cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 514 Documents
Ms Analisis Hukum Bagi Tata Kelola Perseroan Terbatas Yang Berdasarkan Pada Undang-Undang Cipta Kerja Yang Berlaku Siti Nurhaliza; Rani Apriani
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai kedudukan, hak, dan kewajiban Perseroan Terbatas (PT) setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Perubahan regulasi tersebut membawa implikasi terhadap pengaturan pendirian dan tata kelola Perseroan Terbatas, khususnya dengan diperkenalkannya Perseroan Perorangan sebagai bentuk badan usaha baru bagi usaha mikro dan kecil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data yang digunakan berupa bahan hukum sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perseroan Terbatas tetap memiliki kedudukan sebagai badan hukum yang terpisah dari pemegang sahamnya serta memiliki hak dan kewajiban yang harus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Undang-Undang Cipta Kerja memberikan kemudahan dalam pendirian badan usaha, namun tetap mengharuskan perusahaan memenuhi kewajiban terhadap pekerja, pengupahan, pelatihan kerja, serta ketentuan hukum lainnya. Oleh karena itu, penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan dan kepastian hukum bagi Perseroan Terbatas.
Motivasi Sosial Penggunaan Second Account Instagram Pada Generasi Z Dalam Membangun Identitas Ganda Funco Tanipu; Dewinta Rizky R. Hatu; Vanya Dyah Pitaloka Maharani; Sri Ramdina Putri Andi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi sosial penggunaan second account Instagram serta memahami proses pembentukan identitas ganda pada mahasiswa Generasi Z di Jurusan Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo. Fenomena penggunaan second account semakin berkembang seiring meningkatnya intensitas penggunaan media sosial sebagai sarana interaksi dan ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang aktif menggunakan second account Instagram. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan second account didorong oleh kebutuhan untuk memperoleh ruang yang lebih aman, nyaman, dan bebas dalam mengekspresikan diri tanpa tekanan maupun penilaian sosial. Selain dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan, penggunaan second account juga berfungsi sebagai media penyimpanan dokumentasi pribadi dan sarana berbagi aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa membangun identitas ganda melalui pemisahan fungsi antara first account dan second account. First account digunakan untuk menampilkan citra diri yang positif, formal, dan sesuai ekspektasi sosial, sedangkan second account menjadi ruang privat untuk menampilkan diri yang lebih autentik, spontan, dan apa adanya. Temuan ini menunjukkan bahwa identitas ganda merupakan strategi pengelolaan kesan dalam interaksi sosial di media digital.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Berbasis Media Wordwall Dalam Pembelajaran Metematika Kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang Nora Hervina; Nurlev Avana; Opni Andriani
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media Wordwall terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain Quasi Experimental bentuk Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 29 peserta didik kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan 27 peserta didik kelas IVB sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis Wordwall memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika. Kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model PBL berbasis Wordwall dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar.
Pengaruh Kecerdasan Artifisial Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 5 Sekolah Dasar Farida Nugrahani; Nuryanto Ari Saputro; Suhardi Suhardi; Asriningdiah Asriningdiah; Santi Dwi Wahyuningsih; Shofi Zuyyinatul Azizah; Yesica Ayu Septyaningrum
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.594

Abstract

Integrasi Artificial Intelligence (AI) di Sekolah Dasar (SD) memerlukan kajian mendalam untuk memetakan dampak pedagogisnya secara kualitatif. Khusus pada jenjang kelas 5, pemanfaatan AI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia perlu ditelisik guna melihat pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian fenomenologi ini bertujuan mengeksplorasi tantangan dan peluang pemanfaatan AI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan pengalaman riil para guru kelas 5. Data dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap guru kelas yang memanfaatkan alat Large Language Models (LLM) untuk menyusun bahan ajar berdiferensiasi. Analisis tematik mengungkap bahwa AI mempercepat penyiapan materi teks yang adaptif sesuai tingkat keterbacaan siswa Fase C. Kendati demikian, tantangan serius muncul berupa penurunan autentisitas proses berpikir anak, ketergantungan instan pada gawai, serta ketidaksesuaian budaya lokal akibat bias korpus data global AI. Hasil studi ini menegaskan pentingnya pengawasan guru sebagai filter utama (human-in-the-loop) demi menjaga nalar kritis siswa sejak dini.
Mengurangi Gangguan Muskuloskeletal Di Tempat Kerja Pada Tenaga Kesehatan: Kerangka Kerja Operasional Partisipatif Dari Rutinitas Istirahat Singkat B-Fit Dua Kali Sehari Erianto Fanani; Nauval Akhmadian Gelaner; Zaidhan Lucano Fulviansyah; Farhan Rahadi Wibowo
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.595

