cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMPENGARUHI PERILAKU POLITIK GENERASI MUDA DI INDONESIA: STUDI KASUS KAMPANYE PRABOWO-GIBRAN Ramadhan, Fathur Syahri; Erviantono, Tedi; Noak, Piers Andreas
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11516

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran media sosial dalam mempengaruhi perilaku politik generasi muda di Indonesia, dengan studi kasus kampanye Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten dan studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi pola penggunaan media sosial, strategi kampanye digital, dampak terhadap perilaku politik, serta tantangan dan peluang yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah mentransformasi cara generasi muda mengakses dan berinteraksi dengan informasi politik, dengan 91% responden mengandalkan platform digital sebagai sumber utama informasi politik. Strategi kampanye digital Prabowo-Gibran mendemonstrasikan efektivitas penggunaan teknologi AI dan konten kreatif dalam menjangkau pemilih muda. Namun, tantangan seperti dezinformasi dan polarisasi memerlukan peningkatan literasi digital dan regulasi yang tepat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang dinamika politik digital di Indonesia dan implikasinya bagi masa depan demokrasi.
EKSISTENSI STAKEHOLDER SEBAGAI FAKTORDETERMINAN DALAM KEBERLANJUTAN KINERJA PERUSAHAAN Oktaviani, Agnes Renita; Nurmala; Prasetiyo, Ikbal; Abdul, Gita; Angela, Petrina Ayu
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11526

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Eksistensi Stakeholder Sebagai Faktordeterminan Dalam Keberlanjutan Kinerja Perusahaan. Metode penelitian menggunakan metodemetode kajian pustaka yang melibatkan penelaahan literatur nasional dan internasional terkait peran stakeholder dalam keberlanjutan kinerja perusahaan. hasil penelitian menunjukan bahwa engelolaan stakeholder yang tepat, perusahaan tidak hanya mampu meningkatkan daya saing, tetapi juga menjaga legitimasi dan keberlanjutan operasional di tengah tantangan yang semakin kompleks. Integrasi kepentingan stakeholder dalam strategi perusahaan menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan kinerja perusahaan di masa depan. This article aims to analyze the Existence of Stakeholders as a Determinant Factor in the Sustainability of Company Performance. The research method uses literature review methods that involve reviewing national and international literature related to the role of stakeholders in the sustainability of company performance. The results of the study show that with proper stakeholder management, companies are not only able to increase competitiveness, but also maintain legitimacy and operational sustainability amidst increasingly complex challenges. Integration of stakeholder interests into company strategy is a strategic step to ensure the sustainability of company performance in the future.
KUALITAS PELAYANAN MALAM HARI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN KOTA SURABAYA : (STUDI KASUS DI KELURAHAN JAMBANGAN) Ratri, Acik Ayu Bastika; Meirinawati, Meirinawati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11563

Abstract

Public service is the entire activity provided by service providers to meet the needs and solve community problems. One of them is the city of Surabaya, where the majority of the population works, so the Surabaya City Government has created a night service that is applied in all sub-districts of Surabaya City. The implementation of night services in Jambangan Village still has shortcomings in the quality of service provided, therefore this study aims to describe the quality of night services as an effort to increase public awareness of population administration in Jambangan Village, Surabaya City by using five dimensions of service quality according to Fauzi (2019) in the book Service Quality, Consumer Satisfaction, and Customer Loyalty: A Theoretical Review (2020) including Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. Data collection techniques from observation, interviews, literature studies and documentation. The data analysis used is data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the quality of nighttime service is carried out well from the dimensions of responsiveness, assurance and empathy, but not optimal from the tangibles dimension, namely uneven facilities and infrastructure of the RW hall, the reliability indicator still needs to be maximized in providing information on the implementation of nighttime services. Based on the results of the study, there are suggestions to improve quality, namely improving the security of the RW hall, improving coordination with the RT RW Head, and preparing employees before leaving for the RW Hall. Pelayanan publik merupakan keseluruhan aktivitas yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan dalam memenuhi kebutuhan dan mengatasi permasalahan masyarakat. Salah satunya Kota Surabaya yang mayoritas penduduknya adalah bekerja, sehingga Pemerintah Kota Surabaya membuat pelayanan malam hari yang diterapkan diseluruh kelurahan Kota Surabaya. Pelaksanaan pelayanan malam hari di Kelurahan Jambangan masih memiliki kekurangan dalam kualitas pelayanan yang diberikan, untuk itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kualitas pelayanan malam hari sebagai upaya meningkatkan masyarakat sadar administrasi kependudukan di Kelurahan Jambangan Kota Surabaya dengan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Fauzi (2019) dalam buku “Service Quality, Consumer Satisfaction, dan Customer Loyalty: Tinjauan Teoritis (2020)” meliputi Tangibles, Reliabilitas, Responsiviness, Assurance, Empaty. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dari observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan malam hari terlaksana dengan baik dari dimensi responsiviness, assurance dan empaty, namun belum optimal dari dimensi tangibles yaitu sarana dan prasarana balai RW yang tidak merata, dan indikator reliability masih perlu dimaksimalkan dalam memberikan informasi pelaksanaan pelayanan malam hari. Berdasarkan hasil penelitian, adapun saran untuk meningkatkan kualitas yaitu meningkatkan keamanan balai RW, meningkatkan koordinasi dengan Ketua RT RW, serta persiapan pegawai sebelum berangkat ke Balai RW.
ANALISIS KINERJA PEGAWAI PERUSAHAAN UMUM DAERAH (PERUMDA) TIRTA BHAGASASI CABANG RAWALUMBU UTARA BEKASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN AIR BERSIH Solehati, Diah Tri; Silalahi, Edward Efendi; Hasanuddin, Hasanuddin
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Rawalumbu Utara Bekasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teori kinerja Stephen P. Robbins (1996), yang mencakup faktor pendidikan, pengalaman, dan pengetahuan pegawai. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan lima informan strategis di cabang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan formal berkontribusi terhadap kompetensi teknis pegawai, pengalaman kerja meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani tantangan operasional, serta pengetahuan memperkuat kapasitas dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih. Namun, terdapat kendala dalam aspek pelatihan lanjutan dan pembaruan infrastruktur yang mempengaruhi efisiensi operasional. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan berkala, pembaruan teknologi, serta pengembangan kebijakan untuk mendukung efisiensi distribusi air bersih.
KUALITAS PELAYANAN APLIKASI JAMINAN KESEHATAN NASIONAL MOBILE DI PUSKESMAS SEKARDANGAN KABUPATEN SIDOARJO Rahma Devi Safitri; Meirinawati Meirinawati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11583

