cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,358 Documents
Pengembangan Ekowisata dalam Media Komunikasi Pemasaran Online Pratami, Dheya; Sarah, Siti; Nurhaliza, Siti; Manarul, Ahmad; Kurnia, Laila
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.18871

Abstract

Ekowisata merupakan bentuk pariwisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan budaya lokal, yang tidak hanya berfokus pada keindahan alam tetapi juga pada pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran ekowisata dalam pemberdayaan masyarakat serta pentingnya strategi pemasaran digital dalam mendukung pengembangannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur, melalui analisis terhadap berbagai jurnal, artikel, dan referensi relevan, khususnya karya-karya Purnomo. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan ekowisata mampu meningkatkan kualitas hidup, pendapatan, serta kesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Selain itu, pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok terbukti efektif dalam mempromosikan destinasi ekowisata dan mengedukasi masyarakat luas. Strategi pemasaran digital seperti pembuatan website, penggunaan konten visual, influencer marketing, dan pemasaran email merupakan pendekatan penting untuk mendorong keberlanjutan ekowisata. Dengan strategi yang tepat, ekowisata dapat menjadi sarana edukatif sekaligus memberdayakan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Peran Komunikasi Nonverbal dalam Meningkatkan Aksesibilitas Teman Tuli Pramitha, Ade; Aulia, Anna Nur; Deanova, Sanaya Rizky; Akbar, Faisal; Maulana, Ahmad; Zhakira, Feliza Putri
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.18875

Abstract

Komunikasi nonverbal, terutama bahasa isyarat, memainkan peran penting dalam memastikan teman tuli dapat mengakses hak-hak mereka dalam bekerja, berpendidikan, dan bernegara. Hambatan komunikasi sering kali menjadi tantangan utama yang menghambat partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Studi ini menyoroti pentingnya bahasa isyarat sebagai jembatan komunikasi yang inklusif, serta perlunya kebijakan yang mendukung aksesibilitas bagi komunitas tuli. Dengan pendekatan yang tepat, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, memungkinkan teman tuli untuk berkontribusi secara maksimal dalam kehidupan sosial dan profesional.
Peran Media Sosial dalam Menarik Wisatawan ke Kota Bogor Awalia, Haifa Hana Panji; Amani, Siti Zahiro; Widinia, Willy; Sanita; Daffa, Mochamad; Harefa, Ingati
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.18877

