cover
Contact Name
Rabwan Satriawan
Contact Email
jurnalolahragatsb@gmail.com
Phone
+6282323898556
Journal Mail Official
jurnalolahragatsb@gmail.com
Editorial Address
STKIP Taman Siswa Bima Jalan Pendidikan Taman Siswa Bima No. 1 Palibelo, Bima - NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880324     EISSN : 26850125     DOI : https://doi.org/10.37630/jpo
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Olahraga is published by STKIP Taman Siswa Bima. Jurnal Pendidikan Olahraga are open national scientific journals that collect and disseminate research manuscripts and literature review/articles in the fields of physical education, sports, and health. Multilateral journal specifically concerns on main problem in the critics, analysis, evaluation, and development of physical edcutaion, sport, and health field, namely: SPORTS SCIENCE PHYSICAL EDUCATION SPORTS TOURISM TRADITIONAL SPORTS SPORTS BIOMECANICS SPORT HEALTH SPORTS PSYCHOLOGY SPORTS NUTRITION
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 447 Documents
Survei Minat dan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Olahraga Bola Tangan di Kabupaten Cianjur Irgi Irgi; Asep Ramdan Afriyuandi; Andi Kurniawan Pratama
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.4985

Abstract

Olahraga bola tangan (handball) merupakan cabang olahraga beregu yang sedang berkembang di Indonesia, namun data mengenai minat dan partisipasi masyarakat terhadap olahraga ini di Kabupaten Cianjur masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat masyarakat, tingkat partisipasi masyarakat, serta hubungan antara minat dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga bola tangan di Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 110 responden masyarakat Kabupaten Cianjur yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil seluruh 30 butir pernyataan dinyatakan valid dan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,969 yang menunjukkan reliabilitas sangat tinggi. Berdasarkan kategorisasi skor total menggunakan kriteria mean dan simpangan baku ideal, tingkat minat masyarakat terhadap olahraga bola tangan secara keseluruhan berada pada kategori sedang, begitu pula tingkat partisipasi masyarakat; meskipun demikian, pada tingkat indikator, mayoritas responden justru berada pada kategori tinggi (minat 64-69%; partisipasi 59-66%), sehingga kategori sedang pada skor total mencerminkan sebaran skor gabungan, bukan rendahnya capaian pada masing-masing indikator. Hasil uji korelasi Product Moment Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara minat dan partisipasi masyarakat, di mana minat yang lebih tinggi berkaitan dengan kecenderungan partisipasi yang lebih tinggi pula dalam kegiatan olahraga bola tangan. Temuan ini mengindikasikan perlunya sosialisasi, pembinaan berkelanjutan, penyediaan fasilitas, serta kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi olahraga guna meningkatkan minat dan partisipasi masyarakat terhadap olahraga bola tangan di Kabupaten Cianjur.
Analisis Problematika Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran PJOK di SD Muhammadiyah Kebagusan Pemalang Mohammad Wildan Muttaqien; M. Riski Adi Wijaya; Gilang Nuari Panggraita; Mega Widya Putri
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.4999

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan yang penting dalam Kurikulum Merdeka untuk mengakomodasi perbedaan kebutuhan, minat, dan kemampuan belajar peserta didik, namun implementasinya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, masih terdapat beberapa problematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas II SD Muhammadiyah Kebagusan Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PJOK, dan lima peserta didik kelas II yang dipilih menggunakan kriteria setiap siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya menerapkan pembelajaran berdiferensiasi melalui variasi metode, aktivitas, media, dan pengelompokan peserta didik sesuai kebutuhan belajar. Namun implementasinya belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan beberapa problematika, yaitu: (1) kurangnya pemahaman guru mengenai konsep pembelajaran berdiferensiasi, (2) perbedaan kemampuan peserta didik yang menyulitkan proses pengelompokan berdasarkan kebutuhan belajar, (3) kesulitan dalam mengelola kelas ketika peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran yang berbeda secara bersamaan, (4) keterbatasan media pembelajaran dalam mendukung kebutuhan belajar peserta didik, (5) waktu dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan (6) sarana dan seterusnya pembelajaran PJOK. Dengan demikian diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta dukungan sekolah agar pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PJOK dapat berlangsung secara lebih optimal.
Hubungan Sport Commitment dengan Konsistensi Kehadiran Latihan Atlet Bola Basket A. Febi Irawati; Andi Sahrul Jahrir
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.5001

