cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 353 Documents
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pasien Rawat Jalan RSUD Siti Fatimah Menggunakan Metode MMAS-8 Muliana, Hilda; Livia, Sinta; Azzahra, Nia; Sutanto, Ronny
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1857

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan risiko komplikasi serius apabila pasien tidak patuh terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD Siti Fatimah. Penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 139 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >40 tahun (94,2%), perempuan (51,8%), dan berpendidikan tinggi (44,6%). Tingkat kepatuhan pasien didominasi kategori sedang (69,8%), sedangkan 30,2% termasuk kategori rendah, tanpa ada yang mencapai kepatuhan tinggi. Analisis per item MMAS-8 memperlihatkan sebagian besar pasien sering lupa minum obat (75%), menghentikan obat tanpa konsultasi (82,7%), serta merasa terganggu dengan konsumsi obat harian (76,3%). Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan pasien masih suboptimal dan berpotensi menurunkan efektivitas terapi serta meningkatkan risiko komplikasi. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya strategi intervensi berbasis edukasi rutin, dukungan keluarga, serta reminder teknologi sederhana untuk meningkatkan kepatuhan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan data dasar kepatuhan pasien hipertensi di RSUD Siti Fatimah sebagai acuan perancangan program peningkatan kualitas layanan dan efektivitas terapi antihipertensi.
Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Masyarakat Di Desa Kutalimbaru Purba, Dwi Syahputri; Panggabean, Diani Sari; Tanjung, Nadya Ulfa; Pane, Jihan Mawaddah; Sa'adah, Naila; Amanda, Dea
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1874

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi nasional di Indonesia mencapai 33,4%. Di Puskesmas Kutalimbaru tercatat 685 kasus hipertensi pada periode Januari hingga Juli 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah masyarakat Desa Kutalimbaru. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan model pre-test dan post-test pada 20 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengukuran dilakukan 30 menit sebelum dan sesudah senam menggunakan tensi digital, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan seluruh responden berjenis kelamin perempuan dengan usia dominan 46–55 tahun (65%). Senam hipertensi menurunkan tekanan darah sistolik dari 135 mmHg menjadi 121,7 mmHg dan diastolik dari 85,4 mmHg menjadi 75,1 mmHg (p = 0,001). Senam hipertensi terbukti efektif menurunkan tekanan darah, sehingga direkomendasikan sebagai kegiatan rutin masyarakat dalam upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis.
Hubungan Perilaku Sedentari dan Konsumsi Mie Instan Dengan Komposisi Tubuh Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Megarezky Nuri, Ainun; Subair, Hardyanty; Ridwan, Eka Sari
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1883

Abstract

Perilaku sedentari dan konsumsi mie instan dapat memengaruhi komposisi tubuh, namun hubungan keduanya pada mahasiswa masih perlu diteliti lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku sedentari dan konsumsi mie instan terhadap komposisi tubuh—termasuk Indeks Massa Tubuh (IMT) dan persentase lemak tubuh—pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Megarezky.Metode penelitian menggunakan desain observasional cross-sectional dengan 54 responden yang dipilih secara acak. Data perilaku sedentari dan konsumsi mie instan diperoleh melalui kuesioner, sedangkan IMT dan persentase lemak tubuh diukur dengan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki IMT normal (59,3%) dan persentase lemak tubuh kategori standar plus (75,9%). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara perilaku sedentari dengan IMT (p=0,435) maupun persentase lemak tubuh (p=0,488). Namun, konsumsi mie instan menunjukkan hubungan signifikan dengan IMT (p=0,010) dan persentase lemak tubuh (p=0,000).Konsumsi mie instan berpengaruh signifikan terhadap komposisi tubuh, sementara perilaku sedentari tidak berpengaruh signifikan. Disarankan dilakukan edukasi gizi dan promosi aktivitas fisik untuk mencegah risiko obesitas.
Peran Kesehatan Mental Dalam Hubungan Pola Asuh dan Kesejahteraan Psychological Well-Being Terhadap Pencegahan NAPZA Pada Generasi Z Putri, Resty Amalia; Syam, Hadriyanti; Nur, Ismi Alif Yanti; Latief, Mutmainnah
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1905

Abstract

Penyalahgunaan Napza di kalangan remaja terus mengalami peningkatan dan menjadi isu serius yang berdampak pada kesehatan dan masa depan generasi muda. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah masalah psikologis, termasuk kesehatan mental yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran mental health sebagai mediator dalam hubungan antara psychological well-being dan pola asuh otoritatif terhadap pencegahan penggunaan Napza pada remaja Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional yang bersifat kausal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model path analysis untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Uji mediasi dilakukan menggunakan uji Sobel pada taraf signifikansi 5%. Sampel sebanyak 331 peserta didik SMK Negeri dipilih melalui purposive random sampling. Hasil menunjukkan bahwa mental health berperan signifikan dalam menjembatani pengaruh psychological well-being (β = 0,40; p < 0,01) dan pola asuh otoritatif (β = 0,27; p < 0,01) terhadap upaya pencegahan penggunaan Napza. Kesimpulannya, terdapat psychological well-being dan pola asuh otoritatif berpengaruh signifikan terhadap pencegahan penggunaan NAPZA pada remaja Generasi Z. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi orang tua dan pihak sekolah untuk memperkuat dukungan emosional dan pola asuh yang positif guna meningkatkan ketahanan psikologis remaja terhadap bahaya Napza.
Green Organizational Culture Sebagai Mediasi Kualitas Pelayanan dan Kinerja Tenaga Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien RSUD Di Sulawesi Selatan Latief, Mutmainnah; Hardi, Hardi; Firdayanti, Firdayanti; Putri, Resty Amalia
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1930

