cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,358 Documents
Persepsi Mahasiswa Terhadap Komunikasi Interpersonal Dosen dalam Meningkatkan Antusiasme Belajar di Kelas Sya'bani, Abdul Alif Ridwan Maulana; Martha, Alya; Maulana, M. Firman; Shafwatunnisa, Salwa Maisya; Maharani, Silvia Putri; Jubaedah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20057

Abstract

Pentingnya komunikasi interpersonal antara dosen dan mahasiswa dalam pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa tentang bagaimana komunikasi tersebut memengaruhi antusiasme mereka dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara, studi dokumen, dan observasi untuk mengumpulkan data dari 43 siswa yang berpartisipasi aktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi adaptif dan responsif oleh dosen menumbuhkan suasana kelas yang positif, meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Komunikasi dua arah yang efektif, dengan penekanan pada empati dan keterbukaan, sangat penting untuk membangun hubungan sosial dan mendorong partisipasi siswa. Studi ini menyoroti bahwa siswa lebih menyukai pendekatan humanis dalam komunikasi, dengan keinginan untuk pertukaran dialogis interaktif yang menghargai pendapat mereka. Selain itu, sikap dosen sangat mempengaruhi motivasi dan minat belajar mahasiswa. Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung dan nyaman, dosen dapat menumbuhkan suasana kelas demokratis yang memfasilitasi partisipasi aktif. Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif di kelas menghasilkan ikatan sosial yang lebih kuat dan memotivasi siswa, yang pada akhirnya memperkaya pengalaman belajar secara keseluruhan. Rekomendasi di masa mendatang menyarankan agar dosen mengadopsi strategi untuk meningkatkan komunikasi antarpribadi, yang dengan demikian meningkatkan kualitas interaksi di lingkungan pendidikan.
Pola Komunikasi Santri Al-Islam: Analisis Perbandingan Interaksi Sosial di dalam Pondok Pesantren, Masyarakat Luar, dan Platform Media Sosial Silviah, Siti Silmi; Martha, Alya; Trisnawati, Amelia; Asrimulya, Meylita Sekar; Sihotang, Maulina Hasea; Apriliani, Siti Maspupah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi santri ditiga ranah berbeda, yaitu di dalam lingkungan pondok pesantren, dalam interaksi dengan masyarakat luar, dan dalam penggunaan platform media sosial. Studi ini dilakukan di Pondok Pesantren Al-Islam sebagai lokasi penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi santri bersifat formal dan hierarkis di dalam lingkungan pesantren, mengikuti struktur otoritas antara santri, ustaz, dan kyai. Dalam konteks masyarakat luar, santri cenderung menggunakan pola komunikasi yang lebih adaptif dan terbuka, meskipun tetap menjaga nilai-nilai kesopanan dan religiusitas. Sementara itu, di platform media sosial, pola komunikasi santri lebih bebas, ekspresif, dan dipengaruhi oleh dinamikatren digital. Namun, santri tetap menghadapi dilema antara ekspresi diri dan menjaga citra keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa santri mampu menyesuaikan gaya komunikasi mereka sesuai dengan konteks sosial yang dihadapi, namun tetap membawa identitas keagamaannya sebagai landasan utama.
Penggunaan Fitur pada Media Sosial WhatsApp dan Instagram Sebagai Alat Komunikasi Pemasaran Rosiana, Nina; Indriani, Dina Syofira; Kahfi, Fadil; Subagia, Erlang Bagus; Rachmah, Nia Alia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.20077

Abstract

penggunaan media sosial sebagai media komunikasi pemasaran terbukti bisa memberikan manfaat dan keuntungan  bagi para pelaku usaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja manfaat dari media sosial bagi pelaku usaha seperti Nina Rosiana yang memasarkan makanan ringan serta fitur apa saja yang dapat digunakan oleh pelaku usaha dalam menggunakan platform tersebut. Penelitian ini menggunkan metode studi kasus dan data dari penelitian ini didapat dari wawancara narasumber serta studi literatur. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan media sosial sangat berpengaruh bagi para pelaku usaha khususnya dalam menjangkau konsumen yang lebih luas serta penggunaan biaya yang relatif terjangkau. Penggunaan aplikasi WhatsApp dan Instagram dipilih karena memliki fitur-fitur (Ads, Group Chat, Live, Reels, Story) yang mampu memperluas jangkauan konsumen serta dapat mempermudah interaksi antara penjual dan pembeli.
Perilaku Ekonomi Gen Z di Era Digital: Gaya Hidup, Konsumsi, dan Keputusan Finansial Munggaran, Siti Anisa Agia; Irwansyah, Ridwan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20093

