cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Literasi Asuransi Melalui Lomba Membuat Video Kreatif I Made Indra Made Indra; Nike Septivani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14020

Abstract

Rendahnya literasi asuransi, terutama di kalangan generasi muda, menjadi tantangan dalam meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan risiko dan perencanaan keuangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, STMA Trisakti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Literasi Asuransi melalui Lomba Membuat Video Kreatif”. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan pendekatan edukasi partisipatif dan melibatkan 65 peserta. Peserta membuat video edukasi berdurasi 1–3 menit yang dipublikasikan melalui YouTube, Instagram, dan media sosial lainnya. Video dinilai oleh dewan juri dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia berdasarkan kesesuaian tema, penguasaan materi, kreativitas, kualitas penyajian, kualitas teknis, dan keterlibatan publik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menghasilkan konten edukatif mengenai asuransi, dengan tiga karya terbaik berasal dari Kalimantan Selatan, Bondowoso, dan Jember. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara STMA Trisakti, AAJI, mahasiswa, dan masyarakat. Dengan demikian, lomba video kreatif dapat menjadi strategi edukasi digital yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi asuransi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan risiko.
Optimalisasi Pembelajaran Agribisnis Tanaman Hias melalui Pendampingan Praktik Perbanyakan Tanaman dengan Metode Stek di SMKN 5 Jeneponto Rivika Leban; Indrayani Indrayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14040

Abstract

Kegiatan pengabdian ini ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran Agribisnis Tanaman Hias melalui pendampingan praktik perbanyakan tanaman menggunakan metode stek pada peserta didik kelas XI Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) di SMKN 5 Jeneponto. Permasalahan yang dihadapi sekolah adalah masih terbatasnya penerapan pembelajaran berbasis praktik yang mampu meningkatkan keterampilan peserta didik dalam melakukan perbanyakan tanaman secara vegetatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyuluhan materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi hasil kegiatan. Peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar perbanyakan vegetatif, pemilihan tanaman induk, teknik pemotongan stek, penggunaan media tanam, hingga pemeliharaan bibit setelah penanaman. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan peserta selama praktik serta penilaian terhadap keberhasilan stek yang dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik memiliki antusiasme yang tinggi selama mengikuti pendampingan. Kemampuan peserta dalam memahami prosedur perbanyakan tanaman meningkat, ditandai dengan meningkatnya keterampilan dalam memilih bahan stek, menyiapkan media tanam, serta melakukan penanaman sesuai prosedur yang benar. Pendampingan praktik secara langsung memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan pembelajaran teori semata. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang agribisnis tanaman hias sekaligus mendukung implementasi pembelajaran berbasis praktik di sekolah kejuruan.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Digital untuk Mendukung Pembelajaran Siswa Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMK Negeri 2 Pinrang Azizah Tandiea Paembonan; Amirah Mustarin; Husnih Husain
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14047

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, sehingga pemanfaatan media pembelajaran interaktif menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Namun, penggunaan media pembelajaran berbasis digital di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan media yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk memanfaatkan media pembelajaran interaktif berbasis digital sebagai pendukung proses pembelajaran bagi siswa SMK Negeri 2 Pinrang dalam. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan berbagai platform pembelajaran digital, praktik pembuatan media pembelajaran interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama pelatihan, mampu mengoperasikan aplikasi pembelajaran digital, serta berhasil mengembangkan media pembelajaran interaktif sederhana yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan literasi digital, kreativitas, dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis digital yaitu media pembelajaran berbasis canva yang efektif dalam mendukung pembelajaran di SMK Negeri 2 Pinrang serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan berpusat pada siswa.
Pengembangan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Pendidikan Teknologi Pertanian melalui Program Asistensi Mengajar di SMKN 4 Gowa Adzgal S; Reski Praja Putra; Indah Herawaty; Riswana Zera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14058

Abstract

Program Asistensi Mengajar merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah sekaligus meningkatkan kompetensi sebagai calon pendidik. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Asistensi Mengajar serta menganalisis kontribusinya terhadap pengembangan kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Teknologi Pertanian di SMKN 4 Gowa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi lingkungan sekolah, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan asistensi mengajar, pendampingan pembelajaran praktik, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Mahasiswa berkolaborasi dengan guru pamong dalam menyusun perangkat pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran di kelas, mendampingi kegiatan praktik pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta melakukan evaluasi hasil belajar peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Program Asistensi Mengajar memberikan pengalaman profesional yang mampu meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa, khususnya dalam memahami karakteristik peserta didik, menyusun perangkat pembelajaran, mengelola kelas, memilih strategi dan media pembelajaran, berkomunikasi secara efektif, serta melaksanakan evaluasi pembelajaran. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, program ini juga mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra. Dengan demikian, Program Asistensi Mengajar menjadi sarana yang efektif dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik yang profesional dan kompeten.
Pendampingan Pembelajaran Game Based Learning (GBL) Melalui Program MBKM Asistensi Mengajar di SMKN 4 Gowa Riswana Zera; Reski Praja Putra; Adzgal S; Muhammad Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14060

