cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Peningkatan Literasi Asuransi Melalui Kegiatan Insurance Goes To School Antonius Anton Lie; I Made Indra P; Benny Hadiwibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14229

Abstract

Rendahnya tingkat literasi asuransi di kalangan pelajar menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya manajemen risiko dan perencanaan keuangan sejak dini. Kondisi ini mendorong Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Insurance Goes to School. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA/SMK/MA mengenai konsep dasar asuransi, manajemen risiko, serta memperkenalkan peluang pendidikan dan karier di industri perasuransian. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui roadshow ke sekolah mitra yang meliputi pameran pendidikan, presentasi di kelas, diskusi interaktif, tanya jawab, serta penyampaian materi literasi asuransi. Selain memberikan edukasi kepada siswa, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara STMA Trisakti dengan sekolah melalui pengembangan jaringan kemitraan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hingga Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 telah terjalin kerja sama dengan 58 sekolah mitra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan Timor Leste. Kegiatan literasi yang dilakukan secara langsung di kelas memperoleh respons positif dari siswa dan guru, serta mampu meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan risiko, manfaat asuransi, dan prospek karier di industri perasuransian. Program ini juga memperluas akses informasi mengenai pendidikan tinggi di bidang asuransi dan mendorong peningkatan minat siswa terhadap sektor jasa keuangan. Dengan demikian, Insurance Goes to School tidak hanya berfungsi sebagai media promosi institusi, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata STMA Trisakti dalam mendukung peningkatan literasi asuransi dan pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri perasuransian di masa depan.
Pelatihan Strategi Pembelajaran di Kelas untuk Mengajarkan Membaca dan Menulis, Penalaran, serta Literasi Akademik Ferlya Elyza; Syarifah Rahmiza Muzanna; Cut Faizah; Michael Tianame; Putri Dini Meutia; Silvi Puspa Widya Lubis; Rizki Adepa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14242

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Bahasa Inggris SMA dalam menerapkan strategi pengajaran membaca yang berorientasi pada penguatan literasi peserta didik. Pengajaran membaca tidak lagi dipahami sebatas kemampuan menemukan informasi dan memahami isi bacaan, tetapi diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), meliputi kemampuan menganalisis, mengevaluasi, mengaplikasikan, hingga menciptakan gagasan baru berdasarkan teks yang dibaca. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang melibatkan 33 guru Bahasa Inggris SMA se-Kabupaten Aceh Besar. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Besar, Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik penyusunan aktivitas membaca berbasis literasi, simulasi pembelajaran, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, diskusi reflektif, serta analisis hasil praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep pengajaran membaca berbasis literasi serta kemampuan merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik membangun makna, mengembangkan sudut pandang, berpikir kritis, dan menghasilkan tulisan sebagai respons terhadap bacaan. Pelatihan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas profesional guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Bahasa Inggris yang mendukung pengembangan literasi dan keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menjadi Teh Herbal Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Untuk Mendukung Pemanfaatan Potensi Lokal Eka Rosmitha Sari; Anisa Rizkayati; Rimayasi Rimayasi; Manan Manan; Wa Ode Muriani Ekasari Virno Bolu; Farisatma Farisatma; Krisnawati Krisnawati; Kurnia Faradillah; Intan Mawarni Bahrin; Muhammad Nabil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14245

Abstract

Pemanfaatan tanaman kelor (Moringa oleifera) di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, masih didominasi sebagai bahan pangan rumah tangga sehingga potensi ekonominya sebagai produk olahan bernilai tambah belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai teknik pengolahan daun kelor menjadi produk yang higienis, berkualitas, dan memiliki nilai jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui sosialisasi serta pelatihan pengolahan daun kelor menjadi teh herbal sebagai salah satu upaya pemanfaatan potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Buton dengan pendekatan participatory approach yang meliputi koordinasi, observasi, sosialisasi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, evaluasi, dan refleksi. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Galanti, khususnya ibu rumah tangga dan kader PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kandungan gizi, manfaat kesehatan, teknik pengolahan, sanitasi produksi, serta peluang pengembangan teh herbal sebagai produk unggulan desa. Selain meningkatnya keterampilan peserta dalam memproduksi teh herbal yang memenuhi prinsip kebersihan, kegiatan ini juga mengubah persepsi masyarakat terhadap tanaman kelor sebagai komoditas yang memiliki nilai tambah ekonomi. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan berbasis potensi lokal serta membuka peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Pendampingan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) melalui Program MBKM Asistensi Mengajar untuk Penguatan Karakter Kepemimpinan di SMKN 9 Makassar Trisnadia Trisnadia; Ian Saputra; Dewi Satriyati Ninsyi; Musficha Ramadhani; Muh. Aras
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14348