Abstract

Gen z yang lahir dan dibesarkan dalam era digital memiliki ciri khas tersendiri dalam pola perilaku ekonomi mereka. Akses yang mudah terhadap informasi serta teknologi keuangan, ditambah dengan interaksi aktif melalui media sosial, menciptakan cara hidup baru dan pilihan finansial yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana gaya hidup gen z terbentuk di lingkungan digital, cara mereka mengelola keuangan pribadi, dan sejauh mana teknologi mempengaruhi keputusan finansial mereka. Artikel ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner Online kepada individu yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Hasil analisis menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai sarana utama dalam membentuk gaya hidup gen z, yang tercermin dari lama waktu penggunaan dan tujuan utamanya yaitu komunikasi dan mencari informasi. Dalam aspek keuangan, mayoritas responden melaporkan menabung meskipun tidak memiliki pencatatan pengeluaran yang teratur. Penggunaan teknologi seperti e-wallet membuat transaksi lebih praktis, tetapi juga meningkatkan kecenderungan untuk berbelanja secara impulsif. Selain itu, sumber informasi keuangan yang digunakan lebih banyak berasal dari media sosial ketimbang institusi resmi. Artikel ini menekankan perlunya peningkatan literasi keuangan digital bagi gen z agar dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak tanpa terjebak dalam kebiasaan konsumsi yang tidak sehat.
Peran Komunikasi dalam Membentuk Persepsi Masyarakat Mengenai Patokan Usia Pernikahan Dheya Pratami; Putri, Listya Eka; Nina Rosiana; Salwa Maisya Shafwatunnisa; Siti Jubaedah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20097

Abstract

Pernikahan di usia muda dan stigma seperti “perawan tua” atau “perjaka tua” masih merupakan bagian dari dinamika sosial di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Akan tetapi, efek psikologis dari pelabelan ini masih sering belum diteliti secara mendetail. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pandangan masyarakat mengenai pelabelan dan pengaruhnya pada individu yang dilabeli. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada 15 narasumber dari Desa Cisaat, yang terdiri dari 11 orang yang pernah memberikan label dan 4 orang yang menerima label. Hasil penelitian menunjukkan bahwa label sosial ini berdampak pada kondisi psikologis seseorang, menyebabkan rasa rendah diri, stres, hingga menarik diri dari interaksi sosial. Walaupun sudah terdapat kesadaran untuk lebih waspada dalam berkomunikasi, norma dan budaya lama tetap berpengaruh besar terhadap cara pandang masyarakat. Studi ini mengusulkan pentingnya pembelajaran mengenai komunikasi yang empatik guna mengurangi efek buruk stigma sosial terhadap orang-orang yang belum menikah. Studi ini dibatasi pada area desa tertentu dan belum meliputi variasi wilayah perkotaan yang bisa dijadikan subjek penelitian lebih lanjut.
Pengaruh Tiktok Shop Terhadap Perilaku Konsumen UMKM Nuraeni, Raden Zahwa Evita
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20126

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap perdagangan secara signifikan, termasuk dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu platform yang menunjukkan pertumbuhan pesat dalam aktivitas perdagangan digital adalah TikTok Shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh TikTok Shop terhadap perilaku konsumen serta dampaknya terhadap UMKM lokal. Metode yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur terhadap empat responden dengan latar belakang penggunaan TikTok Shop yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok Shop memengaruhi perilaku konsumen melalui harga yang kompetitif dan konten visual yang menarik, sehingga mendorong perubahan pola belanja dari konvensional ke digital. Di sisi lain, dampaknya terhadap UMKM bersifat dualistik: dapat menjadi ancaman bagi UMKM yang belum siap secara digital, namun menjadi peluang bagi UMKM yang mampu bersaing secara digital. Oleh karena itu, kesiapan digital menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan UMKM di era perdagangan berbasis media sosial.
Analisis Daya Tarik dan Strategi Pemasaran Gacoan dalam Menjaga Loyatitas Costumer Melalui Wawancara Lapangan Nurrahmah, Ayunisa; Haifa Hana Panji Awalia; Rehabibaah Apriliya; Siti Balqis Sari Manah; Xeviola Rhytma Jazzyra
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20158

