cover
Contact Name
Fandro Armando Tasijawa
Contact Email
fandrotasidjawa@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
jurnal.kks@gmail.com
Editorial Address
Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Karya Kesehatan Siwalima
ISSN : 28288408     EISSN : 28288181     DOI : https://doi.org/10.54639/kks.v1i1
Core Subject : Health,
Karya Kesehatan Siwalima (KKS) is a peer-reviewed scientific journal committed to the dissemination of knowledge, research findings, and evidence-based practices in the field of health sciences. The journal aims to advance interdisciplinary perspectives and promote innovative approaches to improving health outcomes at the individual, family, and community levels, both nationally and globally. KKS serves as a scholarly platform for academics, researchers, practitioners, and policymakers to publish high-quality original research articles, systematic reviews, case studies, and theoretical analyses that contribute to the advancement of health sciences and the development of healthcare services. The journal places strong emphasis on research-based practice, community-oriented interventions, and the integration of science, technology, and humanistic care in addressing contemporary health challenges. In particular, Karya Kesehatan Siwalima highlights the importance of contextual and culturally sensitive approaches, especially within archipelagic and multicultural settings such as Indonesia, while maintaining relevance within the broader global health discourse. The journal also supports the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), especially those related to health and well-being, through the publication of empirical studies, innovative models, and conceptual frameworks. Managed by the Faculty of Health, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Karya Kesehatan Siwalima publishes articles derived from both research projects and community service activities. These works encompass a wide range of themes, including health education, counseling, community engagement and socialization programs, as well as evaluations of development initiatives, survey-based studies, and experimental research in the health sector.
Articles 137 Documents
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Anduonohu Tentang Vaksinasi COVID-19 Menyambut Adaptasi New Normal Anita Rosanty; Theosobia Grace Orno; Tuty Yuniarty
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.803

Abstract

Covid-19 merupakan suatu penyakit yang menyerang sistem pernapasan, diketahui disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Indonesia termasuk salah satu negara di dunia yang masih terus berjuang untuk mengatasi pandemi COVID-19, salah satunya dengan pengembangan platform vaksin dan pelaksanaan program vaksinasi sebagai upaya pembentukan kekebalan kelompok/ herd immunity agar masyarakat dapat beraktifitas seperti biasanya/ new normal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia terkait program vaksinasi COVID-19. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan jumlah peserta yang ikut serta dalam kegiatan sebanyak 32 orang. Kategori umur terdistribusi merata antara 30-70 tahun, peserta berjenis kelamin laki-laki sebanyak 12 orang (37%) dan perempuan sebanyak 20 orang (63%). Adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang vaksinasi COVID-19 sebesar 79%. Besar harapan kami semoga dengan adanya program ini, semakin banyak masyarakat yang bersedia untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 sebagai bentuk persiapan memasuki adaptasi new normal.
Implementasi Program Penyuluhan dan Demonstrasi Kesehatan Bagi Anak Usia Sekolah Joan Herly Herwawan; Valensya Yeslin Tomasoa; Mesy Reunussa; Petronela Peny; Jein O Laurika; Ake Rupidara; Stefani A Labok; Vica C Kalay; Delvin A Leatomu; Yesi Telussa; Jodi Salaudin; Monalisa Lekky
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.814

Abstract

Anak usia sekolah adalah anak yang berumur lebih dari 6 tahun sampai sebelum berusia 18 tahun atau anak dengan usia 7-15 tahun yang harus mengikuti wajib belajar 9 tahun atau yang terdaftar dan aktif bersekolah pada tingkat SD/sederajat hingga SLTP/sederajat. Anak usia sekolah merupakan sasaran yang ditargetkan dalam pelaksanaan program kesehatan, sebab jumlah anak sekolah sebesar 25% di antara jumlah penduduk. Beberapa masalah kesehatan yang dialami anak usia sekolah seperti ketidakseimbangan gizi, kesehatan gigi, kelainan refraksi, kecacingan terkait perilaku hidup bersih dan sehat. Negeri Mesa berpenduduk sebanyak 803 jiwa, dimana jumlah anak usia sekolah (5-14 tahun) adalah 170 jiwa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan data adanya ketidaktahuan dan ketidakpedulian mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta ketidaktahuan mengenai dampak dari penggunaan gadget yang tidak sehat atau berlebihan. Berdasarkan masalah yang ada maka implemetnasi yang dilakukan terhadap anak usia sekolah adalah penyuluhan kesehatan tentang PHBS dan penggunaan gadget secara sehat, serta melakukan demonstrasi cara mencuci tangan dan menggosok gigi.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Diare di Daerah Rawan Banjir Kota Bengkulu Gita Maya Sari; Marlin Sutrisna; Daniz Fikhri
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.825

