cover
Contact Name
Mahmud Basuki
Contact Email
industridaninovasi@gmail.com
Phone
+6282179325676
Journal Mail Official
industridaninovasi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar, Jalan Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Aceh Barat, Aceh. Kode Pos 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI)
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 30468019     EISSN : -     DOI : -
Jurnal INVASI: Industri dan Inovasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri (PSTI), Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar melalui proses review. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang Teknik Industri yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan September dan Maret. Ruang lingkup keilmuan meliputi Riset Operasi, Sistem Manufaktur, Tekno & Manajemen Industri, Ergonomi dan Sistem Kerja, Logistik dan Supply Chain Management, Lingkungan dan Kesehatan Kerja, Teknologi & Sistem Informasi, Data Mining & Artificial Intelegent, Automasi Industri, Industrial & System Engineering, Rekayasa Kualitas dan Keandalan, Business Development serta kajian ilmiah lainnya sesuai dengan ruang lingkup penelitian Teknik Industri.
Articles 22 Documents
Identifikasi Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode Statistical Process Control Pada PT X Fantasia, Immanuel Fabian; Wahyudi, Rizqi
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v1i2.9108

Abstract

Industri memiliki peranan yang penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan menyediakan kebutuhan, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pembangunan social maupun pembangunan infrastruktur yang terbagi menjadi industri jasa, industri kreatif, ekstraktif dan industri manufaktur. Sektor industri manufaktur seringkali disebut dengan sektor pemimpin atau leading sector, hal ini diartikan bahwa pembangunan pada sektor industri manufaktur akan meningkatkan pembangunan sektor lainnya, yaitu sektor pertanian maupun sektor jasa. Industri manufaktur material kayu merupakan suatu prospek bisnis yang dibutuhkan dalam mendukung kemajuan infrastruktur. Mengiringi hal tersebut, semakin banyak industri manufaktur kayu yang gencar melakukan pembaharuan terhadap teknologi pendukung produksi sehingga mampu bersaing di pasar global. PT X sebagai industri manufaktur yang bergerak di sektor material kayu dan berfokus pada ekspor ekspor tentu berupaya lebih keras dalam meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan material berkualitas tinggi. Pada proses produksi yang terdiri dari beberapa tahap, terlihat adanya cacat atau kerusakan pada produksi kayu yang berdampak merusak kualitas secara keseluruhan. Perusahaan juga belum memiliki pendekatan yang terstruktur untuk menganalisis dan mengendalikan cacat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahu jenis cacat yang terjadi dan mengidentifikasi penyebab variasi cacat terhadap kualitas produk kayu pada PT X menggunakan metode statistical process control.
Hubungan Safety Climate Terhadap Ketercapaian Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT PLN (Persero) UPK Tarahan Susanto, Vania Putri; Wahyudi, Rizqi; Nugraha, Andhyka Tyaz
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v1i2.9121

Abstract

PT PLN Persero UPK Tarahan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang telah mendapat gelar Zero Accident. Dalam memperoleh penghargaan tersebut, tentunya banyak hal dan upaya yang telah dilakukan oleh PT PLN (Persero) UPK Tarahan, salah satunya yaitu dalam upaya membangun Safety Climate. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui ketercapaian antara standar K3 PT PLN (Persero) UPK Tarahan dengan peraturan K3 oleh Undang-Undang di Indonesia, tepatnya Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan mengetahui keterkaitan hubungan antara variabel bebas yaitu Safety Leadership, Safety Management Safety Culture, dan Safety Knowledge dengan variabel terikat yaitu kondisi Zero Accident pada PT. PLN (Persero) UPK Tarahan. Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan studi literature dan dua macam kuesioner dengan sampel 81 responden dari seluruh populasi pekerja yang kemudian akan diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil dari penelitian ini yaitu tercapainya standar antara K3 PT PLN (Persero) UPK Tarahan dengan peraturan K3 oleh Undang-Undang di Indonesia sudah sesuai dan variabel Safety Leadership, Safety Management Safety Culture, dan Safety Knowledge secara parsial maupun simultan memiliki hubungan signifikan dengan kondisi Zero Accident pada PT PLN (Persero) UPK Tarahan.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Divisi Produksi Menggunakan Metode Hazard And Operability Study (HAZOP) Di PT. XYZ Puji, Ari Andriyas
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v1i2.9202

