cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Strategi Membangun Kolaborasi Etis Antar Guru Melalui Media Digital: Kajian Literatur Kontemporer Adhelita Mai Zahra; Naela Noviatul Izza; Mila Aisyatami; Fiky Restu Ady
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7585

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan telah mengubah pola kolaborasi profesional guru menjadi lebih fleksibel dan berbasis teknologi. Berbagai media digital seperti platform komunikasi, aplikasi konferensi virtual, serta sistem manajemen pembelajaran memberikan peluang bagi guru untuk berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan mengembangkan kompetensi secara kolektif. Namun, pemanfaatan media digital juga menghadirkan tantangan etis yang berkaitan dengan profesionalisme, privasi, keamanan informasi, dan etika komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi membangun kolaborasi etis antar guru melalui media digital berdasarkan kajian literatur kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan identifikasi, seleksi, reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika dalam kolaborasi digital merupakan faktor penting untuk menciptakan lingkungan kerja profesional yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Strategi yang dapat dilakukan meliputi penguatan literasi digital guru, internalisasi kode etik profesi dalam ruang digital, penerapan prinsip netiquette, peningkatan kesadaran terhadap keamanan data dan privasi, serta pelaksanaan pelatihan etika digital secara berkelanjutan. Selain itu, dukungan institusi pendidikan dalam menyediakan pedoman dan budaya kolaboratif yang berlandaskan nilai-nilai etis menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kolaborasi digital. Dengan demikian, integrasi etika dalam penggunaan media digital dapat memperkuat profesionalisme guru sekaligus meningkatkan kualitas kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di era digital.
Implementasi Prinsip Maqashid Syariah dalam Pengembangan Layanan Digital Perbankan Syariah: Kajian Kualitatif Nur Hayani Lubis; Saidah Rihalah; Jureid; Yahya Mardana; Mhd. Ariel Zumaedi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7587

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip maqashid syariah dalam pengembangan layanan digital perbankan syariah. Maqashid yang mencakup perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta digunakan sebagai panduan normatif untuk menilai kesesuaian desain, tata kelola, dan kebijakan layanan digital. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengevaluasi seberapa jauh prinsip maqashid diterapkan dalam layanan digital perbankan syariah dan menemukan tantangan serta peluang implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan institusi dan fatwa, serta kajian kasus sekunder pada inovasi digital dalam perbankan syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa maqashid diterapkan melalui kebijakan privasi dan perlindungan data, mekanisme keamanan transaksi, fitur edukasi produk untuk mencegah praktik non-syariah, dan kebijakan produk yang menekankan keadilan serta perlindungan nasabah. Namun, penerapan masih terhambat oleh kurangnya pedoman operasional penerapan maqashid untuk teknologi baru, perbedaan interpretasi di antara pihak-pihak terkait, dan kekurangan regulasi mengenai interoperabilitas dan transparansi. Rekomendasi mencakup penyusunan panduan operasional maqashid untuk inovasi digital, penyelarasan fatwa dan regulasi, serta pengembangan indikator kepatuhan syariah khusus untuk layanan digital. Temuan ini penting bagi akademisi, regulator, dan praktisi perbankan syariah yang mengembangkan layanan digital berbasis maqashid.
Kedudukan MPR dalam Struktur Ketatanegaraan Indonesia Nur Mutmainnah; Eka Turkiani; Erham
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7589

