cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ampoen@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH KOTA BANDA ACEH Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Bathoh, Banda Aceh, Indonesia 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN)
ISSN : 30256267     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32672/ampoen
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, sebagai platform bagi para pengabdi, peneliti, praktisi, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil layanan yang berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat di Indonesia. Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, kesehatan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
PGENERATION Z COMMUNICATION EXPERIENCE AT MOJA TOURIST DESTINATION Priyansa Utami, Fina; Imaddudin
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): AGUSTUS-NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i2.2233

Abstract

As a thematic tourist attraction, MoJa presents a unique concept to create a different experience for visitors. Visitor experience is the main source of visitor confidence to visit again or recommend the tourist attraction to other people. This research aims to identify because of motive and in order to motive in Generation Z's communication experience at the MoJa Tourism Destination. The phenomenological qualitative research method was chosen to understand the research situation in more detail. Research data was collected through observations, documents and semistructured and open-ended interviews regarding the communication experiences of Generation Z visitors at the MoJa tourist destination. Based on the results of interviews with informants, it was found that the motives that influenced Generation Z's communication experience in visiting MoJa were a unique and different experience, social attraction, easy accessibility and the influence of social media. Meanwhile, in order to motive, the goal of Generation Z's communication experience for visiting MoJa is because they want to visit MoJa to enjoy time with the people closest to them, such as a partner to date and spend vacation time with friends. MoJa can continue to innovate by holding events that allow visitors to interact with each other, increase accessibility, and add facilities that are unique and attract the interest of Generation Z.
EXPLORING COFFEE SHOP AND SHARING GENERATION Z COMMUNICATION EXPERIENCES IN SOUTH JAKARTA ON TIKTOK Rizky Pambudi, Muhammad; Imaddudin
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): AGUSTUS-NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i2.2234

Abstract

The existence of coffee shops and cafes has become a symbol that represents the lifestyle of young people. The younger generation uses coffee shops for various purposes, including studying with friends, hanging out, and doing works. The experience of visiting a coffee shop has now become an interesting topic to share on social media. This research aims to determine the because of motive and the in order to motive in exploring coffee shops and sharing communication experiences in the style of generation Z in South Jakarta on TikTok social media. The type of research used is qualitative with phenomenological methods to explore phenomena experienced by individuals holistically. Data collection was carried out through observation, semi-structured interviews, and documentation. The research results found that because of motive, Generation Z enjoys visiting coffee shops not only because of their love of coffee, but also because of various other factors that make coffee shops a multifunctional place in their daily lives. In order to motive for sharing experiences at coffee shops via social media TikTok could be because individuals want to express their love for coffee, or share experiences, and provide recommendations to their followers. Further research can be carried out using quantitative methods to complement existing research.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI UPTD SMP NEGERI 5 BARRU Amran, Muhammad; Aras, Latri; Syawaluddin, Ahmad; Irfan, Muh; Hasan, Kamaruddin
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): AGUSTUS-NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i2.2236

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan sebuah kebijakan baru dari pemerintah dalam akselerasi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar diluar program studi dan/atau diluar kampusnya. Hal ini juga dirancang untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta meningkatkan daya saing lulusan. Salah satu program yang dimiliki oleh MBKM ini adalah kampus mengajar, kampus mengajar angkatan 7 ini tetap berfokus dalam peningkatan kemampuan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi serta bantuan dalam administrasi sekolah. Salah satu sekolah penempatan kampus mengajar angkatan 7 adalah UPTD SMP Negeri 5 Barru, melalui kolaborasi antara mahasiswa, guru pamong dan beberapa guru mata pelajaran yang berfokus pada pembelajaran literasi dan numerasi, mahasiswa berkreasi dalam memberikan metode pembelajaran yang menarik dan inovatif, adaptasi teknologi serta pembenahan perpustakaan. Pelaksanaan program Pendampingan Pembelajaran kampus mengajar angkatan 7 di UPTD SMP Negeri 5 Barru telah selesai dilaksanakan. Sehingga dapat disimpulkan Program ini memberikan banyak dampak positif bukan hanya pada siswa yang menjadi sasaran kegiatan, tapi juga pada mahasiswa yang bertugas di sekolah penugasan, dan bahkan guru yang berkolaborasi. Melalui program ini, guru terbantu dalam hal pelaksanaan mengajar di kelas dengan berbagai inovasi media pembelajaran, kemudian mahasiswa mendapatkan pengalaman mengajar secara langsung dengan menghadapi berbagai karakter siswa di setiap kelas.
PENDAMPINGAN BERBASIS TEKNOLOGI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DALAM PEMBUATAN DAN IMPLEMENTASI NIB UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN UMKM DI KELURAHAN CIGOONG Nur Azizah, Ratu Nihayah; Manurung, Zepanya; Ayuningtyas, Vidya; Ginanjar , Gigin; Aisyah , Yurytia; Setyawati, Veratiana; Pratiwi, Desi; Puspita Hadi, Nanda; Kiptiah, Mariyatul
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): AGUSTUS-NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i2.2241

