cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA CLAY TEPUNG (PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KELOMPOK A RA ISTIQOMAH CIMAHI) Putri Zakiyyah Fauziyyah; Tuti Hayati; Zaenal Muftie
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1208

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan mengenai rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini. Rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini disebabkan karena kurangnya media pembelajaran yang digunakan. Hal ini terlihat dari anak masih kaku ketika memegang pensil. Oleh karena itu, sebagai solusinya peneliti menggunakan media clay tepung untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini pada anak. Melalui penerapan media clay tepung diharapkan dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di Kelompok A RA Istiqomah Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemampuan motorik halus anak usia dini sebelum menggunakan media clay tepung di Kelompok A RA Istiqomah Cimahi; (2) Penggunaan media clay tepung untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di Kelompok A RA Istiqomah Cimahi setiap siklus; dan (3) Kemampuan motorik halus anak usia dini setelah diterapkan media clay tepung di Kelompok A RA Istiqomah Cimahi pada seluruh siklus. Penelitian ini didasarkan pada suatu pemikiran bahwa media clay tepung dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Media clay tepung memiliki keunggulan, yaitu: (1) Bahan yang digunakan tidak berbahaya bagi anak; (2) Anak dapat berkreasi dan berimajinasi berbagai bentuk menggunakan clay; dan (3) Media clay tepung dapat memberikan pengalaman secara langsung dalam teknik membuat clay tepung, seperti menggulung, menggilas, menekan, meremas, melinting, menggunting, memotong, mengukir, menyambung, dan menempel. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed methods). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali tindakan. Subjek penelitian 10 anak di Kelompok A RA Istiqomah Cimahi yang terdiri dari tiga anak laki-laki dan tujuh anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui observasi dan unjuk kerja. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak usia dini pada pra siklus atau pra tindakan diperoleh nilai rata-rata sebesar 55 dengan kategori kurang. Proses penerapan media clay tepung dapat dilihat dari aktivitas guru dan anak menunjukkan peningkatan pada setiap siklusnya. Aktivitas guru pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 84 % (dibulatkan) dengan kategori baik dan meningkat menjadi 94 % (dibulatkan) dengan kategori sangat baik pada siklus II. Demikian pula aktivitas anak pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 67% dengan kategori cukup dan meningkat menjadi 80 % dengan kategori baik pada siklus II. Adapun kemampuan motorik halus anak usia dini setelah diterapkan media clay tepung diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 66 dengan kategori cukup dan meningkat menjadi 80 dengan kategori sangat baik pada siklus II. Dengan demikian hipotesis tindakan diterima. Artinya media clay tepung dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di Kelompok A RA Istiqomah Cimahi.
MANAJEMEN PELATIHAN KURIKULUM MERDEKA : (Penelitian di MTs Az-Zahra dan MTs Negeri 02 Bandung Barat) Amrulloh, Muhammad Hasby; Hidayat, Ara; Ibrahim, Tatang
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhatian terhadap manajemen pelatihan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka bagi guru-guru madrasah sangatlah vital untuk diperhatikan. Kesiapan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh seberapa efektif pelatihan yang diselenggarakan. Ini merupakan bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia pendidikan/guru. Namun, hasil dari pengembangan kualitas guru di Indonesia belum sepenuhnya memuaskan sehingga mereka belum mampu bersaing dengan negara lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses manajemen pelatihan, yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, di MTS Az-zahra dan MTSN 2 Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, ketua pelaksana, dan guru. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan manajemen pelatihan kurikulum merdeka secara umum berjalan dengan baik sesuai dengan teori Keith Davies diantaranya, Perencanaan, melibatkan analisis kebutuhan, rumusan tujuan pelatihan, dan perancangan program pelatihan dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Kemudian pengajuan program ke Pusdiklat Kemenag. Pelaksanaan. Proses pelaksanaan pelatihan Kurikulum Merdeka terdiri dari tahap persiapan dan pelaksanaan. Tahap persiapan melibatkan rapat kepanitiaan, penyusunan TOR, sosialisasi, persiapan praktis, dan penyesuaian media pelatihan dengan materi. Pelatihan dilaksanakan dalam 2 hari dengan jumlah 16 jam pelajaran. fokus pada pengenalan Kurikulum Merdeka hingga penyusunan perangkat ajar dan Proyek P5 yang disesuaikan dengan kebutuhan madrasah. Evaluasi. Evaluasi dilakukan terhadap proses dan hasil pelatihan. Evaluasi dilakukan melalui berbagai metode seperti pengerjaan soal dan presentasi perangkat ajar. Hasil evaluasi digunakan untuk penyempurnaan pelatihan di masa mendatang. Gagasan yang ditawarkan adalah Kepala madrasah diharapkan berperan penuh dalam mengawasi manajemen pelatihan dari semua aspek yaitu perencanaan, pelaksanaan. Madrasah meningkatkan kerjasama dengan lembaga Diklat untuk program pelatihan secara rutin. Kepala madrasah mendorong guru untuk mengikuti pelatihan dari berbagai platform, salah satunya PINTAR dari Kementrian Agama. Dampak positif dari penelitian ini adalah peningkatan kualitas pembelajaran di Madrasah. Sebagian Guru yang telah mengikuti pelatihan Kurikulum Merdeka dapat menerapkan pendekatan yang lebih inovatif, interaktif, dan berpusat pada siswa dalam proses pembelajaran, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa.
Penerapan Metode Bercerita Melalui Media Buku Dongeng Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK PGRI Flamboyan Tini Komalasari; Asep Munajat; Ibnu Hurri
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1220