Abstract

Kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam struktur ketatanegaraan Indonesia mengalami perubahan yang signifikan setelah amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sebelum amandemen, MPR merupakan lembaga tertinggi negara yang melaksanakan kedaulatan rakyat sepenuhnya. Namun, setelah amandemen UUD 1945, MPR direposisi menjadi lembaga negara yang sederajat dengan lembaga negara lainnya berdasarkan prinsip supremasi konstitusi dan checks and balances. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan MPR dalam sistem ketatanegaraan Indonesia serta mengkaji implikasi perubahan kedudukannya pasca amandemen UUD 1945. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amandemen UUD 1945 telah mengubah MPR dari lembaga tertinggi negara menjadi lembaga konstitusional dengan kewenangan yang lebih terbatas, terutama dalam perubahan konstitusi, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, serta pemberhentian Presiden sesuai mekanisme konstitusi. Meskipun demikian, masih terdapat berbagai problematika ketatanegaraan, seperti ketidakjelasan posisi kelembagaan MPR, perdebatan mengenai penghidupan kembali haluan negara, serta efektivitas peran MPR dalam sistem presidensial. Oleh karena itu, diperlukan penguatan fungsi konstitusional MPR melalui optimalisasi kelembagaan, penguatan budaya konstitusional, dan pengembangan mekanisme checks and balances. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MPR tetap memiliki kedudukan strategis sebagai lembaga konstitusional dalam menjaga stabilitas demokrasi dan ketatanegaraan Indonesia.
Efektivitas Pengelolaan Arsip Surat dalam Mendukung Tertib Administrasi pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Albet Triadi; Dwi Wahyuni
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan arsip surat masuk dan surat keluar pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi dalam mendukung tertib administrasi pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip surat telah dilaksanakan melalui tahapan penerimaan, pencatatan, disposisi, klasifikasi, penyimpanan, hingga temu kembali arsip secara sistematis. Meskipun demikian, pengelolaan arsip masih didominasi oleh sistem manual sehingga proses temu kembali dokumen belum berjalan secara optimal. Selain itu, keterbatasan digitalisasi arsip, kompetensi teknis pegawai, serta sarana dan prasarana pendukung turut memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan arsip pada instansi tersebut berada pada kategori cukup efektif, namun masih memerlukan penguatan melalui integrasi teknologi informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan sistem kerja berbasis digital agar pengelolaan arsip dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel sesuai tuntutan administrasi publik modern.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Kartu Pasangan Bergambar terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 1 Pering Gianyar Ni Kadek Astini; Ni Nyoman Mariani; I Made Putra Aryana
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7592

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran siswa di sekolah dasar. Namun, proses pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 1 Pering masih cenderung berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, seperti model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu pasangan bergambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu pasangan bergambar terhadap motivasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 1 Pering Gianyar.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan terhadap 34 siswa kelas IV SD Negeri 1 Pering. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi belajar yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu pasangan bergambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest siswa sebesar 58,79 meningkat menjadi 68,94 pada hasil posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 atau p < 0,001 < 0,05, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu pasangan bergambar terhadap motivasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 1 Pering Gianyar.
Kontribusi Mathematics Anxiety terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa: Systematic Literature Review Putu Rie Hana; I Putu Wisna Ariawan; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7593

Abstract

Rasa takut dan ketidaknyamanan terhadap matematika yang kerap dikenal sebagai mathematics anxiety atau kecemasan matematika telah lama diidentifikasi sebagai salah satu hambatan psikologis yang secara nyata berkontribusi pada rendahnya prestasi belajar siswa dalam bidang ini di berbagai jenjang pendidikan. Tulisan ini menyajikan temuan dari kajian literatur sistematis atas berbagai penelitian yang mengulas keterkaitan antara kecemasan matematika dan pencapaian belajar matematika siswa, dengan cakupan studi yang diterbitkan dalam rentang waktu 2020 hingga 2025. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, ERIC, dan Scopus dengan menggunakan kata kunci “mathematics anxiety”, “math anxiety”, “hasil belajar”, dan “kecemasan matematika”. Sebanyak lima belas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dan dianalisis secara mendalam, mencakup penelitian pada siswa sekolah dasar, sekolah menengah, hingga sekolah luar biasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa mathematics anxiety memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan tingkat kontribusi yang berbeda-beda, yaitu antara 2,2% hingga 68,1% tergantung pada karakteristik populasi dan konteks penelitian. Selain itu, ditemukan beberapa faktor yang berperan dalam memperkuat maupun memperlemah hubungan tersebut, seperti kecerdasan emosional, potensi akademik, dan kemampuan numerik siswa. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan intervensi psikopedagogis yang terencana untuk membantu menurunkan tingkat kecemasan matematika sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Question Box Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD N 6 Penatih Ni Made Kori Astiti; Ni Nyoman Mariani; Putu Ayu Septiari Dewi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7602

