cover
Contact Name
Zakhiru Rahma
Contact Email
zakhiruismail@gmail.com
Phone
+6285730027288
Journal Mail Official
zakhiruismail@gmail.com
Editorial Address
STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan Jln. Raya Daendels KM. 74,2 Paciran Lamongan 62264 Jawa Timur
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan
ISSN : 25025821     EISSN : 27981266     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Staika, Jurnal Penelitian dan Pendidikan with ISSN 2798-1266 is the journal of the Muhammadiyah Paciran Islamic Higher Education, published periodically every year as a scholarly academic platform for the study of Islamic education. The editorial board invites experts and academics to contribute their thoughts in the form of research results in accordance with their respective disciplines. Original manuscripts that have not been published in other media are welcomed. The editorial board reserves the right to select and edit submitted manuscripts without compromising the substance of the authors ideas. Published by Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran for February and September
Articles 80 Documents
PERAN GURU TELADAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI SISWA DI MI MUHAMMADIYAH 02 PONDOK MODERN MUHAMMADIYAH PACIRAN LAMONGAN Bariduddin Hazazi; Zakariya, Din Muhammad
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/wdf1hj61

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya adab dan sopan santun di kalangan siswa, yang menjadi indikasi pentingnya pembentukan karakter Islami. Dalam konteks ini, guru teladan memainkan peran krusial. MI Muhammadiyah 02 Pondok Modern Muhammadiyah Paciran-Lamongan menjadi fokus studi karena upaya mereka dalam menginternalisasi nilai-nilai agama untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran guru teladan dalam membentuk karakter Islami siswa, mengidentifikasi metode pembentukan karakter yang diterapkan, serta mengevaluasi efektivitasnya, terutama dalam menumbuhkan kembali adab dan sopan santun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian di MI Muhammadiyah 02 menunjukkan beberapa temuan kunci. Pertama, perencanaan peran guru teladan sangat terstruktur, berlandaskan visi madrasah untuk membentuk generasi cerdas dan berakhlak mulia, dengan kriteria guru mencakup aspek pedagogik, profesionalisme, dan akhlak. Implementasi ini terwujud melalui keteladanan konsisten guru dalam disiplin, tutur kata, serta perhatian personal, didukung pembiasaan ibadah dan integrasi nilai Islami secara sistematis. Kedua, guru menanamkan nilai-nilai karakter menggunakan pendekatan holistik dan berpusat pada siswa, terutama dengan metode Uswatun Hasanah (keteladanan), diperkuat pemberian reward dan punishment edukatif, serta pendekatan personal. Ketiga, evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada ibadah, sopan santun, kejujuran, dan kemandirian siswa, membuktikan internalisasi nilai. Madrasah pun berkomitmen pada pengembangan program dan kerja sama orang tua demi mencetak lulusan berakhlakul karimah.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME ANDROID UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ASMAUL HUSNA SISWA MI MUHAMMADIYAH 1 JOMBANG Alex Pujosakti; Asrori
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/nj5sxg78

Abstract

Pendidikan di era   teknologi saat ini  memiliki tantangan yang luar biasa, diantaranya popularitas Android. Sehingga guru harus dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, agar mampu meningkatkan partisipasi belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian ini memiliki tujuan diantaranya adalah untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran interaktif, mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis serta menganalisis efektivitas pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis game android untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada materi asmaul husna siswa MI Muhammadiyah 1 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yaitu penelitian dan pengembangan aplikasi Game Android untuk Siswa MI Muhammadiyah 1 Jombang  terhadap peningkatan Partisipasi dan Hasil Belajar   Siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan antara sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran  berbasis game android ini. Dari segi partisipasi siwa, Terdapat peningkatan  hingga  19,00 %. Dari segi hasil Belajar Siswa, Hasil dari analisis dapat dilihat dari rata-rata pre-test mendapatkan hasil 74,9 dan nilai rata-rata post-test  mendapat 87,3. Maka Terdapat peningatan 12,4 dari nilai sebelumnya. Dapat diketahui pula bahwa pretest dilaksanakan sebelum diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan media dan post-test  adalah nilai setelah mereka belajar menggunakan media BMAH. Sehingga  dapat disimpulkan bahwa aplikasi game berbasis Android yang dikembangkan oleh penulis, layak digunakan untuk Siswa MI Muhammadiyah 1 Jombang.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM PRESPEKTIF NIDHZOMUL MULK M. Furqon Z; Mu'ammar, M Arfan
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/kyqteq42

Abstract

Penelitian ini secara komprehensif mengkaji konsep kepemimpinan pendidikan dalam perspektif Nidzham Al-Mulk, seorang negarawan besar dan pelopor reformasi pendidikan Islam pada masa Dinasti Saljuk. Fokus utama kajian diarahkan pada analisis nilai-nilai, prinsip, dan strategi kepemimpinan yang diterapkan Nidzham Al-Mulk serta pengaruhnya pada pengembangan sistem pendidikan di Madrasah An-Nidzamiyah. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengkaji literatur primer dan sekunder terkait tokoh, institusi, dan sistem pendidikan Islam klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan Nidzham Al-Mulk menekankan prinsip keadilan, kedermawanan, konsultasi, kolaborasi, pengembangan ilmu pengetahuan, religiusitas, dan integrasi nilai-nilai agama dalam kebijakan pendidikan. Penerapan prinsip tersebut mampu menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, profesional, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Madrasah An-Nidzamiyah menjadi model institusi pendidikan unggulan yang berorientasi pada kualitas, akses luas, dan kaderisasi ulama yang berkontribusi signifikan terhadap perkembangan pendidikan Islam. Relevansi model kepemimpinan ini terhadap sistem pendidikan modern terlihat dari pentingnya pemerataan akses, inovasi, kolaborasi, serta pendidikan karakter berbasis nilai agama yang menjadi inspirasi bagi pemimpin pendidikan masa kini dalam membangun lembaga yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teori dan praktik kepemimpinan pendidikan Islam yang aplikatif dalam konteks kontemporer.
INOVASI PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM  BERBASIS VISI LUHUR BUDI KAYA PRESTASI  DI SEKOLAH RAUDLATUL JANNAH SIDOARJO Khoirul Hudallah; Hadi, M Fazlurrahman
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/r0smfq44

Abstract

Kualitas pendidikan Islam Raudlatul Jannah yang capaian lulusannya belum maksimal sesuai visi dan jaminan mutu yang menjadi komitmen sekolah, sedangkan capaian penerimaan siswa baru setiap tahun mengalami peningkatan. Maka diperlukan inovasi fasilitas pendukung dan inovasi sistem mengelola pendidikan Islam yang berkesinambungan untuk memaksimalkan lulusan yang benar-benar sesuai visi beraqidah mantap, berakhlaq karimah, dan berprestasi optimal berlandaskan Al Qur’an dan As-Sunnah Rasulullah SAW.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan inovasi fasilitas pendukung, inovasi sistem pengelolaan Pendidikan Islam, identifikasi faktor yang mempengaruhi pengembangan dan evaluasi peningkatan kualitas lulusan siswa serta relevansi penerimaan siswa baru di sekolah Raudlatut Jannah Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui ketekunan pengamatan atas dokumen laporan evaluasi. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa inovasi pengembangan fasilitas pendukung meliputi jumlah ruang belajar 7 gedung, di lahan  12.496 m2, teknologi informasi digital untuk layanan pembelajaran dan administrasi serta sistem pengelolaan kurikulum pendidikan berkesinambungan dengan menerbitkan handout/modul sebagai bahan pembelajaran yang mempengaruhi capaian lulusan siswa yang sesuai dengan visi-misi dan quality assurance.
KONSEP DEEP LEARNING DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM AL-GHAZALI Nizam Burhanuddin
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/ankr2j67

Abstract

Pendidikan Islam bertujuan membentuk insan kamil yang berilmu, berakhlak mulia, dan dekat dengan Allah. Namun dalam praktiknya, pembelajaran di banyak lembaga pendidikan Islam masih berorientasi pada aspek kognitif dan hafalan sehingga belum menyentuh penghayatan makna secara mendalam. Penelitian ini mengkaji relevansi antara konsep deep learning dalam pendidikan modern dengan pemikiran pendidikan Islam Al-Ghazali yang menekankan keseimbangan antara akal (‘aql) dan hati (qalb) serta orientasi pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari sumber-sumber yang membahas tentang deep learning dan pendidikan Islam karya Al-Ghazali, sedangkan data sekunder bersumber dari buku atau artikel yang ditulis oleh ilmuan sebelumnya yang relevan dengan tema penelitian ini. Analisis data menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deep learning memiliki relevansi kuat dengan pemikiran Al-Ghazali. Keduanya menolak pembelajaran berbasis hafalan dan menekankan pentingnya pemahaman mendalam yang mengubah sikap serta perilaku. Dalam pandangan Al-Ghazali, ilmu sejati harus dihayati dan diamalkan melalui refleksi diri (muhasabah) dan penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs). Relevansi tersebut menunjukkan bahwa pemikiran Al-Ghazali dapat dijadikan landasan filosofis dalam mengembangkan model deep learning berbasis spiritual-holistik menuju terbentuknya peserta didik yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kesadaran spiritual tinggi.
Model Transformasi Kepemimpinan Kiai Pesantren: Dinamika Membangun Budaya Religius Berbasis Tradisi di Era Modern Dedi Ardiansyah; Akbar Aisya Billah
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/rn9k0d46

Abstract

Dalam konteks pesantren tradisional di Indonesia, dinamika modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial menuntut adanya pola kepemimpinan yang lebih adaptif, sehingga penelitian ini mengeksplorasi model transformatif kepemimpinan kiai dengan fokus pada perannya dalam menumbuhkan budaya keagamaan berbasis tradisi di era modern. Dengan melakukan tinjauan komprehensif terhadap literatur yang relevan, studi ini berupaya memahami bagaimana para pemimpin kiai menavigasi keseimbangan antara melestarikan tradisi keagamaan dan beradaptasi dengan lanskap kontemporer yang terus berubah. Tujuan studi ini adalah untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh para pemimpin kiai dalam menjembatani kesenjangan antara tradisi dan modernitas sambil mengembangkan budaya keagamaan yang tetap kontekstual dan bermakna bagi komunitas santri. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.Analisis ini menarik wawasan dari karya ilmiah, jurnal, dan artikel untuk membedakan nuansa transformasi kepemimpinan, termasuk pergeseran menuju pendekatan pembinaan yang lebih partisipatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan Islam masa kini.
Birokrasi dan Kebijakan Pendidikan Islam Yola Septia Utami; Febrianto, Reindo; Sari , Nurpuspa; Nugraha, Hilman; Saputra, Hendra; Yumarni, Asmara
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/ytfhwc89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan antara birokrasi dan kebijakan pendidikan Islam dan untuk mengkaji sejauh mana nilai-nilai etika Islam berkontribusi pada implementasi kebijakan pendidikan yang efektif. Dalam konteks negara modern, birokrasi merupakaninstrumen penting dalam mengatur tata kelola lembagapendidikan melalui struktur administrasi hukum dan prosedural. Namun, realitas penerapan kebijakan pendidikanIslam di Indonesia menunjukkan kesenjangan yang terus-menerus antara cita-cita kebijakan dan kondisi aktual di lapangan, yang ditandai dengan tumpang tindih regulasi, hierarki yang panjang, kompetensi PNS yang lemah, transparansi minimal, dan integritas birokrasi yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan, meninjau literatur ilmiah yang relevan untuk mengeksplorasikonsep birokrasi modern, birokrasi dari perspektif Islam, dan temuan penelitian sebelumnya tentang praktik kebijakanpendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwaefektivitas kebijakan pendidikan Islam sangat bergantung pada kualitas birokrasi sebagai perumus, pelaksana, dan pemantaukebijakan. Birokrasi yang profesional, responsif, dan terintegrasi mampu menerjemahkan kebijakan ke dalampraktik pendidikan yang efektif. Sebaliknya, birokrasi yang lemah secara etis dan struktural merupakan hambatan utamabagi keberhasilan kebijakan. Penelitian ini menegaskan bahwareformasi birokrasi dalam pendidikan Islam harus diarahkantidak hanya pada perbaikan teknis-administrasi, tetapi juga pada penguatan kesejahteraan moral dan spiritual aparatusmelalui internalisasi nilai-nilai Islam seperti kepercayaan, keadilan, transparansi, dan tanggung jawab. Dengan demikian, tata kelola pendidikan Islam diharapkan dapat menciptakansistem yang lebih bersih, lebih akuntabel, lebih efektif, dan lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Analisis Kebijakan Pendidikan Islam Lingkungan Jejaring Dalam Sistem Kebijakan Pendidikan Islam Atik Likai Tanjua; Afindi; Leppe Firmansyah; Okta Viani; Asmara Yumarni
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/d6vdrv42

Abstract

Islamic education plays a strategic role in shaping the character, morals, and intellect of the Muslim community. Along with technological developments and globalization, the Islamic education network environment has become a crucial element in the formulation and implementation of education policy. This study aims to analyze the characteristics of the network environment, the structure and dynamics of Islamic education policy, and the interaction between the two within the digital and social contexts in Indonesia. The method used was a literature review of books, journal articles, policy documents, and publications from Islamic organizations. The results indicate that the Islamic education network is both vertical and horizontal, based on brotherhood (ukhuwah), silaturahmi (silaturahmi), and ta'awun (community-based cooperation), and supported by digital transformation through LMS (Learning Management System), online academic forums, and social media. The network strengthens advocacy, collaboration, and participatory education policy innovation, but faces challenges related to gaps in technology access and human resource capacity. Strategies for strengthening the network include digitalization, cross-institutional collaboration, human resource development, and the integration of Islamic values. With effective management, the Islamic education network not only improves the quality and equity of education but also produces inclusive, adaptive, and sustainable policies, in accordance with the principles of maqasid sharia.  
Internalisasi Nilai Akhlak dalam Fenomena Doom Spending Isna; Muhammad Azkia Pasya; Bakri Agus Wijaya
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/staika.v9i1.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena doom spending konsumsi berlebihan yang dipicu tekanan emosional dan social melalui kacamata ajaran Islam, khususnya konsep mubazir, pengelolaan harta (maal), dan internalisasi nilai akhlak. Dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif, penelitian ini mensintesis berbagai sumber kepustakaan yang relevan untuk mengkaji bagaimana prinsip moderasi (wasathiyyah), tanggung jawab sosial, dan refleksi spiritual dapat menjadi kerangka reflektif-edukatif dalam menangkal perilaku konsumtif. Temuan menunjukkan bahwa doom spending mencerminkan lemahnya internalisasi nilai-nilai Islam terkait konsumsi.
Pengaruh Optimalisasi Kebutuhan Gizi harian Anak Usia Dini Pada Perkembangan Anak Di Tk Miftahul Hidayah Tlagah Ulfadilah
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/staika.v9i1.185

Abstract

Adequate daily nutritional intake in early childhood is a critical determinant of children’s cognitive, motor, and socio-emotional development. Suboptimal nutrition during this sensitive developmental period may lead to growth and developmental delays with long-term consequences. This study aims to examine the effect of optimizing daily nutritional intake on early childhood development at TK Miftahul Hidayah Tlagah. This study employs a cross-sectional design, with a recommendation for future longitudinal follow-up to assess long-term impacts. Measurements include assessment of daily dietary intake using the 24-hour dietary recall method and a simplified Food Frequency Questionnaire (FFQ), anthropometric status assessment based on weight-for-height indicators, and evaluation of child development using validated early childhood development instruments, such as the Ages and Stages Questionnaire (ASQ-3) or locally validated developmental scales. Data analysis is conducted using multiple linear regression and/or logistic regression models to examine the relationship between the adequacy of macro- and micronutrient intake and developmental scores. The expected findings indicate that children with adequate daily nutritional intake particularly sufficient protein, iron, and essential fatty acids tend to demonstrate higher cognitive and motor development scores compared to children with inadequate nutritional intake. These findings are consistent with national and international evidence highlighting the importance of nutrition in early childhood development. In conclusion, optimizing daily nutritional intake has significant potential to enhance early childhood development. Therefore, nutrition education interventions for parents and food service providers in kindergarten settings are strongly recommended as promotive and preventive strategies to support optimal child growth and development.