cover
Contact Name
Toni Malvin
Contact Email
tonimalvin@gmail.com
Phone
+6285263036463
Journal Mail Official
politanijlah@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Negara km 7 Tanjung Pati, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (26271)
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Livestock and Animal Health (JLAH)
ISSN : 26554828     EISSN : 26552159     DOI : https://doi.org/10.32530/jlah.v6i1
Core Subject : Health, Agriculture,
The Journal of Livestock and Animal Health (JLAH) aims to publish the results of research studies on tropical livestock such as cattle, buffaloes, sheep, goats, pigs, horses, poultry, and pets. Journal of Livestock and Animal Health (JLAH) includes various research topics in the field of animal science including livestock products, reproduction, and physiology, nutrition, and animal feed, feed technology, breeding and genetics, animal behavior, health, welfare, food based on animal products, socio-economic and policy systems.
Articles 39 Documents
Kualitas Kimia Susu Kambing Peternakan Rakyat (Studi Kasus di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Timur): Chemical Quality of People's Livestock Goat's Milk (Case Study in Pesawaran Regency and East Lampung Regency) Saputri, Nenti; Qisthon, Arif; Wanniatie, Veronica; Husni, Ali
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 7 No. 1 (2024): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v7i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia susu kambing berdasarkan kadar lemak, protein, laktosa, dan bahan kering tanpa lemak (BKTL) pada peternakan kambing perah rakyat di Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Timur berdasarkan SNI No. 01-3141-2011 dan TAS No. 6006-2008 tentang susu kambing segar.  Penelitian ini menggunakan metode survei dan penentuan sampel secara Snowball.  Susu kambing yang diperoleh sebanyak 38 sampel berasal dari Kabupaten Pesawaran (peternakan rakyat Mulia Farm) dan Kabupaten Lampung Timur (peternakan rakyat Luru Barokah dan Soccer Mania Farm).  Sampel susu kambing diambil sebanyak 250 ml/ekor dan dianalisis menggunakan Lactoscan Milk Analyzer.  Hasil penelitian di Kabupaten Pesawaran (peternakan rakyat Mulia Farm) dan Kabupaten Lampung Timur (peternakan rakyat Luru Barokah dan Soccer Mania Farm) menunjukkan bahwa kadar lemak (5,51% dan 5,82%), kadar protein (3,99% dan 3,83%), kadar laktosa (3,76% dan 3,64%), dan kadar bahan kering tanpa lemak (BKTL) (8,4% dan 8,06%) memenuhi standar susu segar yang ditetapkan dalam SNI No 01-3141-2011 dan TAS No 6006-2008 tentang susu kambing segar dalam kelas premium.
Pemanfaatan Limbah Pertanian (Padi dan Jagung) Sebagai Pakan Ternak Sapi di Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota: The Utilization of Agricultural Waste (Rice and Corn) As Feed for Cattle in Harau District, Lima Puluh Kota Harly, Resolinda; Mulyani, Sri
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 7 No. 1 (2024): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v7i1.43

Abstract

Limbah pertanian sebagai pakan ternak sapi ketersediaannya sangat banyak, namun pemanfaatannya belum maksimal. Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai salah satu sentra padi dan jagung di daerah Sumatera Barat tentu diikuti oleh limbah atau jerami yang merupakan sisa panen utama dari padi dan jagung. Potensi jerami padi dan jagung di Kecamatan Harau sebesar 74.389.240 ton/tahun yang dapat menampung ternak sapi sebanyak 22.707 ST. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pemanfaatan limbah pertanian yang tersedia di Kecamatan Harau. Penelitian dilakukan secara survei pada 22 orang peternak yang tergabung pada kelompok tani. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Solvin. Sebagai parameter penelitian adalah: 1) Persentase pemanfaatan jenis hijauan pakan segar, 2) Persentase pemanfaatan jerami padi dan jagung, 3) Persentase pemanfaatan jerami (padi/jagung) sebelum/sesudah diolah. Data hasil penelitian disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan hijuan segar rumput lapangan masih mendominasi yaitu 86,36% dan rumput unggul 13,60%. Pemanfaatan jerami padi sebagai pakan 22,70% dan jerami jagung 9,09%. Pemanfaatan jerami padi tanpa diolah/diperlakukan 95,45% dan jerami telah diperlakukan sebanyak 4,55%.
Evaluasi Telur Asin Ayam Ras dengan Teknik Pematangan yang Berbeda: Evaluation of Salted Eggs of Laying Chicken with Different Cooking Techniques Siswara, Hamzah Nata; Huda, Khoirul; Mubarok, Amin; Triyannanto, Endy
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 7 No. 2 (2024): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v7i2.52

