cover
Contact Name
Tety Nur Cholifah
Contact Email
eduabdi@uniramalang.ac.id
Phone
+6285735620790
Journal Mail Official
eduabdi@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari No.2, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS
ISSN : 29641381     EISSN : 2964139X     DOI : https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v2i4
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai keilmuan multi disiplin. Jurnal ini berisi program-program pengabdian masyarakat dalam berbagai bentuk aksi sosial berupa pendampingan, pelatihan, pemberdayaan dan lain-lain guna memecahkan berbagai permasalahan, baik yang bersifat individual maupun kolektif/berbasis komunitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
MEMBANGUN KEBIASAAN SEHAT DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI BAGI SISWA MELAUI DIGITAL DETOX Susanto, Agus; Mulyanto, Dody; Diaz Fahrezi, Fathan; Savitri, Ulva; Kasianingrum, Afinda; Rahmadhani, Alvin
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6655

Abstract

Penggunaan teknologi digital yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap keseimbangan kehidupan sehari-hari, terutama bagi siswa sekolah menengah. Kurangnya kesadaran tentang konsep digital detox menyebabkan pola penggunaan teknologi yang tidak terkendali, berpotensi mengganggu kesehatan mental, fisik, dan sosial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya digital detox serta memberikan strategi praktis dalam mengelola waktu penggunaan teknologi secara lebih seimbang. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Banyudono, Boyolali, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Produksi Media, Politeknik Indonusa Surakarta. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengukur pemahaman awal, penyampaian materi melalui sesi edukasi interaktif, workshop dengan latihan simulasi pengelolaan teknologi, serta post-test sebagai evaluasi akhir. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai digital detox. Persentase siswa dengan skor kategori baik meningkat dari 25% pada pre-test menjadi 85% pada post-test . Temuan ini mengindikasikan bahwa program edukasi yang diterapkan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai digital detox. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah mengintegrasikan edukasi digital detox dalam kurikulum dan memberikan pendampingan bagi siswa dalam menerapkan strategi pengelolaan penggunaan teknologi secara sehat.
KONGRES PENDIDIKAN NU DAN FORMULASI SISTEM PENDIDIKAN INTEGRATED DI INDONESIA: ANALISIS KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI Hamid, Imron Rosyadi; Rofik, Abdur; Suwadji; Salamah, Siti Saidatus
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6688

Abstract

Kongres Pendidikan Nahdlatul Ulama merupakan forum strategis yang bertujuan merumuskan arah dan kebijakan pendidikan Nahdlatul Ulama untuk masa depan, khususnya bagi generasi Nahdliyin. Pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi, dipandang sebagai sektor kunci dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Untuk menjawab tantangan zaman, sistem pendidikan terintegrasi yang menggabungkan kecerdasan akademik dengan nilai-nilai moral dan etika menjadi fokus utama. Kongres ini dilaksanakan melalui diskusi mendalam antar akademisi, praktisi pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya dengan pendekatan kolaboratif. Forum ini juga memanfaatkan data dan riset terbaru dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil utama kongres ini adalah perumusan langkah-langkah strategis penguatan sistem pendidikan terintegrasi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Salah satu poin penting adalah penekanan pada pengembangan pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif, NU bertekad menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Implementasi strategi ini diharapkan dapat segera dilakukan di seluruh satuan pendidikan NU di Indonesia, dengan mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta guna mencapai sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.
PENGUATAN GEO-LITERACY PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BAGI SISWA DI SMA NEGERI 5 SIGI Maliki, Rendra Zainal; Arsy, Risma Fadhilla; Khairurraziq, Khairurraziq; Hamid, Abdul; Raehan, Raehan
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6695

