cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Pengaruh Program Literasi Selama 35 Menit Setiap Hari Rabu terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar Ni Kadek Wulandari; I Made Wiguna Yasa; Ida Ayu Gde Wulandari
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7724

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya program literasi dalam meningkatkan kemampuan membaca dan hasil belajar siswa sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan observasi awal, masih terdapat siswa kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar yang kurang antusias dalam kegiatan membaca dan mengalami kesulitan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program literasi selama 35 menit setiap hari Rabu terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Instrumen utama yang digunakan adalah tes hasil belajar Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji paired sample t-test dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 9,68, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 17,77. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari program literasi selama 35 menit setiap hari Rabu terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar. Program literasi yang dilaksanakan secara rutin terbukti membantu siswa meningkatkan pemahaman bacaan, kesiapan belajar, dan hasil belajar Bahasa Indonesia.
Kecemasan Informasi pada Mahasiswa Akhir Fakultas Ilmu Sosial UINSU dalam Menyusun Tugas Akhir Ria Riswana Butar-Butar; Neila Susanti
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7727

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kecemasan informasi pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini berfokus pada identifikasi bentuk-bentuk kecemasan informasi, faktor-faktor penyebab, serta pengalaman mahasiswa selama proses penulisan skripsi di lingkungan akademik digital. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan delapan mahasiswa tingkat akhir dari berbagai program studi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil dan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan informasi muncul dalam empat bentuk utama, yaitu information overload, kesulitan menemukan informasi, kesulitan memahami informasi, dan keterbatasan akses terhadap sumber informasi. Aspek mengetahui keberadaan informasi tidak ditemukan dalam penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh melimpahnya informasi, keterbatasan strategi pencarian, kesulitan memperoleh sumber yang relevan, kompleksitas bahasa akademik, hambatan akses terhadap sumber ilmiah, serta tekanan akademik. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman mahasiswa ditandai dengan respons emosional seperti kelelahan, kebosanan, dan stres, yang mengindikasikan bahwa kecemasan informasi memengaruhi dimensi kognitif dan psikologis mahasiswa. Kesimpulan. Kecemasan informasi pada mahasiswa tingkat akhir merupakan fenomena multidimensional yang disebabkan oleh kesenjangan antara ketersediaan informasi dan kemampuan mahasiswa dalam mengelolanya. Penguatan kemampuan literasi informasi dan peningkatan akses terhadap sumber akademik menjadi hal penting untuk mengurangi kecemasan informasi dalam proses penyelesaian skripsi.
Validitas Instrumen Tes Untuk Mengukur Literasi Matematis Peserta Didik SD Pada Materi Luas Daerah Bangun Datar Fadlya Khotimatun Nisa; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Ika Fitri Apriani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7734

Abstract

Kemampuan literasi matematis peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah, terutama dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan matematika kontekstual. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah instrumen evaluasi yang masih berorientasi pada kemampuan prosedural dan belum sepenuhnya mengukur kemampuan literasi matematis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas instrumen tes literasi matematis peserta didik sekolah dasar pada materi luas daerah bangun datar segi empat kelas V. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian berupa empat soal esai yang disusun berdasarkan indikator literasi matematis PISA, yaitu Representation, Mathematizing, Reasoning and Argument, dan Devising Strategis for Solving Problems. Validasi instrumen dilakukan oleh satu dosen ahli matematika melalui aspek isi, bahasa, dan penulisan, kemudian instrumen diujicobakan kepada 24 peserta didik kelas VI di salah satu sekolah dasar di Kota Tasikmalaya dan dianalisis menggunakan SPSS IBM Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir soal dinyatakan valid setelah melalui proses revisi berdasarkan masukan validator. Hasil uji coba menunjukkan koefisien korelasi butir soal sebesar 0,493; 0,842; 0,876; dan 0,916. Dengan demikian, instrumen tes yang disusun dapat digunakan untuk mengukur kemampuan literasi matematis peserta didik sekolah dasar pada materi luas daerah bangun datar segi empat.
Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah dan Konstruktivis dalam Membentuk Karakter Islami Siswa MTs Al Washliyah Sei Kepayang, Kabupaten Asahan Aina Riski; Syukri Azwar Lubis
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7741