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana karyawan Mie Gacoan Tajur berinteraksi dengan pelanggan dan bagaimana mereka membangun citra restoran lewat komunikasi dan strategi pemasaran. Interaksi antara pegawai dengan konsumen dapat dilihat sebagai sebuah pertunjukan, terdapat bagian depan yang ditampilkan kepada publik (Front Stage) dan penampilan yang bersifat pribadi atau tersembunyi (Backstage), Pernyataan tersebut sesuai dengan teori dramaturgi dari Erving Goffman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi dan pemasaran dijalankan untuk membangun dan mempertahankan citra positif restoran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif lewat wawancara, observasi langsung di restoran, serta pengamatan media sosial. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa gacoan memiliki konsistensi citra restoran, kualitas yang stabil, dan staf serta pihak internal gacoan yanng terus profesional dalam menjaga citra restoran agar tetap baik. Perubahan nama menu pun jadi salah satu bentuk adaptasi terhadap nilai sosial dan agama. Di sisi lain, beberapa strategi internal yang bersifat rahasia tidak dijelaskan secara terbuka. Penelitian ini memberikan strategi komunikasi dan pemasaran untuk memperkuat daya tarik bisnis kepada konsumen, pada restoran cepat saji.
Perkembangan bahasa Indonesia dalam karya seni musik Haq, Ahmad Syauqi; Fazzari, Muhammad Didan; Revi Rivaldo
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.20316

Abstract

Artikel ini menggali peran bahasa Indonesia dalam musik, melihatnya sebagai wadah ekspresi budaya, alat belajar, dan peneguh identitas bangsa. Karena musik sudah jadi bagian sehari-hari banyak orang, lirik berbahasa Indonesia dengan cepat menyebarkan pesan sosial dan nilai kebangsaan. Di tengah keragaman etnis dan bahasa daerah, bahasa nasional bertindak sebagai jembatan yang memudahkan orang-orang dari latar belakang berbeda saling memahami. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, terutama membaca dan menganalisis sumber-sumber tertulis tentang topik tersebut. Temuan menunjukkan bahwa bahasa Indonesia dalam genre apa pun, dari gamelan hingga pop, bukan saja menumbuhkan rasa nasionalisme tetapi juga membantu pelestarian budaya di kalangan muda. Walau tantangannya masih ada, seperti hegemoni lagu berbahasa asing dan uniknya musik lokal, peluang terbuka lewat kolaborasi lintas komunitas dan dukungan industri kreatif. Dengan kata lain, ketika bahasa Indonesia berkumandang di panggung musik, ia bukan cuma menjaga jati diri, tetapi juga memberi ruang baru untuk berinovasi. Kata Kunci : Bahasa Indonesia, Seni Musik, Genre Musik.
Analisis Permasalahan serta Solusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di Sekolah Dasar Aliyah, Nurul; Atriyani, Imelda
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.18951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan serta solusi yang berkaitan dengan pengajaran matematika dan bahasa Indonesia di sekolah dasar. Hambatan dalam mempelajari bahasa Indonesia, khususnya dalam membaca permulaan, meliputi pengenalan huruf yang buruk, rasa percaya diri yang rendah, dan ingatan akan kata dan kalimat yang buruk. Sementara itu, tantangan utama siswa dalam belajar matematika adalah ketidakmampuan mereka untuk memahami konsep perkalian dan kurangnya motivasi. Tantangan-tantangan ini disebabkan oleh alasan eksternal dan internal, termasuk kurangnya partisipasi orang tua, kurangnya metodologi pembelajaran yang beragam, dan bakat anak-anak yang terbatas.  Berbagai solusi telah dilakukan, termasuk menawarkan pengajaran khusus, menggunakan teknik berbasis permainan interaktif, dan menggunakan alat bantu visual untuk membuat konsep pembelajaran lebih mudah dipahami.  Pembelajaran matematika dan bahasa Indonesia dapat ditingkatkan untuk membantu siswa menjadi lebih mahir dengan metode yang tepat.
Teknik Komunikasi Persuasif Marketing Permata Sentul Golf dalam Meningkatkan Loyalotas Pelanggan Rusliana, Siska; Suryatna, Undang; Ruhimat
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.14355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik komunikasi persuasif marketing dalam meningkatkan loyalitas pemain golf di Permata Sentul Golf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menerapkan teori Teknik Komunikasi Persuasif menurut Effendy (2019) yang meliputi teknik asosiasi, integrasi, ganjaran (pay-off), tataan, dan red-herring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik komunikasi persuasif yang digunakan oleh Permata Sentul Golf berhasil meningkatkan loyalitas pemain golf. Teknik-teknik yang digunakan meliputi asosiasi, integrasi, ganjaran, tataan, dan red-herring, yang diaplikasikan melalui strategi seperti penggunaan tren terkini, keterlibatan selebriti, interaksi personal, testimoni pemain, program loyalitas, penyajian pesan yang menarik, dan kemampuan staf dalam menangani keluhan. Melalui penerapan teknik-teknik ini, Permata Sentul Golf berhasil menciptakan hubungan yang lebih erat dengan para pemainnya, sehingga meningkatkan loyalitas dan keterikatan mereka terhadap lapangan golf tersebut.