cover
Contact Name
Dian Hidayatullah
Contact Email
dian@umb.ac.id
Phone
+6282374043888
Journal Mail Official
peternakan@umb.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umb.ac.id/index.php/inspirasi/about/editorialTeam
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Inspirasi Peternakan
ISSN : 28082257     EISSN : 27980898     DOI : https://doi.org/10.36085/jinak.v2i3
Core Subject : Health,
Jurnal Inspirasi Peternakan adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jurnal Inspirasi Peternakan menerima artikel berbasis penelitian dan konseptual di bidang Animal Science ; produksi ternak, nutrisi ternak, reproduksi dan genetik ternak, pakan ternak dan teknologi, hijauan, teknologi pasca panen dan sosial dan ekonomi peternakan yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Artikel ilmiah diterbitkan berdasarkan peer-review double blind . berupa artikel hasil penelitian, artikel telaah pustaka, kasus lapangan dan gagasan asli. Jurnal ini terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Juni dan Oktober.
Articles 83 Documents
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RANSUM PELEPAH SAWIT FERMENTASI YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG DAUN TEH (Camellia sinensis) SECARA IN-VITRO S, Roni; Nurhaita; Definiati, Neli; Sunaryadi
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i1.6258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Pelepah Sawit Fermentasi yang disuplementasikan dengan Tepung Daun Teh (Camellia sinensis) Terhadap Kecernaan Bahan Kering (KcBK) dan Kecernaan Bahan Organik (KcBO) Secara In-Vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2020 di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan serta Laboratorium lnstitut Pertanian Bogor (IPB). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok sebagai ulangan. Perlakuan yang diuji adalah R0: Konsentrat (40%), Rumput alam (60%). R1 Konsentrat (40%), PSF (15%), Rumput alam (45%), TDT (4%). R2 Konsentrat (40%), PSF (30%), Rumput alam (30%), TDT (4%). R3 Konsentrat (40%), PSF (45%), Rumput alam (15%), TDT (4%). Parameter yang diamati adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analis sidik ragam (ANOVA), dan uji lanjut dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi rumput alam dan pelepah sawit fermentasi berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Angka KcBK dan KcBO pada penelitian ini berkisar antara 45,11% - 53,03% dan 42,80% - 51,85%, semakin tinggi level pemberian pelepah sawit fermentasi maka dapat menurunkan kecernaan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pelepah sawit fermentasi pada level 15% dalam ransum menunjukkan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik yang terbaik. Kata kunci : Suplementasi, Tepung Daun Teh, Pelepah Sawit Fermentasi, Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik.
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP PENURUNAN BOBOT TELUR, KEDALAMAN RONGGA UDARA, KADAR BAKTERI TELUR ITIK TALANG BENIH Ajiansah, Apri; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i1.6259

