cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Analisis Tingkat Pendapatan dan Kelayakan Usaha Batako Dindey di Kampung Uripcu Distrik Warmare Kabupaten Manokwari Lapika Ullo; Theodorus Lamaurin Herin; Mariana Salosso
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8300

Abstract

Usaha produksi batako berbasis alat cetak manual merupakan salah satu sektor UMKM yang penting bagi penyediaan material bangunan terjangkau di daerah terpencil Papua Barat, namun kajian empiris tentang profitabilitas dan kelayakan usaha sejenis di wilayah ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya produksi, pendapatan kotor, laba bersih, serta kelayakan finansial Usaha Batako Dindey di Kampung Uripcu, Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari melalui empat instrumen analisis: R/C ratio, Break Even Point (BEP), Harga Pokok Produksi (HPP), dan marjin kontribusi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung proses produksi, dan dokumentasi catatan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) total biaya produksi per bulan sebesar Rp 7.375.000 yang terdiri dari biaya tetap Rp 3.525.000 dan biaya variabel Rp 3.850.000, dengan HPP per batako sebesar Rp 1.180; (2) penerimaan kotor per bulan sebesar Rp 12.500.000 dari produksi 6.250 batako dengan harga jual Rp 2.000 per batako; (3) laba bersih per bulan sebesar Rp 5.125.000, mewakili margin laba bersih 41,0%; (4) R/C ratio sebesar 1,69, jauh di atas ambang 1,0; (5) BEP unit sebesar 2.547 batako/bulan (40,8% dari kapasitas) dengan margin of safety 59,2%; dan (6) marjin kontribusi per unit Rp 1.384 dengan Rasio Marjin Kontribusi (RMC) 69,2%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Usaha Batako Dindey adalah usaha yang layak dan menguntungkan, namun membutuhkan penerapan sistem pencatatan keuangan yang terstruktur, manajemen persediaan bahan baku yang lebih baik, dan strategi antisipasi terhadap fluktuasi permintaan musiman.
Pengaruh Harga Jual Sayur dan Permintaan Konsumen terhadap Pendapatan Penjual Sayur di Pasar Wosi Manokwari Maryance Yeum; Desi Suharnani Suharsono; Theodorus Lamaurin Herin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8301

Abstract

Pasar Wosi Manokwari merupakan pasar tradisional terbesar di Provinsi Papua Barat yang menjadi pusat perdagangan sayur-mayur dengan dinamika harga dan permintaan yang sangat fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga jual sayur (X1) dan permintaan konsumen (X2) terhadap pendapatan penjual sayur (Y) di Pasar Wosi Manokwari, baik secara parsial maupun simultan. Metode kuantitatif asosiatif diterapkan dengan purposive sampling terhadap 50 pedagang sayur aktif yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner 24 item berskala Likert 1–5 dan wawancara langsung, dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) harga jual sayur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (β=0,697; t=6,879; p<0,05) dengan korelasi bivariat yang sangat kuat (r=0,819); (2) permintaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (β=0,447; t=3,692; p<0,05) dengan korelasi yang kuat (r=0,698); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=68,479; p<0,05; R²=0,744), artinya 74,4% variasi pendapatan pedagang sayur di Pasar Wosi dijelaskan oleh harga jual dan permintaan konsumen. Harga jual sayur merupakan prediktor yang lebih dominan. Strategi penetapan harga yang adaptif terhadap kondisi pasar dan upaya meningkatkan loyalitas konsumen merupakan rekomendasi utama bagi pedagang sayur di Pasar Wosi
Pengaruh Digitalisasi Arsip terhadap Kecepatan Pelayanan Administrasi Kepegawaian di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua Barat Listya Okte Defi; Desi Suharnani Suharsono; Budiman
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8303

Abstract

Pengelolaan arsip kepegawaian berbasis kertas (manual) semakin tidak mampu mendukung tuntutan pelayanan administrasi yang cepat, akurat, dan efisien di era transformasi digital birokrasi pemerintahan Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digitalisasi arsip terhadap kecepatan pelayanan administrasi kepegawaian di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat. Digitalisasi arsip diukur melalui empat dimensi: ketersediaan infrastruktur teknologi, kelengkapan konversi dokumen digital, kemudahan akses dan penelusuran arsip, serta keamanan data digital. Kecepatan pelayanan diukur melalui empat dimensi: waktu penyelesaian layanan, kecepatan akses data, responsivitas petugas, dan ketepatan waktu penyelesaian. Metode kuantitatif asosiatif dengan sampling jenuh (sensus) diterapkan terhadap seluruh 88 ASN BPKAD Provinsi Papua Barat (80 PNS + 8 PPPK). Data dikumpulkan melalui kuesioner 40 item berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi arsip berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecepatan pelayanan administrasi kepegawaian (β=0,760; t=9,360; p<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,710 (kategori Kuat) dan koefisien determinasi R²=0,505. Artinya, 50,5% variasi kecepatan pelayanan administrasi kepegawaian di BPKAD Provinsi Papua Barat dapat dijelaskan oleh tingkat digitalisasi arsip. Percepatan implementasi sistem informasi kepegawaian berbasis Document Management System (DMS) yang terintegrasi merupakan rekomendasi utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian
Analisis Modal Usaha dan Manajemen Piutang terhadap Kemampuan Mempertahankan Laba Usaha Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Warmare Kabupaten Manokwari Krip Jefan Wonggor; Budiman; Mariana Salosso
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8309