Abstract

Pendidikan dalam Era Kurikulum Merdeka menuntut proses pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan pembelajaran berbasis Game Based Learning (GBL) melalui Program MBKM Asistensi Mengajar di SMKN 4 Gowa untuk meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan keterlibatan siswa pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman. Sasaran kegiatan ini adalah 23 orang siswa kelas XI Program Keahlian Agribisnis Tanaman. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan: observasi, pelaksanaan pembelajaran (kombinasi metode ceramah dan penggunaan media Quizizz), pendampingan kegiatan praktik lapangan (pembuatan bedengan, pemasangan mulsa, dan pemasangan ajir secara berkelompok), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan GBL menggunakan Quizizz mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan meningkatkan antusiasme siswa. Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 19 siswa (82,61%) berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 75) dengan rata-rata nilai kelas sebesar 81,74, sementara 4 siswa (17,39%) belum tuntas. Selain peningkatan pemahaman teori, pendampingan ini juga meningkatkan keaktifan, kerja sama kelompok, serta keterampilam siswa dalam melaksanakan praktik lapangan sesuai prosedur. Secara keseluruhan, pendampingan pembelajaran berbasis GBL melalui Program MBKM Asistensi Mengajar memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Agribisnis Tanaman di SMKN 4 Gowa.
Pengembangan Kewirausahaan Siswa SMKN 9 Makassar melalui Produksi Samosa Ikan Tuna Pety Desvita; Anisa Febrianti Amir; Winda Kamal; Ayla Ainayyah M
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14092

Abstract

Sektor perikanan dan kelautan di Kota Makassar memiliki potensi melimpah, namun pemanfaatannya di satuan pendidikan kejuruan masih terbatas pada pengolahan tradisional konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) ini bertujuan untuk menguatkan keterampilan teknis (hard skills) dan kompetensi kewirausahaan (soft skills) siswa kelas XI APHPI SMKN 9 Makassar melalui diversifikasi produk olahan Samosa Ikan Tuna. Metode pelaksanaan program meliputi empat tahapan terpadu: persiapan dan formulasi resep, pelatihan dan praktik produksi, analisis usaha dan pengemasan, serta pemasaran langsung (direct selling) dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman higiene-sanitasi serta keterampilan motorik siswa, di mana 95% siswa berhasil melipat kulit samosa berbentuk segitiga presisi. Penggorengan deep frying menghasilkan samosa yang matang merata, renyah, dan kuning keemasan. Dari sisi kewirausahaan, siswa mampu menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), mengemas produk menggunakan wadah food grade berlabel merek, dan melakukan simulasi pemasaran langsung hingga seluruh produk habis terjual (sold out). Evaluasi organoleptik menunjukkan respon konsumen yang sangat memuaskan terhadap rasa dan kerenyahan produk. Program ini terbukti efektif mengintegrasikan pembelajaran Teaching Factory dengan iklim bisnis riil guna menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha siswa di bidang kuliner kemaritiman.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Oven Pengering Ikan Asin Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi Kelompok Nelayan Pa'Ristan di Kota Bontang Martati Martati; Akbar Akbar; Irfani Zuhrufillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14096

Abstract

Proses pengeringan ikan asin pada Kelompok Nelayan Pa'Ristan di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, masih dilakukan secara terbuka sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca, berisiko terpapar debu dan serangga, serta menyebabkan proses pengeringan kurang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berupa oven pengering ikan asin berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta memberikan pelatihan, praktik penggunaan, dan pendampingan perawatan alat kepada mitra. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan mitra, penerapan dan serah terima oven pengering berbasis PLTS, pelatihan penggunaan alat, praktik langsung oleh mitra, serta pendampingan perawatan dan pemeliharaan alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa satu unit oven pengering ikan asin berbasis PLTS berhasil diterapkan dan diserahterimakan kepada Kelompok Nelayan Pa'Ristan. Selain itu, mitra mengikuti pelatihan, praktik pengoperasian oven, serta pendampingan perawatan dasar alat sebagai bagian dari penerapan teknologi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil menerapkan teknologi tepat guna berupa oven pengering ikan asin berbasis PLTS yang disertai pelatihan, praktik, dan pendampingan sebagai upaya mendukung pemanfaatan teknologi pada Kelompok Nelayan Pa'Ristan.
Peningkatan Profesionalisme Operasional Dan Manajemen Fasilitas Bengkel Gama Jaya Motor Melalui Seragam Kerja Ergonomis Berbasis K3 Viola Malta Ramadhani; Riana Nurmalasari; Felda Nahdah Erfarras; Nemesius Bambang Revantoro; Pranoto Pranoto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14117