Abstract

Salah satu implementasi pelayanan digital di Kabupaten Sidoarjo adalah pemanfaatan aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile yang diterapkan di berbagai fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan aplikasi JKN Mobile di Puskesmas Sekardangan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis dan mengidentifikasi pengalaman dan kendala pengguna aplikasi JKN Mobile di wilayah Sekardangan. Fokus penelitian menggunakan indikator E-Government Quality oleh Fietkiewicz, Mainka, dan Stock dalam 5 dimensi: Information Disseminetion, Communication, Transaction, Integration, Participation. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aplikasi JKN Mobile memiliki potensi dalam meningkatkan pelayanan aplikasi, ditemukan bahwa masih memiliki kendala dalam penggunaannya. Information Disseminetion yang disediakan cukup informatif, tetapi sulit diakses oleh masyarakat kurang paham teknologi. Communication dalam aplikasi cukup membantu, namun prosesnya terbelit-belit. Transaction seperti pengajuan rujukan masih manual, menunjukkan keterbatasan digitalisasi. Integration belum optimal, dan participation masyarakat rendah karena jarang menggunakan fitur pengaduan online.
RESILIENSI PADA GELANDANGAN UNTUK MEMPERTAHANKAN HIDUP DI KOTA MALANG Papua, Gifttama Rivaldo; Herachwati, Nuri; Nadia, Fiona Niska Dinda
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11602