Abstract

Budaya literasi di era saat ini sudah menjadi tuntutan yang wajib dimiliki oleh guru maupun siswa di sekolah. Kemampuan literasi yang salah satunya dibutuhkan dalam pembelajaran adalah literasi geografi (geo-lieracy) untuk mendukung pembelajaran geografi di tingkat menengah atas, khususnya mencakup pada materi-materi geosfer, lingkungan, dan kependudukan. Di Sekolah Menengah Atas (SMA) topik dan kajian Sistem Informasi Geografis menjadi mata pelajaran wajib pada pembelajaran Geografi. Output dari siswa SMA setidaknya harus memiliki keterampilan dasar terkait pemetaan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode terapan dengan teknik pendampingan. Pelaksanaan pengabdian ini dibedakan menjadi 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis. Pengabdian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Sigi dengan sampel 20 siswa. Kesimpulan akhir pada kegiatan ini adalah pengetahuan geo-literacy siswa di SMA Negeri 5 Sigi yaitu siswa dapat memahami literasi geografi secara spasial dengan menyebutkan keterkaitan antar objek yang ada di tempat tinggalnya masing-masing. Aspek pengetahuan yaitu dapat memahami hubungan antar koneksi dimana mereka berada. Penguasaan geo-literacy penting untuk diberikan kepada siswa terkait lima konsep dasar yaitu lokasi, tempat, hubungan manusia dan lingkungan, perpindahan, serta wilayah.
EDUKASI DAN SOSIALISASI PENGENALAN PERPAJAKAN BAGI PEMUDA : NIK-KTP & NPWP Hapsari, Indah; Metana, Nosy Yodi; Nahumury, Joicenda
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6819

Abstract

ABSTRAK Pemerintah telah mengumumkan aturan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dengan batas waktu akhir Desember Tahun 2024. Pengumuman ini pada dasarnya hanya berlaku bagi para wajib pajak orang pribadi. Meski demikian, beberapa kalangan masyarakat yang telah memiliki NIK-KTP masih mendapati kebingungan mengenai perlunya memiliki NPWP bagi setiap pemegang KTP. NIK-KTP tersebut dimiliki Warga Negara Indonesia yang berusia 17 tahun. Oleh sebab itu, edukasi dan pengenalan perpajakan menjadi hal penting bagi para pemuda, guna lebih mengenal dan memahami peraturan perpajakan yang ada. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan infomasi perpajakan, khususnya yang berkaitan dengan NPWP. Melalui sosialiasi perpajakan, maka hasil pengabdian masyarakat ini adalah peserta mengetahui apa itu NPWP, keterkaitan NIK-KTP dan NPWP, hingga kapan situasi dan kondisi yang tepat untuk memperoleh NPWP. Hasil kegiatan ini juga diharapkan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dimana peserta mampu mensosialisasikan terkait edukasi ini ke lingkungan terdekatnya. ABSTRACT The government has announced regulations for matching the National Identification Number (NIK) as a Taxpayer Identification Number (NPWP), with a deadline of the end of December 2024. This announcement basically only applies to individual taxpayers. However, some groups of people who already have a NIK-KTP are still confused about the need to have a NPWP for every KTP holder. The NIK-KTP belongs to an Indonesian citizen aged 17 years. Therefore, education and introduction to taxation are important for young people, in order to better know and understand existing tax regulations. The aim of this community service activity is to provide tax education and information, especially those related to NPWP. Through tax outreach, the result of this community service is that participants know what a NPWP is, the relationship between NIK-KTP and NPWP, and when the situation and conditions are right to obtain a NPWP. The results of this activity are also expected to be beneficial for the surrounding community, where participants will be able to disseminate this education to their immediate environment.
OPTIMALISASI POTENSI USAHA UMKM MELALUI PEMETAAN PRODUK UMKM DI DESA PENYANGGA GUNUNG BROMO, DESA PUSPO, KABUPATEN PASURUAN Prajawati, Maretha Ika; Aisyah, Esy Nur; Mayasari, Nur Aulia Keysha
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6886

