cover
Contact Name
Sanusi
Contact Email
jurnal@staip.ac.id
Phone
+62266-6446226
Journal Mail Official
jurnal@staip.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi No. 95 Pelabuhanratu Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by STAI Pelabuhan Ratu
ISSN : -     EISSN : 29875358     DOI : https://doi.org/10.51729/khidmah
Core Subject : Education,
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI Pelabuhan Ratu. Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit Dua Kali setahun yaitu Maret dan September yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat. Al-Khidmah adalah konsep Islam yang berkaitan dengan menyediakan layanan bagi sesamanya. Ini meliputi membantu orang lain, mendukung kebaikan, menjaga tanggung jawab, dan bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama. Konsep ini menekankan pentingnya berkontribusi kepada komunitas/masyarakat dan bersikap saling menghormati sesama manusia. Al Khidmah juga memberi kesempatan kepada setiap individu untuk berkembang dan berpartisipasi dalam masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, setiap individu diharapkan dapat terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat dan mempromosikan nilai-nilai berbagi, persatuan, kasih sayang, dan saling membantu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 49 Documents
Revitalisasi Peran Guru PAI dalam Membangun Karakter Anti-Bullying melalui Pendekatan Psiko-Spiritual Muharom, Fauzi; Kibtiyah, Mariah; Widiani, Desti; Hafidah; Suluri; Aminudin; Fauroni, R Lukman
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/alkhidmah.321773

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi fenomena yang mengkhawatirkan dan berpotensi merusak perkembangan psikologis, sosial, dan spiritual peserta didik. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mencegah dan menanggulangi bullying melalui pembinaan akhlak mulia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Asosiasi Guru PAI Kabupaten Sukoharjo untuk meningkatkan kapasitas guru PAI dalam membangun karakter anti-bullying melalui pendekatan psiko-spiritual. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAI dalam penanganan bullying, perubahan pendekatan pembelajaran yang lebih integratif, serta indikasi penurunan perilaku bullying di sekolah peserta program. Pendekatan psiko-spiritual terbukti relevan untuk membentuk kesadaran moral dan empati siswa secara berkelanjutan.
Penguatan Pendidikan Lingkungan Hidup melalui Penyediaan Tong Sampah di SDN 2 Bojong Sri Wahyuni, Dewi; Azahra, Siti Amalia; Nuraeni, Intan; Husaeni, Iik Saepi; Ripa’i, Ahmad; Mutiari, Anisa
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.411768

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan krusial di berbagai daerah, termasuk di lingkungan sekolah dasar yang umumnya belum memiliki sistem pengelolaan memadai. Rendahnya pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu penyebab utama, sehingga diperlukan adanya upaya edukasi melalui program pengabdian masyarakat. Fokus kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah sejak dini kepada siswa SDN 2 Bojong serta menyediakan sarana berupa tong sampah sebagai media praktik nyata Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk menumbuhkan kepedulian siswa dalam mengelola sampah dengan benar serta membangun lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman. Metode pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan ceramah interaktif yang dibagi ke dalam enam kelas agar suasana lebih kondusif, mengingat jumlah siswa yang cukup banyak. Sebanyak 11 anggota kelompok KKM terlibat aktif dalam memberikan materi secara bergiliran, disertai diskusi ringan serta praktik langsung penggunaan tong sampah. Pembuatan tong sampah dilakukan di posko KKM dengan melibatkan mahasiswa secara gotong royong, sebelum akhirnya didistribusikan ke lingkungan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa SDN 2 Bojong memberikan respons positif, terlihat dari antusiasme mereka selama sosialisasi berlangsung serta kesediaan mereka untuk mulai mempraktikkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Keberadaan tong sampah juga menjadi sarana pendukung yang efektif untuk memperkuat perubahan perilaku. Dengan kata lain, kegiatan ini tidak hanya membangun kesadaran ekologis, tetapi juga mempertegas fungsi perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Edukasi Akhlak Berpuasa dalam menghadapi Bulan Ramadhan bagi Santri TPQ Al Awfiya Irfan, Ahmad; Setiady, Dicky; Hafani, Ahmad
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.412002

