cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Rizal
Contact Email
sicedu@universitaspahlawan.ac.id
Phone
+6282172464416
Journal Mail Official
syahrul.rizal92@gmail.com
Editorial Address
https://sicedu.org/index.php/sicedu/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science and Education Journal
ISSN : 2963928X     EISSN : 29629713     DOI : -
Science and Education Journal (SICEDU) menerbitkan artikel penelitian yang membahas tentang pendidikan: pembelajaran di PGSD, di Sekolah Dasar yang membahas kurikulum dan teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, kebijakan pendidikan di sekolah, Sosial, humaniora, dll.
Articles 717 Documents
Analisis Prokrastinasi Akademik Siswa Pada Pembelajaran Matematika Ni Putu Ayu Sri Laksmi Pratiwi; I Made Candiasa; Ni Made Sri Mertasari; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas pemicu, mengeksplorasi alasan subjektif, dan memetakan proses terjadinya prokrastinasi akademik siswa dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melibatkan 96 siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Denpasar sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket Procrastination Assessment Scale Students (PASS) dan pelaksanaan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi bermanifestasi nyata pada area kinerja tugas akademik secara keseluruhan. Penundaan ini dipicu oleh kelelahan berpikir akibat karakteristik materi matematika yang abstrak dan kompleks. Kondisi tersebut memicu kelelahan kognitif sehingga siswa mencari pelarian melalui dua jenis gangguan, yaitu distraksi disengaja dan distraksi tidak disengaja. Kebiasaan menunda didorong oleh alasan persepsi waktu yang keliru serta rendahnya pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menemukan temuan unik bahwa pelarian ke gawai justru membuat siswa merasa jauh lebih jenuh ketika harus membuka kembali buku matematikanya.
Inovasi Pembelajaran IPAS Melalui Model POTENSI Dan Media HOOPWALL Untuk Meningkatkan Critical Thinking Dan Naturalist intelligence Murid Sekolah Dasar Laila Nur Ummi; Diani Ayu Pratiwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.718

Abstract

Keterampilan berpikir kritis dan kecerdasan naturalis murid sekolah dasar pada pembelajaran IPAS masih belum berkermbang optimal. Hasil observasi awal di kelas IVA SDN Teluk Tiram 1 Banjarmasin menunjukkan bahwa 59% murid belum mencapai KKTP, masih kesulitan memahami dan menganalisis masalah, serta kurang peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model POTENSI dan media HOOPWALL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kecerdasan naturalis murid. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif pada 22 murid kelas IVA tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model POTENSI (Problem Based Learning (PBL), Team Game Tournament (TGT), dan Game Based Learning (GBL)) dan media HOOPWALL mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kecerdasan naturalis. Analisis kecenderungan menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kritis dari 41% menjadi 91% dan kecerdasan naturalis dari 64% menjadi 95%. Penelitian ini digunakan sebagai inovasi pembelajaran IPAS untuk mendukung keterampilan abad ke-21 murid sekolah dasar.
Model PROVIDER Dengan Media Smart Flip-Book: Meningkatkan Critical Thinking Dan Kolaborasi Murid Sekolah Dasar Eliza Dea Firnanda; Diani Ayu Pratiwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.719

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis (critical thinking) dan kolaborasi murid pada pembelajaran IPAS menjadi salah satu tantanggan yang perlu mendapat perhatian karena kedua keterampilan tersebut merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model PROVIDER berbantuan media Smart Flip-Book dalam meningkatkan keterampilan critical thinking dan kolaborasi murid kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada 19 murid kelas IV UPTD SD Negeri 2 Damit  pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 selama empat pertemuan. Penelitian dilaksanakan mengikuti model Kemmis & McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dilakukan melalui observasi dan evaluasi hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan critical thinking mengalami peningkatan dari 42% pada pertemuan pertama menjadi 95% pada periode keempat, sedangkan keterampilan kolaborasi juga meningkat dari 47% pada pertemuan pertama menjadi 95%. Dengan demikian, model PROVIDER berbantuan Smart Flip-Book efektif meningkatkan keterampilan critical thinking dan kolaborasi murid. Temuan ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung peningkatan abad ke-21 pada pembelajaran IPAS.
Tantangan Dan Solusi Implementasi Kurikulum Merdeka: Studi Kasus Pada Salah Satu Sekolah Dasar Di Kota Banjarmasin Apriliani Apriliani; Nazwa Khalisa; Ahmad Busyairi Muslim; Latif Firdaus; Dhea Adella; Diani Ayu Pratiwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.722