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (MSD) yang berhubungan dengan tempat kerja merupakan faktor patologis utama yang menyebabkan penurunan produktivitas kerja, peningkatan stres psikososial, dan absensi sistemik di antara penyedia layanan kesehatan. Personel rumah sakit memiliki risiko kerja yang tinggi untuk mengembangkan disfungsi otot, tendon, dan sendi karena postur statis yang berkelanjutan dan gerakan biomekanik berulang selama shift klinis yang panjang. Akibatnya, intervensi ergonomis yang tepat sasaran sangat penting untuk melindungi staf layanan kesehatan dan menjaga efisiensi operasional klinis. Studi ini mengevaluasi implementasi, relevansi biomekanik, dan efikasi pragmatis dari program latihan "B-Fit"—protokol peregangan istirahat singkat di tempat kerja yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia—yang diintegrasikan ke dalam jadwal harian aktif para pekerja rumah sakit. Dengan menggunakan kerangka kerja kesehatan operasional partisipatif melalui Pembelajaran dan Aksi Partisipatif (PLA), studi ini melibatkan 28 karyawan rumah sakit dengan berbagai peran (dokter, perawat, staf administrasi, dan petugas kebersihan). Data tentang ketidaknyamanan muskuloskeletal regional pada kondisi awal, keamanan gerak, kepatuhan implementasi, dan perbaikan gejala subjektif pasca-intervensi didokumentasikan dan dianalisis secara sistematis. Sebelum intervensi, 82,1% dari kelompok melaporkan keluhan MSD subklinis kronis. Penerapan rutinitas B-Fit 3 menit, 4 gerakan secara signifikan mengoptimalkan peredaan nyeri regional subjektif (rata-rata 89,3% kelompok) dan mencapai kepatuhan praktis yang sempurna (100,0%) tanpa kejadian buruk atau cedera gerakan. Staf multi-peran melaporkan pengurangan ketegangan akut yang signifikan, terutama terkonsentrasi di daerah serviks dan lumbar. Program B-Fit berfungsi sebagai intervensi ruang kerja yang efektif, hemat biaya, dan efisien waktu untuk mengoptimalkan kesehatan kerja, fleksibilitas mekanik, dan kesejahteraan somatik staf rumah sakit. Formalisasi rutinitas istirahat singkat dua kali sehari dalam kebijakan institusional sangat direkomendasikan untuk membangun kerangka kerja kesehatan perusahaan yang berkelanjutan di fasilitas perawatan kesehatan sekunder.
Intervensi Promosi Kesehatan Holistik Untuk Sindrom Metabolik Pada Populasi Usia Produktif: Tinjauan Sistematis Berbasis Prisma Tisnalia Merdya Andyastanti; Moch. Yunus; Nofianti Indah Safitri; Ilham Akbar Hardiansyah; Melina Putri Anggraeni
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.597

Abstract

Sindrom metabolik (MetS) adalah kumpulan risiko kardiometabolik yang meningkat pesat di kalangan angkatan kerja usia produktif, yang mengakibatkan terganggunya kesehatan individu dan menurunnya produktivitas makroekonomi. Tinjauan sistematis ini secara komprehensif mensintesis dan mengevaluasi intervensi holistik berbasis promosi kesehatan yang dirancang untuk mencegah dan mengelola sindrom metabolik (MetS) pada individu berusia 18–59 tahun. Dengan berpedoman pada pedoman PRISMA, pencarian literatur sistematis dilakukan di PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar untuk artikel primer yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2025. Dari 511 catatan yang teridentifikasi, 26 studi memenuhi kriteria kelayakan yang ketat. Sintesis naratif menunjukkan bahwa intervensi holistik multi-komponen—yang mengintegrasikan aktivitas fisik terstruktur, panduan nutrisi yang disesuaikan, pendidikan kesehatan interaktif, dan modifikasi perilaku—menghasilkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada biomarker MetS utama, termasuk tekanan darah arteri, profil lipid, dan sensitivitas insulin perifer. Lebih lanjut, penggabungan teknologi kesehatan seluler (mHealth) dan pelacakan perangkat yang dapat dikenakan secara substansial mengoptimalkan kepatuhan pasien dalam jangka panjang. Strategi promosi kesehatan multi-komponen menawarkan paradigma non-farmakologis yang sangat efektif untuk mengurangi perkembangan sindrom metabolik (MetS) pada populasi produktif. Wawasan ini memberikan cetak biru yang dapat ditindaklanjuti untuk inisiatif kesehatan kerja perusahaan dan kerangka kebijakan kesehatan masyarakat.
Evaluasi Program Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Integrasi Model CIPP Dan Quality Assurance: Kajian Konseptual Penguatan Mutu Akademik Basmala Basmala; Bunga Rosi; Muslimin Resi; Sulfadli Sulfadli; Herdah Herdah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.599

