cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Strategi Resiliensi UMKM Halal Melalui Adopsi Teknologi Digital: Perspektif Manajemen Strategik Syariah Helen Maysari; Salsabila Hikmah; Nabila Novelia; Trima Nurkhasanah; Agustina Mutia
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8673

Abstract

Perkembangan ekonomi digital mendorong UMKM halal untuk meningkatkan resiliensi supaya dapat eksis sekaligus bertumbuh dalam kompetisi pasar yang ketat. Fokus utama dari riset ini Adalah mengidentifikasi sejauh mana implementasi teknologi digital berkontribusi dalam memperkuat Resiliensi UMKM halal berdasarkan perspektif manajemen strategik syariah. Pendekatan riset ini mengandalkan studi literatur (library research) lewat pengkajian mendalam terhadaprujukan-rujukan ilmiah yang sesuai topik. Temuan dari kajian ini membuktikan bahwa daya saing para pelaku UMKM halal dapat terdongkrak berkat digitalisasi, yang memicu ekspansi pasar serta efektivitas operasional, dan inovasi bisnis. Penerapan digitalisasi harus berlandaskan prinsip kejujuran, amanah, keadilan, dan kemaslahatan. Strategi yang dapat dilakukan meliputi pemasaran digital, peningkatan kompetensi SDM, pemanfaatan fintech syariah, serta digitalisasi manajemen usaha. Meskipun demikian, proses penyerapan teknologi ini masih terkendala oleh minimnya kecakapan digital, keterbatasan sarana prasarana, serta aspek pembiayaan. Oleh sebab itu, diperlukan keterlibatan dan dukungan dari multipihak untuk menciptakan ekosistem digital halal yang berkelanjutan.
Analisis Ergonomi Postur Kerja Operator Produksi Di Proses Perakitan Assembly Box Menggunakan Metode Reba: Studi Kasus: Pt Xyz, Bekasi Muhamad Tegar Ardhana; Hendri Herlambang; Abdul Halim Anshor
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8692

Abstract

Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari kesesuaian antara manusia, pekerjaan, dan lingkungan kerja guna meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta produktivitas kerja. Pada proses perakitan (assembly box) di PT XYZ Bekasi, operator melakukan aktivitas kerja secara manual dengan posisi berdiri, membungkuk, menjangkau, menekan, menjepit, dan memasang komponen secara berulang yang berpotensi menimbulkan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keluhan MSDs dan menganalisis risiko postur kerja operator pada proses perakitan assembly box. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh terhadap 14 operator produksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM). Analisis risiko postur kerja dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), sedangkan identifikasi akar penyebab dilakukan menggunakan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total NBM sebesar 82 yang termasuk kategori risiko tinggi dengan keluhan dominan pada bahu, punggung, pinggang, lengan, pergelangan tangan, dan kaki. Hasil analisis REBA menunjukkan skor 5 yang termasuk kategori risiko sedang sehingga memerlukan investigasi lebih lanjut dan perbaikan dalam waktu dekat. Faktor penyebab utama berasal dari operator, metode kerja, alat kerja, material, lingkungan kerja, dan pengaturan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas perakitan assembly box memiliki risiko ergonomi yang memerlukan perbaikan untuk mengurangi potensi MSDs dan meningkatkan kenyamanan kerja operator
Pengaruh Penggunaan Media Animasi Berbasis Articial Intelligence (AI) Materi Penjumlahan Matematika Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas II Di SD Negeri 3 Peguyangan Denpasar Wayan Rencani; I Gusti Ngurah Triyana; I Made Sukariawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8713

Abstract

Pendidikan sangat penting bagi kehidupan secara konseptual pendidikan dimaknai sebagai proses upaya yang di lakukan secara sadar terencana dan membagun lingkungan yang belajar yang efektif sehingga mampu meningkatkan pencapaian pembelajaran yang lebih efektif. Salah satu pembelajaran yang sangat penting adalah matematika merupakan ilmu global dan melatih kemampuan berpikir logis, terstuktur dan kritis pada peserta didik matematika adalah kemapuan dasar siswa misalnya dalam berhitung dan mejumlahkan dalam bilangan.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas II SD Negeri 3 Peguyangan pada materi penjumlaha. Proses pembelajaran yang masih menggunakan metode yang konvensional dan peserta kurang aktif, cepat bosan dan kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan. Oleh karena itu ,di perlukan media pembelajaran yang inovatif dan media pembelajaran yang menciptakan suasana belajar yang aktif,dan menyenakanan salah satu media yang bisa digunakan adalah media animasi berbasis Artificial Interlligence (AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi berbasi AI Terhadap hasil belajar matematika materi penjumlahan peserta didik kelas II di SD Negeri 3 Peguyangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre- eksperimen dan desain one group pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II SD Negeri 3 peguyangan dengan jumlah sisiwa 35.Teknik pengumpulan data menggunakan test berupa soal 40 soal pilihan ganda. Data yang digunakan yaitu analisi menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa penggunaan media animasi berbasis AI. Hasil penelitian penggunaaan media animasi berbasis AI ini memberika pengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. Terlihat dari penilain posttest lebih meninggkat dari pada nilai rata- rata pretes. Media animasi juga meninggkatan peserta didik untuk belajaran lebih aktif dan keterlibatan peserta didik.
Peran Promosi Penjualan dan Personal Selling Terhadap Volume Penjualan Retail Modern Nurlatifah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran promosi penjualan dan personal selling terhadap volume penjualan retail modern di Kota Batam. Lanskap retail modern menghadapi persaingan yang semakin ketat seiring dengan perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen, sehingga strategi pemasaran yang efektif menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku retail untuk mempertahankan dan meningkatkan volume penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 80 responden yang terdiri dari pelanggan retail modern di Kota Batam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi melalui bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan retail modern dengan nilai t-hitung sebesar 3,452 dan nilai signifikansi 0,001. Personal selling juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan retail modern dengan nilai t-hitung sebesar 4,128 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, promosi penjualan dan personal selling berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan retail modern dengan nilai F-hitung sebesar 28,743 dan nilai signifikansi 0,000. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa promosi penjualan dan personal selling mampu menjelaskan variasi volume penjualan sebesar 42,8%, sedangkan 57,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi strategi promosi penjualan dan personal selling yang sinergis bagi pelaku retail modern untuk mengoptimalkan volume penjualan dalam menghadapi kompetisi pasar yang dinamis
Islamic Worldview in Science: Transformasi Paradigma Ilmu di Era Disrupsi Digital Sudirman Anwar; Said Maskur; Muhammad Faisal
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8742