Abstract

Pekerjaan mekanik otomotif melibatkan postur membungkuk, jongkok, berlutut, dan menjangkau komponen kendaraan dalam durasi relatif lama sehingga berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan muskuloskeletal. Bengkel Gama Jaya Motor juga belum memiliki seragam kerja terstandar yang mengintegrasikan kebutuhan ergonomi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta identitas visual usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang dan menerapkan seragam kerja ergonomis berbasis K3 sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme operasional dan manajemen fasilitas bengkel. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup survei kebutuhan, observasi postur kerja, pengukuran antropometri, perancangan model two-piece, produksi, implementasi, monitoring, dan edukasi K3. Program menghasilkan 10 set seragam kerja berbahan cotton-poly blend dan durable grey cargo canvas yang dilengkapi kancing tersembunyi, saku utilitas, penguat pada area duduk, serta identitas bengkel. Berdasarkan observasi penggunaan dan tanggapan mitra, model two-piece dinilai lebih leluasa dan nyaman dibandingkan wearpackterusan, sedangkan perpaduan warna abu-abu dan krem memperkuat standar visual bengkel. Kegiatan ini menunjukkan bahwa perancangan seragam berdasarkan kebutuhan pengguna dapat mendukung kenyamanan kerja, keselamatan operasional, dan citra profesional usaha. Evaluasi kuantitatif lanjutan tetap diperlukan untuk mengukur perubahan risiko gangguan muskuloskeletal dan beban kerja secara objektif.
Peningkatan Keterampilan Siswa Jurusan APHPI di SMK Negeri 9 Makassar melalui Praktik Pembuatan Bakso Ikan dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Nur Annisa Syarbiah; Andi Salwa Salsabila; Winda Kamal; Nurul Muchlisah Zainuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14121

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam kerangka Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya skema asistensi mengajar/pengabdian di satuan pendidikan vokasi, dengan mitra jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan (APHPI) SMK Negeri 9 Makassar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mitra akan penguatan keterampilan praktik pengolahan hasil perikanan yang aplikatif dan bernilai ekonomi. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain masih terbatasnya variasi praktik produk olahan perikanan yang dilakukan secara terstruktur, serta belum optimalnya penguasaan siswa terhadap standar mutu dan keamanan pangan dalam proses produksi. Melalui program MBKM, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang merancang dan melaksanakan pelatihan serta pendampingan praktik pembuatan bakso ikan, yang dipilih karena relevan dengan kompetensi dasar kejuruan APHPI dan memiliki prospek pasar yang baik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi oleh mahasiswa MBKM bersama guru pamong, praktik langsung secara berkelompok, serta pendampingan dan evaluasi hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan siswa pada aspek teknis produksi, seperti penanganan bahan baku, penggilingan daging ikan, formulasi adonan, dan pembentukan produk, serta peningkatan pemahaman mengenai standar mutu dan keamanan pangan. Kegiatan ini juga menumbuhkan sikap kerja sama tim dan jiwa kewirausahaan siswa, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa MBKM dalam menerapkan kompetensi keilmuannya di dunia pendidikan vokasi. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis produk melalui skema MBKM efektif meningkatkan kompetensi siswa APHPI sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan mitra.
Pelatihan Penggunaan Mulsa Plastik untuk Meningkatkan Keterampilan Praktik Budidaya Tanaman bagi Siswa SMK Negeri 5 Jeneponto Imelda Imelda; Indrayani Indrayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14129

Abstract

Penggunaan mulsa plastik merupakan salah satu teknik budidaya tanaman yang banyak diterapkan pada lahan hortikultura karena berfungsi menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, mengurangi percikan tanah ke tanaman, serta membantu menciptakan kondisi mikroklimat yang lebih mendukung pertumbuhan tanaman. Namun, keterampilan penggunaan mulsa plastik belum sepenuhnya dikuasai oleh siswa sekolah kejuruan, terutama pada aspek persiapan lahan, pembentukan bedengan, pemasangan mulsa, pembuatan lubang tanam, penanaman bibit, dan pengelolaan limbah mulsa setelah digunakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktik budidaya tanaman bagi siswa SMK Negeri 5 Jeneponto melalui pelatihan penggunaan mulsa plastik. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 5 Jeneponto yang berlokasi di Dusun Ta'bing Tinggia, Kelurahan Bulujaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi konsep budidaya tanaman bermulsa, praktik langsung pemasangan mulsa plastik dan penanaman bibit, serta diskusi dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami fungsi mulsa plastik, mempraktikkan teknik pemasangan mulsa pada bedengan, membuat lubang tanam secara lebih teratur, serta melakukan penanaman bibit dengan memperhatikan jarak tanam dan kerapian lahan. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi praktik siswa dalam bidang budidaya tanaman, mendukung pembelajaran berbasis proyek, dan menumbuhkan sikap peduli terhadap pengelolaan lahan pertanian secara produktif dan bertanggung jawab.