Abstract

Evaluasi program pembelajaran Bahasa Arab masih menghadapi tantangan konseptual karena model evaluasi yang digunakan sering kali belum mampu menghubungkan fungsi diagnosis program dengan pengendalian mutu yang berlangsung secara berkelanjutan. Model CIPP cenderung menghasilkan evaluasi yang bersifat periodik, sedangkan Quality Assurance (QA) kerap berorientasi pada pemenuhan administrasi dan standar mutu formal. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan antara aktivitas evaluasi dan upaya peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual integrasi model CIPP dan Quality Assurance sebagai strategi holistik untuk memperkuat mutu akademik program pembelajaran Bahasa Arab. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis isi dan analisis komparatif-sintetis terhadap literatur sekunder yang terbit pada periode 2021–2026. Hasil kajian menghasilkan sintesis integratif yang mengombinasikan fungsi diagnosis makro CIPP pada aspek Context, Input, Process, dan Product dengan fungsi pengawalan mutu kontinu QA melalui siklus PPEPP dan PDCA. Integrasi tersebut memungkinkan identifikasi masalah program secara komprehensif sekaligus memastikan perbaikan berkelanjutan terhadap kompetensi pendidik, relevansi kurikulum, konsistensi bi'ah lughawiyyah, dan ketercapaian maharat al-lughawiyyah. Kerangka ini menawarkan peta jalan teoretis-metodologis bagi pengembangan budaya mutu akademik yang substantif, adaptif, dan berkelanjutan.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Artificial Intelligence Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Muhammad Yazid; Ludfi Arya Wardana; Didit Yulian Kasdriyanto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.604

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V sekolah dasar serta terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang mampu memberikan intervensi bantuan belajar secara cepat dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) sederhana yang valid, praktis, dan efektif dalam mengeskalasi pemahaman konsep IPAS siswa kelas V sekolah dasar. Metode penelitian yang dioperasionalkan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE yang mengover lima tahapan sirkular, meliputi: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas V, 1 orang guru kelas, serta melibatkan tim validator yang terdiri dari 1 ahli materi, 1 ahli media, dan 1 ahli bahasa. Teknik pengumpulan data diakuisi melalui instrumen observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh akumulasi persentase validasi dari ahli materi sebesar 91,67%, ahli media sebesar 91,07%, dan ahli bahasa sebesar 90%, dengan perolehan rata-rata total 90,91% berkategori sangat valid. Uji praktisitas melalui respons guru memperoleh skor 95% dan respons siswa mencapai 91%, di mana keduanya menduduki kategori sangat praktis. Pada uji efektivitas, rata-rata nilai pretest siswa mengalami peningkatan signifikan dari 60,80 menjadi 84,40 pada capaian posttest. Ketuntasan klasikal belajar siswa melonjak drastis dari 20% menjadi 88% dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 0,60 yang termasuk dalam kategori sedang. Berpijak pada temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Artificial Intelligence sederhana dinyatakan sah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V sekolah dasar.
Kolaborasi, Puzzle, Dan Numerasi: Sebuah Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis CIRC Di Sekolah Dasar Roken Sacti Udhiyanny; Elly's Mersina Mursidik; Rissa Prima Kurniawati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.605

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi matematika siswa sekolah dasar sering kali dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih konvensional serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media Bigzle dalam meningkatkan kemampuan numerasi matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental tipe one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Tambakromo 1 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan numerasi pada materi penyajian data dalam tabel dan didukung dengan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi matematika siswa setelah diterapkan model CIRC berbantuan media Bigzle. Pembelajaran menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan membantu siswa memahami konsep penyajian data secara lebih bermakna. Dengan demikian, model CIRC berbantuan media Bigzle dapat digunakan sebagai inovasi pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Prestasi Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD N 2 Karanggintung Triyogi Ferdianzah; Tri Yuliansyah Bintaro
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.610

Abstract

Penelitian ini berakar pada fenomena ketidak sesuaian guru dalam menentukan model pembelajaran sehingga mengakibatkan suasana belajar yang kurang dinamis dan memberikan dampak pada ketrampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik, kondisi tersebut akhirnya berpengaruh kepada hasil akademik yang didapatkan oleh peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan inti berupa peningkatan ketrampilan berpikir tingkat tinggi dan juga tercapainya hasil akademik dalam studi IPAS peserta didik kelas IV di SD N 2 Karanggintung. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau biasa disebut dengan PTK, desain yang digunakan oleh peneliti terdiri dari II siklus dan pada masing-masing siklus akan dikelola dalam dua sesi pembelajaran. Partisipan dalam penelitian ini meliputi guru kelas beserta 15 peserta didik kelas IV, area fokus penelitian adalah pendekatan model pembelajaran inkuiri terbimbing selaku intervensi strategis untuk mengangkat kapasitas ketrampilan berpikir tingkat tinggi dan selanjutnya dapat meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Instrumen yang digunakan mencakup perangkat pembelajaran, lembar pengamatan aktivitas kerja guru dan peserta didik, serta lembar penilaian hasil akademik. Metode analisis informasi yang dipilih adalah deskriptif dengan menggabungkan antara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari dua siklus penelitian mengindikasi terdapat kemajuan nilai rata-rata peserta didik, yaitu bergerak dari angka  62 pada fase awal, meningkat menjadi 71,66 di siklus pertama, dan mencapai 83 pada siklus kedua. Tingkat aktivitas guru pada siklus pertama berada di angka 60,29 dan meningkat menjadi 83,82 di siklus kedua, sedangkan aktivitas siswa bergerak dari 60 menjadi 82,5. Temuan ini membuktikan bahwasannya implementasi model inkuiri terbimbing secara efektif mampu memberikan dampak positif pada ketrampilan berpikir kritis  dan perolehan prestasi belajar IPAS siswa kelas IV SD N 2 Karanggintung.