Abstract

MSME players in Cigoong Village do not fully understand the importance of NIB. This can be caused by various reasons such as lack of literacy and lack of digital skills. To increase awareness of the importance of business legality, it is necessary to support business actors in Cigoong Village to make NIB. KKM 04 created a program related to the socialization and facilitation of making NIB. With NIB, it is expected that MSME players can gain easier access to various forms of support from the government and financial institutions. The method in this research is a participatory method in which the process involves the community. And in this approach involved 2 MSMEs that did not yet have NIB. Activities were carried out on August 26 - August 30, 2024, including socialization and facilitation of making NIB in Cigoong Village. The results showed an increase in awareness of MSME actors about how meaningful NIB is and assist in making NIB through the OSS system for business development and legal protection.
IMPLEMENTASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA DALAM PEMBERDAYAAN WARGA DESA BAWANG MELALUI PEMBUATAN ALAT PEMBAKARAN SAMPAH MINIM ASAP Amandha Oktadhianti; Shalma Kartika Sari; Annisa Sarah Dewi; Dias Intan Listyani; Agus Prasetyono; Makmur Sujarwo
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3919

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bina Desa Sakti Universitas Pancasakti Tegal di Desa Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang dilaksanakan pada tanggal 15 Juli hingga 15 September 2025 dengan mengusung tema “Desa Berkembang Lewat Ekonomi Berkelanjutan dan Peduli Lingkungan” memberikan hasil pelaksanaan bahwa pembuatan briket berhasil mengubah limbah organik seperti batok kelapa dan bonggol jagung menjadi bahan bakar alternatif yang memiliki nilai ekonomis serta ramah lingkungan. Sementara itu, alat pembakar sampah minim asap mampu mengurangi polusi udara yang dihasilkan dari pembakaran sampah terbuka dan memberikan solusi praktis dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
PENYULUHAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA GURU-GURU SEKOLAH DASAR Ukti Lutvaidah; Luluk Setyowati; Zeinora; Nur Rizkiyah; Novita Delima; Bado Riyono
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3924

Abstract

  Pembelajaran matematika di sekolah dasar seringkali menghadapi tantangan, termasuk persepsi siswa yang menganggapnya sulit dan membosankan serta keluhan orang tua mengenai beban tugas matematika yang tinggi . Kondisi ini mengindikasikan perlunya pendekatan pengajaran yang lebih menarik dan relevan, seperti Pendekatan Matematika Realistik (PMRI), yang harus disajikan secara menyenangkan. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini dilaksanakan di SDN 11 Babelan, Kabupaten Bekasi, dari Januari hingga Maret 2023, melibatkan 15 guru. Metode yang digunakan meliputi observasi awal untuk identifikasi masalah, dilanjutkan dengan perumusan masalah. Kemudian, dilakukan penyuluhan selama tiga sesi yang meliputi pengenalan dasar, komponen, serta teknik PMRI. Setelah itu, para guru melaksanakan praktek mengajar dengan pendekatan realistik, dan diakhiri dengan evaluasi melalui tes praktek, penyelesaian soal, dan penilaian mengajar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan sikap positif yang tinggi dari para guru dalam menerapkan PMRI. Skor rata-rata praktek mengajar mencapai 72, mengindikasikan bahwa para guru telah mulai mengadopsi metode ini meskipun masih terdapat ruang untuk perbaikan dalam penguasaan pengajaran dan pengelolaan kelas. Keberhasilan ini menunjukkan potensi PMRI dalam membantu guru menyajikan matematika secara menyenangkan dan kontekstual. Disarankan agar para guru terus memperbaiki pengajaran dan pengelolaan kelas. Sekolah juga perlu menyediakan program pelatihan berkelanjutan untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan guru dengan fokus pada penyajian matematika yang relevan dan menarik, demi meningkatkan minat dan pemahaman siswa secara signifikan.    
PENDAMPINGAN TEKNIS PRODUKSI TEMPE UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN UMKM DI DESA PENDARINGAN, BANJAR, CIAMIS Mardiyati, Sri; Pujiastuti; Alfin, Edward; Pramarta, Pandhu
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3939

