cover
Contact Name
Tety Nur Cholifah
Contact Email
eduabdi@uniramalang.ac.id
Phone
+6285735620790
Journal Mail Official
eduabdi@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari No.2, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS
ISSN : 29641381     EISSN : 2964139X     DOI : https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v2i4
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai keilmuan multi disiplin. Jurnal ini berisi program-program pengabdian masyarakat dalam berbagai bentuk aksi sosial berupa pendampingan, pelatihan, pemberdayaan dan lain-lain guna memecahkan berbagai permasalahan, baik yang bersifat individual maupun kolektif/berbasis komunitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
EDUKASI PERAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI THORAKS SEBAGAI UPAYA SKRINING KESEHATAN MASYARAKAT DESA BANTERAN Susanto, Fani; Basuki, Samudra Prihatin Hendra; Badharudin, Abid Yanuar; Nadi, Danu Tirta; Ammar, Hanif Dwi; Muaziz, Agil Abdul
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7022

Abstract

Five major lung diseases are the leading causes of morbidity and mortality worldwide, lung and respiratory diseases are a serious global health problem. Global public health targets should prioritize lung health through health screening, which is an essential component in building a healthy society. Chest radiography is a medical screening procedure and assists in clinical diagnosis. The dominant community in Banteran Village, in particular, includes active smokers, mostly men and also have little understanding of the importance of health screening. The purpose of this activity is to educate about the importance of chest radiography in health screening procedures. The activity was carried out by assessing the level of community knowledge about health screening and the success of activities in the leadership cadres of the Muhammadiyah branch Banteran through counseling and lectures on the definition and role of chest radiography as a health screening effort. The results of this activity showed that everyone became more aware of the importance of chest radiography in health screening. With this activity, the community better understands the function of chest radiography as a health screening method and becomes more concerned about preventing disease by implementing a clean and healthy lifestyle.
PEMBERDAYAAN UMKM KRIPIK TETTE UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DENGAN BRANDING PRODUK DIDESA BLUMBUNGAN – KABUPATEN PAMEKASAN: UMKM Fitria, Lely; Hamzah, Moh. Aminollah; Zayyadi, Moh; Habibi , Nur Syakherul; Firdaus , Sultan Agung
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7083

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi lokal, termasuk di Desa Blumbungan, Kabupaten Pamekasan. Salah satu potensi UMKM di desa ini adalah usaha produksi kripik tette, camilan khas berbahan dasar singkong yang memiliki cita rasa unik. Namun, lemahnya strategi pemasaran dan ketiadaan branding yang kuat membuat produk ini kurang dikenal luas dan sulit bersaing di pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM kripik tette melalui pelatihan dan pendampingan branding produk guna meningkatkan daya saing dan penjualan. Metode pelaksanaan mencakup observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya branding, perubahan signifikan pada desain kemasan dan identitas produk, serta peningkatan penjualan sebesar 20–40% setelah implementasi. Kesimpulannya, branding berperan penting dalam memperkuat posisi UMKM di pasar, dan kegiatan pemberdayaan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
INOVASI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF MELALUI FORUM KOMUNITAS MALANG CREATIVE FUSION (MCF) Dwiastanti, Anis; Puspitasari , Yonanda Galuh
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7128

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Malang Creative Center (MCC). Kota Malang termasuk salah satu kota di Indonesia yang sedang mengembangkan sektor ekonomi kreatif, dibantu oleh beberapa peran stakeholder terus berupaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Malang dengan program-program kegiatan serta pengembangannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya data statistik para pelaku industri kreatif di Kota Malang yang terus meningkat. Salah satu pengembangan yang ditujukan untuk menyambut keberlangsungan ekonomi kreatif adalah dengan dibentuknya forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) sebagai wadah penguatan untuk lebih memfokuskan pengembangan ekonomi kreatif di semua sub sektor yang ada di Kota Malang. Bentuk-bentuk inovasi yang dilakukan dalam pengembangan industri kreatif melalui forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) adalah inovasi produk, sistem dan metode pemasaran. Terjadinya inovasi pengembangan industri kreatif melalui forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) tidak terlepas dari ketiga unsur, yakni: kepribadian, orisinalitas, dan makna. Manfaat dari adanya inovasi pengembangan industri kreatif melalui forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) dapat ditinjau dari 2 aspek besar yakni ekonomi maupun sosial. Adapun manfaat jika tinjau dari aspek ekonomi yakni: adanya perluasan jaringan pemasaran, penciptaan lapangan usaha, dan penciptaan nilai tambah suatu produk. Manfaat yang dapat ditinjau dari aspek sosial yakni: adanya peningkatan kualitas hidup, pelestarian nilai-nilai lokal, dan peningkatan toleransi sosial. Penulis menyarankan, bahwa Malang Creative Fusion (MCF) perlu mensosialisasikan keberadaan dan peran mereka kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Malang, menguatkan koordinasi dengan para anggota internal maupun jejaring, memaksimalkan sinergitas dengan para stakeholder yang terlibat untuk mempercepat akselerasi pengembangan industri kreatif di Kota Malang.
PENANAMAN NILAI ANTI KORUPSI PADA ANAK USIA DINI MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER Rimadias, Santi; Maharani, Adelya Vasya; Zulfiati, Dwi Putri; Hermani, Ira Putri; Rampisela, Matthew Glorious
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7185