Abstract

Konsistensi kehadiran latihan merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan proses pembinaan atlet karena menentukan kontinuitas adaptasi fisik, penguasaan keterampilan, serta kesiapan menghadapi kompetisi. Salah satu faktor psikologis yang diduga memengaruhi konsistensi kehadiran latihan adalah Sport Commitment, yaitu komitmen atlet untuk mempertahankan keterlibatan dalam aktivitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan serta kontribusi Sport Commitment terhadap konsistensi kehadiran latihan atlet bola basket BKMF Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 38 atlet yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Sport Commitment diukur menggunakan Sport Commitment Questionnaire-2 (SCQ-2), sedangkan konsistensi kehadiran latihan diperoleh melalui persentase kehadiran atlet berdasarkan data absensi latihan selama periode penelitian. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor Sport Commitment memiliki nilai rata-rata 95,87 ± 10,21, sedangkan rata-rata konsistensi kehadiran latihan mencapai 88,05 ± 8,47%. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara Sport Commitment dan konsistensi kehadiran latihan (r = 0,648; p < 0,001). Hasil regresi linear sederhana menunjukkan bahwa Sport Commitment memberikan kontribusi sebesar 42,0% terhadap variasi konsistensi kehadiran latihan (R² = 0,420; β = 0,648; F = 26,152; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Sport Commitment yang dimiliki atlet, semakin tinggi pula konsistensi kehadiran latihan yang ditunjukkan. Oleh karena itu, penguatan Sport Commitment perlu menjadi salah satu fokus dalam proses pembinaan atlet untuk mendukung keberlangsungan latihan secara optimal.
Perbedaan Performa Linear Sprint dan Reactive Sprint Berdasarkan Posisi Perimeter dan Post Players Atlet Bola Basket Universitas Muhammad Ivan Miftahul Aziz; A. Febi Irawati
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.5002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan performa Linear Sprint dan Reactive Sprint berdasarkan kelompok posisi bermain pada atlet BKMF Bola Basket Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif (comparative cross-sectional study). Sampel penelitian terdiri atas 35 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi 20 Perimeter Players dan 15 Post Players. Performa sprint diukur menggunakan Linear Sprint Test dan Reactive Sprint Test pada jarak 5 meter dan 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perimeter Players memiliki performa sprint yang lebih baik dibandingkan Post Players pada seluruh variabel pengukuran. Rerata waktu Linear Sprint 5 m pada Perimeter Players dan Post Players masing-masing sebesar 1,17 ± 0,05 detik dan 1,24 ± 0,06 detik, sedangkan rerata Reactive Sprint 5 m sebesar 1,34 ± 0,07 detik dan 1,45 ± 0,08 detik. Selain itu, waktu tempuh Reactive Sprint secara signifikan lebih lama dibandingkan Linear Sprint. Terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan posisi bermain (F = 18,642; p < 0,001; η² = 0,361), jenis sprint (F = 126,315; p < 0,001; η² = 0,793), serta interaksi antara posisi bermain dan jenis sprint (F = 5,274; p = 0,028; η² = 0,138). Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik posisi bermain berpengaruh terhadap performa sprint, terutama pada kondisi yang melibatkan respons terhadap stimulus visual. Oleh karena itu, evaluasi dan program latihan kecepatan pada atlet bola basket perlu mengintegrasikan pengukuran Linear Sprint dan Reactive Sprint agar lebih sesuai dengan tuntutan permainan.
Analisis Physical Self-Concept Mahasiswa Berdasarkan Jenis Kelamin dan Tingkat Aktivitas Fisik Andi Sahrul Jahrir; Muhammad Ivan Miftahul Aziz
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.5003