Abstract

Tempe merupakan salah satu produk pangan fermentasi kedelai yang memiliki permintaan pasar tinggi dan peluang besar sebagai basis pengembangan UMKM pangan di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Meskipun proses produksinya dikenal luas, pelaku usaha skala mikro masih sering menghadapi kendala dalam konsistensi mutu fermentasi, aspek sanitasi produksi, dan penerapan standar operasional yang terdokumentasi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Abdimas Universitas Indraprasta PGRI dengan tujuan memberikan pendampingan teknis produksi tempe, membangun pembiasaan proses produksi higienis, serta mendorong kesiapan formalisasi UMKM pangan fermentasi melalui pengurusan NIB dan PIRT. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory empowerment berbasis praktik langsung (learning by doing), meliputi survei kebutuhan, workshop produksi, pendampingan fermentasi 24–48 jam, evaluasi mutu produk tempe, dan penyusunan rencana tindak lanjut usaha. Pendampingan dilaksanakan bersama 2 kelompok pengrajin tempe lokal, masing-masing terdiri dari 5 anggota, dengan total 8 batch produksi uji coba yang dipantau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87,5% batch berhasil difermentasi secara optimal. Kelompok G1 mencapai 100% keberhasilan, sementara G2 75%, di mana kegagalan minor pada 1 batch awal kelompok G2 dapat dikoreksi melalui evaluasi proses dan perbaikan desain pencampuran ragi serta aerasi kemasan. Selain luaran produksi, implikasi program terlihat pada peningkatan pemahaman SOP higienitas produksi, efisiensi alur kerja ±15%, dan kesiapan kelompok mitra dalam memulai pengurusan legalitas formal UMKM pangan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan teknis berbasis kelompok yang disertai monitoring fermentasi dan umpan balik korektif mampu meningkatkan keberhasilan proses produksi tempe sekaligus memperkuat kesiapan pertumbuhan UMKM pangan fermentasi yang berkelanjutan di Pendaringan, Ciamis, Jawa Barat.
PEMBERDAYAAN SULTHAN GIFT SHOP MELALUI LITERASI KEUANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENGELOLAAN USAHA Mutiara Lusiana, Annisa; Barovih, Guntoro; Khasanah, Imroatul
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3944

Abstract

This community engagement program was conducted to address several issues faced by Sultah Gift Shop, a small enterprise that continues to experience limitations in financial management and the use of information technology. Initial observations revealed that transaction recording was not performed consistently, basic financial statements had not been prepared, and the use of digital applications in daily operations remained minimal. These conditions made it difficult for the owner to obtain accurate information regarding cash flow, costs, and profitability. In response, the program focused on improving financial literacy and enhancing the use of relevant digital tools to support business management. The implementation stages included field surveys, problem identification, solution development, and the preparation and submission of a proposal to the KPPM of Universitas Internasional Jakarta until approval was granted. The activities involved training on transaction recording, cost calculation, basic financial reporting, and mentoring in using mobile-based financial applications. The results demonstrated an 85% increase in the partner’s financial literacy, the establishment of simple financial reports, and a 90% improvement in the consistency of digital recordkeeping.
PEMANFAATAN E-COMMERCE UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI: PELATIHAN KETERAMPILAN DIGITAL DI KARANG TARUNA SEPATEN TANGERANG Widiyarto, Sigit; Mu'thia Mubasyira; Reko Syarif Hidayatullah
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3958

Abstract

  Kewirausahaan digital menjadi fokus utama di Indonesia, terutama di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang sering menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi dan pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui pelatihan kewirausahaan digital di Jl. Raya Mauk Raya, Sepatan, Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan 21 peserta dari Karang Taruna. Metode yang digunakan mencakup analisis masalah, persiapan materi, dan pelaksanaan pelatihan dalam tiga sesi, masing-masing selama 1,5 jam, yang meliputi dasar-dasar e-commerce, pemasaran digital, manajemen operasional, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor 70 untuk pengetahuan teori dan 76 untuk praktik, dengan sebagian besar peserta mampu memahami materi. Meskipun terdapat lima peserta yang memerlukan pendampingan tambahan, antusiasme tinggi terlihat selama pelatihan. Saran dari penelitian ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan setelah pelatihan untuk mengoptimalkan penerapan keterampilan yang telah dipelajari serta memperkuat dukungan dari komunitas dan pemerintah dalam pengembangan kewirausahaan digital di kalangan pemuda. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi lokal dan menciptakan generasi wirausaha yang adaptif.    
PELATIHAN PEMBELAJARAN DARING PASCA PANDEMI VIRUS COVID-19 DI SMK SARASWATI 3 TABANAN Ni Putu Parmini; Ida Bagus Rai Putra; I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): AGUSTUS-NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v3i2.3960

Abstract

This article aims to report on community service through online learning training during the Covid-19 pandemic at SMK Saraswati 3 Tabanan, Bali. This activity was carried out at the end of 2020. This service used interview, observation, presentation, and lecture methods. This training provides benefits for students and teachers to conduct learning from their respective homes, utilizing communication media such as laptops/mobile phones. The training uses applications such as WhatsApp Group, Google Classroom, Quizizz, Zoom, and others. Students can access learning materials and submit assignments given by teachers without having to meet face to face at school.