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh urgensi pendidikan karakter dan anti korupsi sejak usia dini sebagai upaya preventif dalam menanggulangi praktik korupsi. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari STIE Indonesia Banking School melaksanakan sosialisasi di SDN Pondok Cina 3, Depok, dengan menggunakan pendekatan service learning yang dipadukan dengan game-based learning. Kegiatan ini menyasar siswa kelas VI dan mencakup penyampaian materi antikorupsi melalui media audio-visual, diskusi interaktif, serta permainan edukatif. Materi yang digunakan mengacu pada pedoman resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan penekanan pada nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari siswa serta peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai antikorupsi. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membentuk kesadaran moral siswa dan diharapkan mampu memberikan dampak
PENGENALAN BUDAYA LOKAL MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI SDN SUKOREJO: PENGENALAN BUDAYA LOKAL MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI SDN SUKOREJO Dewi, Anggra Lita Sandra; Rahmawati, Ery; Dewi, Galuh Kartika
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7328

Abstract

Traditional games are a type of folk game activity that is the cultural heritage of the ancestors of the Indonesian people who grew and developed in a particular community, passed down continuously from generation to generation. Games and play activities are important elements in students' lives. By playing games, students can achieve pleasure. Most traditional games and sports are expressions of indigenous cultures and ways of life that contribute to a shared identity. The main objectives of traditional games for primary school students are: 1) Encourage students' creativity; 2) Improving students' social and emotional intelligence; 3) As a tool for learning values; 4) Sharpening students' motor and biomotor skills; 5) Contributing to health; 6) Optimizing students' cognitive abilities; 7) Provide happiness and joy. The purpose of this service activity is to provide knowledge to students about local culture through traditional games that are certainly interesting to play, where not only students, but also adults often enjoy traditional games. Since the tools used come from nature and are made from readily available materials, it is easier for users to obtain them. These traditional games encourage students to interact, and even the spectators of these games will feel the excitement and witness the game. The games include jumping rope, bekel and dakon. The activity stages in this activity include identification and preparation. Collaborating with the school, preparing modules and teaching materials, and preparing tools and materials for traditional game activities. Activity implementation included interactive presentation sessions on local culture and showing traditional game tools. Traditional games included role-playing by students and the team, which was then followed by the practice of playing in turns by students in small groups. Students are directed to practice and perform the assigned traditional games. Assessment and rethinking. Evaluate the speed, accuracy and thoroughness of the students while playing and reflect together to discuss the experience and new knowledge gained. Documentation and reporting. Record all activities and compile a report that covers the objectives. Most students understand the rules in playing jump rope, bekel ball, and dakon. Students are also able to practice the three traditional games well. They also like these three traditional games and will play these games when there is free time such as during recess. The team gave appreciation to the students by giving rewards to all students who had participated in this activity well. Introducing local culture through traditional games at SDN Sukorejo is a success in preserving traditional games and providing students with an understanding of local culture. This activity succeeded in increasing students' understanding and skills in playing traditional games, and was also successful in socializing to the school.
SOSIALISASI PEMBAGIAN HARTA WARISAN SECARA ADIL DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA DI INDONESIA Kamaluddin, Moh; Sholahuddin, Mohamad; Siswandi, Lambang; Anggraini, Novellita Sicillia
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7409

Abstract

Pembagian harta warisan merupakan salah satu aspek penting dalam hukum waris di Indonesia, yang sering kali memunculkan konflik dan ketidakpastian di kalangan ahli waris. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pembagian harta warisan secara adil dan sesuai dengan hukum perdata yang berlaku di Indonesia. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak mereka sebagai ahli waris, prosedur hukum yang harus diikuti, serta dasar hukum yang mendasari pembagian harta warisan. Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat menghindari perselisihan yang berkepanjangan dan menjaga keharmonisan dalam keluarga. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pemberian materi, diskusi, dan simulasi pembagian harta warisan yang sesuai dengan ketentuan hukum perdata Indonesia, khususnya yang terkait dengan hak waris berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat akan meningkat, dan mereka dapat melakukan pembagian harta warisan secara lebih adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tercipta kedamaian dalam keluarga.
OPTIMALISASI FUNGSI MUSHOLA MELALUI PARTISIPASI MASYARAKAT: IMPLEMENTASI PROGRAM KEBERSIHAN DAN EDUKASI DI DESA DUSONYO, THAILAND Mohammad Khoridatul Huda; Zulkarnain, Siti Aimmatuz; Khasanah, Uswatul; Halim, Mochammad Mey Lano Novardy; Budianto, Kharis
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7533

