogis difokuskan pada bagaimana guru berfungsi sebagai teladan, pembimbing, dan pengawas dalam pembentukan karakter harian siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara bersama guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai religius siswa (beriman, bertakwa, bersih, toleran) terbentuk dengan baik melalui pembiasaan harian seperti doa bersama, sholat dhuha, dan tantangan jurnal harian; (2) sikap sosial siswa (jujur, sopan santun, disiplin, tanggung jawab) menunjukkan perkembangan signifikan melalui bimbingan dan teguran yang konsisten; (3) guru memegang peran esensial sebagai teladan utama dan penguat perilaku positif. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah dasar mengintegrasikan pendidikan karakter secara struktural ke dalam rutinitas akademik maupun non-akademik demi keberlanjutan perkembangan moral siswa.
Pengaruh Media Pohon Pintar Terhadap Hasil Belajar Matematika dalam Materi Penjumlahan Siswa Kelas III SDN 101843 Bandarbaru T.A. 2025/2026 Mika Dwita Br Tarigan; Novi Tari Simbolon; Juwita Tindaon
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pohon pintar terhadap hasil belajar matematika pada materi penjumlahan siswa kelas III UPT SD Negeri 101843 Bandar Baru Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 43 orang, terdiri atas kelas III-A sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 siswa dan kelas III-B sebagai kelas kontrol sebanyak 22 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest yang diberikan kepada kedua kelas untuk mengukur kemampuan awal dan hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa pada kedua kelas relatif setara, berdistribusi normal, dan memiliki varians yang homogen. Setelah diberikan perlakuan, hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan media pohon pintar mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) dengan nilai t hitung sebesar -9,817, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan tersebut membuktikan bahwa penggunaan media pohon pintar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa pada materi penjumlahan. Media pohon pintar mampu membantu siswa memahami konsep penjumlahan secara lebih konkret, meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, media pohon pintar dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi penjumlahan.
Development of Audio Visual-Based Quran Reading Training Media at the Quran House in Padangsidimpuan City Hilman Rizky Hasibuan; Zulhimma Zulhimma; Muhammad Roihan Daulay
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1043

Abstract

This research was motivated by the still low ability of students to recite nagham independently and the use of learning media that are still simple and only audio-based without visualization of tone patterns and vocal techniques. This study aims to develop an audio-visual based training media for the art of Qur’anic recitation that is valid, practical, and effective in improving the tilawah abilities of students at Rumah Qur’an Kota Padangsidimpuan. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires, documentation, and tilawah ability tests. The results of the study showed that the developed media achieved a very valid level of validity, with media expert validation scores of 90%, material expert scores of 92%, and learning expert scores of 96%. The practicality level obtained scores of 80% and 95.5%, categorized as practical and very practical, while the effectiveness level obtained a student response score of 89%. Therefore, the audio-visual based training media for the art of Qur’anic recitation was declared feasible, practical, and effective for use in learning Qur’anic tilawah.
Pengaruh Analisis Unsur Instrinsik pada Novel “Ayahku Bukan Pembohong” Karya Tere Liye: Kajian Semiotika Nancy Cornelia br Sitepu; Natania Agustia; Nabila Anasya; Sri Kurnia Hastuti Sebayang
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dan mengungkap makna yang terkandung dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere Liye melalui kajian semiotika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca dan catat. Data penelitian berupa kutipan-kutipan dalam novel yang berkaitan dengan tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, amanat, serta tanda-tanda yang mengandung makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki unsur intrinsik yang terdiri atas tema, tokoh dan penokohan, alur campuran, latar, sudut pandang orang pertama, dan amanat yang saling mendukung dalam membangun cerita. Tema utama yang ditemukan adalah kasih sayang orang tua, kejujuran, dan pengorbanan. Kajian semiotika menunjukkan bahwa berbagai cerita yang disampaikan tokoh Ayah mengandung simbol yang merepresentasikan nilai kerja keras, tanggung jawab, keteguhan, serta pentingnya menghormati orang tua. Novel ini mengandung nilai moral dan pendidikan yang relevan dengan kehidupan pembaca.
Konstruksi Makna Perempuan dalam Hadis-Hadis Ṣaḥīḥ al-Bukhārī: Analisis Semantik, Sintaksis, dan Pragmatik Mir’atul Hasanah; Ni’matuz Zuhrah; Ira Trisnawati
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 1 (2026): April: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i1.1052

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi makna perempuan dalam hadis-hadis terpilih di Ṣaḥīḥ al-Bukhārī melalui pendekatan semantik, sintaksis, dan pragmatik. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana pilihan leksikal, struktur sintaksis, presuposisi, dan implikatur berinteraksi membentuk pemaknaan yang sering dipersepsi problematis secara publik. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan, data berupa empat hadis tentang kesialan (al-syu'm), gangguan salat (qaṭa'a), kepemimpinan perempuan (lan yufliḥa), dan perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka (akṣar) dianalisis melalui identifikasi unsur kebahasaan, telaah makna leksikal, analisis sintaksis, analisis pragmatik, dan sintesis lintas data. Temuan menunjukkan bahwa makna problematis terhadap perempuan tidak terbentuk semata oleh makna leksikal, melainkan oleh interaksi antara diksi, struktur tuturan, dan inferensi pragmatik pembaca. Pada tataran semantik, leksem al-syu'm, qaṭa'a, lan yufliḥa, dan akṣar memiliki muatan evaluatif kuat. Pada tataran sintaksis, pola koordinatif (tarkīb 'aṭfī) dan predikatif menempatkan perempuan dalam relasi kategoris yang berpotensi memunculkan kesan negatif. Pada tataran pragmatik, presuposisi dan implikatur memperluas makna literal menjadi generalisasi sosial ketika konteks historis-situasional diabaikan. Penelitian ini menegaskan bahwa hadis-hadis tentang perempuan perlu dibaca secara kontekstual dan melalui analisis linguistik terintegrasi agar tidak direduksi menjadi stereotip sosial yang ahistoris.