Abstract

Penelitian ini membahas peran media sosial dalam menarik minat wisatawan ke Kota Bogor, salah satu destinasi pariwisata domestik dengan potensi besar. Di era digital, media sosial seperti Instagram dan TikTok menjadi alat promosi efektif melalui konten visual seperti foto, video, dan ulasan pengguna. Dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menelusuri bagaimana konten yang diunggah pengguna serta pelaku industri pariwisata membentuk persepsi positif terhadap Kota Bogor. Konten seperti keindahan alam, tempat makan populer, serta aktivitas wisata unik mendorong ketertarikan wisatawan untuk berkunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital melalui media sosial mampu menjangkau audiens lebih luas dalam waktu singkat. Kolaborasi antara pengelola objek wisata dan konten kreator memperkuat efektivitas strategi promosi. Dibandingkan media konvensional, promosi digital lebih murah, cepat, dan interaktif. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi komunikasi digital yang inovatif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah serta pelaku usaha wisata perlu aktif dalam menciptakan dan mengelola citra digital Kota Bogor agar tetap kompetitif dan menarik di mata wisatawan. Media sosial terbukti memiliki peran signifikan dalam mempengaruhi keputusan perjalanan dan membangun daya tarik suatu destinasi. Oleh karena itu, optimalisasi platform digital harus menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata daerah.
Modal Sosial Asli vs Modal Sosial Bentukan: Kegagalan Institusi PHBM dalam Menggerakkan Sistem Nafkah Pedesaan Kusuma, Andini; Jazzyra, Xeviola Rhytma; Maulida, Putriani Nuri; Alghifary, Muhammad Rafii Faiz; Wijaya, Angga Sentosa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.18879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyebab kegagalan implementasi program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dalam mendukung sistem penghidupan masyarakat pedesaan, terutama di kawasan yang sangat bergantung pada sumber daya hutan. PHBM sendiri merupakan bentuk konstruksi modal sosial yang dibentuk oleh negara melalui Perum Perhutani yang memiliki tujuan untuk mengelola sumber daya hutan dengan cara bekerja sama dengan Masyarakat. Strategi ini diciptakan karena keterlibatan Masyarakat yang belum jelas dalam proses mengelola hutan. Meski demikian, pelaksanaan program ini menghadapi berbagai kendala karena tidak selaras dengan nilai-nilai lokal, pola hidup, dan kepercayaan masyarakat yang telah terbentuk secara turun-temurun, yang mencerminkan masih sangat eratnya eksistensi modal sosial tradisional. Masyarakat desa cenderung lebih mempercayai sistem yang berbasis pada norma, tradisi, dan solidaritas komunitas ketimbang mekanisme formal yang bersifat struktural dan administratif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Satu studi kasus utama dianalisis dari jurnal Agustina M. Purnomo, dan diperkuat dengan sembilan jurnal ilmiah lain yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui telaah isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan modal sosial asli lebih dominan dalam menentukan strategi nafkah masyarakat desa dibandingkan dengan intervensi eksternal seperti PHBM. Ketidaksesuaian antara pendekatan program dan nilai-nilai lokal menjadi faktor utama rendahnya partisipasi masyarakat dalam skema PHBM.
Strategi Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Pemahaman Bahasa dan Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Siti Nur Fitriani; Rika Febrianti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.18911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika melalui kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa kerap mengalami kesulitan dalam menyimak cerpen, menulis puisi, serta memahami konsep dasar penjumlahan dan pengurangan. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, strategi pembelajaran inovatif seperti storytelling dengan alat peraga, mind mapping dalam menulis puisi, serta penggunaan alat konkret dan metode tracing angka dalam matematika diterapkan. Storytelling terbukti mampu meningkatkan fokus dan pemahaman siswa dalam menyimak cerita, sedangkan mind mapping membantu siswa mengembangkan ide dalam menulis puisi secara terstruktur. Dalam matematika, alat konkret mempermudah siswa memahami konsep abstrak, sementara tracing angka efektif dalam meningkatkan ketelitian siswa saat menulis angka. Keseluruhan strategi ini berdampak positif dalam meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan siswa, serta pemahaman konsep secara menyeluruh. Penelitian ini merekomendasikan guru untuk menerapkan metode inovatif tersebut guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kata Kunci: Pembelajaran Inovatif, Storytelling, Mind Mapping, Alat Konkret, Tracing Angka, Bahasa Indonesia, Matematika, Sekolah Dasar.
Perwujudan Ketertiban Masyarakat oleh Kepolisian dalam Penyelamatan dan Pertolongan Search And Rescue (SAR) Sariyanto, M. Juli; Yumarni, Ani; R. Djuniarsono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.19072