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada saat bencana banjir, dan tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama. Sehingga perlunya dilakukan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan diare pada daerah rawan banjir di kota Bengkulu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan masyarakat di daerah rawan banjir tentang pencegahan diare. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan kepada 20 kepala keluarga sebagai peserta pendidikan kesehatan yang memang terkena dampak dari banjir. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post test. Hasil skor maksimal pada pre-test 50 dan minimal 25 sedangkan skor maksimal pada post-test 85 dan minimal 70, artinya terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Sehingga, disarankan pemerintah daerah dan puskesmas untuk melakukan pendidikan kesehatan secara rutin kepada masyarakat dalam mencegah diare, penyakit menular lainnya dan meningkatkan pola hidup sehat.
Dukungan Keluarga Pada Anggota Keluarga Anak Stunting dan TB-MDR Hilman Mulyana; Ade Iwan Mutiudin; Ana Ikhsan Hidayatulloh; Asep Mulyana; Baharudin Lutfi S; Septiandi Eka Darusman; Asep Rahmadiana; Deni Wahyudi; Rikky Gita Hilmawan; Ai Rahmawati; Heni Aguspita Dewi; Yani Sri Yani; Mamay Sugiharti; Fitriani Mardiana Hidayat; Reni Nurdianti; Budy Nugraha
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.828

Abstract

Global Report melaporkan bahwa Indonesia termasuk 27 high burden TB-MDR countries, salah satunya terdapat di provinsi Jawa Barat sebanyak 28 pasien TBC kebal rifampisin pada tahun 2017. Terdapat 30 pasien TBC di kota Tasikmalaya yang tersebar di beberapa wilayah kerja Puskesmas di tahun 2018. Menariknya terdapat 16 orang dari 30 pasien tersebut memiliki anggota keluarga dengan kondisi anak stunting, serta di kota tasikmalaya terdapat 32% anak stunting yang cukup tinggi diatas standard yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Kondisi demikian tentunya berpengaruh terhadap dukungan yang diberikan oleh keluarga kepada klien. Langkah pertama kegiatan dengan melibatkan mitra yaitu keluarga atau anggota keluarga yang memiliki anak dengan kondisi stunting dan anggota keluarga yang memiliki klien TBC, tahapannya meliputi  pra kegiatan, kedua survei lokasi, dan ketiga persiapan sarana dan prasarana. Langkah kedua pelaksanaan kegiatan, meliputi pre-test, pelaksanaan edukasi, dan diakhiri dengan post-test. Langkah ketiga evaluasi,  pengukuran pengetahuan mitra dengan cara membandingkan dan menganalisis hasil dari pre-test dan post-test. Terdapat peningkatan dukungan keluarga mitra setelah mendapatkan edukasi sebelum dan sesudah, meliputi emosional dari 68.7% menjadi 87.5%, informasi dari 62.5% menjadi 93.7%, instrumental dari 50% menjadi 81.2%, dan penilaian dari 56.2% menjadi 68.7%.  Terdapat peningkatan dukungan keluarga terutama pada dimensi emosional 18.8% dan dimensi informasional 31.2%, serta secara keseluruhan mitra sudah memberikan dukungan bersifat Favorable sebanyak 68.7%. Perlu adanya pengabdian kepada masyarakat lanjutan berupa peningkatan sikap ataupun perilaku yang berkelanjutan dari mitra sampai benar-benar menjadi kebiasaan yang positif.
Screening dan Pendidikan Kesehatan Bagi Lansia di Kota Ambon Valensya Yeslin Tomasoa; Joan Herly Herwawan; Alisye Siahaya
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.832