Abstract

Puasa sebagai salah satu ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral yang bertujuan membentuk akhlak dan pengendalian diri. Namun dalam praktiknya, esensi puasa sering kali tidak kontekstual dengan problematika akhlak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ibadah puasa lebih dipahami sebatas menahan lapar dan dahaga tanpa diiringi dengan internalisasi nilai-nilai moral yang mendalam. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya edukasi yang mampu menghubungkan makna puasa dengan pembentukan akhlak, khususnya pada anak-anak yang sedang berada dalam tahap pembentukan karakter. Penelitian pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Al Awfiya dengan subjek santri usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiatan tausiah dan ceramah mengenai akhlak berpuasa serta pembelajaran interaktif dengan pendekatan fun learning by doing. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai fikih puasa sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak yang terkandung di dalamnya melalui aktivitas belajar yang melibatkan partisipasi aktif santri. Kegiatan yang dilaksanakan adalah tausiah akhlakberpuasa dan metode pembelajaran interaktif dengan harapan mampu meningkatkan pemahaman santri mengenai makna puasa serta mendorong mereka untuk merefleksikan nilai-nilai iman dan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Santri tidak hanya memahami puasa secara kognitif, tetapi juga mulai menyadari pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai seperti kesabaran, pengendalian diri, dan sikap saling menghormati dalam hubungan dengan guru, orang tua, dan teman. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai puasa sebagai bagian dari pembentukan akhlak pada anak sejak usia dini.
Efektivitas Program Sosialisasi Kenakalan Remaja dalam meningkatkan Kesadaran Preventif di SMP Salsabila Purwakarta Hamid, Asep Lukman; Drajat, Manpan
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan isu sosial krusial yang sering kali berakar dari krisis identitas dan melemahnya ikatan sosial pada masa transisi menuju kedewasaan. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada sosialisasi kenakalan remaja guna meningkatkan kesadaran kritis siswa di SMP Salsabila Integrative School Ciseuruh Purwakarta. Masalah utama yang diidentifikasi adalah perlunya penguatan pemahaman siswa terhadap norma dan nilai sosial untuk membentengi mereka dari perilaku berisiko seperti tawuran dan pergaulan bebas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas program sosialisasi partisipatif dalam mengubah persepsi siswa terhadap dampak negatif kenakalan remaja. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui seminar edukatif, permainan peran, serta penggunaan media visual berbasis proyektor. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa secara signifikan terhadap konsekuensi perilaku berisiko di lingkungan sekolah dan masyarakat. Partisipasi aktif dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun keterampilan sosial dan memperkuat landasan moral siswa untuk menolak tindakan menyimpang. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan strategi pedagogis di lapangan. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa sosialisasi dengan metode partisipatif merupakan strategi preventif yang efektif dalam menekan angka kenakalan remaja di sekolah. Melalui penguatan nilai-nilai luhur, siswa didorong untuk mengaplikasikan pergaulan yang sehat demi terciptanya transformasi sosial yang positif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan madrasah.
Pengembangan Kesadaran Sosial Siswa melalui Edukasi Pencegahan Bullying di SD YPMP 2 Palembang Pratama, Irja Putra; Ade Akhmad Saputra; Alihan Satra; Karunia Hazyimara
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan salah satu permasalahan sosial yang dapat mengganggu proses pembelajaran serta perkembangan psikologis peserta didik. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying sering menyebabkan perilaku tersebut dianggap sebagai hal yang wajar dalam interaksi sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perilaku bullying, serta dampak negatifnya bagi korban maupun pelaku. Kegiatan dilaksanakan melalui program sosialisasi kepada siswa di SD YPMP 2 Palembang sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi melalui sosialisasi dan diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai perilaku bullying dan dampaknya, serta tumbuhnya kesadaran untuk saling menghargai, menumbuhkan empati, dan menjaga hubungan sosial yang positif di lingkungan sekolah.
Edukasi Penguatan Karakter Anak Usia Dini melalui Pemilahan Sampah Organik dan Non Organik di PAUD SPS TP Sudirman Hamidah, Alfi Zahrotul; Sujarwo, Agus
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.412006

Abstract

Masalah sampah tetap menjadi isu yang rumit di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan non-organik sejak dari sumbernya. Kebiasaan membuang sampah tanpa pemisahan tidak hanya menyebabkan pencemaran dan bau yang tidak sedap, tetapi juga menghilangkan potensi untuk mengolah sampah menjadi kompos atau produk daur ulang yang bermanfaat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang dimulai dari lingkungan pendidikan untuk menanamkan perilaku peduli lingkungan sejak usia dini. Anak-anak usia dini berada pada fase perkembangan yang sangat peka terhadap pembiasaan. Pendidikan anak usia dini tidak hanya berfungsi sebagai sarana akademik awal, tetapi juga sebagai dasar untuk pembentukan karakter. Melalui pembiasaan yang positif, anak akan lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Edukasi tentang pemilahan sampah organik dan non-organik di PAUD SPS TP Sudirman merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dalam membangun karakter tersebut. Program ini dilaksanakan dalam kerangka pengabdian masyarakat dengan pendekatan penguatan pengetahuan dasar, pendampingan praktik pemilahan secara langsung, serta pemberdayaan guru dan orang tua untuk menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa anak usia dini dapat memahami konsep sederhana tentang sampah jika disampaikan dengan metode yang menyenangkan dan kontekstual (Lestari, 2025; Munawaroh, 2024; Nirwana, 2024). Dengan demikian, edukasi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong terbentuknya karakter peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Majelis Ta’lim sebagai Pusat Pendidikan Agama Nonformal: Studi Pemberdayaan Masyarakat di Desa Gintungan, Berjan Purworejo Analisatussobah; Faridah, Hamdah; Mutiqoh, Hanum
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.412007