Abstract

Ketertiban dalam keadaan bahaya sangat penting untuk menghindari terjadinya pencurian, perampokan bahkan perjarahan barang milik warga, melik perusahaan, dan miliki negara. Sehingga polri perlu terlibat secara langsung dalam mewujudkan ketertiban dalam pemberian keselamatan dan pertolongan SAR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perwujudan ketertiban masyarakat melalui optimalisasi peran kepolisian dalam penyelamatan dan pertolongan Search And Rescue (SAR). Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan normatif dalam menganalisis permasalahan. Hasil penelitian diketahui bahwa Upaya mewujudkan ketertiban masyarakat dalam penyelamatan dan pertolongan Search And Rescue merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh Kepolisian Beberapa tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian yaitu: Tindakan Pra Bencana yang meliputi 1) Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, 2) Menyiapkan tenaga atau personil yang akan melakukan penyelamatan dan pertolongan SAR, 3) Menyiapkan kendaraan, peralatan dan konsumsi yang diperlukan dalam bertindak. Upaya Saat Bencana Terjadi, yang meliputi: 1) Pengamanan lokasi kejadian, 3) Pencarian dan evakuasi korban, 3) Penyuluhan dan Pengaturan Lalu Lintas. Upaya Pasca Bencana yang meliputi: Bantuan kemanusiaan, rehabilitasi dan rekonstruksi. Terdapat hambatan dalam mewujudkan ketertiban penggulangan bencana dan upaya SAR yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Karakteristik Sensori dan Kimia Dendeng Analog Kurma (Phoenix Dactylifera) dengan Substitusi Tepung Tempe Pertiwi, Inno Ariska Puspa; Kusumaningrum, Intan; Rohmayanti, Titi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i5.19089

Abstract

Dendeng biasanya terbuat dari daging sapi namun tidak semua orang bisa mengonsumsi daging sapi karena alasan kesehatan dan harga daging yang cukup mahal, sehingga pada penelitian ini diciptakan dendeng analog kurma yang disubstitusi dengan tepung tempe yang bertujuan untuk mengembangkan variasi dendeng analog untuk meningkatkan nilai gizinya terutama pada kandungan protein. Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Legkap) satu faktor dengan kosentrasi penambahan tepung tempe (5%, 10% dan 15%). Analisis produk meliputi uji mutu sensori, uji hedonik dan uji kimia (kadar air, kadar protein dan kadar lemak). Analisis data yang digunakan yaitu Anova dan menggunakan uji lanjutan Duncan pada selang kepercayaan 95%. Hasil mutu sensori menunjukkan warna dendeng ke arah coklat skor 6.60-7.65), aroma dendeng menunjukkan ke arah tidak tercium langu (skor 4.95-5.65), tekstur dendeng menunjukkan ke arah  kering (skor 5.30-6.40), rasa menunjukkan ke arah manis (skor 5.65-6.10) dan pada penampakan keseluruhan menujukkan ke arah menyerupai dendeng (skor 6.45-6.65). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dendeng analog terpilih adalah formulasi F2 (penambahan tepung tempe 10%). Hasil analisis kimia pada dendeng analog parameter kadar air 19,82%, kadar protein 9,66% dan kadar lemak 5.83%.
Status Kewarganegaraan terhadap Anak yang Terlahir Akibat Perkawinan Campuran Pasca Itsbat Nikah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia Fadhilah, Zihan Nonin; Yumarni, Ani; Rumatiga, Hidayat
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.19171

Abstract

Perkawinan Campuran yang sering terjadi di Indonesia merupakan hal wajar dari perkembangan jaman. Dimana perkawinan antara Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Warga Negara Asing (WNA) akan menimbulkan suatu permasalahan salah satunya mengenai status kewarganegaraan anak yang terlahir dari perkawinan tersebut. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan gejala – gejala hukum yang berkaitan dengan status kewarganegaraan anak yang terlahir dari perkawinan campuran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis status Kewarganegaraan terhadap anak yang terlahir akibat perkawinan campuran berdasarkan Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dan upaya hukum mendapatkan kewarganegaraan Indonesia bagi anak tersebut. Metode penelitian menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Berdasarkan Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia status kewarganegaraan anak yang terlahir akibat perkawinan campuran memiliki kewarganegaraan ganda terbatas. Yang mana, Pemberian kewaraganegaraan ganda ini merupakan akibat hukum dari perkawinan campuran tersebut, anak berkewarganegaraan ganda wajib didaftarkan oleh orang tua atau wali. Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh anak tersebut untuk mendapatkan kewarganegaraan indonesia dengan penyampaian pernyataan memilih kewarganegaraan indonesia setelah berusia 18 (delapan belas) tahun atau paling lambat 21 (duapuluh satu) tahun sesuai dengan Peraturan Menteri. Kesimpulan dari Penelitian ini yaitu berdasarkan Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2006 Status kewarganegaraan anak yang terlahir dari perkawinan campuran pasca itsbat nikah diberikan kewarganegaraan ganda terbatas. Dan upaya yang dapat ditempuh adalah dengan pernyataan memilih kewarganegaraan secara elektronik anak tersebut dapat menentukan kewarganegaraan yang akan dia pilih sesuai dengan yang mereka inginkan.
Implementasi Teori Konstruktivisme sebagai Upaya Penguatan Terhadap Nilai Karakter Sopan Santun pada Siswa Kelas V SD Don Bosco 1 Kelapa Gading Riris Mawar Juwita
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.19437