Abstract

Usaha mikro Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, menghadapi tantangan struktural dalam mempertahankan laba akibat keterbatasan pengelolaan modal dan praktik piutang berbasis kekeluargaan yang mengakar kuat dalam budaya komunal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan modal usaha dan manajemen piutang dilakukan oleh pelaku usaha mikro OAP, mengidentifikasi hambatan akses permodalan formal, dan memahami pengaruh kedua aspek tersebut terhadap kemampuan mempertahankan laba usaha. Berlandaskan grand theory pemberdayaan ekonomi masyarakat (Freire; Sen; Chambers), middle theory modal kerja dan perilaku keuangan usaha mikro, serta applied theory manajemen piutang dan ketahanan laba, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari lima pelaku usaha mikro OAP dan lima informan pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan-verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan empat temuan utama: (1) modal usaha dikelola secara subsisten dan berbasis pengalaman, tanpa pemisahan yang jelas antara kas usaha dan kebutuhan keluarga; (2) manajemen piutang dijalankan atas dasar kepercayaan kekeluargaan sehingga penagihan bersifat lenient dan mengakibatkan tertahannya modal dalam piutang tidak produktif; (3) hambatan akses permodalan formal mencakup ketiadaan agunan, rendahnya literasi keuangan, dan ketidakbiasaan terhadap prosedur administrasi perbankan; (4) interaksi antara pengelolaan modal yang tidak terstruktur dan manajemen piutang berbasis relasi sosial secara sinergis melemahkan kemampuan mempertahankan laba dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi kebijakan pemberdayaan ekonomi OAP yang perlu mengintegrasikan penguatan literasi keuangan berbasis budaya dengan pendampingan manajemen usaha yang kontekstual
Papan Interaktif Digital Sebagai Inovasi Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Nurliana Hermayanti; Ana Fitrotun Nisa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8319

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar matematika pada murid sekolah dasar masih sering ditemukan, salah satunya disebabkan oleh pembelajaran yang kurang memanfaatkan media interaktif. Penggunaan papan interaktif digital menjadi salah satu alternatif media berbasis teknologi yang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif bagi murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas papan interaktif digital terhadap hasil belajar matematika murid kelas V sekolah dasar pada materi sudut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada 13 murid kelas V SD Negeri Cungkuk Tempel dengan teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar melalui pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, perhitungan N-Gain, dan paired sample t-test berbantuan aplikasi Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar dari 60,0 sebelum perlakuan menjadi 88,5 setelah pembelajaran menggunakan papan interaktif digital. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,705 berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan peningkatan hasil belajar yang baik. Selain itu, hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, papan interaktif digital dapat digunakan secara efektif untuk mendukung peningkatan hasil belajar matematika murid sekolah dasar.
Pengelolaan Lingkungan Belajar Sentra Persiapan dalam Meningkatkan Aspek Bahasa Anak Usia Dini Nur Hayati; Jamilah; Hannafirsta Seroja Mujapasa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8354

Abstract

Lingkungan belajar merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia dini. Pengelolaan lingkungan belajar sentra persiapan yang tepat dapat memberikan stimulasi yang optimal terhadap kemampuan bahasa anak, meliputi kemampuan menyimak, berbicara, serta kemampuan keaksaraan awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan lingkungan belajar sentra persiapan dalam meningkatkan aspek bahasa anak usia dini di TK Pertiwi II Desa Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, dan anak didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan belajar sentra persiapan dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan meliputi penyusunan kegiatan pembelajaran, pengorganisasian alat permainan edukatif, serta penataan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan bahasa anak. Tahap pelaksanaan berfokus pada pemberian stimulasi bahasa melalui aktivitas komunikasi, pengenalan huruf, membaca gambar, dan pengembangan kosakata anak. Tahap evaluasi dilakukan melalui pengamatan secara berkelanjutan terhadap perkembangan bahasa anak. Dengan demikian, pengelolaan lingkungan belajar sentra persiapan yang efektif memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan aspek bahasa anak usia dini.
Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5–6 Tahun Elly; Jamilah; Hannafirsta Seroja Mujapasa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8355