Abstract

UMKM adalah bidang yang mempunyai peran yang potensial untuk dapat membantu pertumbuhan perekonomian nasional. Desa Puspo, sebagai penyangga Kawasan wisata Gunung Bromo memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan UMKM. Untuk mengetahui potensi UMKM agar dapat lebih berkembang dan lebih dikenal oleh masyarakat luas maka dilakukan kegiatan pemetaan. Beragam potensi yang ada di Desa Puspo memberikan kesempatan yang besar bagi pengembangan potensi UMKM. Oleh karena itu penting untuk dilakukan pemetaan potensi UMKM di Desa Puspo dalam rangka meningkatkan daya saing dan juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masayarakat Desa Puspo. Dengan adanya pemetaan potensi UMKM ini diharapkan akan dapat mengetahui potensi dan kendala UMKM serta akan dapat membantu mengembangkan UMKM yang ada di Desa Puspo.
WORKSHOP PEMBUATAN SEDIAAN OBAT GOSOK DI SMA TUNAS PATRIA Parwati, Parwati; Jannah, Risma Tri Nur; Lestari, Oktavia Irma; Pujiastuti, Anasthasia; Pratiwi, Neli Diah
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.6730

Abstract

Sediaan obat gosok yang belum begitu familiar karena bau dan bentuknya yang menjadikan siswa SMA masih kurang tertarik pada bentuk obat gosok karena belum memahami secara mendalam mengenai sediaan obat gosok serta belum mengetahui cara pembuatannya. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan pembuatan obat gosok kepada siswa SMA. Kegiatan workshop pembuatan obat gosok dilakukan dengan kegiatan penyuluhan dilaksanakan di ruang kelas SMA Tunas Patria Ungaran yang diikuti oleh 22 siswa. Media yang digunakan berupa presentasi menggunakan power point serta dilanjutkan diskusi antar siswa dan tim pengabdian. Pelatihan pembuatan balsam dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok membuat 1 formula balsam dengan berat 40 gram dan dibagi menjadi 8 pot salep @5 gram tiap kemasan. Evaluasi dilakukan dengan mengerjakan pretest sebelum pemberian materi dan post test setelah praktek pembuatan sediaan obat gosok. Hasil kegiatan PKM didapatkan sediaan balsam yang memiliki efek menghangatkan, menyegarkan dan meredakan nyeri serta peningkatan pengetahuan. Hasil pretest rata-rata memiliki nilai 55,9 dan nilai post test memiliki nilai rata-rata 84,5. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh persentase peningkatan pengetahuan sebesar 28,6%. Kesimpulan pemberian materi pembuatan sediaan balsam berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan peserta workshop.
TRAINING OF TRAINER KETERAMPILAN SOSIAL PADA KOMUNITAS INSAN GENERASI BERENCANA (GENRE) KABUPATEN MALANG Dyah Hapsari, Ayu; Izzah, Nadyana; Multisari, Widya; An-Nisa, Lhulu
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.6820

Abstract

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang meluncurkan Program Generasi Berencana (GENRE) yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja tentang kehidupan pernikahan, kehidupan keluarga, pendidikan, serta pembentukan karakter generasi muda untuk membangun bangsa. Namun Ketua Insan GENRE Kabupaten Malang mengungkapkan bahwa para anggota Insan GENRE masih kurang memahami metode atau cara penyampaian yang efektif ketika mengedukasi terkait isu-isu psikologis. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi, konseling, dan penyelesaian masalah yang kerap dijumpai anggota GENRE. Pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui Workshop Keterampilan Sosial Training of Trainee yang terbagi ke dalam tujuh sesi. Kegiatan workshop dilakukan pada hari sabtu tanggal 10 Agustus 2024 pukul 07.00 hingga pukul 15.00. Pada kegiatan ini, terdapat 29 peserta yang hadir yang juga merupakan anggota GENRE Kabupaten Malang. Pada akhir pelaksanaan, peserta diminta untuk memberikan penilaian dan feedback terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Dari beberapa penilaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan keterampilan sosial merupakan kegiatan yang memang dibutuhkan bagi anggota GENRE. Selain itu berdasarkan penilaian tersebut, peneliti juga dapat melihat beberapa faktor pendukung kegiatan serta faktor yang menghambat kegiatan ini.
EDUKASI UPAYA MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH PADA ANAK Fikriah, Wasiatul; Sumiyati, Etty; Mahayu Prawati, Ni Putu Dinda; Wastian Septiant, Ruvita; Yuswantina, Richa; Mardiyanti, Devi
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.6928