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk mengeksplorasi penerapan teori konstruktivisme dalam kegiatan pembelajaran sebagai pendekatan dalam membentuk dan memperkuat karakter sopan santun pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa perilaku sopan santun dikalangan peserta didik masih belum mencerminkan nilai-nilai karakter yang diharapkan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang bukan saja menitikberatkan pada akademik, tetapi juga pada pengembangan sikap dan nilai moral. Sehingga proses belajar yang terjadi di sekolah didapatkan secara lengkap oleh siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi pembelajaran konstruktivis dapat mendorong penguatan nilai sopan santun dalam interaksi siswa sehari-hari, baik di dalam lingkungan kelas maupun di luar. Penelitian ini akan menggunakan metode pembelajaran dengan teori konstrutivisme dimana penelitian akan menggunakan metode role play, diskusi kelompok, film animasi dan evaluasi diri. Lokasi penelitian akan dilakukan di SD Don Bosco 1 Kelapa Gading kepada 36 siswa kelas V. Dengan menggunakan metode pembelajaran yang sudah disampaikan, diharapkan, hasil dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan ilmu pendidikan karakter, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang mendorong tumbuhnya sikap sopan, hormat, dan santun pada peserta didik. Penelitian ini juga diharapkan dapat menambah wawasan mengenai integrasi nilai karakter dalam pendekatan pembelajaran modern berbasis konstruktivisme. Kata Kunci: pembelajaran konstruktivis, karakter, sopan santun, pendidikan dasar, teori belajar siswa aktif
Implementasi Teori Belajar Kognitif Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Media Animasi untuk Meningkatkan Kesadaran Hemat Energi Listrik Siswa Kelas IV SDN Pusaka Rakyat 01 Pratiwi, Harum
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.19438

Abstract

Penggabungan teori kognitif dan pembelajaran berdiferensiasi dengan media video animasi akan membahas tentang cara sederhana guru dalam memberikan motivasi akan kesadaran terhadap siswa kelas IV SDN Pusaka Rakyat 01 untuk dapat menghemat energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap materi hemat energi listrik siswa kelas IV belum optimal. Oleh karena itu melalui pembelajaran berdiferensiasi dengan media video animasi diharapkan mampu membangun kesadaran siswa kelas IV dengan membuat media berupa poster, prakarya dan yel-yel untuk materi hemat energi listrik. Metode kualitatif deskripsi yang menjadi metode penelitiannya. Langkah pertama pengamatan dengan melakukan asesmen diagnostik, selanjutnya melalui tanya jawab dan ditutup dengan melakukan asesmen formatif. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hemat energi listrik siswa kelas IV akan berdampak positif dalam jangka waktu panjang. Untuk itu perlunya digalakkan hemat energi listrik sejak dini agar menjadi budaya positif. Kesimpulannya bahwa penggabungan teori belajar kognitif dan pembelajaran berdiferensiasi dengan media video animasi dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam penggunaan materi hemat energi listrik. Karena dapat menyediakan dukungan dan sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Implikasinya kemampuan berpikir kritis siswa berkembang serta membudayakan budaya positif untuk peduli terhadap lingkungan dengan adanya peningkatan kesadaran dalam menghemat energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Kognitif, Berdiferensiasi, Kesadaran