Abstract

Penyakit asam urat atau biasa dikenal sebagai gout merupakan gangguan peradangan kronis autoimun atau respon autoimun, dimana imun seseorang bisa terganggu dan turun yang menyebabkan hancurnya organ sendi dan lapisan pada sinovial, terutama pada tangan, kaki dan lutut. Puskesmas Air Salobar khususnya Kelurahan Kudamati RW. 01 merupakan wilayah lokasi fokus pelayanan kesehatan karena berada di tengah perkotaan Kota Ambon. Dalam pelayanannya tentunya puskesmas Air Salobar memiliki sasaran lansia dalam pelayanannya pada usia >60 tahun.  Screening kesehatan dan edukasi agar lansia sangatlah penting dilakukan untuk mengetahui masalah kesehatan yang dialami seperti gout. Metode yang dilakukan Rapid Test menggunakan alat easy touch test strip untuk mengetahui kadar asam urat lansia. Hasil Kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar asam didapatkan ada 30 lansia (65.2) yang mengalami peningkatan kadar asam urat dari 46 lansia. Diharapkan kerjasama lintas program dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dan kerjasama lintas sektor dengan LSM di masyarakat karena menjadi perhatian secara serius dalam penyediaan sarana dan prasarana kegiatan penyuluhan maupun pemeriksaan kadar asam urat khususnya pada lansia.
Efektivitas Terapi Mindfulness Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Vitri Astuti; Dwi Fitriyanti; Novi Hery Yono
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.834

Abstract

Gagal ginjal adalah tahap akhir dari penyakit gagal ginjal kronik yang ditandai dengan kerusakan ginjal secara permanen dan penurunan fungsi ginjal yang ireversibel, yang memerlukan terapi pengganti fungsi ginjal berupa hemodialisa. Tindakan hemodialisa dapat menimbulkan respon kecemasan pada pasien. Cara penanggulangan kecemasan yaitu menggunakan terapi non farmakologi yaitu pemberian terapi mindfulness. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan terapi mindfulness terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Pelita Anugerah Demak. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan pre dan post test. Sampel pada penelitian ini sebanyak 34 responden dengan teknik total  sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kecemasan Hamiton Rating Scale of anxiety (HRS-A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan mindfulness diperoleh rerata tingkat kecemasan 23,5 (kecemasan sedang) dan sesudah diberikan mindfulness diperoleh tingkat kecemasan mengalami penurunan dengan rerata 17,7 (kecemasan ringan). Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan p-value 0,000 menunjukkan bahwa pemberian terapi mindfulness efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RS Pelita Anugerah Demak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terapi mindfulness efektif dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
Pelatihan Pembuatan dan Pengaplikasian Ovitrap Sebagai Upaya Pengendalian Penyakit DBD di Kota Ambon Isak Roberth Akollo
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.838

Abstract

Penyakit DBD adalah salah satu penyakit infeksi yang tersebar luas di seluruh dunia termasuk Indonesia. Kota Ambon merupakan salah satu kota yang terdapat di Provinsi Maluku yang masih memiliki kasus DBD. Berbagai metode yang digunakan dalam pengendalian penyakit DBD, salah satunya adalah ovitrap. Ovitrap merupakan alat sederhana yang digunakan dalam pengendalian penyakit DBD. Tujuan dari PkM ini adalah melatih mahasiswa membuat ovitrap dan mengaplikasikannya. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah pemaparan materi, praktek pembuatan ovitrap dan pengaplikasian ovitrap. Hasil dari pelaksanaan PkM ini adalah peserta pelatihan mampu mebuat ovitrap dan mengaplikasikannya di masyarakat. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mampu membuat dan pengalikasian ovitrap di masyarakat. Diharapkan pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan Kota Ambon dapat menggerakan mahasiswa untuk membatu pengendalian penyakit DBD di Kota Ambon, dengan menggunakan ovitrap.
Gerakan Kecil Berdampak Besar Bagi Kesehatan Masyarakat Devita Madiuw; Fandro Armando Tasijawa
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.843