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada satuan pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Meskipun demikian, implementasinya di tingkat sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan strategi penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis solusi dan strategi yang diterapkan dalam pelaksanaannya di SDN Belitung Utara 3 Kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan operator sekolah sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan melalui pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik dengan mengintegrasikan pendekatan deep learning yang berlandaskan prinsip mindful, joyful, dan meaningful. Implementasi kurikulum didukung oleh kegiatan literasi, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta berbagai program pengembangan karakter. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman guru pada tahap awal implementasi, keberagaman kemampuan peserta didik termasuk siswa berkebutuhan khusus, keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, tingginya tuntutan adaptasi guru, serta persepsi masyarakat yang belum sepenuhnya memahami Kurikulum Merdeka. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sekolah menerapkan berbagai strategi seperti In House Training (IHT), Kelompok Kerja Guru (KKG), Komunitas Belajar (Kombel), pembelajaran berdiferensiasi, pemanfaatan media digital, serta penguatan komunikasi dengan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka memerlukan kolaborasi seluruh warga sekolah, dukungan sarana yang memadai, dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Articulate Storyline 3 Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Dinamika Rotasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Mirza Aulia Nur Rafli; Rio Anshari; Festiyed Festiyed; Leni Aziyus Fitri
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.724

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi Dinamika Rotasi. Hasil studi awal yang dilakukan di SMAN 2 Sungai Penuh dan MAN 1 Sungai Penuh menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik hanya mencapai 13,92% dan berada pada kategori sangat rendah. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan masih didominasi oleh buku teks, LKPD, dan papan tulis sehingga belum mampu memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan Articulate Storyline 3 berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Dinamika Rotasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation, namun difokuskan pada tahap Analysis. Subjek penelitian terdiri atas 59 peserta didik, yaitu 33 peserta didik kelas XI C SMAN 2 Sungai Penuh dan 26 peserta didik kelas XI F MAN 1 Sungai Penuh, serta guru Fisika pada masing-masing sekolah. Data diperoleh melalui wawancara, angket analisis kebutuhan, dan tes keterampilan berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis yang meliputi memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lanjut, serta mengatur strategi dan teknik. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik masih berada pada kategori sangat rendah dengan rata-rata sebesar 13,92%, sementara hasil wawancara dan angket menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan belum mampu memvisualisasikan konsep Dinamika Rotasi secara optimal serta belum mendukung keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Integrasi model PBL dengan Articulate Storyline 3 berpotensi menciptakan pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik dan mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan Articulate Storyline 3 berbasis PBL direkomendasikan sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi Dinamika Rotasi.
Model Konseptual Integrasi Sistem Informasi Berbasis Artificial Intelligence Dalam Meningkatkan Kinerja Transportasi Terpadu: Systematic Literature Review Fransiscus Xaverius Bowo Priyambodo; Ade Irfan Efendi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.728

Abstract

Transformasi digital pada sektor transportasi mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan pengambilan keputusan. Meskipun demikian, penelitian terdahulu masih didominasi oleh pendekatan yang berfokus pada pengembangan teknologi secara parsial sehingga belum mampu menjelaskan hubungan yang komprehensif antara integrasi sistem informasi, kualitas informasi, kecerdasan pengambilan keputusan, dan kinerja transportasi terpadu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual integrasi sistem informasi berbasis AI untuk mendukung optimalisasi kinerja transportasi terpadu melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Proses kajian dilakukan dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan sintesis terhadap literatur yang relevan mengenai Intelligent Transportation Systems (ITS), integrasi sistem informasi, interoperabilitas data, dan Artificial Intelligence. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Information System Integration merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem transportasi digital yang terintegrasi dan interoperabel. Integrasi tersebut meningkatkan Real-Time Information Quality, yang selanjutnya mendukung penerapan Decision Intelligence berbasis AI dalam menghasilkan keputusan yang lebih adaptif, prediktif, dan berbasis data. Penelitian ini mengusulkan model konseptual yang mengintegrasikan Information System Integration, Real-Time Information Quality, Decision Intelligence, dan Integrated Transportation Performance sebagai kerangka analitis yang menjelaskan mekanisme peningkatan kinerja transportasi secara menyeluruh. Kontribusi penelitian terletak pada penyediaan kerangka konseptual yang memperluas perspektif Intelligent Transportation Systems dari pendekatan yang berorientasi pada teknologi menuju pendekatan yang menekankan integrasi sistem, kualitas informasi, dan kecerdasan pengambilan keputusan. Model yang diusulkan diharapkan menjadi landasan bagi penelitian empiris selanjutnya serta mendukung perumusan kebijakan dan implementasi sistem transportasi cerdas yang lebih efisien, adaptif, dan berkelan
Penerapan Local Area Traffic Management Untuk Mengantisipasi Redistribusi Arus Lalu Lintas Akibat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Di GOR Jayabaya Kediri Enrico Muhammad Al Nur; Yudi Karyanto; Fauzi Fauzi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.729