Abstract

Telur merupakan bahan pangan dengan gizi yang lengkap dan baik bagi kesehatan manusia. Komposisi nutrisi telur terdiri dari protein, lemak, serta beberapa vitamin dan mineral menyebabkan telur menjadi cepat rusak. Telur merupakan media pertumbuhan bakteri yang baik karena kelengkapan nutrisi dan mudah dicerna. Daya simpan telur ayam ras sangat singkat hanya sampai 2 minggu. Pengasinan telur merupakan salah satu teknologi pengawetan telur yang aman dengan metode penggaraman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas telur asin ayam ras dengan teknik pematangan yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian pengasinan telur ayam dengan lama pengasinan 10 hari dengan metode basah. Perlakuan yang diberikan yaitu sejumlah 4 perlakuan dan 3 ulangan. Selanjutnya telur yang sudah diasinkan akan dimatangkan dengan 4 metode yaitu P1: direbus 20 menit; P2: dikukus 20 menit; P3: direbus selama 20 menit dan dioven selama 60 menit; dan P4: di kukus selama 20 menit dan dioven selama 60 menit. Parameter yang diuji yaitu uji kadar air, pH dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pengukusan selama 20 menit dan pengovenan selama 60 menit (P4) memiliki pengaruh signifikan (p kecil dari 0,05) terhadap susut bobot telur dan kadar air telur asin ayam ras. Berdasarkan uji organoleptik, perlakuan P4 memiliki hasil terbaik.
Pengaruh Penambahan Sari Buah Melon Dalam Pengencer Tris-Kuning Telur Terhadap Kualitas Semen Babi Duroc: The Impact of Adding Melon Juice to Tris-Egg Yolk Diluent on the Quality of Duroc Boar Spermatozoa Hilly, Fanny Tesalonika; Hine, Thomas Mata; Uly, Kirenius; Nalley, Wilmientje Marlene
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i1.83

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak dari penambahan sari buah melon (SBM) dalam pengencer Tris-kuning telur (T-KT) terhadap kualitas spermatozoa babi duroc. Semen segar ditampung dari dua ekor pejantan babi duroc berumur 2 tahun dan dalam kondisi sehat. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan lima ulangan yang terdiri atas P0 = T-KT 100%, P1 = T-KT 90% + SBM 10%, P2 = T-KT 80% + SBM 20%, P3 = T-KT 70% + SBM 30%, P4 = T-KT 60% + SBM 40%, P5 = T-KT 50% + SBM 50%. Semen segar yang digunakan dalam penelitian ini memenuhi standar dengan motilitas 76,20% dan abnormalitas 3,60%. Semen yang telah diencerkan kemudian dibagi ke dalam tabung eppendorf lalu disimpan dalam kotak pendingin dengan suhu 18-20°C dan diamati setiap 12 jam hingga persentase motilitas spermatozoa menurun hingga 40%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan P3 mampu mempertahankan kualitas spermatozoa yang lebih tinggi dibanding lima perlakuan lainnya (P kecil dari 0,05) sejak jam ke-12 hingga jam ke-60 penyimpanan; kecuali pada parameter abnormalitas menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata antar perlakuan (P besar dari 0,05). Kualitas spermatozoa babi duroc hingga jam ke-48 penyimpanan pada perlakuan P3 adalah: motilitas 49,40%, viabilitas 59,16%, abnormalitas 5,41%, serta daya tahan hidup 58,71 jam. Kesimpulannya adalah dengan menambahkan sari buah melon dalam pengencer Tris – kuning telur efektif untuk menjaga kualitas spermatozoa babi duroc, dengan level sari buah melon yang terbaik adalah 30%.
Pengaruh Penambahan Sari Buah Jambu Biji Merah Dalam Pengencer Tris Kuning Telur Terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Duroc: Effect of Adding Red Guava Fruit Juice to Egg Yolk Tris Retailers on The Quality of Duroc Boar Spermatozoa Bau, Anggelina Eno; Kune, Petrus; Lawa, Alvrado Bire; Telupere, F M S
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i1.87