Abstract

Dalam perkembangan bahasa reseptif diperlukan metode yang tepat dan sesuai dengan karakter anak usia dini agar pesan yang ingin disampaikan bisa benar- benar dipahami oleh anak untuk bekal kehidupan di masa depannya. Salah satu metode yang dapat digunakan yaitu dengan metode bercerita, sebab bercerita dapat menjadi metode untuk menyampaikan nilai- nilai norma yang berlaku di masyarakat. tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti adalah, Untuk mengetahui perencanaan, penerapan dan hasil penerapan metode bercerita melalui media buku dongeng untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa 5-6 tahun di TK PGRI Flamboyan yang beralamat di Kp. Cihaur RT 03/05 Desa Bojongsari Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi sebanyak 16 siswa. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa tindakan dalam menerapkan metode bercerita melalui buku dongeng untuk bahasa reseptif pada anak usia dini mengalami perkembangan rata-rata sebesar 9.0% meningkat pada siklus I sebesar 22 % dan ketika dilanjutkan pada siklus II meningkat menjadi 94%. Metode bercerita melalui buku dongeng dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak, dapat menunjang mendengar, memahami dan mengenal perbendaharaan kata dengan baik, serta yang paling utama yaitu peningkatan perkembangan bahasa reseptif pada anak usia dini.
Pengenalan Penanaman Tumbuhan Dengan Media Polybag dan Pemilahan Sampah Organik Anorganik di PAUD Madrasah Hamdaniyah Sani Susanti; Melly Br.Bangun; Yeremia Afrianto Manalu; Stevanus Handy Anggoro; Yuni Naibaho; Marsella Pascha Sidabutar; Astri Tarigan
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ada di lingkungan PAUD Madrasah Hamdaniyah tersebut anak-anak belum mengenal bagaimana cara menyadarkan pentingnya menjaga lingkungan mulai dari membuang sampah, membersihkan lingkungan, menanam tanaman, dan jenis jenis tanaman yang ada disekitar mereka ditambah lingkungan yang kurang mendukung karena terlalu tertutup.Tujuan pembibitan atau budi daya tanaman dalam polybag adalah memudahkan anak-anak dalam merawat tanaman dan tidak banyak membutuhkan lahan yang luas,memilah sampah organik dan an-organik juga memiliki tujuan untuk kebaikan diri sendiri dan orang terdekat saja, tapi juga untuk kebaikan bumi.Metode yang digunakan dengan pendekatan terhadap siswa-siswi dan pengajar yaitu melakukan kegiatan sosialisasi awal dengan mengundang siswa-siswi dan pengajar dalam sebuah seminar sederhana.Melakukan kegiatan penanaman berbagai jenis tumbuhan bersama anak-anak dan menjelaskan kepada mereka bagaimana cara menanam tanaman dengan baik menggunakan media polybag serta memberikan pengajaran kepada anak-anak di PAUD tentang cara menjaga lingkungan yang baik yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya,tidak terlalu banyak menggunakan sampah plastik dan mengenalkan kepada mereka bahwasannya sampah plastik,kertas dan bahan lainnya bisa didaur ulang untuk di gunakan lagi dalam kehidupan sehari-hari.
Keefektivan Pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Berdasarkan Persepsi Siswa Kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta untuk Menumbuhkembangkan Minat Berwirausaha Dea Putri Aprilia; Tutik Susilowati
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta,(2) Minat berwirausaha siswa kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta,(3) efektivitas pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan campuran dengan jenis Sequintial Explanatory Design. Tahap pertama penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif dan tahap kedua menggunakan metode kualitatif dengan jenis fenomenologi. Sumber data penelitian ini merupakan semua siswa kelas XII OTKP dan guru mata pelajaran PKK SMK Batik 2 Surakarta.Teknik pengambilan sampel pada data kuantitatif menggunakan purposive sampling,sedangkan data kualitatif dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner,wawancara,observasi,dan studi dokumen. Teknik uji validitas data yang digunakan untuk data kuantitatif adalah dengan validitas isi dan untuk penelitian kualitatif menggunakan uji kredibility dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik,uji transferbility,uji dependenability,dan uji confirmability. Analisa data kuantitatif menggunakan deskriptif dan data kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini adalah (1) Proses pembelajaran PKK di kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta memiliki hasil penilaian yang baik yaitu 77,66. Proses perencanaan pengelolaan pembelajaran dilakukan oleh waka kurikulum beserta guru mata pelajaran PKK dimana di dalamnya merencanakan media,metode,strategi,dan penilaian di dalam pembelajaran PKK sehingga pembelajaran PKK menjadi lebih terarah. (2) Minat berwirausaha siswa kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta meningkat 44% setelah mengikuti pembelajaran PKK. Siswa menyatakan bahwa mereka menjadi tertarik dengan pembelajaran PKK karena lebih banyaknya praktik daripada materi sehingga mereka dengan lebih mudah menyerap ilmu kewirausahaan. (3) Keefektivan pembelajaran di kelas XII OTKP SMK Batik 2 Surakarta dikatakan efektif menurut persepsi siswa dengan nilai 71,81. Pembelajaran PKK dapat dikatakan efektif menurut persepsi dari siswa karena di dalam pembelajaran tidak hanya memberikan materi kewirausahaan saja,akan tetapi guru juga memberikan pembelajaran pendukung yaitu praktik membuat sebuah produk.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Mengenal Huruf Kapital Menggunakan Student Active Learning (SAL) Siswa Kelas B PAUD Riyadul Falah Kp. Mekar Mulya RT 020 RW 008 Kecamatan Surade Tahun 2023 Sarin Sunarti; Redi Awal Maulana; Elnawati
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1223