Abstract

Pembelajaran berbasis pemecahan masalah atau Problem Based Learning (PBL) merupakan pendekatan yang mengarahkan siswa untuk mengembangkan pemahaman melalui keterlibatan aktif dalam proses memecahkan permasalahan nyata. Pembentukan karakter Islami di era modern menghadapi tantangan kompleks, sehingga memerlukan pendekatan pedagogis yang aktif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam bersama kepala madrasah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islami dalam tahapan Problem-Based Learning—seperti mengorientasikan siswa pada masalah sosial-keagamaan—efektif menumbuhkan sikap kritis, tanggung jawab, dan empati. Sementara itu, pendekatan konstruktivis memberikan ruang bagi siswa untuk membangun pemahaman keagamaan secara mandiri melalui refleksi dan diskusi kelompok, yang memperkuat karakter jujur, kerja sama, dan berakhlakul karimah. Faktor pendukung implementasi ini meliputi keteladanan guru dan budaya religius madrasah, sedangkan faktor penghambatnya adalah variasi latar belakang pemahaman agama siswa dan keterbatasan media pembelajaran. Secara keseluruhan, kombinasi kedua pendekatan ini berhasil mentransformasi pembelajaran agama dari sekadar hafalan menjadi internalisasi nilai yang membentuk perilaku sehari-hari siswa.
Peran Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III di SD Negeri 1 Bunutin Bangli Ni Kadek Ira Yanti; Marsono; Ni Luh PT. Putriyani Dewi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7747

Abstract

Rendahnya minat baca siswa sekolah dasar memengaruhi proses pembelajaran karena membaca menjadi dasar untuk memahami informasi dan mengembangkan pengetahuan. Kegiatan literasi di sekolah dapat membangun kebiasaan membaca dan memperkuat motivasi siswa untuk membaca sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan literasi serta menganalisis peran literasi dalam meningkatkan minat baca siswa kelas III di SD Negeri 1 Bunutin Bangli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa kelas III, guru kelas III, dan pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dilaksanakan melalui pembiasaan membaca sebelum pembelajaran, pemanfaatan pojok baca, dan penyediaan bahan bacaan yang menarik. Kegiatan literasi yang dilakukan secara rutin mampu meningkatkan ketertarikan siswa terhadap membaca, membentuk kebiasaan membaca, meningkatkan fokus, dan mendorong keberanian siswa dalam menceritakan kembali isi bacaan. Guru juga berperan sebagai fasilitator dan motivator melalui bimbingan, pemberian stimulus, serta penguatan positif. Dengan demikian, kegiatan literasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar.
Penguatan Karakter Islam Melalui GEMA (Gerakan Edukasi Media Akhlak) di SDN 227 Margahayu Utara Fitri Fajri; Yuni Dwi Riyanti; Davina Shafa Fadila; Anggun Sepvi Rahmasari; Tia Ayu Mutiara; Nazwa Az Ziamu Ahmad; Indah Sari
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter Islam pada siswa seringkali menghadapi kendala berupa rendahnya keterlibatan siswa dan belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pembelajaran berbasis karakter sebagai bentuk dakwah pendidikan melalui penggunaan media konkret dan media digital. Metode yang digunakan adalah mixed-method (kuantitatif dan kualitatif) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dan digital secara simultan mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan dalam proses pembelajaran. Selain itu, program ini terbukti efektif memperkuat pembiasaan nilai-nilai karakter Islam secara berkelanjutan. Integrasi media inovatif ini berhasil mentransformasi penyampaian nilai dakwah menjadi lebih interaktif, sehingga efektif sebagai sarana dakwah dalam membentuk karakter siswa yang kokoh dalam jangka panjang.
Pemanfaatan Media Film Animasi Islami (Digital Storytelling) dalam Menanamkan Nilai Tauhid pada Anak Muhajir Darwis; Aulia Sahara; Natasya Sri Insani; Sapina; Siti Zahara; Wan Arrasya Divanni; Yodi Fernando
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7768