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asistensi Mengajar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar melalui kolaborasi dengan sekolah dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus penguatan karakter peserta didik. Salah satu bentuk implementasinya dilakukan melalui pendampingan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMKN 9 Makassar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan LDKS sebagai implementasi Program MBKM Asistensi Mengajar serta kontribusinya terhadap penguatan karakter kepemimpinan peserta didik. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 9 Makassar dengan melibatkan 48 peserta didik yang terdiri atas pengurus dan calon pengurus OSIS. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dengan mengadopsi prinsip Project-Based Learning (PjBL) melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, permainan edukatif, penyusunan yel-yel, dan refleksi bersama. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui observasi, diskusi reflektif, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian pendampingan terlaksana sesuai dengan perencanaan, peserta berpartisipasi aktif dalam setiap aktivitas, serta terindikasi mengalami perkembangan pada aspek komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan selama kegiatan berlangsung. Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa MBKM untuk mengimplementasikan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepemimpinan melalui pengalaman belajar di lingkungan sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah melalui Program MBKM Asistensi Mengajar menjadi salah satu strategi yang mendukung pelaksanaan pendidikan karakter secara partisipatif dan berkelanjutan.
Penguatan Literasi Al-Qur'an melalui Pendampingan Metode Ummi pada Program MBKM Asistensi Mengajar di SMKN 9 Makassar Syamsinar Syamsinar; Ian Saputra; Dewi Satriyati Ninsyi; Tasya Ramadhani; Nur Atiyah Fauziah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14349

Abstract

Keterbatasan alokasi waktu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah kejuruan serta beragamnya kemampuan baca tulis Al-Qur'an peserta didik menjadi tantangan dalam penguatan literasi Al-Qur'an. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan literasi Al-Qur'an berbasis Metode Ummi yang diintegrasikan dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) skema Asistensi Mengajar di SMKN 9 Makassar. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan literasi Al-Qur'an berbasis Metode Ummi serta manfaat yang diperoleh peserta didik, sekolah mitra, dan mahasiswa peserta MBKM. Pendampingan melibatkan 75 peserta didik Muslim dengan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif (participatory mentoring) yang mengintegrasikan prinsip Community-Engaged Service Learning (CESL) dan Experiential Learning. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan program, pelaksanaan pendampingan berbasis Metode Ummi melalui pembelajaran klasikal, bimbingan individual (baca-simak), latihan menulis (imla'), serta monitoring, refleksi, evaluasi, dan penyusunan rencana keberlanjutan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik, tercermin dari bertambahnya proporsi peserta didik yang mencapai kategori lancar membaca, disertai perbaikan ketepatan makhraj, penerapan tajwid, kemampuan menulis (imla'), dan partisipasi selama pendampingan. Kegiatan pendampingan juga memperkuat layanan pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui kolaborasi antara guru dan mahasiswa MBKM. Selain memberikan manfaat bagi sekolah mitra, kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman belajar autentik bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan reflektif. Pelaksanaan pendampingan ini menunjukkan bahwa integrasi Metode Ummi dengan MBKM Asistensi Mengajar merupakan praktik baik (best practice) yang berpotensi direplikasi sebagai model penguatan literasi Al-Qur'an di sekolah vokasi maupun sekolah mitra lainnya.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Sebagai Inovasi Pembelajaran di SMKN 4 Jeneponto Serni Tangke Padang; Nurlatifah Amir; Nur Rahmah; Estrie Rahayu DH; Nur Sukma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14413