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada PAUD Riyadul Falah bahwa hasil belajar materi mengenal huruf kapital siswa rendah di bawah standar ketuntasan, penyebabnya adalah metode mengajar cenderung masih monoton dan membosankan, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan metode mengajar Student Active Learning (SAL). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus, subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik berusia 5-6 tahun pada PAUD Riyadul Falah dengan jumlah siswa sebanyak 24 siswa. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil dari penerapan metode pembelajaran Student Active Learning (SAL) dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf kapital menunjukkan perkembangan pada Tahap I Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 55,2% dan mencapai acuan keberhasilan 84,4%, tercapai pada Tahap II, maka dari itu tindakan berakhir pada pelaksanaan siklus II. Metode mengajar Student Active Learnng (SAL) dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf kapital anak usia 5-6 Tahun.
Pengaruh Penggunaan LKPD Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Pahlawan Indonesia Pelajaran IPS Di Kelas IV SDN 3 Samadua Tri Dilla Usma; Muhammad Husin; Sulaiman
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1224

Abstract

Pembelajaran yang hanya berfokus pada penuntasan materi dan membuat siswa tidak dapat mengembangkan pola pikirnya sehingga berdampak pada hasil belajar yang diperoleh siswa. Dimana hasil belajar yang diperoleh siswa tidak mencapai Kriteria Belajar Minimal (KBM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penggunaan LKPD Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Pahlawan Indonesia Pelajaran IPS Di Kelas IV SDN 3 Samadua. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent Control Grup Design. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan perlakuan (treatment) kepada kelas eksperimen dan menjadikan kelas kontrol sebagai pembanding. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN 3 Samadua. Kec. Samadua, Kab. Aceh Selatan, Prov. Aceh. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari peserta didik kelas IV A yang berjumlah 25 siswa yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes soal pilihan ganda sebanyak 10 soal.Teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk Pretest dan Posttest, sedangkan teknik analisis data menggunakan SPSS Statistic 26 dan pengujian hipotesis dengan uji paired sample T-Test. Hasil pengujian hipotesis dengan statistik uji paired sample T-Test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka kriteria pengambilan keputusan yaitu Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan LKPD terhadap hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPS di kelas IV SDN 3 Samadua.
Analisis Gaya Mengajar Pendidik dalam Mengenalkan Pendidikan Seks Terhadap Anak Usia Dini Di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Ani Mardiyani; Indra Zultiar; Ibnu Hurri
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1233

Abstract