Abstract

Implementation of the Community Service Program, in 2024 will be carried out at SDN 01 Nyatnyono, Pabatan, Nyatnyono, Kec. West Ungaran, Semarang Regency, Central Java. With various activities that we carry out, namely educating about efforts to increase body immunity in elementary school children at SDN Nyatnyono 01 as well as distributing Vitamin C and Honey to students to maintain health. The method used uses interactive methods that can improve critical thinking skills, such as group discussions, role plays, or case studies. In this case, a role play is used where there are question and answer activities such as posttest and pretest regarding body immunity, where it is hoped that students can participate actively in this activity. The results of the activity stated that all the children at SD Nyatnyono 01 before education had a fairly good level of knowledge, and after exposure to educational material they had a very good level of knowledge. In this way, participants are able to understand the material that has been presented and the activities that have been carried out can increase the knowledge of the children of Nyatnyono 01 Elementary School regarding Efforts to Increase Body Immunity in Children. Keywords: Education; Immunity; Vitamin C; Honey
MEMBANGUN KREATIVITAS DIGITAL: PELATIHAN PEMROGRAMAN ARDUINO UNTUK SISWA SDT MUHAMMADIYAH 1 BESUKI Qodariyah , Nur; Irawan, Dudi; Kurniawati, Lintang Setyo
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.6941

Abstract

SDT Muhammadiyah 1 Besuki, as a partner in community service activities, faces the issue of not yet optimizing the use of technology in learning within the Merdeka Curriculum. The Project for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) with the theme of Engineering and Technology is expected to enable students to optimally utilize and produce products through activities themed around robotics. EdScratch is an excellent and perfect solution for beginner robot developers. Therefore, the aim of this community service activity is to provide robotics training to the students of SDT Muhammadiyah 1 Besuki using the EdScratch application. The activity is conducted using the Training Cycle model. As a result, the robotics training for students at SDT Muhammadiyah 1 Besuki went smoothly. A total of 48.2% of students stated that the training provided met their needs, and 72% of students found the EdScratch application easy to use. About 67.5% of students were able to complete the robot creation stages according to instructions, but only around 33% of students expressed interest in independently developing robots. The robot creation training is very suitable for students in schools implementing the Merdeka Curriculum as it strengthens skills and critical thinking, which are part of the Pancasila Student Profile. Keywords: Independent Curriculum, Strengthening the Pancasila Student Profile, Engineering and Technology, Robotics Skills, EdScratch
EDUKASI PENCEGAHAN TINDAKAN BULLYING DI SD NEGERI 4 PED NUSA PENIDA Anggista, Indhira; Resmiatini, Erna
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.6961

Abstract

This community service activity focuses on educating about the prevention of bullying at SD Negeri 4 Ped, Nusa Penida, an inland area with limited access to information regarding the issue of bullying. A descriptive qualitative method with a literature study was used to gain an in-depth understanding of the experiences and perspectives of students, teachers, and school staff related to bullying. This service activity involved 30 fifth and sixth-grade students, using lecture, discussion, and engaging short film screening methods. The result of this service was an increase in students' enthusiasm, courage, and self-confidence, measured by their active participation in the popcorn feedback session. This activity successfully instilled awareness and readiness in students to resist and prevent all forms of bullying.