Abstract

PT. XYZ terletak di Jl. Raya Pekanbaru-Bangkinang KM 16, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang merupakan sebuah Perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan berbagai macam tangki dengan ukuran dan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dalam proses produksi terdapat 5 proses yaitu pemotongan, roll body plat, pengelasan, pengecatan, dan pemasangan aksesoris. Dalam proses tersebut sering mengalami kecelakaan kerja yang terjadi pada karyawan, contoh kecelakaan kerja tersebut seperti tangan terluka, sesak napas dan mata pijar. Untuk mengetahui Tingkat risiko kecelakaan kerja maka diperlukan analisis dengan menggunakan metode HAZOP (Hazard and Operability Study). Metode ini dapat mengidentifikasi bahaya kecelakaan kerja pada karyawan. Hasil analisis tersebut menghasilkan Tingkat level risiko yang berbeda yaitu level tinggi berada pada stasiun Pemotongan, level sedang pada stasiun Roll body plat, sedangkan level rendah pada stasiun pengelasan, pengecetan dan pemasangan aksesoris. Dari hasil penelitian tersebut yang menggunakan metode HAZOP (Hazard and Operability Study) didapatkan rekomendasi untuk divisi Produksi yaitu Pekerja wajib menggunakan APD yang safety seperti penggunaan Helm, sarung tangan, Sepatu dan wearpack.
Faktor Niat Pembelian produk Fesyen lokal pada Generasi Z dengan menggunakan Regresi Linear Berganda Sabrina, Nur Irhamni; Hutabarat, Michael Alexander; Willis, Tito Bisma May; Rahmawati, Sri; Angrayni, Septi Ayu
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i1.10965

Abstract

Maraknya produk fesyen impor dipasaran membuat persaingan terhadap produk fesyen lokal. Fesyen menjadi hal yang penting untuk generasi Z karena menjadi salah satu media dalam melakukan ekspresi diri. Sehingga produk fesyen lokal perlu melakukan penyusunan strategi untuk mengetahui variabel yang digunakan oleh generasi Z dalam membeli produk fesyen. Agar mengetahui faktor tersebut dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda dengan mencari hubungan variabel independen yaitu citra produk, harga, kualitas, dan etnosentrimse produk terhadap niat beli fesyen lokal. Penelitian ini menggunakan 107 responden generasi Z yang ada di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel harga dan citra produk dari suatu produk fesyen lokal tidak berpengaruh terhadap niat beli generasi Z, akan tetapi variabel kualitas dan entonsentrisme produk memiliki pengaruh yang positif terhadap niat beli. Sehingga dengan hasil tersebut menyetakan bahwa generasi Z lebih senang dengan menggunakan produk fesyen lokal yang memiliki kualitas dibandingkan produk impor. Model yang dihasilkan memiliki hasil mean square error sebesar 1,604 dan uji R-square sebesar 72% yang masuk dalam kategori hubungan yang tinggi dan masih ada 28% lagi variabel yang belum diketahui. 
Food Loss and Waste In North Sumatra, Indonesia: Policy Recomendations Fahmi, Mutiara
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i1.11499

Abstract

The issue of food loss and waste (FLW) In North Sumatra, Indonesia brings significant threats that ultimately affect social, economic, and environmental conditions. The inefficiencies in food production, distribution, and consumption worsen the region's food insecurity, financial losses, and environmental degradation. This study examines the primary reasons and effects of FLW in North Sumatra, including cultural habits, inadequate waste management systems, and infrastructural shortcomings. The paper offers actionable recommendations based on thoroughly evaluating national regulations, local initiatives, and international best practices. Suggestions include investing in advanced processing and storage technologies, enhancing food recovery systems, adopting circular economy principles, and promoting public awareness campaigns. By addressing these challenges through collaborative efforts among stakeholders and innovative policy strategies, North Sumatra can significantly reduce FLW, improve food security, and contribute to Indonesia's broader sustainability goals—especially its commitment to UN Sustainable Development Goal 12.3. This study underscores the importance of integrating social, environmental, and economic considerations into strategies for mitigating FLW to ensure long-term regional development.
Perbaikan Postur Kerja Pegawai Lepas Perusahaan Provider Menggunakan Metode RULA Fais, Moh Ainul; Pratama, Ryan Adi; Kunhadi, Dedy; Sutejo, Bambang; Mohamad, Silvana; Prayogo, LM Fandy
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i1.9952

Abstract

The modern era has made freelance workers a trend, freelance employees work individually from their workplace. Freelance employees provide the freedom to choose the work they want without being tied to a contract, but in practice, freelance workers are very unfulfilled, such as in the health sector and field facilities. PT. X, which is a well-known provider company in Indonesia, has problems with employees who often experience complaints such as body aches, sprains and minor injuries after work. Improving work posture is very necessary to help freelance employees feel comfortable working, so it is necessary to analyze work posture using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) method. The research results show that action level 4 is obtained which requires the company to immediately carry out inspections and changes (right now). The proposed improvement in this research is that there is a need to improve work methods or systems (SOP) when carrying out the cable planting fireplace process and provide complete work facilities.
Analisis Peran Kepuasan Pelanggan dalam Mempengaruhi Kualitas Layanan Terhadap Word Of Mouth (Studi Kasus PO Gumarang Jaya) Yolanda, Feby; Nugraha, Andhyka Tyaz; Wahyudi, Rizqi
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i1.9510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan serta pengaruh word of mouth (WOM) pada studi kasus PO Gumarang Jaya, serta peran mediasi kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan dan WOM. Penilaian kualitas layanan menggunakan pendekatan model CARTER yang terdiri dari complience, assurance, reliability, tangible, emphaty, responsiveness. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu structural equation modeling-partial least square (SEM- PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 3.0. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner online yang berbentuk google form sebanyak 120 responden. Hasil temuan pada penelitian ini membuktikan bahwa kualitas layanan dapat mempengaruhi customer satisfaction dan WOM. Selanjutnya hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa customer satisfaction dapat memediasi hubungan antara kualitas layanan dengan WOM. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan dengan model CARTER memengaruhi secara signifikan variabel customer satisfaction. Terpenuhinya customer satisfaction  maka akan memberikan dorongan serta motivasi kepada orang lain untuk menggunakan PO Gumarang Jaya. Rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan kepada PO Gumarang jaya pada variabel tangible pada pelayanan penumpang dapat dilihat pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek. Rekomendasi perbaikan lain yang disarankan yaitu melakukan survei penumpang, pemeliharaan rutin serta evaluasi kinerja tangible (fasilitas fisik).
Penentuan Waktu Proses Produksi Menggunakan Metode Stopwatch Time Study (Studi Penelitian Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung) Wahyudi, Rizqi; Setiawan, Bayu Ajib; Juniwati, Juniwati
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i1.10185