Abstract

Penanaman nilai tauhid pada anak merupakan fondasi utama dalam pendidikan Islam karena berperan dalam membentuk keimanan, karakter, dan perilaku religius sejak usia dini. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mengubah pola belajar dan interaksi anak dengan berbagai media, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan karakteristik generasi digital. Salah satu media yang potensial digunakan adalah film animasi Islami berbasis digital storytelling yang menyajikan pesan-pesan keagamaan melalui narasi visual yang menarik dan mudah dipahami anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan film animasi Islami sebagai media digital storytelling dalam menanamkan nilai tauhid pada anak serta mengkaji efektivitas dan strategi implementasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan mengenai pendidikan tauhid, media pembelajaran digital, dan film animasi Islami. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Islami mampu menjadi media yang efektif dalam menanamkan nilai tauhid rububiyyah, uluhiyyah, dan asma wa sifat melalui penyajian cerita yang kontekstual, menarik, dan sesuai dengan perkembangan anak. Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, media ini juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter religius dan kebiasaan ibadah anak. Oleh karena itu, film animasi Islami berbasis digital storytelling dapat dijadikan alternatif media pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Terhadap Bagasi Penumpang Atas Terjadi Kehilangan Barang di Bagasi Pesawat Fajrin; Adnan; Hadijah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab perusahaan penerbangan terhadap kehilangan barang dalam bagasi penumpang serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada penumpang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan bahan hukum lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan penerbangan memiliki tanggung jawab hukum atas kehilangan bagasi tercatat yang berada dalam pengawasannya selama proses pengangkutan udara. Tanggung jawab tersebut didasarkan pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan serta Peraturan Menteri Perhubungan yang mengatur mengenai tanggung jawab pengangkut udara. Penumpang yang mengalami kerugian akibat kehilangan bagasi berhak memperoleh ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti kesulitan pembuktian isi bagasi, keterbatasan nilai ganti rugi, dan kurangnya pemahaman penumpang mengenai prosedur pengajuan klaim. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan terhadap pengelolaan bagasi serta optimalisasi mekanisme penyelesaian klaim guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang lebih efektif bagi penumpang.
Pengelolaan Program Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Siswa di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi Sri Mulyani; Sya'roni; M. Junaidi Habe
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan program Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menanamkan kedisiplinan siswa di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi. Kedisiplinan siswa merupakan aspek penting dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Namun, berbagai pelanggaran disiplin seperti keterlambatan, ketidakpatuhan terhadap tata tertib sekolah, dan kurangnya tanggung jawab masih ditemukan pada sebagian siswa sehingga diperlukan pengelolaan layanan BK yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kesiswaan, guru BK, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program BK dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi dengan visi dan misi madrasah. Layanan BK berkontribusi dalam menanamkan kedisiplinan siswa melalui layanan konseling individu, bimbingan kelompok, bimbingan klasikal, serta kerja sama dengan wali kelas dan orang tua. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan jumlah guru BK, kurangnya keterlibatan orang tua, pengaruh lingkungan sosial dan media digital, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi kendala tersebut, madrasah memperkuat kolaborasi antarwarga sekolah dan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Kesimpulannya, pengelolaan program Bimbingan dan Konseling yang efektif memiliki peran strategis dalam membentuk sikap disiplin siswa serta mendukung penguatan pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
Peran Strategis Lembaga Dakwah dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia: Tanggung Jawab, Tantangan, dan Inovasi Sofian; Cecep Castrawijaya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7796

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis lembaga dakwah dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, dengan fokus pada tanggung jawab, tantangan, dan inovasi yang diperlukan di era kontemporer. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, pengembangan SDM yang berkualitas menjadi krusial bagi kemajuan bangsa. Lembaga dakwah, sebagai institusi keagamaan yang strategis, berperan tidak hanya sebagai penyampai nilai-nilai Islam, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis konten terhadap berbagai jurnal, buku, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga dakwah memiliki tanggung jawab multidimensional, meliputi tanggung jawab spiritual (pembinaan akidah dan akhlak), intelektual (peningkatan kapasitas keilmuan), sosial (pemberdayaan komunitas), dan institusional (tata kelola organisasi). Namun, lembaga dakwah menghadapi berbagai tantangan internal seperti keterbatasan SDM, pendanaan, dan manajemen, serta tantangan eksternal berupa globalisasi, digitalisasi, pergeseran nilai masyarakat, dan persaingan antarlembaga. Penelitian ini menemukan bahwa inovasi menjadi kunci keberhasilan, antara lain melalui pemanfaatan teknologi digital, pengembangan program pelatihan dan kaderisasi berbasis kompetensi, kolaborasi lintas sektor, model dakwah inklusif, serta penguatan ekonomi umat. Dengan inovasi yang tepat, lembaga dakwah dapat meningkatkan efektivitasnya dalam melahirkan SDM unggul yang beriman, berilmu, berakhlak, dan mandiri. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi peran strategis lembaga dakwah memerlukan sinergi antara dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan secara holistik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola lembaga dakwah dalam menghadapi dinamika zaman.