Abstract

Gelandangan merupakan seseorang yang dalam kehidupannya berada dalam situasi yang tidak seharusnya dari aturan ataupun norma yang sudah dibuat dan ada pada masyarakat sekitar juga tidak memiliki rumah untuk dihuni dan bekerja dengan seadanya di suatu tempat dan biasanya hidup berkelana di berbagai macam daerah juga kawasan umum. Permasalahan yang dihadapi gelandangan adalah faktor kemiskinan. Hal ini dikarenakan tidak tentunya pendapatan yang diperoleh dalam sehari-hari. Pendapatan tersebut tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari baik untuk tempat tinggal dan juga bahan pokok. Selain itu, faktor pendidikan dan keterampilan yang rendah juga menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi gelandangan, akibatnya para gelandangan ini sulit untuk mencari pekerjaan. Dengan adanya keadaan sulit yang dialami oleh gelandangan tersebut membuat mereka berusaha untuk terus mempertahankan hidupnya dan tetap terus berusaha meskipun hidup dalam kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang apa saja permasalahan yang dihadapi oleh gelandangan dan juga bagaimana bentuk resiliensi yang dilakukan oleh mereka dalam mempertahankan hidupnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subyek penelitian ini ialah gelandangan yang berada di Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh gelandangan di Kota Malang yaitu 1) masalah ekonomi (pekerjaan dan pendapatan tidak tetap), 2) tempat tinggal, 3) tidak ada proteksi dari pemerintah, 4) tidak adanya keterampilan yang dimiliki, 5) stigma dan diskriminasi, 6) rawan terhadap bencana non alam, dan 7) masalah kesehatan. Dalam permasalahan tersebut bentuk resiliensi yang dilakukan oleh gelandangan adalah 1) tetap sabar, 2) tetap bersyukur, 3) tidak menyerah dan semangat, 4) berpikir explanatory, 5) peduli kepada sesama, 6) mampu memecahkan masalah, 7) mencari pekerjaan untuk hidup. A homeless person is someone who lives in a situation that is not in accordance with the rules or norms established by the surrounding society. They also do not have a home to live in and work with whatever resources they can find in a particular place. Typically, they live by wandering through various areas and public spaces. One of the main issues faced by homeless people is poverty. This is due to the uncertainty of their daily income, which is insufficient to meet their basic needs, including housing and essential supplies. Additionally, low education and skill levels are also among the problems faced by the homeless, which makes it difficult for them to find employment. Given the hardships they endure, they continue to strive to survive and make efforts, despite the difficulties they face. This study aims to describe the issues faced by homeless people and the forms of resilience they exhibit in maintaining their lives. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. The subjects of this study are homeless people. Data collection was carried out using observation, interviews, and documentation techniques. Data analysis was conducted using qualitative analysis with an interactive model. The research findings indicate that the problems faced by homeless people in Malang City are: 1) economic issues (unstable jobs and income), 2) lack of housing, 3) no protection from the government, 4) lack of skills, 5) stigma and discrimination, 6) vulnerability to non-natural disasters, and 7) health issues. In response to these problems, the forms of resilience displayed by homeless people are: 1) staying patient, 2) staying grateful, 3) not giving up and maintaining spirit, 4) thinking in an explanatory way, 5) caring for others, 6) problem-solving ability, and 7) seeking work to survive.
PENGEMBANGAN WATERFRONT CITY SEBAGAI BENTUK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RENCANA TATA RUANG DAN WILAYAH DI KECAMATAN BULAK KOTA SURABAYA Arianto, Kurniawan Fery; Megawati, Suci
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11603

Abstract

Kepadatan penduduk di daerah pesisir akan menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada permasalahan lingkungan. Pembangunan Waterfront City dapat dijadikan sebagai solusi terhadap penataan tepian laut di Kecamatan Bulak Kota Surabaya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif pada pelaksanaan pembangunan Waterfront City di Kecamatan Bulak dengan lokasi penelitian di Kecamatan Bulak dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman. Fokus penelitian ini menggunakan teori yang dikembangkan oleh Van Meter dan Van Horn, yang terdiri dari enam fokus. Data dalam penelitian ini bersumber dari observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis menggunakan Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan implementasi kebijakan dari pembangunan Waterfront City di pesisir laut Kecamatan Bulak masih belum cukup baik sesuai dengan indikator implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan pembangunan terkait dana, waktu maupun keadaan sosial dari masyarakat. Sehingga saran yang dapat ditawarkan dari permasalahan tersebut seperti, peningkatan kesadaran dari masyarakat melalui sosialisasi dari dinas terkait serta membuka peluang dari kerja sama pada pihak luar. Coastal population density can lead to environmental issues, and Waterfront City development offers a potential solution. Surabaya, a major city in Indonesia, faces challenges in managing its coastal areas, including in Bulak District. This study uses a descriptive qualitative method to examine the development of Waterfront City in Bulak, with data collected through observations, interviews, and documentation. The analysis follows the theory by Van Meter and Van Horn, focusing on six key areas. Findings reveal that the policy implementation of Waterfront City in Bulak District was not fully effective, primarily due to financial and time constraints, as well as community attitudes that hinder long-term maintenance. To address these challenges, this study suggests increasing community awareness and fostering better cooperation between local people to improve future development project.
MAKNA DAN FUNGSI BATIK SASAMBO BAGI MASYARAKAT DESA REMBITAN, LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT Shah, Given Immanuel Fabian; Pujaastawa, Ida Bagus Gde; Aliffiati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11610

Abstract

Batik Sasambo merupakan salah satu warisan budaya khas Nusa Tenggara Barat yang memiliki makna dan fungsi dalam kehidupan masyarakat Desa Rembitan, Lombok Tengah. Batik Sasambo merupakan hasil alkulturasi budaya dari tiga etnis utama di NTB, yaitu Sasak, Samawa, dan Mbojo, yang mencerminkan identitas serta kearifan lokal dalam pola dan motifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan fungsi batik sasambo dalam aspek budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik observasi, teknik wawancara, dan studi dokumen. Permasalahan penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Teori Interpretatif Simbolik oleh Clifford Geertz dan Teori Fungsionalisme oleh Malinowski. Hasil penelitian menunjukkan motif-motif pada kain batik sasambo tidak hanya memimliki nilai estetis, tetapi juga merepresentasikan simbol budaya yang mencerminkan kehidupan sejarah, serta nilai-nilai tradisional masyarakat NTB. Setiap motif pada batik sasambo memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan alam, adat istiadat, serta harapan kesejahteraan dan keharmonisan sosial. Selain itu batik sasambo juga memiliki berbagai fungsi antara lain fungsi estetis sebagai simbol keindahan dan ekspresi seni, fungsi sosial sebagai identitas budaya dan media komunikasi, fungsi ekonomi sebagai sumber pendapatan pengrajin lokal dan daya tarik bagi sektor pariwisata.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) BERKAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA MEDAN Andhika Ferdinan Zebua; Simson Ginting
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11614