Abstract

Physical Self-Concept merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam pembentukan persepsi individu terhadap kemampuan, kondisi, dan penampilan fisiknya. Pada mahasiswa bidang keolahragaan, Physical Self-Concept yang positif dapat mendukung keterlibatan dalam aktivitas fisik, kepercayaan diri, dan perkembangan kompetensi olahraga. Physical Self-Concept dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya jenis kelamin dan tingkat aktivitas fisik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Physical Self-Concept berdasarkan jenis kelamin dan tingkat aktivitas fisik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain survei cross-sectional yang melibatkan 128 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Physical Self-Concept diukur menggunakan Physical Self-Description Questionnaire Short (PSDQ-S), sedangkan tingkat aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire Short (IPAQ-S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki Physical Self-Concept yang positif dengan skor rata-rata sebesar 4,39 ± 0,56. Mahasiswa laki-laki memiliki Physical Self-Concept yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa perempuan (4,56 ± 0,47 vs 4,16 ± 0,53; p = 0,001). Selain itu, terdapat perbedaan Physical Self-Concept berdasarkan tingkat aktivitas fisik, di mana mahasiswa dengan tingkat aktivitas fisik tinggi menunjukkan skor tertinggi (4,71 ± 0,38), diikuti tingkat aktivitas fisik sedang (4,33 ± 0,45), dan rendah (3,98 ± 0,49). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik memberikan pengaruh yang besar terhadap Physical Self-Concept (Partial Eta Squared = 0,241). Temuan ini mengindikasikan bahwa jenis kelamin dan tingkat aktivitas fisik merupakan faktor yang berkontribusi dalam pembentukan Physical Self-Concept pada mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan partisipasi dalam aktivitas fisik perlu didorong untuk mendukung perkembangan fisik dan psikologis mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Motivasi Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga dalam Menjaga Kebugaran Jasmani Selama Perkuliahan Praktik di Universitas Muhammadiyah Bulukumba Majang Majang; Reski Ameliya
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.5022

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek penting bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) karena mendukung kesiapan dalam mengikuti aktivitas perkuliahan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi mahasiswa PKO Universitas Muhammadiyah Bulukumba dalam menjaga kebugaran jasmani selama mengikuti perkuliahan praktik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik jenuh (total sampling) yang melibatkan seluruh populasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang mengikuti mata kuliah praktik atletik sebanyak 12 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan Angket Motivasi Kebugaran Jasmani Mahasiswa dengan skala Likert 1–5 yang terdiri atas 20 pernyataan dan mencakup empat indikator, yaitu motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, ketekunan, dan minat. Data selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan nilai persentase dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan persentase 63,83%. Indikator minat memperoleh persentase tertinggi sebesar 74,00% dan termasuk kategori tinggi. Motivasi intrinsik dan ketekunan masing-masing memperoleh 62,67% dan berada pada kategori tinggi, sedangkan motivasi ekstrinsik memperoleh persentase terendah sebesar 56,00% dengan kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa minat menjadi aspek yang paling dominan dalam mendorong mahasiswa menjaga kebugaran jasmani, sementara motivasi ekstrinsik masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan perkuliahan melalui fasilitas latihan, apresiasi, dan umpan balik dosen perlu dioptimalkan untuk mendukung motivasi mahasiswa dalam menjaga kebugaran jasmani.
Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Atlet Bela Diri di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Sabrina Nugraheni; Dittasari Putriana; Kurnia Mar&#039;atus Solichah
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.5067

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan faktor penting yang mendukung performa atlet, terutama pada cabang olahraga bela diri yang membutuhkan daya tahan dan kemampuan fisik yang optimal. Salah satu faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani adalah kadar hemoglobin yang berperan dalam mengangkut oksigen ke jaringan tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi selama aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan tingkat kebugaran jasmani pada atlet bela diri di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 59 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kadar hemoglobin diukur secara langsung menggunakan Easy Touch GCHbU, sedangkan tingkat kebugaran jasmani diukur secara langsung menggunakan Multistage Fitness Test (bleep test). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden, kadar hemoglobin, dan tingkat kebugaran jasmani. Selanjutnya, uji normalitas dilakukan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, yang menunjukkan bahwa data kadar hemoglobin dan VO2Maks berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji Korelasi Pearson Product Moment dengan p-value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin responden adalah 15,01±2,02 g/dL dengan sebagian besar responden tidak mengalami anemia (93,2%). Rata-rata nilai VO₂Maks responden adalah 40,08±7,08 ml/kg/min dan mayoritas masuk pada kategori kebugaran baik (49,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan tingkat kebugaran jasmani pada atlet bela diri di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (r=0,3676; p=0,0042). Disimpulkan bahwa semakin tinggi kadar hemoglobin, maka semakin baik tingkat kebugaran jasmani atlet, meskipun kekuatan hubungan yang diperoleh berada pada kategori lemah. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai pentingnya pemantauan kadar hemoglobin dan kebugaran jasmani dalam mendukung kondisi fisik atlet.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 6 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 5 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 6 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 6 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 5 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 5 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 10 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 8 No. 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKANOLAHRAGA Vol. 7 No. 1 (2017): JURNAL PENDIDIKANOLAHRAGA More Issue