Abstract

Terbitan pada Volume 1 Nomor 2 bertemakan ”Gerakan Kecil Berdampak Besar Bagi Kesehatan Masyarakat” dengan kontributor yang berasal dari beberapa institusi, yaitu Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Poltekkes Kemenkes Kendari dan Universitas Kristen Indonesia Maluku.Kegiatan pengabdian yang dilakukan kontributor meliputi edukasi dan kegiatan bakti sosial berupa khitan dan pengadaan buku kesehatan ibu dan anak. Pengabdian telah memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, baik peningkatan pengetahuan maupun perilaku masyarakat untuk mempertahankan derajat kesehatannya. Edukasi yang diberikan oleh kontributor tentang pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas menunjukkan peningkatan pengetahuan, yaitu hasil pre-test dengan rata-rata skor 54,80 dan post-test dengan rata-rata skor 84,80. Materi edukasi ini diberikan sehubungan dengan insiden kecelakaan lalu lintas yang banyak terjadi, sehingga diperlukan partisipasi dari seluruh masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama saat kecelakaan, untuk meminimalkan cedera dan risiko kematian pada korban.Pengabdian lain terkait diseminasi penerapan SDKI, SLKI dan SIKI di Rumah Sakit RSUD Kota Masohi melalui FGD dan evaluasi kognitif maupun psikomotor, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan perawat secara kognitif, namun masih kurang secara psikomotor, sehingga dijadikan masukan bagi rumah sakit untuk melakukan pelatihan secara intens. Pengabdian ini memberikan gambaran bahwa perlu adanya peningkatan pengetahuan maupun keterampilan tenaga kesehatan yang rutin untuk meningkatkan profesionalisme.Sehubungan dengan masih rendahnya partisipasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi covid-19, kegiatan edukasi dapat diberikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi, sehingga diharapkan masyarakat terlibat dalam kegiatan tersebut. Salah satu artikel menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia Kota Kendari sebesar 79%, setelah dilakukan edukasi tentang vaksinasi covid-19. Selain edukasi kesehatan, pengabdian melalui aksi langsung kepada masyarakat dilakukan sebagai salah satu kegiatan promotif. Bakti sosial dilakukan kepada masyarakat di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru, berupa khitan kepada 30 anak dan edukasi mitos pasca khitan kepada orang tua. Terdapat peningkatan pengetahuan dengan nilai 43 poin pada pre-test dan meningkat pada post-test sebesar 100 poin.Pengabdian lain dilakukan untuk menggerakan masyarakat, terutama kader sebagai penggerak di masyarakat, agar memanfaatkan posyandu sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau secara berkala. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat dan kader, kontributor juga melakukan aksi pengadaan buku kesehatan ibu dan anak. Kontributor juga melakukan pengabdian kepada anak sekolah terkait pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan bagaimana menggunakan gadget secara sehat. Kegiatan ini dilakukan sehubungan dengan masih tingginya ketidaktahuan anak usia sekolah di Negeri Mesa tentang PHBS dan dampak penggunaan gadget yang berlebihan.Indonesia merupakan daerah yang memiliki titik bencana alam yang cukup banyak dan tersebar di seluruh wilayah. Banyak penyakit yang timbul sebagai dampak tidak bersihnya lingkungan, salah satunya diare di daerah rawan banjir. Kontributor melakukan kegiatan penyuluhan untuk meningkatan pengetahuan masyarakat di daerah rawan banjir tentang pencegahan diare. Hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Selain masalah kebersihan, stunting juga merupakan masalah yang sedang menjadi salah satu prioritas dari program dan kebijakan pemerintah. Masih tingginya kasus stunting membutuhkan berbagai intervensi dari semua pihak, selain pemerintah. Menyadari hal tersebut, kontributor melakukan pengabdian untuk meningkatkan dukungan keluarga terhadap anak stunting, terutama pada dimensi emosional dan informasi.Kontributor juga melakukan pengabdian terkait penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang merupakan salah satu penyakit infeksi yang tersebar luas di seluruh dunia, termasuk Kota Ambon. Salah satu metode yang digunakan dalam pengendalian penyakit DBD adalah ovitrap. Pengabdian dilakukan dengan melatih mahasiswa membuat ovitrap dan mengaplikasikannya. Sehingga hasil yang didapatkan yaitu peserta pelatihan mampu mebuat ovitrap dan mengaplikasikannya di masyarakat. Terbitan kali ini juga memuat satu artikel penelitian, yaitu penerapan intervensi terapi mindfulness dengan hasilnya yaitu intervensi terapi mindfulness efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang mengalami kemoterapi.Editor menyampaikan terima kasih kepada setiap kontributor, reviewer yang telah berpartisipasi dalam peningkatan kualitas melalui proses submit, review maupun revisi yang dilakukan tepat waktu. Semoga jurnal Karya Kesehatan Siwalima selalu menjadi media aktif dalam penyelenggaraan pengabdian yang telah dilakukan oleh pegiat kesehatan di mana saja berada.
Sosialisasi Penyakit Tular Vektor di Provinsi Kepulauan Riau Risman Kurnia; Ulfa Hanum
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.911