Abstract

The province of Lampung has great potential as a farming producer of fish, among others cultivation of freshwater fish, saltwater fish, and brackish fish. Artificial feed, commonly called pellet, is the feed produced for cultivated fish ranging from freshwater payao fish and seawater. Big Hall of Marine Fisheries (BBPBL) has a medium-scale production factory that produces feed for tilapia fish, lily fish, shrimp fish, pomfret fish, and other feed. The production process at BBPBL has not yet had a standard time in the production process. It can affect processes in the production process, a less efficient working hour, and the labour force working freely. Therefore, the research wanted to design the cycle time of each subprocess of production, then obtain the normal time to determine the raw time used as standard time and determine the number of workers required for the output of production with the production standard in BBPBL. The result of this study is that the average production cycle time reached 32.18 minutes with data as much as 30. Once the cycle time is known, then the normal time obtained in the production process reached 34.67 minutes, and the raw time in the process of production reached 50.73 minutes for one cycle of the production process. Adding a workforce of 1 person to the weighing process can optimize the production process and also increase the output according to the desired target of 1,000 kg/day.
Implementasi Integer Programming pada Knapsack Problem dalam Optimalisasi Pengantaran Produk Air Mineral Saragih Manihuruk, Hendrik Vicarlo; Willis, Tito Bisma May; Yusiani, Dwila Sempi
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i1.11317

Abstract

Distribusi produk air minum dalam kemasan merupakan salah satu tantangan dalam manajemen logistik yang memerlukan pendekatan optimal untuk memaksimalkan keuntungan dengan sumber daya yang terbatas. Knapsack Problem adalah salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengatasi masalah optimasi distribusi dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan sebagai kendala utama. Dalam penelitian ini, distribusi produk air minum dalam kemasan dengan variasi kemasan 220 ml, 330 ml, 600 ml, dan 1500 ml dianalisis menggunakan metode Integer Programming (IP). Kendala yang dihadapi meliputi batas volume truk pengangkut sebesar 10.003.875 cm³ dan dimensi karton yang bervariasi untuk setiap ukuran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi produk air minum dalam kemasan guna memaksimalkan keuntungan dengan memanfaatkan kapasitas truk secara efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi optimal dicapai dengan mengangkut 1 kotak air minum kemasan 220 ml dan 378 kotak air minum kemasan 330 ml, menghasilkan keuntungan sebesar Rp4.735.000 serta memanfaatkan 99,993% kapasitas truk. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Integer Programming efektif dalam menyelesaikan Knapsack Problem dalam konteks distribusi produk air minum dalam kemasan dan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan distribusi di sektor industri.Keywords: Knapsack Problem; Integer Programming; Distribui Produk; Optimalisasi Logistik; Kapasitas Kendaraan.
Pengendalian Kualitas Dengan Pendekatan Metode Statistical Process Control, FMEA, Dan Kaizen Di PT. Surya Tsabat Mandiri Nugraha, Andhyka Tyaz; Afriani, Linda; Wahyudi, Rizqi
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 2, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v2i2.11347

Abstract

The research was carried out at PT. Surya Tsabat Mandiri where the company still produces an unpredictable amount of defective products each time production. The purpose of the research is to determine the level of disability, identify the cause of the disability and make suggestions for improvement. The approaches used in this study are Statistical process control (SPC), Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) with improvement proposals using the Kaizen approach. Based on data processing results using p control maps, as many as 36 data out of control with the most commonly occurring types of faulty products such as baked bread and sliced breads. The factors causing the occurrence of defective products are human, material, machine and environmental factors. Correctional action was proposed against the failure mode that had the highest RPN value. The results of FMEA analysis on the cause of sliced bread had the maximum RPN of 288 coming from the moist bread cause. The proposed improvements are the installation of a temperature meter and the creation of a room temperature maintenance SOP. The cause of the roasted bread with RPN 288 and 240 comes from the worker's less careful and responsive and worker less cautious during the process of reversing the bread. The improvement proposal is to make a work instruction to the employee and give knowledge about the importance ofining the quality of the product.

Page 2 of 3 | Total Record : 22