Abstract

Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Kediri direncanakan untuk meningkatkan konektivitas jaringan jalan dan mengurangi beban lalu lintas pada ruas jalan eksisting. Namun, keberadaan jalan baru berpotensi menimbulkan redistribusi arus lalu lintas yang dapat memengaruhi kinerja ruas jalan dan simpang di kawasan sekitarnya, termasuk kawasan GOR Jayabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan JLS terhadap redistribusi arus lalu lintas serta merumuskan strategi Local Area Traffic Management (LATM) guna mengantisipasi perubahan pola pergerakan kendaraan yang terjadi. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis kinerja jaringan jalan eksisting, penyusunan matriks asal tujuan, pemodelan transportasi menggunakan PTV Visum, kalibrasi dan validasi model, simulasi skenario do nothing dan do something, formulasi LATM, serta evaluasi kinerja jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan JLS menyebabkan redistribusi arus lalu lintas yang signifikan pada kawasan GOR Jayabaya. Beberapa ruas jalan yang terhubung langsung dengan trase JLS mengalami peningkatan volume lalu lintas hingga lebih dari 100%, sedangkan beberapa ruas lainnya mengalami penurunan volume lebih dari 90%. Dampak redistribusi tersebut juga memengaruhi kinerja simpang yang ditunjukkan oleh perubahan arus lalu lintas, derajat kejenuhan, tundaan, dan tingkat pelayanan. Penerapan strategi LATM terbukti mampu meningkatkan kinerja jaringan jalan melalui penurunan derajat kejenuhan pada sebagian besar simpang, pengurangan tundaan pada lima simpang, serta peningkatan tingkat pelayanan Simpang 4 Akses GOR Utara dari LOS F menjadi LOS D. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi pembangunan infrastruktur jalan dengan strategi LATM diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan dan mendukung pengelolaan transportasi perkotaan yang berkelanjutan.
Pemerataan Pengalaman Belajar Berbasis Teknologi Pada Implementasii Kurikulum Merdeka Anadhita Setia Pradiska; Helvina Helvina; Syahida Nabila Arrifa; Ziska Auliya Azizah; Diani Ayu Pratiwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.730

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut satuan pendidikan untuk menyelenggarakan pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta responsif terhadap perkembangan teknologi digital. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama berkaitan dengan kesiapan guru, pemanfaatan teknologi, dan pemerataan pengalaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis teknologi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi sekolah, serta menganalisis strategi yang dilakukan dalam mewujudkan pemerataan pengalaman belajar di SD Negeri Tatah Pemangkih Baru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi terstruktur. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan komite sekolah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah berupaya mengintegrasikan teknologi melalui penyediaan fasilitas digital, pelaksanaan komunitas belajar, pelatihan guru, serta kolaborasi antarguru. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa perbedaan kompetensi digital guru dan keterbatasan jaringan internet. Berbagai strategi yang diterapkan terbukti mendukung pemerataan pengalaman belajar berbasis teknologi bagi peserta didik. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru, evaluasi berkelanjutan, dan optimalisasi sarana prasarana teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di era digital.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Materi Siklus Daur Hidup Kelas IV Di SDN Gili Ketapang III Ach. Naufal Gymnastiar; Ludfi Arya Wardana; Faridahtul Jannah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.734

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Gili Ketapang III pada materi siklus daur hidup melalui model Problem Based Learning. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa dengan inisial sebagai identitas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Pada pra siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 55,20 dengan ketuntasan 0%. Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 67,67 dengan ketuntasan 33,33%. Setelah perbaikan tindakan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 77,60 dengan ketuntasan 86,67%. Peningkatan terjadi karena siswa dilibatkan dalam memahami masalah, berdiskusi, melakukan penyelidikan sederhana, dan menyampaikan hasil. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi siklus daur hidup.
Kesiapan Sekolah Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Analisis Sarana, Kompetensi Guru, Dan Administrasi Digital Vina Niswatul Jannah; Noor Hidayah Safitri; Iin Seri Handayani; Fahmiyah Ilma Nafiah; Nor Elma; Diani Ayu Pratiwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tingkat kesiapan SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada dimensi kompetensi pedagogik guru, ketersediaan sarana prasarana, serta efektivitas administrasi digital. Di tengah upaya pemulihan pembelajaran (learning recovery) pascapandemi, transisi kurikulum menjadi tantangan krusial bagi institusi pendidikan di daerah urban untuk memulihkan ketertinggalan pembelajaran (Learning loss) (Akrimna et al., 2024). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Kepala Sekolah, Guru Kelas, dan Operator Sekolah sebagai informan kunci (Amanda et al., 2024). Teknik analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman (Safitri et al., 2025). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa SDN Antasan Kecil Timur 3 telah menunjukkan kesiapan strategis melalui penerapan pendekatan deep learning dan pembentukan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) untuk merancang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) (Akrimna et al., 2024). Namun, kendala substansial ditemukan pada keterbatasan sarana prasarana fisik, rendahnya literasi digital guru senior yang memicu kecemasan teknologi (techno-anxiety),  serta hambatan teknis pada platform administrasi digital seperti Dapodik dan E-Rapor (Fauziyah et al., 2025; Triwahyuni et al., 2025). Upaya mitigasi dilakukan melalui optimalisasi Komunitas Belajar (Kombel) internal dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) (Triwahyuni et al., 2025). Kesimpulannya, keberhasilan implementasi kurikulum memerlukan sinergi sistemik antara pengembangan SDM, pemenuhan sarana, dan stabilitas infrastruktur teknologi (Amanda et al., 2024).