Abstract

Tujuan studi ini adalah mengetahui pengaruh ditambahkannya sari buah jambu biji merah (SBJBM) di pengencer tris kuning telur (TKT) pada kualitas semen babi duroc. Memakai semen segar dengan motilitas spermatozoa 76±2,23%, viabilitas 91,41±4,23%, abnormalitas 3,42±0,55%, dan konsentrasi spermatozoa 263,40±18,20×106 sel/ml. Penelitian ini memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) lima perlakuan lima kali ulangan yaitu: P0 = TKT 100%, P1 = TKT 100% + SBJBM 0,5% P2 = TKT 100% + SBJBM 1%, P3 = TKT 100% + SBJBM 1,5%, P4 = TKT 100%  + SBJBM 2%. Variabel yang diteliti adalah: motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup (DTH) spermatozoa. Analisis data meliputi analisis rata-rata, standar deviasi dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 dengan level 0,5% SBJBM dalam pengencer TKT mendapat mutu sperma lebih tinggi secara statistik (P kecil dari 0,05) di jam ke 36 penyimpanan dibandingkan perlakuan lainnya, dengan motilitas: 42,20±2,28%, viabilitas: 59,79±5,72%, abnormalitas: 4,52±0,39%, dan DTH spermatozoa: 38,40±2,60. Simpulan dari penelitian ini, penambahan SBJBM dengan tingkat 0,5% dalam pengencer TKT memberikan respon yang baik dalam menjaga motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa babi duroc.
Integritas Kuliner di Sumatera Barat: Deteksi Kontaminasi Daging Babi Pada Produk Kuliner Sate Padang: Culinary Integrity in West Sumatra: Detection of Pork Contamination in Sate Padang Culinary Products Meliala, Ade; Nelni, Jusma
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i1.85

Abstract

Sumatera Barat dikenal dengan kuliner khas Minangkabau, seperti rendang dan sate padang, yang mencerminkan nilai-nilai Islam dan tradisi lokal. Namun, isu kehalalan dan keamanan pangan, seperti kontaminasi daging babi, menjadi tantangan yang dapat merusak kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, diperlukan metode deteksi cepat dan akurat untuk memastikan kehalalan produk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mendeteksi kontaminasi daging babi pada sate Padang di Kabupaten Sijunjung. Pengujian dilakukan menggunakan Rapid Detection Pork Test sebagai metode awal, diikuti dengan konfirmasi menggunakan real-time PCR untuk sampel dengan hasil meragukan. Sebanyak 10 sampel dikumpulkan dari empat kecamatan dan diuji di laboratorium untuk menentukan prevalensi kontaminasi. Dari 10 sampel sate Padang yang diuji, 8 sampel menunjukkan hasil negatif melalui Rapid Detection Pork Test, sementara 2 sampel memberikan hasil meragukan. Pengujian lanjutan dengan metode real-time PCR pada sampel meragukan tersebut menunjukkan hasil negatif. Dengan demikian, prevalensi kontaminasi daging babi pada produk sate Padang adalah 0%, menegaskan bahwa seluruh sampel yang diuji bebas dari cemaran daging babi. Seluruh sampel sate Padang terbukti bebas dari cemaran daging babi, menunjukkan bahwa produk tersebut terjamin kehalalannya. Untuk menjaga kepercayaan konsumen, diperlukan edukasi kepada produsen, pengawasan yang konsisten, serta pengujian rutin. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan strategi pengawasan pangan yang lebih efektif.
Evaluasi Kualitas Pupuk Organik Cair Urin Kambing Dan Limbah Cair Tahu Dengan Bioaktivator Propunic: Evaluation of the Quality of Liquid Organic Fertilizer From Goat Urine and Tofu Liquid Waste Using Propunic Bioactivator Chalisty, Vian; Hufron, M.
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i2.74

