Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIJEUNJING KABUPATEN CIAMIS Daryanti, Eneng; Nurdianti, Reni
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGizi memiliki peranan yang tidak diragukan lagi pada tumbuh kembang anak terutama dalam kaitannya dengan lingkungan anak sejak dalam kandungan hingga remaja. Angka kejadian tahun 2017 di Puskesmas Cijeunjing ada kasus gizi kurang sebesar 18,98% dengan perkembangan kurang dan gizi buruk sebesar 1,23%. Data perkembangan bayi menunjukkan bahwa bayi yang mengalami gangguan perkembangan sebanyak 6 bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Cijeunjing Kabupaten  Ciamis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik total sampling sebanyak 98 bayi. Hasil penelitian univariat menunjukan frekuensi tertinggi adalah status gizi baik, yaitu sebanyak 80 orang (81,6%) dan frekuensi tertinggi adalah kategori sesuai yaitu sebanyak 84 orang (85,7%). Sedangkan hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan antara status gizi dengan perkembangan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Cijeunjing Kabupaten Ciamis dengan nilai p value = 0,000. Saran penelitian selanjutnya adalah Hendaknya memberikan makanan yang bergizi sesuai dengan kebutuhan anak pada masa bayi dan terus memantau perkembangan bayi dengan menimbang bayi setiap bulan di Posyandu. Kata Kunci : Gizi, Perkembangan Bayi
PEMANFAATAN TUMBUHAN BAMBU KUNING SEBAGAI PENCEGAH CACINGAN PADA ANAK OLEH MASYARAKAT KAMPUNG CICURUG KABUPATEN CIANJUR Reni Nurdianti
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 5, No 1 (2021): KLOROFIL: JURNAL ILMU BIOLOGI DAN TERAPAN
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v5i1.9563

Abstract

Pemanfaatan bambu kuning (Bambusa vulgaris) oleh masyarakat Indonesia sangatlah beragam, salah satunya di daerah Kampung Cicurug. Pada umumnya, masyarakat kampung Cicurug memanfaatkan bambu kuning untuk mencegah cacingan pada anak. Masyarakat masih mempercayai bahwa anak-anak yang mengalami cacingan, sebaiknya diberi kalung yang disematkan dengan Bambusa vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara etnobotani pemanfaatan bambu kuning oleh masyarakat Kampung Cicurug, kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan teknik pengumpulan data yaitu purposive sampling pada 30 orang responden dengan kategori yang sedang menggunakan ataupun pernah menggunakan kalung bambu kuning tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan bambu kuning sebagai obat pencegah cacingan pada anak oleh masyarakat Kampung Cicurug, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan bambu kuning sebagai pencegah cacingan pada anak-anak memiliki persentase sebanyak 50% warga kampung cicurug pernah menggunakan kalung tersebut. Adapun proses pengalungan dilakukan di salah satu rumah kiyai yang berlokasi di Pasarean Agung Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kota Cianjur. 
Student Empowerment to Improve Immune System in Classroom Teaching Preparation Rizki Muliani; Yani Marlina; Ika Kurnia Sukmawati; Kania Fajarwati; Yakobus L Sinaga; Reni Nurdianti
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.009 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i1.1725