Abstract

Asap cair merupakan hasil pirolisis kayu yang bersifat alami dan dapat digunakan untuk proses pengawetan pada produk peternakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsentrasi asap cair dan umur simpan terhadap penurunan bobot telur, rongga udara dan kadar bakteri telur itik talang benih. Parameter yang diukur antara lain Bobot telur, Kedalaman Rongga Udara, Kadar Bakteri telur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4 perlakuan dan 3 ulangan dimana satu unit perlakuan berisi 4 butir telur. Perlakuan kosentrasi A1 : 0, A2 : 2,5%, A3 : 5%, A4 : 7,5% asap cair dan lama simpan 7, 14, 21, 28 hari. Telur yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 192 butir telur itik talang benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair (A) dengan lama simpan (B) terhadap interaksi penurunan berat telur (p < 0.05), lama simpan (B) berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap kedalaman rongga udara, Asap cair (A) dan lama simpan (B) tidak berpengaruh nyata terhadap koloni bakteri (p < 0.05). Disimpulkan pemberian asap cair (A) dengan lama simpan (B) dapat menjaga berat telur itik talang benih, Lama simpan (B) dapat mempertahankan rongga udara, Asap cair (A) dan Lama simapan (B) tidak terdapat pengaruh terhadap koloni bakteri telur itik talang benih. Kata kunci : Asap cair, Berat Telur, Lama Simpan, Koloni Bakteri, Rongga Udara.
PENGARUH PEMANFAATAN POD KAKAO (Theobroma cacao L) FERMENTASI DENGAN SUPLEMENTASI MINERAL, PROBIOTIK DAN BY PASS PROTEIN TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN SAPI BALI Setiawan, Agung; Nurhaita, Nurhaita; Definiati, Neli; Suharnas, Edwar
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i1.6264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pod kakao fermentasi dengan suplementasi mineral, probiotik dan by pass protein terhadap peran sum efisiensi sapi bali. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu literatur dalam pemanfaatan  pod kakao fermentasi yang disuplementasi sebagai pakan ternak dan upaya meningkatkan nilai gizi limbah kulit buah kakao.       Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah ransum (A) Suplementasi mineral S (0,8%), P (0,011%), Zn 50 ppm. ransum (B) Ransum A+0,4% Probiotik, ransum (C) Ransum A+ 1% By Pass Protein, ransum (D) Ransum A+0,4% Probiotik+ 1% By Pass Protein. Parameter yang diamati adalah pertambahan bobot badan sapi bali. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal bulan Juli – September 2016  di Desa Bukit Peninjauan I, kecamatan Suka Raja, Kabupaten Seluma.             Hasil penelitian ini memperlihatkan pod kakao fermentasi yang disuplementasi dengan mineral, probiotik, dan by pass protein dapat meningkatkan pertambahan bobot badan sapi bali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Suplementasi probiotik dan by pass protein pada pod kakao fermentasi yang telah diperkaya dengan mineral dapat meningkatkan efisiensi pakan. Hal yang disarankan dari hasil penelitiana dalah Penggunaan pod kakao fermentasi yang disuplementasi mineral, probiotik dan by pass protein direkomendasikan untuk digunakan sebagai penambah hijauan karena dapat meningkatkan pertambahan bobot badan sapi bali.   Kata Kunci : Pod Kakao Fermentasi, Mineral (S,P, dan Zn), Probiotik, By ....................   Pass Protein, Konsumsi.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERLEMAKAN DARAH ITIK TALANG BENIH Fatchur Rochman, Deyo; Sunaryadi, Sunaryadi; Rita, Wismalinda; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun kelor (Moringaoleifera) terhadap kadar High Density Lipoprotein (HDL), Low-Density Lipoprotein (LDL), danHaemoglobin pada darah itik Talang Benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakKelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan dengan masing-masing 4 ulangan, menggunakan 80ekor itik Talang Benih pada setiap kelompok. Perlakuan A (Tanpa Penambahan Tepung DaunKelor), B (2% Tepung Daun Kelor), C (4% Tepung Daun Kelor), D (6% Tepung Daun Delor) danE (8% Tepung Daun Kelor) yang mulai diberikan pada umur 2 bulan. Pengambilan sampel secaraacak sebanyak 20 ekor dari setiap kelompok dilakukan di akhir pemeliharaan umur 3 bulan denganparameter yang meliputi: Komponen darah yaitu Haemoglobin, HDL dan LDL. Berdasarkanpenelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa Suplementasi Tepung Daun Kelor (Moringaoleifera) dalam ransum itik Talang Benih tidak berpengaruh nyata terhadap Haemoglobin tetapiberpengaruh nyata terhadap High Density Lipoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL).Penggunaan Suplemen Tepung Daun Kelor sampai 8% mempengaruhi High Density Lipoprotein(HDL) dan High Density Lipoprotein (LDL).Kata Kunci: Tepung Daun Kelor, Itik Talang Benih, Haemoglobin, HDL Colesterol, LDLCholesterol
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Dan Strategi Pengembangan Usaha Ternak Babi Di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada Tea, Yovita Dhiu; Krova, Maria; Luruk, Maria Yasinta; Lole, Ulrikus Romsen
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6686