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang yang semakin luas bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada keterlibatan peserta didik. Salah satu teknologi yang berpotensi mendukung proses tersebut adalah Augmented Reality (AR), yaitu teknologi yang memungkinkan penggabungan objek virtual dua maupun tiga dimensi dengan lingkungan nyata secara langsung (real - time). Meskipun demikian, penerapan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran di sekolah menengah kejuruan masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan ketersediaan media pembelajaran serta minimnya pengalaman peserta didik dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) sebagai bentuk inovasi pembelajaran di SMK Negeri 4 Jeneponto melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asistensi Mengajar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan sekolah, perancangan dan pengembangan media pembelajaran berbasis AR, penerapan media dalam kegiatan pembelajaran, pendampingan peserta didik, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket respons peserta didik. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat mendorong peningkatan motivasi, keaktifan, dan keterlibatan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Penyajian objek dalam bentuk visual tiga dimensi juga membantu peserta didik mengonstruksi pemahaman terhadap konsep yang abstrak menjadi lebih konkret, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara lebih menarik dan bermakna. Di samping itu, penerapan media AR turut mendukung pengembangan literasi digital peserta didik serta meningkatkan pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari pembelajaran yang inovatif. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di SMK Negeri 4 Jeneponto.
Pendampingan Praktikum Pengolahan Hasil Perkebunan Kelas XI Melalui Program MBKM di SMKN 2 Pinrang Wiliantika Wiliantika; Dewi Puspitasari; Namira Syaiful; Putry Aprilia; Nurhidaya Nurhidaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14472

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu kebijakan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus melalui berbagai kegiatan, salah satunya asistensi mengajar di satuan pendidikan. Program ini bertujuan mendukung peningkatan mutu pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam proses pendidikan di sekolah. Salah satu bentuk implementasi kegiatan tersebut adalah pendampingan praktikum pada mata pelajaran Pengolahan Hasil Perkebunan di kelas XI Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMKN 2 Pinrang melalui praktikum pengolahan jahe merah menjadi jahe instan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi peserta didik dalam mengolah komoditas hasil perkebunan menjadi produk pangan bernilai tambah. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, koordinasi dengan guru mata pelajaran, penyampaian materi, demonstrasi proses pengolahan, pendampingan praktikum, evaluasi hasil produk, dan refleksi pembelajaran. Seluruh tahapan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan guru, mahasiswa MBKM, dan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami karakteristik jahe merah sebagai bahan baku, menerapkan prosedur pengolahan sesuai standar, menghasilkan produk jahe instan dengan mutu yang baik, serta menerapkan prinsip higiene dan sanitasi selama proses produksi. Selain itu, keterampilan kerja sama kelompok, komunikasi, dan keaktifan peserta didik selama praktikum mengalami peningkatan. Kehadiran mahasiswa melalui Program MBKM memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik di SMKN 2 Pinrang.
Edukasi PHBS dan Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris melalui Media dan Kegiatan Interaktif di PAUD Al Yaqin Ema Dauyah; Anzora Anzora; Muhammad Haikal; Erwina Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14479

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah waktu yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan dasar yang baik dan sehat serta menjadi periode penting pemerolehan bahasa pada anak. Pengenalan Bahasa Inggris sejak dini dapat meningkatkan kesadaran bahasa anak, sementara edukasi kesehatan membantu membangun kebiasaan hidup sehat sejak awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan kosakata Bahasa Inggris sederhana yang berkaitan dengan kebersihan diri dan sekaligus meningkatkan pemahaman anak mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan ini dilaksanakan di PAUD Al-Yaqin, Lampeunerut Ujong Blang Aceh Besar dengan melibatkan siswa PAUD di sekolah tersebut. Metode yang dilakukan meliputi kegiatan interaktif, demonstrasi, pengulangan kosakata Bahasa Inggris, serta praktik langsung mencuci tangan dan menyikat gigi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan siswa PAUD dan mengenal kosakata Bahasa Inggris seperti hand, wash, clean, soap dan teeth. Selain itu juga kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran anak terhadappentingnya menjaga kebersihan tangan dan gigi. Program ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran bahasa dengan edukasi kesehatan dapat menjadi pendekatan efektif  dalam pembelajaran anak usia dini.