Abstract

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD N 6 Penatih dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD N 6 Penatih. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme sosial Vygotsky dan teori pembelajaran kooperatif. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 32 siswa kelas IV SD N 6 Penatih. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPAS siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh perbedaan rata-rata nilai pretest sebesar 44,53 dan posttest sebesar 87,66. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, model pembelajaran TGT berbantuan media Question Box berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa.
Reorientasi Empat Kompetensi Guru Masa Kini : Menghadapi Tantangan Kelas Digital dan Inklusif Muhammad Awal Ludin; Salwa; Ummu Sahila Syifa Azzuhroh; Via Lutfiatul Izza; Zaidan Wahyu Saputra; Abdul Khobir; Nadya Kamilia
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7606

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kebutuhan pendidikan inklusif menghadirkan berbagai tantangan baru bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji reorientasi empat kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogis, profesional, sosial, dan kepribadian, agar tetap relevan dalam menghadapi kelas diital dan inklusif. metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, buku, dan jurnal yang berkaitan dengan kompetensi guru, pendidikan digital, dan pendidikan inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogis perlu diaktualisasikan melalui penerapan pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik. Kompetensi profesional menuntut guru untuk memiliki kemampuan menyaring, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara kritis di tengah derasnya arus informasi digital. Sementara itu, kompetensi sosial dan kepribadian menjadi landasan penting dalam membangun empati, sikap menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. dengan demikian, reorientasi empat kompetensi guru menjadi kebutuhan untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik di era digital dan inklusif.
Kajian Etnosains Kesenian Jegog Mebarung Khas Jembrana sebagai Sumber Belajar IPA secara Contextual Teaching And Learning Ni Wayan Dian Widiani; I Nyoman Suardana; Putri Sarini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7611

Abstract

Pembelajaran berbasis etnosains memberikan peluang untuk menghubungkan konsep-konsep sains dengan pengetahuan budaya lokal sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Salah satu budaya lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA adalah kesenian Jegog Mebarung khas Jembrana, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai etnosains yang terdapat dalam kesenian Jegog Mebarung serta mengidentifikasi potensinya sebagai sumber belajar IPA melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian menggunakan metode etnografi dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Jegog Mebarung mengandung berbagai konsep IPA yang mencakup bidang biologi, fisika, dan kimia. Konsep-konsep tersebut meliputi klasifikasi makhluk hidup, struktur dan fungsi tumbuhan, pelestarian lingkungan, gaya dan gerak, getaran, gelombang bunyi, frekuensi, amplitudo, resonansi, perubahan energi, perpindahan kalor, perubahan fisika dan kimia, serta sistem indra pendengaran manusia. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa konsep-konsep tersebut memiliki keterkaitan dengan capaian pembelajaran IPA SMP dalam Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, kesenian Jegog Mebarung berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains yang kontekstual, bermakna, serta mendukung pelestarian budaya lokal.
Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Asep Kusmawan; Rasiti; Nurul Hikmah; Siti
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7623

Abstract

Penanaman nilai-nilai keislaman pada anak usia dini merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter, terutama pada masa golden age yang ditandai dengan perkembangan kognitif, afektif, dan perilaku yang sangat pesat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai keislaman dilakukan melalui strategi yang holistik meliputi pembiasaan kegiatan religius, keteladanan guru, integrasi nilai keislaman dalam pembelajaran, penggunaan media edukatif berbasis Islami, serta kolaborasi aktif dengan orang tua. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa efektivitas penanaman nilai sangat dipengaruhi oleh konsistensi praktik pendidikan antara lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pendidikan Islam anak usia dini melalui kerangka strategis yang mengintegrasikan dimensi pedagogis, sosial, dan religius dalam pembentukan karakter religius anak. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pendekatan yang kontekstual, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam pendidikan karakter Islam.