Abstract

Suatu penelitian dilakukan untuk: 1) mengidentifikasi struktur dan dinamika populasi ternak babi, 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas usaha ternak babi, dan 3) merumuskan strategi pengembangan usaha ternak babi di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Teknik pengambilan contoh dilakukan secara bertahap yaitu penentuan desa/kelurahan contoh secara purposive, dimana dari 22 desa/kelurahan diperoleh 4 desa contoh. Selanjutnya penentuan responden contoh secara acak non proporsional, dimana setiap desa/kelurahan contoh diambil 15 peternak sebagai responden dan diperoleh 60 responden. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis regresi linier berganda dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur populasi ternak babi di Kecamatan Bajawa cenderung berimbang antara ternak jantan dan ternak betina. Dinamika populasi ternak babi di Kecamatan Bajawa mengalami peningkatan selama satu tahun terakhir sebesar 36,11%. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas usaha ternak babi di Kecamatan Bajawa adalah harga jual ternak (X1) dan tingkat pendidikan formal peternak (X3). Analisis strategi menunjukkan bahwa posisi usaha ternak babi berada pada Kuadran I dan posisi ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Strategi yang diterapkan mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif adalah meningkatkan produksi ternak babi untuk memenuhi permintaaan pasar.
Penambahan Level Tepung Maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) dalam Ransum Terhadap Performan Ayam Joper Yandi, Hendra; Malianti, Lezita; Suliasih
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah tepung maggot BSF terhadap performa ayam joper. Penelitian dilakukan di Perumdam Jalan Sepakat 2, Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, pada tanggal 27 Oktober hingga 23 Desember 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (P1, P2, P3, P4 ) dan empat ulangan. Sebanyak 16 unit kandang ayam joper digunakan dalam penelitian ini, masing-masing kandang menampung 4 ekor ayam joper. Oleh karena itu, dibutuhkan 64 ekor ayam Joper untuk penelitian ini. Perlakuan yang diuji adalah sebagai berikut: P1 yaitu pemberian tepung maggot dengan konsentrasi 5%; P2 yaitu pemberian tepung maggot dengan konsentrasi 10%; P3 yaitu pemberian tepung maggot dengan konsentrasi 15%; dan P4 yaitu pemberian tepung maggot dengan konsentrasi 20%. Ransum yang digunakan pada masing-masing perlakuan terdiri dari jagung kuning giling, dedak padi, konsentrat, premix, dan tepung maggot. Ransum perlakuan memiliki kandungan protein mencapai 20,56% dan energi metabolisme sebesar 3236 kkal/kg. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan level tepung maggot dengan konsentrasi hingga 20% ke dalam ransum ayam joper mempunyai dampak yang signifikan secara statistik terhadap konsumsi ransum (P<0,05), dan dampak yang sangat signifikan terhadap konversi ransum (P<0,01) ayam joper. Kata Kunci: tepung maggot, konsumsi ransum, konversi ransum, pertambahan bobot badan, performan, ayam joper
PENGARUH KONSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS Pitriani, Herpemi; Suharnas, Edwar; Nurhaita, Nurhaita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsentrasi Asap Cair dan Umur Simpan Terhadap Kualitas Telur Ayam Ras. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola factorial, 2 faktor yaitu faktor A konsentrasi asap cair terdiri dari 4 level asap cair A1= 0% sebagai kontrol, A2= 2,5%, A3= 5% dan A4= 7,5%, faktor B waktu simpan terdiri dari B1= 7 hari, B2= 14 hari, B3= 21 hari, dan B4= 28 hari, terdiri dari 16 kombinasi perlakuan yang masing-masing di ulang 3 kali total 48 unit perlakuan. Parameter kualitas telur yang diamati adalah berat telur, rongga udara dan daya busa. Hasil penelitian menujukkan bahwa konsentrasi asap cair, waktu simpan dan interaksi kosentrasi asap cair dan waktu simpan berpengaruh sangat nyata terhadap penurunan berat telur, rongga udara dan daya busa telur. Peningkatan konsenterasi asap cair sampai level 5% mampu mempertahankan kualitas telur tetapi pada level 7,5% tidak memberikan hasil yang lebih baik. Semakin lama telur disimpan maka semakain menurun kualiatasnya. Kesimpulan konsentrasi asap cair terbaik pada level 5% mampu mempertahankan kualitas telur sampai 28 hari. Kata Kunci : Konsentrasi Asap Cair, Umur Simpan, Kualitas Telur
Pertumbuhan Populasi Cacing Sutera (Tubifex Sp) Yang Dipelihara Pada Media Lumpur Kotoran Puyuh Dan Tongkol Jagung Hakimin; Hamron, Novita; Oktamalia; Warman, Indra; Novitasari, Hety; Wijaya Kesuma, Bambang; Martudi, Suharun
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6817