Abstract

This community service project aimed to optimize the function of the mushola (prayer room) in Dusonyo Village, Chanae District, Narathiwat, Thailand, by transforming it into a clean, comfortable, and functional worship space. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, engaging the local community in cleaning, revitalization, and reactivation of the prayer room as both a spiritual and social center. Activities were carried out regularly on Saturdays and Sundays from 9 February to 8 March 2025. The results indicate an increased utilization of the prayer room for religious activities such as congregational prayers, Qur’an recitations (tadarrus), and Islamic study sessions. The program's success was driven by active community participation, support from local leaders, and collaboration with the takmir (prayer room administrators). Language barriers were effectively mitigated through participatory social engagement. This initiative is recommended as a model for similar programs in other regions, emphasizing sustainability and cross-sectoral involvement.
PELUANG BISNIS ONLINE STRAP MASKER DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA WATULANGKAH, SLEMAN Putry, Nur Anita Chandra; Ayem, Sri; Prastyatini, Sri Lestari Yuli; Cahya, Agus Dwi
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7620

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a negative impact on the community, some people have lost their jobs in various sectors, and not a few people have experienced difficulties related to the economy. Community service activities in Watulangkah RT 01 RW 36, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta aim to increase knowledge related to business opportunities and increase community income by utilizing technology. The method used in this community service which was carried out on January 11, 2022 was mentoring and training related to online business opportunities for mask straps during the Covid-19 pandemic. The results achieved are increased knowledge and development related to online business opportunities. In addition, it provides training in making mask straps and online business. The community can determine where to go that is more advanced and correct and not afraid / worried about every changing condition in this day and age such as pandemics, etc.
PERAN GERAKAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN DAN TANGGUNG JAWAB PADA SISWA SDN BALEARJO Cholifah, Tety Nur; Faisal, Akhmad Nur; Assyafaatussalamah, Assyafaatussalamah
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7702

Abstract

Pendidikan di Indonesia meliputi pendidikan formal, nonformal, dan informal. Salah satu bentukpendidikan nonformal yang berperan penting dalam pembentukan karakter peserta didik adalah GerakanPramuka. Kegiatan Pramuka memberikan ruang bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsungyang melibatkan kedisiplinan, kerja sama, serta pengambilan keputusan secara mandiri. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui peran Gerakan Pramuka dalam menumbuhkan kemandirian dan tanggungjawab siswa di SDN Balearjo. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melaluipartisipatif dan edukatif, di mana siswa terlibat langsung dalam kegiatan kepramukaan yang dirancanguntuk menumbuhkan nilai kemandirian dan tanggung jawab. Pada kegiatan kepramukaan inidilaksanakan selama tiga hari. Pada hari pertama, materi yang disampaikan tentang sejarah dan kodekehormatan. Pada hari kedua tentang materi sandi, smaphore, morse. Dan pada hari terakhir diadakanjelajah medan. Kegiatan ditutup dengan refleksi dan pemberian apresiasi kepada peserta.semua kelompokmegadakan event yang berupa senam pramuka dan dilanjut penjelajahan yang dinilai mampu membentuksikap mandiri dan rasa tanggung jawab siswa, baik dalam konteks individu maupun kelompok. Hasilkegiatan ini menunjukkan bahwa siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan kepramukaan cenderung lebihmandiri dalam menyelesaikan tugas, serta memiliki kesadaran tanggung jawab terhadap diri sendiri danlingkungan sekitar. Oleh karena itu, Gerakan Pramuka dapat dijadikan sebagai media efektif dalammendukung penguatan karakter siswa sejak usia dini
PENDIDIKAN INKLUSIF TENTANG PERAN PEREMPUAN DALAM POLITIK DI TINGKAT LOKAL Ambarwati, Dewi; Assiddiq, Dafis Ubaidillah; Sy, Husnul Hakim; Imron, Muhammad
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7707

Abstract

Peran perempuan di ranah politik memiliki beberapa tantangan, antara lain terkait dengan perspesi masyarakat terkait patriarki, perbedaan gender, kurangnya akses dan informasi politik, serta terbatasnya ruang pendidikan yang inklusif. Padahal, perempuan memiliki peluang yang besar untuk mengawal demokrasi dan aspirasi masyarakat melalui pengambilan keputusan publik. Urgensi penguatan peran perempuan tidak hanya tentang kesetaraan gender, tetapi juga tentang demokrasi yang representatif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan diskusi partisipatif dalam forum-forum di tingkat lokal. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar tentang hak-hak politik bagi perempuan, mekanisme pemilihan umum, dan strategi keterlibatan dalam forum-forum musyawarah di tingkat lokal. Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan menunjukkan adanya motivasi dan inspirasi peran perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan politik di lingkungannya. Pendidikan politik inklusif dapat menjadi sarana pemberdayaan perempuan dalam membangun kepercayaan diri dan kesadaran kolektif untuk terlibat aktif dalam platform demokrasi, khususnya di tingkat lokal.