Abstract

Along with the declining number of Covid-19 cases, in January 2021 the government has suggested classroom teaching for green zones. Activities at school will return to running as usual, namely by holding face-to-face learning. According to the head of the Hidayatullah Islamic Boarding School in Cilengkrang, so far there have been no cases of COVID-19 and all students are in good health. However, it was found that Islamic boarding schools do not yet have a clear flow related to health protocols, especially in dealing with classroom teaching, there are still many students who have not been vaccinated because they are worried about being vaccinated, and compliance with health protocols is starting to decrease because they think that Covid-19 cases are starting to decline and are still declining, lack of knowledge of students to improve the immune system one of them with herbal plants. The solutions given in overcoming the partner's problems are conducting counseling about students' readiness for classroom teaching, counseling about Covid-19 vaccination, counseling about tips to improve the immune system, and demonstrations on the use of herbal plants to improve the immune system. The method of implementing this community service activity is directly/offline which is carried out in Islamic boarding schools, the targets are students, teachers, and school employees who are invited to take part in community service activities. The result of this activity is the implementation of a series of counseling activities, simulations, and demonstrations attended by students, teachers, and school staff as planned. All participants in each activity can follow to the end with a conducive and enthusiastic.
GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI UNIT HEMODIALISARUMAH SAKIT UMUM DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Hana Ariyani; Rikky Gita Hilmawan; Baharudin Lutfi; Reni Nurdianti; Rahmat Hidayat; Pipit Puspitasari
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2019): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v3i2.82

Abstract

ABSTRAK Gagal Ginjal Kronis merupakan penyakit tidak menular yang termasuk ke dalam 10 penyakit terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien Gagal Ginjal Kronisdi Unit Hemodialisa Rumah Sakit Umum Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif survei dengan menggunakan kuesioner.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar jenis kelamin responden adalah perempuan yakni sebanyak 59 orang (55%) dan sebagian kecil adalah laki-laki yakni sebanyak 48 orang yakni (45%). Selajutnya dari segi usia, sebagian besar responden berada pada kategori usia Lansia Awal yakni sebanyak 38 orang (36%), dan sebagian kecil berada pada kategori usia Remaja Akhir yakni sebanyak 6 orang (6%). Dari segi pendidikan, sebagian besar berada pada kategori tingkat pendidikan Menengah yakni sebanyak 59 orang (55%) dan sebagian kecil berada pada kategori tingkat pendidikan Tinggi yakni sebanyak 16 orang (15%). Dari segi Pengalaman, sebagian besar berada pada kategori pengalaman hemodialisa 10 tahun yakni sebanyak 2 orang (2%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 59 orang (55%), kategori usia Lansia Awal sebanyak 38 orang (36%), kategori pendidikan Menengah sebanyak 59 orang (55%) dan kategori pengalaman hemodialisa kurang dat 5 tahun sebanyak 83 orang (78%). Kata Kunci: Gagal Ginjal,Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisa
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN SUKAJAYA KECAMATAN PURBARATU KOTA TASIKMALAYA Rikky Gita Hilmawan; Meti Sulastri; Reni Nurdianti
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Mitra Kencana
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v4i1.94

Abstract

ABSTRAKISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan dan dapat ditemui pada balita, hal ini disebabkan karena perilaku keluarga yang masih kurang baik, salah satunya adalah kebiasaan merokok di dalam rumah, paparan asap rokok dapat menyebabkan balita terganggu pada pernapasan. Data dari Puskesmas Purbaratu kejadian ISPA terdapat 1.905 kasus baru, Kelurahan Sukajaya merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Purbaratu yang mempunyai kasus tertinggi kejadian ISPA pada balita sebanyak 423 orang. Hasil Studi pendahuluan dilakukan observasi pada 15 rumah balita yang terkena penyakit maupun yang mempunyai riwayat penyakit ISPA, 4 rumah dengan ventilasi yang kurang baik, 3 rumah dengan penghuni yang padat, 4 rumah dengan kurangnya cahaya yang masuk, dan 4 rumah dengan prilaku keluarga merokok, dan sebagian besar kepala keluarga merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA pada balita. Rencana pentilian ini menggunakan desain analitik korelasional yaitu penelitian yang menghubungkan satu variabel dengan variabel lain. Menggunakan pendekatan Cross Sectional ,pengambilan sampel menggunakan Porvosive sampling sebanyak 49 orang Balita yang mengalami ISPA. Alat pengumpulkan data menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui kebiasaan merokok, lembar observasi digunakan untuk melihat kejadian ISPA. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar keluarga merokok sebanyak 37 orang (75,5%), sebagian besar kejadian ISPA balita pada kategori sedang sebanyak 25 orang (51,0%) dan keluarga yang merokok sebanyak 22 orang (59,5%) pada balita kategori sedang. Hasil uji statistik diperoleh nilai p sebesar 0,02, jika dibandingkan dengan nilai a (0,05) maka nilai p lebih kecil daripada nilai a (0,02 < 0,05), maka H0 ditolak artinya ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.Kata Kunci : Kebiasaan merokok, kejadian ISPA pada balita
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PENYANDANG TUNARUNGU DI SLB YAYASAN BAHAGIA KOTA TASIKMALAYA Baharudin Lutfi; Reni Nurdianti; Ahmad Sahid
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2021): JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v5i1.119