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa yang perlu distimulasi sejak usia dini sebagai dasar bagi anak dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pengenalan keterampilan membaca pada anak usia 5–6 tahun perlu dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dengan memanfaatkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik serta tahapan perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kartu kata bergambar yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5–6 tahun di TK Melati Desa Barang, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan ahli media, ahli materi, guru kelas, serta anak usia 5–6 tahun sebagai pengguna media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata bergambar yang dikembangkan memiliki karakteristik desain yang sesuai, tampilan visual yang menarik, serta sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Media tersebut dinyatakan valid oleh para ahli, praktis untuk digunakan oleh guru, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Penggunaan kartu kata bergambar membantu anak dalam mengenal huruf, menghubungkan kata dengan gambar, meningkatkan penguasaan kosakata, serta meningkatkan minat dan partisipasi anak dalam kegiatan membaca. Dengan demikian, media kartu kata bergambar dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang inovatif untuk mendukung peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5–6 tahun
Implementasi Metode Storytelling (Bercerita) Menggunakan BonekaTangan untuk Meningkatkan Kosa Kata Kasiyati; Jamilah; Hannafirsta Seroja Mujapasa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8356

Abstract

Perkembangan kosa kata merupakan salah satu aspek mendasar dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang mendukung kemampuan anak dalam berkomunikasi, menyampaikan gagasan, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Namun, stimulasi kosa kata memerlukan metode pembelajaran yang tepat, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Metode storytelling (bercerita) menggunakan boneka tangan merupakan salah satu metode pembelajaran interaktif yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan serta mendorong anak untuk aktif dalam kegiatan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode storytelling (bercerita) menggunakan boneka tangan dalam meningkatkan kosa kata anak di TK Pertiwi VIII E, Jalan Lawu, Desa Suka Jaya, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan anak didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh hasil penelitian yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode storytelling menggunakan boneka tangan dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, anak menunjukkan peningkatan antusiasme, keberanian dalam mengungkapkan pendapat, serta kemampuan dalam memahami dan menggunakan kosa kata baru. Penggunaan boneka tangan mampu menarik perhatian anak, menciptakan interaksi dua arah antara guru dan anak, serta membantu anak mengingat kosa kata baru melalui pengalaman bercerita yang bermakna. Dengan demikian, implementasi metode storytelling menggunakan boneka tangan dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan perkembangan kosa kata anak usia dini
Pengaruh Work Life Balance Terhadap Job Satisfaction Melalui Mediasi Employee Engagement Pada Pt. Fortuna Lab Indonesia Radhifa Pramudya Rahman; Lik Anah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8359

Abstract

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengujian hipotesis. Sampel penelitian berjumlah 110 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, work life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan karyawan. Variabel keterikatan karyawan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Lebih lanjut, keterikatan karyawan mampu memediasi hubungan positif dan signifikan antara work life balance dan kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan kehidupan kerja yang dirasakan karyawan, maka semakin tinggi keterlibatan karyawan dalam pekerjaan yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan kerja.
Pengembangan Instrumen Tes Hasil Belajar Fisika Dasar Materi Temperatur dan Kalor Wahyuni Nurnaningsih; Dewi Diana Paramata; Abdul Haris Odja; Mursalin; Trisnawaty Junus Buhungo; Ritin Uloli
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8360

Abstract

Ketersediaan instrumen penilaian yang valid dan reliabel menjadi faktor penentu yang sangat berpengaruh terhadap baik atau tidaknya kualitas evaluasi pembelajaran yang dijalankan. Pengembangan instrumen tes hasil belajar yang terstandar pada materi Temperatur dan Kalor menjadi fokus utama penelitian ini, dengan sasaran mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA yang mengikuti mata kuliah Fisika Dasar. Model ADDIE yang terdiri atas tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation dipilih sebagai kerangka kerja dalam penelitian ini yang menggunakan metode Research and Development (R&D). Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Universitas Negeri Gorontalo dilibatkan sebagai responden dalam uji coba terbatas maupun uji coba luas yang dilakukan setelah instrumen sebelumnya mendapatkan validasi dari para ahli. Para ahli memberikan penilaian kelayakan yang sangat tinggi terhadap instrumen yang dikembangkan, dengan skor rata-rata mencapai 92,31%. Koefisien reliabilitas sebesar 0,93 yang tergolong kategori sangat tinggi berhasil diraih bersama 30 butir soal yang dinyatakan valid sebagai hasil dari uji coba terbatas yang telah dilakukan. Tingkat kesukaran yang proporsional, daya beda yang baik, serta pengecoh yang efektif menjadi tiga temuan utama yang terungkap dari hasil analisis butir soal pada instrumen yang dikembangkan. Uji coba luas yang dilakukan setelah proses revisi membuktikan bahwa instrumen mampu menghasilkan 26 butir soal pilihan ganda yang valid dengan tingkat reliabilitas yang tetap stabil di angka 0,93. Instrumen akhir yang dihasilkan memiliki tingkat kesukaran yang seimbang, daya beda yang baik, serta efektivitas pengecoh yang optimal, sehingga kemampuannya dalam mengukur hasil belajar mahasiswa secara akurat tidak perlu diragukan lagi. Pengukuran hasil belajar pada materi Temperatur dan Kalor dapat dilakukan secara lebih akurat menggunakan instrumen yang telah dikembangkan karena telah memenuhi standar kualitas instrumen evaluasi, baik dari aspek kelayakan maupun reliabilitasnya.