Abstract

Cacing Sutera (Tubifex sp) merupakan hewan yang bermanfaat sebagai sumber pakan alami yang kebutuhannya sangat penting dalam usaha budididaya perikanan terutama dalam pemeliharaan larva dan benih ikan. Permintaan hewan Cacing Sutera (Tubifex sp) semakin bertambah setiap tahunnya, walaupun harganya cukup mahal namun Cacing Sutera (Tubifex sp) tetap diburuh oleh pembudidaya ikan sehingga menjadikan Cacing Sutera prospek di masa depan. Cacing Sutera (Tubifex sp) sangat dibutuhkan untuk peningkatan pertumbuhan larva dan benih ikan air tawar karena didalamnya mengandung nutrisi yang tinggi terdiri dari protein 57,00%, lemak 13,30%, air 87,19% dan kadar abu 3,60%, karbohidrat 2,04%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh komposisi media pemeliharaan yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan biomassa Cacing Sutera (Tubifex sp). Penelitian ini mengunakan Metode Eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan adapun keempat perlakuan tersebut yaitu Perlakuan K0 : Lumpur 100 gram, Perlakuan K1 : Lumpur 20 % + Tongkol jagung 40 % + Nasi 20 % + Kotoran puyuh 20 %, Perlakuan K2 : Lumpur 20 % + Tongkol jagung 20 % + Nasi 30 % + Kotoran puyuh 30 %, Perlakuan K3 : Lumpur 20 % + Tongkol jagung 20 % + Nasi 20 % + Kotoran puyuh 40 %. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa komposisi media kultur yang berbeda berpengaruh sangat nyata p<0,05) terhadap pertumbuhan bobot biomassa cacing sutera (Tubeifex sp). Pada perlakauan K3 dengan komposisi Lumpur 20% + Tongkol jagung 20% + Nasi 20% + Kotoran puyuh 40% menghasilkan media organik pemeliharaan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan bobot biomassa cacing sutera (Tubifex sp) sebesar 5,09 gram. Kata Kunci : Hewan Cacing Sutera (Tubifex sp), Budidaya, Pakan Alami, Benih Ikan
PROSES PEMBUATAN FERMENTASI BATANG PISANG SEBAGAI PAKAN TERNAK BABI DI DESA MARAPOKOT KECAMATAN AESESA KABUPATEN NAGEKEO sander, alex; Freadyanus Kasi , Yohanes
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan khususnya proses pengolah fermentasi  batang pisang sebagai pakan ternak babi. Penelitian ini dilakukan di kelompok peternakan lokal, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, dari tanggal 22 Juni sampai 24 Juni 2021. Penelitian ini menggunakan metode sosialisasi, penyampaian  teori dan praktek pengolahan fermentasi batang pisang. Hasil praktek pengolahan fermentasi batang pisang menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat memuaskan karena terolah dengan baik yang dindikasikan dengan aromanya yang wangi, warnanya yang coklat, dan teksturnya yang lembut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keseriusan partisipasi aktif dan interaktif dari kelompok peternakan lokal dalam pengolahan pakan fermentasi ini dapat memberikan kontribusi positif dalam mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan nilai gizi dari pada batang pisang dalam usaha penggemukkan Ternak babi. Kata Kunci: Fermentasi, Batang Pisang
MANAJEMEN BUDIDAYA AYAM PEDAGING PADA POLA KEMITRAAN PETERNAK LOKAL DENGAN PERUSAHAAN CHARON PHOKPAND MBAY KABUPATEN NAGEKEO tue wea, yohanes brehmans; Kasi, Yohanes Freadyanus
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i3.6848

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola kerja sama antara perusahaan Charon Pokhpand dengan peternak lokal. Penelitian ini dilakukan di Desa Aeramo, kecamatan Asesa, kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan metode wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah peternak ayam pedaging dengan pola kemitraan antara perusahaan Charon Pokhpand dengan peternak lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kerjasama ini menjelaskan bahwa :  1) system bagi hasil keuntungan pada awalnya perusahaan membrikan modal berupa  DOC (anak ayam umur 1 hari) dengan catatan piutang, setelah masa panen ayam di jual kembali ke perusahaan, 2) hak peternak sebagai mitra yaitu memperoleh kredit modal dalam bentuk DOC, pakan, dan obat  obatan mendapatkan bimbingan atau petunjuk dokter dari pihak perusahan, menerima biaya pemeliharaan dari hasil panen, hak peternak mengikuti seluruh petunjuk dan bimbingan teknis yang di berikan perusahaan, menjual hasil panen kepada pihak perusahaan ,mengembalikan pinjaaman setelah panen kepada perusahaan, 3) kewajiban perusahaan yaitu menyediakan sarana produksi berupa bibit ayam, obat obatan ke lokasi peternak, memberikan petunjuk dan bimbingaan, membayar uang tunai hasil panen. 4) Penjualan ayam yaitu Ayam Panen dilakukan secara serentak dalam satu hari, yaitu pada hari ke-35. Dari kerja sama ini dapat disimpulkan, bahwa perusahaan dan peternak lokal sama-sama memperoleh keuntungan. Kata Kunci: ayam broiler, peternak, charon phokpand