Abstract

Kandungan bahan organik pada urin kambing dan limbah cair tahu memiliki potensi jika diolah menjadi pupuk organik cair. Penambahan bioaktivator diperlukan untuk mempercepat proses fermentasi sehingga diperoleh kualitas pupuk organik cair sesuai dengan standar baku mutu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dari pupuk organik cair urin kambing dan limbah air tahu dengan penambahan bioaktivator Propunic dengan konsentrasi yang berbeda. Penambahan Propunic sebanyak 0% (P0), 0,5% (P1), 1% (P2), dan 1,5% (P3). Semua bahan difermentasi selama 15 hari. Variabel yang diamati meliputi pH, kadar N, warna, dan aroma. Data pH dan kadar N yang diperoleh dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap pola searah, sedangkan warna dan aroma dianalisis menggunakan analisis Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan penambahan bioaktivator Propunic berpengaruh tidak nyata (P besar dari 0,05) terhadap kadar N-total. Penambahan bioaktivator Propunic mampu menurunkan pH pada perlakuan P1, P2, dan P3 dibandingkan dengan tanpa penambahan (P0). Perlakuan dengan penambahan Propunic menghasilkan warna coklat. Aroma yang dihasilkan pupuk organik cair dengan penambahan Propunic sebesar 0,5% memiliki aroma agak sedap fermentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kualitas pupuk organik cair urin kambing dan limbah cair tahu dengan penambahan bioaktivator Propunic sebesar 0,5% menunjukkan hasil yang baik ditunjukkan dengan nilai pH 3,9, warna coklat, kadar nitrogen sebesar 0,056% dan aroma agak sedap fermentasi.
Prevalensi Penyakit Parasit Darah dan Faktor Resiko Infestasi Vektor pada Sapi Potong di Kecamatan Koto Baru dan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya: Blood Parasite Prevalence and Risk Factor of Vector Infestation on Beef Cattle in Koto Baru and Sitiung Sub-district, Dharmasraya District Zulfanedi, Yoli; Hidayati, Lisa
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i2.86

Abstract

Penyakit parasit darah merupakan penyakit hewan menular strategis (PHMS) dan menimbulkan kerugian ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi, tingkat keparahan infeksi dan faktor resiko penularan parasit darah di dua Kecamatan di Kabupaten Dharmasraya (Koto Baru dan Sitiung) Propinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2015 dengan pengambilan sampel dan pembuatan sediaan ulas darah dilakukan oleh UPT Puskeswan Koto Baru sedangkan pewarnaan dan identifikasi sampel dilakukan oleh Balai Veteriner (Bvet) Bukittinggi Sumatera Barat. Sebanyak 100 sampel darah sapi dikoleksi dari 10 (sepuluh) kelompok peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 sampel ulas darah sapi ditemukan 100 sampel (100%) positif terinfeksi Theileria spp., 19 sampel (19%) terindikasi Anaplasma spp. dan 1 sampel (1%) terindikasi Babesia spp. Prevalensi kejadian sebesar 81% oleh infeksi tunggal Theileria spp, 18 % infeksi campuran (Theileria spp., dan Anaplasma spp.) dan 1% Theileriaspp., Anaplasma spp., dan Babesia spp. Tingkat keparahan infeksi parasit darah yang ditandai dengan kondisi anemia ditemukan pada 3 sampel dengan prevalensi sebesar 3% disebabkan oleh infeksi tunggal Theileria spp. Tingginya prevalensi parasitemia ini kemungkinan dipengaruhi oleh adanya faktor resiko infestasi vektor yaitu sistem atau cara pemeliharaan serta waktu pengambilan rumput, pemakaian insektisida dan iklim.
Penanganan Gingivitis dengan Metode Scaling Pada Kucing Domestik di Klinik Boulevard Laras Satwa Tangerang: Management of Gingivitis Using the Scaling Method in Domestic Cats at Boulevard Laras Satwa Clinic, Tangerang Amri, Fisma; Gelagar, Ario Ridho
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i2.98