Abstract

Persaingan rumah sakit di era globalisasi semakin ketat, dimana RSUD masih menghadapi kendala, seperti waktu tunggu lama, keterampilan komunikasi tenaga kesehatan yang terbatas, dan kurangnya kepedulian lingkungan. Green organizational culture diyakini dapat memperkuat hubungan kualitas pelayanan dan kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien, Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi peran green organizational culture sebagai mediasi pada pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja nakes dalam meningkatkan kepuasan pasien RSUD di Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan metode survey cross-sectional dengan menerapkan structural equation modelling dengan pendekatan SEM-PLS. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh pasien rawat jalan di RSUD Sulawesi Selatan dimana pengambilan sampelnya menggunakan teknik cluster random sampling dengan sampel 350 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas pelayanan  green organizational culture (β = 0.177; p = 0.000), Kinerja nakes green organizational culture (β = 0.625; p = 0.000), Kualitas pelayanan,  kepuasan pasien (β = 0.225; p = 0.000), Kinerja nakes, Kepuasan pasien (β = 0.452; p = 0.000), Green organizational culture, Kepuasan pasien (β = 0.208; p = 0.004), Mediasi: Kualitas pelayanan, GOC, Kepuasan pasien (β = 0.037; p = 0.021), Kinerja nakes,  GOC,  Kepuasan pasien (β = 0.130; p = 0.005). Model menjelaskan 64,2% variabilitas kepuasan pasien (R² = 0.642). Kesimpulan bahwa terdapat kontribusi, pengaruh serta peran green organizational culture sebagai mediasi pada pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja Nakes dalam meningkatkan kepuasan pasien RSUD di Sulawesi Selatan termasuk memperkuat pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien.
Analisis Spasial Demam Berdarah Berdasakan Kepadatan Penduduk dan Faktor Iklim Di Kabupaten Purworejo Tahun 2024 Sari, Rizky Yuspita; Arlinda, Elyn; Nurhayati, Siti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1987

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk Kabupaten Purworejo, yang pada tahun 2023 melaporkan 1.434 kasus dan 5 kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepadatan penduduk dan faktor iklim terhadap distribusi spasial kasus DBD di 16 kecamatan melalui studi kuantitatif dengan desain ekologi. Variabel yang dikaji meliputi jumlah kasus, kepadatan penduduk, suhu, curah hujan, dan kelembapan. Data kasus diperoleh dari Dinas Kesehatan, data kepadatan penduduk dari BPS, dan data iklim dari DEMNAS. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Somer’s pada SPSS dan analisis spasial Moran’s I dengan ArcGIS. Hasil Moran’s I menunjukkan pola persebaran kasus yang acak (I = 0,223; p = 0,140). Uji Somer’s menegaskan adanya hubungan signifikan antara kasus DBD dengan kepadatan penduduk (r = 0,557; p = 0,028) dan suhu (r = 0,418; p = 0,020). Sebaliknya, curah hujan (r = –0,286; p = 0,158) dan kelembapan (r = –0,217; p = 0,284) tidak menunjukkan hubungan berarti. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika demografi dan suhu memiliki peran lebih kuat dalam memengaruhi insiden DBD dibandingkan faktor iklim lainnya, sehingga intervensi perlu difokuskan pada wilayah padat penduduk dan periode suhu tinggi.
Determinasi Input Sensorik dan Latihan Keseimbangan Terhadap Risiko Jatuh Lansia: Tinjauan Pustaka Sistematis Zulfah, Khairina; Komalasari, Dwi Rosella; Pristianto, Arif; Jatmiko, Safari Wahyu
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1988

Abstract

In recent decades, the global elderly population has increased. As a person ages, the risk of progressive balance disorders increases, increasing the risk of falls. 30% of elderly people in Indonesia will experience falls by 2022. This increasingly requires treatment for fall risks in the elderly to improve their quality of life in old age. Currently, there is a lot of research on improving the balance of the elderly. However, there is still no further research related to the combination of floor surfaces with decreasing sensory input in the elderly, so that more sensory input is needed in the elderly. This study aims to identify the effect of floor surfaces and sensory input on balance and fall risk in the elderly. This research method uses a literature review using four main databases: PubMed, SAGE, Medline, and ScienceDirect. The journals used were published in 2020-2025. The data obtained were then analyzed using Prism Diagrams, and the journal search obtained 3,914 journals before screening. After reviewing, 5 journals were obtained and then analyzed using the PICO technique. Results: A review of five journals found that sensory input-based interventions and floor surface variations were effective in improving balance and reducing the risk of falls in older adults. Conclusion: Sensory input-based interventions and floor surface variations were effective in improving balance and reducing the risk of falls in older adults.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pemahaman Madamat Tentang Slogan “Isi Piringku” Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular: English Najie, Ilyu Ainun; Nurhuda, Yusa Amin; Faramarisa, Fara Fayo; Suriyeni, Deni; Insan, Wachidah Nuril
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2015