Abstract

Penyakit tular vektor hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian tinggi dan berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) ataupun wabah. Indonesia merupakan negara tropis yang negara yang berisiko terhadap penyakit menular vektor. Puskesmas Melayu Kota Piring merupakan salah satu puskesmas dengan jumlah kunjungan pasien dengan kasus penyakit tertinggi yaitu berhubungan dengan lingkungan dan vektor seperti demam berdarah dengan kasus yang terbanyak disusul dengan penyakit scabies. Tujuan dari kegiatan Memberikan informasi dan pengetahuan kepada kader dan masyarakat di Kelurahan Melayu Kota Piring Kota Tanjungpinang mengenai penyakit tular vektor dan pencegahannya. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan awal nya sebanyak 88% memiliki pengetahuan kurang, setalah kegiatan sebanyak 78% berpengetahuan baik tentang penyakit tular vektor. Perlunya sosialisasi secara kontiniu secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Masyarakat diharapkan mengaplikasikan  dirumah dan disebar luaskan informasi terkait penyakit tular vektor.
Peningkatan Literasi Gizi Untuk Mengurangi Konsumsi Sugar Sweetened Beverages pada Siswa SMA Yakobus Lau De Yung Sinaga; Elis Susilawati; Reza Pratama; Rany Yulianie; Neneng Silviana
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.965

Abstract

Sekitar 49,5% dari Siswa SMA di Kota Bandung memiliki tingkat literasi gizi yang rendah. Di sisi lain, ditemukan juga bahwa pada kebanyakan siswa/i memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Kedua hal ini dapat merupakan faktor resiko yang dapat menuntun kepada banyak penyakit kronis di masa depan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berkolaborasi dengan SMA Advent Naripan dan SMA 4 Muhammadiyah untuk meningkatkan literasi gizi dan mengurangi konsumsi SSB. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan Penyuluhan. Kegiatan ini telah dilakukan di kedua sekolah tersebut pada tanggal 14 dan 18 November diikuti oleh total 352 siswa. Berdasarkan hasil evaluasi pretest dan posttest melalui kuesioner yang diberikan kepada partisipan diketahui bahwa siswa/i memiliki peningkatan yang signifikan dalam hal nilai literasi gizi (t319 = 17,727, p < 0.01). Di sisi lain, konsumsi SSB para peserta kegiatan ini memiliki perubahan yang signifikan (Z = -3,508; p < 0,01) dimana 41,9% siswa/i sudah mengurangi konsumsi SSB setiap minggunya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan literasi gizi dan juga mengurangi konsumsi SSB pada partisipan yang hadir. Oleh karena itu disarankan juga agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada sekolah-sekolah lain agar dapat mendidik siswa/i kepada pola makan yang jauh lebih sehat.