Abstract

Pemerintah Kota Medan memperkenalkan kebijakan baru mengenai manajemen kepegawaian melalui Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) BERKAH, yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Medan Nomor 3 Tahun 2022. Kebijakan ini bertujuan untuk menyederhanakan administrasi kepegawaian dan meningkatkan kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan. Penelitian ini mengevaluasi implementasi SIMPEG BERKAH serta dampaknya terhadap kinerja pegawai di BKPSDM. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teori implementasi kebijakan George Edward III (1984) digunakan, mencakup aspek komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi di BKPSDM sudah baik, dengan informasi kebijakan yang jelas. Sumber daya yang mendukung SIMPEG BERKAH, baik SDM maupun fasilitas, cukup memadai. Sikap pelaksana positif, dengan pegawai yang memahami dan menjalankan kebijakan. Struktur birokrasi mendukung, meskipun SOP untuk SIMPEG BERKAH belum sepenuhnya lengkap. Secara keseluruhan, SIMPEG BERKAH mempermudah administrasi pegawai dan berpotensi meningkatkan kinerja The Medan City Government has introduced a new policy on Human Resource Management through the Employee Management Information System (SIMPEG) BERKAH, as outlined in Medan Mayor Regulation No. 3 of 2022. This policy aims to simplify administrative processes and enhance the performance of employees at the Medan City Personnel and Human Resource Development Agency (BKPSDM). This study evaluates the implementation of SIMPEG BERKAH and its impact on employee performance at BKPSDM. The research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques including interviews, documentation, and observation. The study employs George Edward III's (1984) policy implementation theory, which covers aspects such as communication, resources, implementer attitudes, and bureaucratic structure. The findings indicate that communication within BKPSDM is effective, with clear policy information available. Resources supporting SIMPEG BERKAH, including both human resources and facilities, are adequate. Implementers exhibit a positive attitude, understanding and applying the policy effectively. The bureaucratic structure supports the policy, though the Standard Operating Procedures (SOP) for SIMPEG BERKAH are not yet fully completed. Overall, SIMPEG BERKAH simplifies employee administration and has the potential to improve performance.
DAMPAK EFISIENSI OPERASIONAL, PENGALAMAN PELANGGAN DAN HARGA BAHAN BAKAR PADA KINERJA MASKAPAI PENERBANGAN DI INDONESIA Wicumantra, Reingga Modaffa; Munandar, Haris; Widagdo, Rinosa Ari
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i7.11629

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Efisiensi Operasional, Pengalaman Pelanggan, dan Harga Bahan Bakar terhadap Kinerja Maskapai Penerbangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur, selanjutnya dilakukan identifikasi hubungan antar variabel. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Efisiensi Operasional, Pengalaman Pelanggan, dan Harga Bahan Bakar masing-masing berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Maskapai. Meskipun demikian, terdapat beberapa variabel lain seperti Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Inovasi Teknologi, dan Kebijakan Regulasi yang turut mempengaruhi kinerja maskapai. Penelitian ini sejalan dengan temuan-temuan sebelumnya dan mengonfirmasi pentingnya peningkatan efisiensi operasional serta pengalaman pelanggan dalam memajukan kinerja industri penerbangan. Kesimpulannya, penelitian ini menyarankan agar manajer maskapai fokus pada faktor-faktor yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, serta mempertimbangkan variabel lain yang belum dieksplorasi secara mendalam dalam studi ini. The purpose of this study is to analyze the effect of Operational Efficiency, Customer Experience, and Fuel Prices on Airline Performance in Indonesia. This study uses a qualitative literature study approach, then the identification of the relationship between variables is carried out. The results of the discussion show that Operational Efficiency, Customer Experience, and Fuel Prices each have a significant effect on Airline Performance. However, there are several other variables such as Human Resource Management, Technological Innovation, and Regulatory Policy that also affect airline performance. This study is in line with previous findings and confirms the importance of improving operational efficiency and customer experience in advancing the performance of the aviation industry. In conclusion, this study suggests that airline managers focus on factors that can improve efficiency and service quality, and consider other variables that have not been explored in depth in this study.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue