cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 283 Documents
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka di SDN 219/II BTN Lintas Asri Anju Anisa Rayhani; Tri Wera Agrita; Abdulah Abdulah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2522

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kendala guru dalam menyusun dan merancang modul ajar, merancang model, dan serta memilih metode pembelajaran yang relevan dan sesuai dengan siswa. Dan juga mengenai ujian yang belum sesuai dengan profil pelajar pancasila dalam kurikulum otonom, serta adanya batas waktu dalam pelaksanaan kegiatan implementasi projek P5. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di SDN 219/II BTN Lintas Asri beserta kendala yang dihadapi oleh guru. Dengan guru kelas sebagai subjek, guru kelas III and IV “penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan perspektif fenomenologis untuk menggali pengalaman langsung dari guru dalam melaksanakan kegiatan P5.  Untuk menjaga keabsahan data dilakukan triangulasi teknik dan sumber data. Proses pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis merupakan bagian dari proses analisis data”. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi perangkat ajar, dan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan, wawancara yang mendalam dengan guru kelas, dan observasi kegiatan proyek P5 di lingkungan sekolah. Teknik dan sumber data ditriangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa “implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di SDN 219/II BTN Lintas Asri” dilaksanakan melalui beberapa tahapan: 1) Perencanaan projek, 2) Pelaksanaan rencana kegiatan projek, seperti praktek daur ulang sampah oleh siswa kelas IV yang meningkatkan kepedulian lingkungan, dan 3) Evaluasi projek melalui refleksi bersama guru dan siswa. Kendala yang ditemukan adalah guru kesulitan mengalokasikan waktu dalam melaksanakan projek P5. Meski demikian, implementasi P5 di SDN 219/II BTN Lintas Asri sudah berjalan dengan baik dan terbukti mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter siswa seperti gotong royong, mandiri, dan kreatif sesuai profil pelajar pancasila.
Penerapan Alat Peraga Peta Timbul Berbasis Lingkungan Sekitar untuk Mengenal Kenampakan Permukaan Bumi di Kelas V SDN Kaliwining 02 Diah Kumala Sari; Muhammad Suwignyo Prayogo; Dinda Auliya Rahma; Arum Alamiyah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2595

Abstract

Pembelajaran mengenai kenampakan permukaan bumi di sekolah dasar masih sering bersifat abstrak sehingga siswa mengalami kesulitan memahami konsep secara konkret. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan alat peraga peta timbul berbasis lingkungan sekitar untuk meningkatkan pemahaman konsep kenampakan permukaan bumi pada siswa kelas V SDN Kaliwining 02. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga peta timbul berbasis lingkungan sekitar mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi kenampakan permukaan bumi. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 61 pada pra-siklus menjadi 73 pada siklus I dan 85 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 52% menjadi 91%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif. Media pembelajaran yang konkret, visual, dan dekat dengan lingkungan siswa membantu mereka memahami konsep secara lebih mudah, aktif, bermakna, dan menyenangkan. Penggunaan media ini juga membantu guru menciptakan suasana pembelajaran kolaboratif yang mendorong interaksi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa secara optimal. Dengan demikian, alat peraga peta timbul berbasis lingkungan sekitar efektif digunakan sebagai media pembelajaran IPA di sekolah dasar serta mampu meningkatkan hasil belajar, partisipasi, dan motivasi siswa
Perdebatan Mengenai Pengajaran Sains Sekolah Dasar dalam Lingkungan Digital Intan Nurcahyani; Indah putri; Muhammad Suwignyo Prayogo
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2573

Abstract

Studi ini berfokus pada investigasi polemik seputar pengajaran sains pada masa digital, dengan mempertimbangkan kesiapan pendidik dan fasilitas pendukung, pandangan orang tua dan publik, serta implikasinya terhadap mutu proses belajar mengajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui dialog mendalam, pengamatan, dan peninjauan dokumen. Temuan studi mengindikasikan bahwa kesiapan para pengajar dalam mengadopsi teknologi bervariasi, terutama dalam hal kemampuan mengajar dan literasi digital, yang diperparah oleh defisiensi pada infrastruktur seperti konektivitas internet dan alat bantu belajar. Terdapat divergensi pendapat dari sisi orang tua dan masyarakat; sebagian menyambut baik pemanfaatan teknologi guna meningkatkan motivasi belajar, sementara yang lain mengekspresikan kekhawatiran akan potensi efek buruknya. Polemik ini turut memengaruhi kualitas pengajaran IPA, tercermin dalam inkonsistensi pemanfaatan sumber daya ajar dan tingkat pemahaman konseptual siswa yang belum mencapai potensi maksimal. Oleh sebab itu, diperlukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kapabilitas pengajar, memastikan distribusi fasilitas yang merata, dan memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan lingkungan sekitarnya demi mewujudkan efektivitas pembelajaran yang lebih baik.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dan Pancasila Dalam Pembentukan Karakter Kewarganegaraan Siswa Ana Amelia; Syamzaimar
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2608

Abstract

This study aims to analyze the integration of Islamic educational values and Pancasila values in shaping students’ civic character amid the challenges of globalization that increasingly affect the morality and behavior of the younger generation. Islamic education plays an important role in instilling moral and spiritual values, while Pancasila serves as the foundation for national identity and citizenship values. The integration of these two value systems is expected to create students who possess strong religious principles, social responsibility, and national awareness. This research employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected through the analysis of various relevant scientific sources, including books, academic journals, research articles, and previous studies related to Islamic education, Pancasila, character education, and civic education. The collected data were analyzed descriptively in order to obtain a comprehensive understanding of the research topic and identify the relationship between religious values and national values in students’ character development. The findings of this study indicate that Islamic educational values and Pancasila values share several common principles, such as honesty, responsibility, tolerance, justice, discipline, and mutual respect. The integration of these values can be implemented through classroom learning, teacher role modeling, habituation activities, and the creation of a supportive educational environment. However, several challenges remain, including limited curriculum integration, social environmental influences, and technological developments affecting students’ character formation. In conclusion, the integration of Islamic educational values and Pancasila values plays an important role in developing religious, responsible, and nationally minded students within modern educational environments today.
Implementasi Pembelajaran Inklusi Bagi Siswa Tunagrahita di Sekolah Alam Langit Biru Kota Bengkulu Zahra Fadelia Putri; Anisa Isye Fadila; Nur faddilah Salsabila; Jenistika Habibah; Dhea Aprilliyanti; Aditya Wira Praharsa; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah sari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran inklusi bagi siswa tunagrahita di Sekolah Alam Langit Biru Kota Bengkulu. Fokus kajian meliputi karakteristik siswa, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, strategi diferensiasi, sistem asesmen, serta faktor pendukung dan penghambat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru pendamping khusus, yang dilaksanakan pada 11 Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tunagrahita (HY, 11 tahun, kelas IV) memiliki keterbatasan dalam komunikasi verbal, konsentrasi visual, dan interaksi sosial, namun masih mampu memahami instruksi sederhana. Pembelajaran dilakukan dengan integrasi di kelas reguler melalui penyesuaian materi, media konkret, dan diferensiasi tugas. Penilaian tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga kemandirian siswa. Faktor pendukung meliputi lingkungan yang menerima dan keberadaan guru pendamping, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan komunikasi yang memerlukan bimbingan intensif.
Pengembangan Media Visual Non Digital pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Chika Puteri Margareta
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2659

Abstract

This study aims to develop non-digital visual learning media in the form of a water cycle diorama and test its feasibility and effectiveness in learning Natural Sciences (IPA) in 5th grade Elementary Schools. The background of the study is based on the low effectiveness of student learning in understanding the abstract concept of the water cycle due to the dominant use of conventional methods and the lack of concrete learning media. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were 5th grade students and teachers of SDS Muhammadiyah Ngoro. Data collection techniques include observation, interviews, and questionnaires, while the assessment instrument is used for validation from media experts, material experts, and teacher and student responses. The results of the study indicate that the water cycle diorama media obtained a very high level of validity from media experts and material experts with a percentage of 100%. In addition, the results of student responses showed an effectiveness level of 99% and teacher responses of 100%, which is included in the very effective category. The water cycle diorama media is able to increase active involvement, learning motivation, and conceptual understanding of students towards the water cycle material. Thus, it can be concluded that non-digital visual media in the form of a water cycle diorama is feasible and effective to be used as an alternative science learning media for grade V of Elementary School.
Strategi Guru dalam Menguatkan Karakter Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Wulan Maulidyah; Vanda Rezania
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2660

Abstract

Pembelajaran berbasis karakter merupakan suatu pendekatan untuk membebaskan diri dari kendala-kendala permasalahan karakter peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila. Memahami karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik sekolah dasar, dimana kompetensi tersebut mengamati dua faktor meliputi faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi, yang memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam tentang strategi guru dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV A SDN Ganting. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila di sekolah dasar mulai dari kegiatan pembelajaran dan kegiatan pembiasaan lainnya guru telah terlatih dalam mengklasifikasi seluruh kegiatan peserta didik
Analisis Budaya Literasi dalam Keterampilan Membaca Nyaring Sekolah Dasar Chika Margareta; Vevy Liansari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2661

Abstract

Dalam era modern ini, perkembangan berbagai disiplin ilmu turut mendorong perubahan konsep keaksaraan menjadi lebih luas. Langkah ini dianggap krusial untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang kompetitif di era globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh budaya literasi terhadap kemampuan membaca nyaring peserta didik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Latar belakang penelitian ini adalah minimnya minat peserta didik dalam membaca dan keterampilan literasi mereka, yang berdampak pada kemampuan mereka untuk memahami materi ajar. Untuk mempelajari budaya literasi di sekolah, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologi. Wawancara, observasi, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi, seperti menyediakan pojok baca dan membaca lima belas menit sebelum pembelajaran, berkontribusi positif terhadap peningkatan minat dan kemampuan membaca nyaring peserta didik. Kebiasaan belajar yang baik, pemahaman bacaan yang lebih baik, dan keterampilan komunikasi yang lebih baik dapat dihasilkan dari budaya literasi yang terus dibangun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mendukung keterampilan membaca nyaring di sekolah dasar membutuhkan program literasi yang terorganisir dan berkelanjutan.
Pengaruh Media Sosial TikTok terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Peserta Didik Sekolah Dasar Dwi Atuszahroh; Vevy Liansari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2662

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mendorong pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran, salah satunya aplikasi TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design jenis one group pretest–posttest design. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas V SD Muhammadiyah 9 Ngaban. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest kemampuan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan Uji sampel berpasangan (paired sample t-test) menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Data pretest dan posttest berdistribusi normal dan bersifat homogen. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial TikTok berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik sekolah dasar.
Penggunaan Media Board Game terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Peserta didik Sekolah Dasar Amelia Noviyanti; Vevy Liansari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2663

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik di tingkat sekolah dasar tetap menjadi hambatan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media board game digital terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di SDN Mergosari 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dengan cara pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca pemahaman yang diberikan sebelum serta setelah penggunaan media board game digital. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Wilcoxon karena tidak memenuhi asumsi distribusi normal. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai kemampuan membaca pemahaman siswa dari 63,56 pada pretest menjadi 81,33 pada posttest. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05, yang menunjukkan bahwa pemanfaatan media board game digital memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Oleh karena itu, media board game digital dapat dipakai sebagai pilihan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman di tingkat sekolah dasar.