Abstract

Indonesia berada pada urutan ke 5 di dunia dalam penggunaan internet, diurutan pertama Filipina, ke dua Brazil, ke tiga Thailand, ke empat Kolombia, dan Indonesia. Pengguna internet terbesar di Indonesia berada di Pulau Jawa dengan persentase 55%, diikuti Pulau Sumatra dengan persentase 21%, Sulawesi-Maluku-Papua 10%, Kalimantan 9%, dan Bali-Nusa Tenggara sebesar 5%. Teknologi informasi di Indonesia berkembang pesat untuk saat ini informasi dapat dengan mudah diperoleh melalui berbagai macam teknologi. Salah satu bentuk kemajuan dari media teknologi yang sering digunakan oleh banyak orang adalah smartphone. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak berkebutuhan khusus penyandang tunarungu di SLB Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya tahun 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini merupakan siswa SMA penyandang tunarungu di SLB Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara penggunaan gadget dengann interaksi sosial pada anak berkebutuhan khusus penyandang tunarungu (p value= 0,038) artinya semakin tinggi penggunaan gadget maka semakin buruk interaksi sosial begitu juga sebaliknya. Diharapkan mampu memberikan informasi agar dapat menggunakan gadget sebagai mana mestinya sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIJEUNJING KABUPATEN CIAMIS Eneng Daryanti; Reni Nurdianti
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v1i2.47

Abstract

ABSTRAKGizi memiliki peranan yang tidak diragukan lagi pada tumbuh kembang anak terutama dalam kaitannya dengan lingkungan anak sejak dalam kandungan hingga remaja. Angka kejadian tahun 2017 di Puskesmas Cijeunjing ada kasus gizi kurang sebesar 18,98% dengan perkembangan kurang dan gizi buruk sebesar 1,23%. Data perkembangan bayi menunjukkan bahwa bayi yang mengalami gangguan perkembangan sebanyak 6 bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Cijeunjing Kabupaten  Ciamis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik total sampling sebanyak 98 bayi. Hasil penelitian univariat menunjukan frekuensi tertinggi adalah status gizi baik, yaitu sebanyak 80 orang (81,6%) dan frekuensi tertinggi adalah kategori sesuai yaitu sebanyak 84 orang (85,7%). Sedangkan hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan antara status gizi dengan perkembangan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Cijeunjing Kabupaten Ciamis dengan nilai p value = 0,000. Saran penelitian selanjutnya adalah Hendaknya memberikan makanan yang bergizi sesuai dengan kebutuhan anak pada masa bayi dan terus memantau perkembangan bayi dengan menimbang bayi setiap bulan di Posyandu. Kata Kunci : Gizi, Perkembangan Bayi
PEMANFAATAN TUMBUHAN BAMBU KUNING SEBAGAI PENCEGAH CACINGAN PADA ANAK OLEH MASYARAKAT KAMPUNG CICURUG KABUPATEN CIANJUR Reni Nurdianti
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 5, No 1 (2021): KLOROFIL : JURNAL ILMU BIOLOGI DAN TERAPAN
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v5i1.9563