Abstract

Majelis ta’lim merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman agama dan pembinaan moral masyarakat. Namun dalam praktiknya, optimalisasi peran majelis ta’lim dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif serta keterlibatan masyarakat yang belum merata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji serta memperkuat peran majelis ta’lim dalam meningkatkan pendidikan agama masyarakat di Desa Mayak, Kecamatan Cibeber. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengurus majelis ta’lim dan tokoh masyarakat, serta diskusi bersama anggota majelis ta’lim. Proses kegiatan dilakukan melalui tahap perencanaan bersama komunitas, pelaksanaan kegiatan pengajian dan diskusi keagamaan, serta evaluasi kegiatan untuk melihat perubahan pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa majelis ta’lim di Desa Mayak memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman agama masyarakat melalui kegiatan pengajian rutin, kajian kitab, dan diskusi keagamaan. Selain itu, majelis ta’lim juga berperan dalam membentuk karakter religius masyarakat melalui penanaman nilai moral, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan persaudaraan antarwarga. Keberadaan majelis ta’lim juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Dengan demikian, majelis ta’lim dapat berfungsi sebagai sarana pendidikan agama nonformal yang efektif dalam meningkatkan kualitas kehidupan religius masyarakat serta memperkuat nilai-nilai sosial keagamaan di tingkat komunitas.
Pelatihan Tahsin Al-Qur’an berbasis nilai Islam Wasathiyah di Majelis Tartil Qur’an Mushola Al-Makmur Kotagede Yogyakarta Nur Hidayah Syafitri, Lely; Rahayu, Supriati Hardi; Rosiana, Peti; Ananda, Yogi
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM ini berangkat dari kondisi pembelajaran Al-Qur’an di Majelis Tartil Qur’an Mushola Al-Makmur, Kotagede, yang masih berfokus pada tilawah bersama. Pola tersebut telah menjaga tradisi mengaji secara rutin, tetapi belum sepenuhnya memberi ruang bagi pembinaan bacaan secara individual. Akibatnya, kemampuan membaca Al-Qur’an jamaah yang didominasi ibu-ibu paruh baya masih beragam, terutama pada aspek makhraj huruf, sifat huruf, tajwid dasar, dan kelancaran tartil. Selain itu, kegiatan belajar yang berlangsung belum secara khusus mengaitkan pembacaan Al-Qur’an dengan penguatan nilai Islam Wasathiyah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an jamaah sekaligus menanamkan nilai tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i‘tidal dalam proses pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahap observasi, perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Strategi yang digunakan mencakup penyampaian materi tahsin, contoh bacaan, latihan berulang, praktik kelompok kecil, pendampingan individual, tadabbur ayat, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jamaah terhadap dasar-dasar tahsin, berkurangnya beberapa kesalahan bacaan, serta tumbuhnya keberanian untuk membaca Al-Qur’an secara lebih mandiri. Program ini juga mendorong berkembangnya pemahaman keagamaan yang lebih moderat dan kesadaran akan pentingnya pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan.
Penguatan Literasi Awal, Partisipasi, dan Kreativitas Anak melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif Soniati, Nia
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.412009

Abstract

Literasi awal merupakan kemampuan dasar yang berperan penting dalam perkembangan bahasa, kognitif, serta kesiapan belajar anak pada jenjang pendidikan selanjutnya. Namun demikian, praktik pembelajaran pada pendidikan anak usia dini masih sering menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan media pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif dan kreativitas anak. Kondisi tersebut juga ditemukan pada beberapa lembaga PAUD di Desa Mangunjaya, di mana kegiatan literasi masih cenderung bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media pembelajaran yang interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi awal, partisipasi, dan kreativitas anak melalui pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta praktik penggunaan media pembelajaran interaktif dalam kegiatan belajar anak. Sasaran kegiatan adalah pendidik dan anak usia dini di Desa Mangunjaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran, memperkuat kemampuan literasi awal, serta mendorong kreativitas anak melalui aktivitas belajar yang menyenangkan. Selain itu, pendidik memperoleh pemahaman dan keterampilan baru dalam merancang serta memanfaatkan media pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif. Dengan demikian, pemanfaatan media pembelajaran interaktif dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung penguatan literasi awal sekaligus meningkatkan partisipasi dan kreativitas anak pada pendidikan anak usia dini di Desa Mangunjaya.