Abstract

Penyakit periodontal adalah penyakit umum yang sering terjadi pada kucing seperti gingivitis dan periodontitis yang disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi. Plak gigi yang terus bertumpuk akan menyebabkan gusi merah, bengkak, dan berdarah, serta bau mulut hewan kesayangan, sehingga dapat mengganggu kesehatan gigi pada kucing. Salah satu penanganan yang dilakukan pada anjing dan kucing adalah pembuangan atau pembersihan plak dari permukaan gigi baik supragingival maupun subgingiva, yang dapat dilakukan dengan scaling dan polishing periodontal pocket. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengetahui cara penanganan gingivitis dengan menggunakan instrument dental scaling dalam membersihkan plak pada gigi kucing. Hasil studi kasus dari sinyalemen dan anamnesa yakni mengalami hipersalivasi, nafsu makan menurun, bau mulut (halitosis) serta terdapat karang gigi (kalkulus). Hasil pemeiksaan fisik suhu tubuh 39,4 derajat celcius dan terdapat peradangan pada gusi. Diagnosa penunjang dengan hasil heamtologi WBC, NEU, MO% meningkat. Akumulasi ini mengarahkan diagnosis gingivitis dengan prognosa fausta kemudian dilakukan treatment dental scaling dan Terapi obat yang diberikan yaitu depo Medrol dan clavamox yang menunjukkan perubahan pada gigi yang sudah bersih dari plak dan kalkulus, serta peradangan pada gusi mulai berkurang.
Pengaruh Rasio Campuran Silase Tithonia diversifolia dan Panicum maximum terhadap Kandungan Senyawa Antinutrisi: Asam Fitat, Tanin, dan Asam Oksalat: Effect of Tithonia diversifolia and Panicum maximum silage ratio on the content of antinutritional compounds: Phytic Acid, Tannins, and Oxalic Acid Ananta, Dwi; Meidita, Fadilla; Rahma, Nadia; Ramadhanti, Nurazizah; Pratama, Yudha Endra
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i2.101

Abstract

Ketersediaan hijauan segar sebagai pakan ruminansia bersifat musiman, sehingga diperlukan teknologi pengawetan seperti silase untuk menjamin kontinuitas pakan. Tithonia diversifolia memiliki kandungan nutrisi tinggi namun mengandung senyawa antinutrisi, sementara Panicum maximum dikenal rendah antinutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio campuran Tithonia diversifolia dan Panicum maximum terhadap kadar asam fitat, tanin, dan asam oksalat dalam silase setelah fermentasi selama 21 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan rasio campuran (0:100, 25:75, 50:50, 75:25, dan 100:0) dan tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan proporsi Tithonia diversifolia secara signifikan meningkatkan kadar asam fitat (P kecil dari 0,05), dari 21,30 mg/100 g (100% Panicum) menjadi 52,00 mg/100 g (100% Tithonia). Kandungan tanin dan asam oksalat tidak berbeda nyata antar perlakuan (P besar dari 0,05), dengan nilai yang tetap rendah di seluruh rasio campuran. Dengan demikian, rasio campuran hijauan mempengaruhi kadar asam fitat namun tidak berpengaruh terhadap tanin dan oksalat. Silase campuran dengan proporsi Tithonia yang moderat dapat menjadi alternatif pakan hijauan bergizi tinggi dengan risiko antinutrisi yang masih dalam batas aman bagi ternak.

Page 3 of 4 | Total Record : 39