Abstract

Pemanfaatan bambu kuning (Bambusa vulgaris) oleh masyarakat Indonesia sangatlah beragam, salah satunya di daerah Kampung Cicurug. Pada umumnya, masyarakat kampung Cicurug memanfaatkan bambu kuning untuk mencegah cacingan pada anak. Masyarakat masih mempercayai bahwa anak-anak yang mengalami cacingan, sebaiknya diberi kalung yang disematkan dengan Bambusa vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara etnobotani pemanfaatan bambu kuning oleh masyarakat Kampung Cicurug, kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan teknik pengumpulan data yaitu purposive sampling pada 30 orang responden dengan kategori yang sedang menggunakan ataupun pernah menggunakan kalung bambu kuning tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan bambu kuning sebagai obat pencegah cacingan pada anak oleh masyarakat Kampung Cicurug, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan bambu kuning sebagai pencegah cacingan pada anak-anak memiliki persentase sebanyak 50% warga kampung cicurug pernah menggunakan kalung tersebut. Adapun proses pengalungan dilakukan di salah satu rumah kiyai yang berlokasi di Pasarean Agung Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kota Cianjur. 
RELATIONSHIP OF THERAPEUTIC COMMUNICATION WITH ANXIETY OF FIRST ACTIVE PHASE LABOR PATIENTS IN DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA’S HOSPITAL Lina Marlina; Reni Nurdianti; Dewi Sri Handayani
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 9 No 1 (2021): Januari-Juni 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v9i1.303

Abstract

Anxiety during childbirth without a solution will increase of anxiety to a high level and increase the risk of injury and will affect contractions to be hypotonic. One of the factors influence anxiety during childbirth is therapeutic communication less. Research purposes is to determine relationship of therapeutic communication with anxiety level of patients during active phase labor in dr. Soekardjo Tasikmalaya’s hospital. The research method used descriptive correlational. The population in this study are patient of first active phase on labor in delivery room. Research sample is 30 people by accidental sampling for 3 weeks. Instrument research used a standardized therapeutic communication and anxiety questionnaire. Hypothesis testing used Rank Spearman test. The results showed that the highest percentage of therapeutic communication is "less" category is 13 people (43.33%), The highest level of anxiety is "heavy" category as many as 20 people (66.66%). hypothesis test show that there is a relationship between therapeutic communication and anxiety level of patients during the first active phase labor with P-value = 0.026, the correlation coefficient value is 0.463, which means that the strength of the relationship is sufficient. Based on this research results is suggested that midwives can provide the best service to patients by improving therapeutic communication to reduce anxiety mothers in labor.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN MODEL INFORMATION MOTIVATION BEHAVIOR SKILL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE PADA SANTRI DI PESANTREN BARKATUL HUDA Reni Nurdianti
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 9 No 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v9i2.319

Abstract

Scabies paling tinggi terjadi di negara tropis, salah satunya Indonesia. Prevalensi scabies di Indonesia sebesar 4.60%-12.95%, penyakit ini menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering. Timbulnya scabies erat kaitannya dengan kebersihan personal dan lingkungan. Perilaku personal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dalam penularan penyakit scabies. Oleh karena itu perlu diberikan edukasi tentang pentingnya personal hygiene, salah satunya melalui pendekatan Model Information Motivation Behavior Skill (IMB). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan Pendekatan Model Information Motivation Behavior Skill (IMB) terhadap peningkatan pengetahuan tentang personal hygiene pada santri di pesantren Barkatul Huda. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan teknik one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian adalah seluruh santri sebanyak 250 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 154 orang. Intsrumen penelitian menggunakan SAP, leaflet dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan P value = 0,000 < a = 0.05, maka Ho ditolak yang artinya bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan Model Information Motivation Behavior Skill (IMB) terhadap peningkatan pengetahuan santri tentang personal hygiene di pesantren Barkatul Huda Kabupaten Tasikmalaya. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan acuan agar terlaksana kegiatan-kegiatan yang menunjang kesadaran masyarakat pesantren akan pentingnya personal hygiene.