Abstract

Indonesia is currently undergoing a transition in lifestyle, dietary patterns, and demographics, which has led to a continuous increase in non-communicable diseases (NCDs). The main risk factor for NCDs is an unbalanced diet. My plate is a slogan for balanced nutrition, which, when applied in daily life, can help promote healthy eating habits among families and communities. Health education has great potential as an effective medium of education, aiming to determine the effect of health counseling on Madamat’s understanding of the “My Plate” slogan as a preventive effort against non-communicable diseases in families. It is also expected to encourage Madamat to adopt healthier dietary behaviors within their families as an early preventive measure against NCDs. This study used a quantitative method with a pre-experimental design, consisting of one large group with a pre-test and post-test pattern. The group included Madamat, namely the wives of lecturers and academic staff at UNIDA, totaling 30 participants. The research results were analyzed using frequency distribution with univariate and bivariate analysis, producing a significance value (p=0.000), indicating that health counseling had an effect on improving Madamat’s understanding of the “My Plate” slogan as a preventive measure against non-communicable diseases. The conclusion of this study is that there was a positive effect and an improvement in understanding as a result of health counseling, which contributed to enhancing Madamat’s knowledge regarding the prevention of non-communicable diseases through the application of “My Plate.”
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Pemasangan Kubikel di Gardu Induk GIS 150 KV Glugur PT PLN (Persero) Medan Luthfiansyah, Faiz Agung; Khairunisa, Puteriyani; Simatupang, Nabilah Aprilia Marwa; Amri, Nurul Fadia; Chaniago, Syalha Nabila; Nasution, Winda Irma Asti; Astuty, Delfriana Ayu
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2026

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Occupational Safety and Health (OHS) in preventing workplace accidents in the Cubicle Installation Project at the GIS Substation of PT PLN (Persero) Medan. This project carries a high level of risk due to the involvement of high-voltage electrical systems and complex construction work. The research method used was descriptive qualitative, with data collected through direct observation, interviews, and documentation with 16 respondents consisting of field workers, HSE officers, project managers, and PLN management. The results indicate that the implementation of OHS in this project has been running well and is in accordance with the provisions of Law No. 1 of 1970, Government Regulation No. 50 of 2012, Minister of Manpower Regulation No. 26 of 2014, and Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018. Workers have used complete and appropriate Personal Protective Equipment (PPE), followed safe work procedures (SOPs), and attended regular briefings before work. The work area is well-organized, has adequate lighting and ventilation, and is equipped with emergency facilities such as fire extinguishers and first aid kits. OHS monitoring and reporting are conducted routinely through PLN's CSMS system, while hazardous waste management and worker support facilities meet healthy work environment standards. A zero-accident safety culture is also reflected in the implementation of Job Safety Analysis (JSA), Work Permit, and Hazard Identification and Risk Control (IBPR) prior to work commencing. Overall, the implementation of OHS on this project is effective in preventing workplace accidents and supporting safe, efficient, and environmentally friendly operations.
Analisis Pengalaman Operator Mesin Terhadap Dampak Kebisingan dan Kelelahan Kerja Di PT. PP London Sumatra Indonesia, Tbk Dolok POM Nurhayati, Nurhayati; Indah Syahputri, Nayla; Harahap, Mufidah; Alvionita, Elsti; Gajah, Herliana; Siregar, Izdhihar Rozananti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2031

Abstract

Noise is one of the physical hazards frequently encountered in industrial environments, especially in production processes involving intensive machine use. Exposure to noise exceeding the threshold can cause hearing loss and work fatigue. This study aims to analyze the experiences of machine operators related to the impact of noise and work fatigue at PT. PP London Sumatra Indonesia, Tbk Dolok POM. The method used in this study is qualitative with a phenomenological approach, involving six machine operators in the kernel station and engine room areas who work an average of 7.5 hours per day. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed thematically. The results showed that the noise level in the work area ranged from 86–89 dBA, which exceeds the Threshold Limit Value of 85 dBA. All operators (100%) reported experiencing physical and mental fatigue characterized by impaired concentration, difficulty sleeping, and work stress. The use of personal protective equipment such as earplugs and earmuffs is still low due to reasons of discomfort and difficulty in communicating. High noise has been shown to have a significant influence on increasing work fatigue and decreasing productivity. This study concluded that excessive noise exposure triggers work fatigue in machine operators, so that supervision of PPE use, job rotation, and more effective control of the work environment are needed.