Keberhasilan pendidikan seks pada anak usia dini sangat bergantung pada peran pendidik, dalam memberikan pengetahuan tentang Pendidikan Seks anak Usia Dini ini tidak terlepas dari cara penyampaian guru dalam memberikan pengetahuan yang akan di berikan atau juga gaya mengajar seorang guru dalam menyampaikan pengetahuan kepada anak sehingga anak paham dan mengerti apa yang ingin disampaikan oleh guru tersebut, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana hubungan gaya mengajar guru terhadap pendidikan seks pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif survei. Dalam penelitian yang di lakukan oleh penulis menunjukkan Hasil Penelitian sebagai berikut, terdapat pengaruh yang signifikan gaya mengajar terhadap pendidikan seks anak usia dini pengaruhnya kuat, kontribusi Gaya Mengajar Guru Terhadap Pendidikan anak Seks Usia Dini khususnya terhadap Identifikasi Anggota Tubuh pengaruhnya sedang, Terhadap Pendidikan Seks Usia Dini khususnya Menutup Aurat dinyatakan bahwa pengaruhnya sedang, Terhadap Pendidikan Seks Usia Dini khususnya Identitas Gender dinyatakan bahwa pengaruhnya kuat, Terhadap Pendidikan Seks Usia Dini khususnya Melindungi Diri dapat dinyatakan pengaruhnya sedang. Dari hasil penelitian yang di lakukan penulis dapat di ambil kesimpulan bahwa gaya mengajar pendidik berpengaruh terhadap Pendidikan seks pada anak usia dini.
PERAN GURU DALAM PROGRAM MERDEKA DI SD NEGERI 2 MEUREUDU Maulidani Putri; Sulaiman; Tursinawati
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1237

Abstract

Guru penggerak diharapkan dapat menjadi peran penting dalam pencapaian membangun program merdeka belajar dalam menggerakkan sekolah. Pada program merdeka belajar guru diharapkan dapat memimpin inovasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, mengembangkan kreativitas siswa, dan berkolaborasi antar guru dan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana peran guru penggerak dalam program merdeka belajar di SD Negeri 2 Meureudu?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru penggerak dalam program merdeka belajar di SD Negeri 2 Meureudu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Meureudu dengan subjek penelitian ini 2 orang guru penggerak. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang dianalisis dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/vertifikasi. Berdasarkan hasil analisis data, peran guru penggerak dalam program merdeka belajar seperti mendorong peningkatan kepemimpinan siswa, mengelola pembelajaran dengan teknologi, menjadi penggerak komunitas belajar, menjadi pendamping pengembangan pembelajaran, dan membuka ruang diskusi dan kolaborasi terlaksana dengan baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MPLB SMK NEGERI 16 JAKARTA DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR Lutfiyani, Alfi; Wahono , Puji; Fadillah , Nadya
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i4.1240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap hasil belajar siswa MPLB SMK Negeri 16 Jakarta dengan kemandirian belajar. Metode yang digunakan pada penelitian ini, yaitu kuantitatif menggunakan Quasi Experiment (QE) dengan SPSS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MPLB dengan jumlah keseluruhan 72 siswa dimana kelas X MPLB 1 sebanyak 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X MPLB 2 sebanyak 36 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil belajar diukur menggunakan pretest dan posttest, sedangkan kemandirian belajar diukur menggunakan kuesioner dengan skala Likert.