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi paradigma ilmu dalam perspektif Islamic worldview di tengah era disrupsi digital, dengan fokus pada analisis kritis terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum serta rekonstruksi epistemologi integratif yang berbasis pada tauhid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis hermeneutis terhadap literatur akademis kontemporer mengenai islamisasi ilmu, integrasi sains-agama, dan epistemologi Islam. Kerangka teoretis penelitian mengintegrasikan konsep Islamisasi Ilmu Al-Faruqi, de-westernization of knowledge Al-Attas, dan sacred science Nasr untuk membangun model analisis transformasi paradigma ilmu yang holistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) dikotomi ilmu agama dan ilmu umum merupakan warisan epistemologis kolonial yang terus berlanjut dalam sistem pendidikan Islam kontemporer dan diperparah oleh logika disrupsi digital yang cenderung sekular-materialistis; (2) paradigma sains bebas nilai yang menjadi fondasi ilmu pengetahuan modern mengalami krisis etis yang signifikan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital yang menimbulkan problem dehumanisasi dan disorientasi pengetahuan; (3) rekonstruksi epistemologi Islam yang integratif, dengan menjadikan tauhid sebagai dasar ontologis dan epistemologis, mampu menawarkan paradigma alternatif yang mengharmoniskan dimensi spiritual dan rasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan di era digital. Artikel ini mengusulkan model transformasi paradigma ilmu berbasis Islamic worldview yang terdiri dari empat dimensi: ontologis, epistemologis, aksiologis, dan teleologis, sebagai kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang bermoral dan bermakna di era Society 5.0
Moderasi Beragama dalam Perspektif Maqasid al-Shariah: Analisis Terhadap Tantangan Radikalisme Digital di Indonesia Fithri Mehdini Addieningrum; Muhammad Faisal
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8744

Abstract

Moderasi beragama telah menjadi agenda strategis nasional Indonesia dalam menghadapi ancaman radikalisme yang kini semakin bermigrasi ke ruang digital. Artikel ini menganalisis moderasi beragama melalui perspektif maqasid al-shariah sebagai kerangka normatif-teleologis yang menyediakan fondasi filosofis bagi praktik moderasi beragama, sekaligus merespons tantangan radikalisme digital yang mengancam kelima daruriyyat (perlindungan fundamental) dalam maqasid. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis literatur sistematis, penelitian ini mengembangkan kerangka kerja komprehensif lima dimensi yang mencakup dimensi teologis-normatif (hifz al-din), digital-teknologis (hifz al-'aql), sosiologis-komunitas (hifz al-nasl), institusional-struktural (hifz al-mal), dan kultural-identitas (hifz al-nafs). Temuan menunjukkan bahwa radikalisme digital secara sistematis mengancam seluruh daruriyyat melalui mekanisme distorsi teologis, manipulasi algoritmik, fragmentasi sosial, kooptasi institusional, dan erosi identitas moderat. Model transformasi empat fase yang dikembangkan terdiri dari identifikasi, mitigasi, resiliensi, dan transformasi, memberikan peta jalan operasional bagi institusi keagamaan. Studi kasus terhadap Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Kementerian Agama RI mengungkapkan keragaman pendekatan dan tantangan kontekstual. Analisis kritis mengidentifikasi empat risiko utama: reduksi maqasid menjadi formalisme, disinformasi dan algoritma radikalisasi, eksklusionisme komunitas, dan kooptasi politis. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan model moderasi beragama berbasis maqasid yang responsif terhadap dinamika radikalisme digital
Integrasi Ilmu Agama Dan Sains Modern Dalam Pendidikan Tinggi Islam: Studi Terhadap Rekonstruksi Kurikulum Akademik Dukhroini Ali; Muhammad Faisal
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8746

Abstract

Artikel ini mengkaji problematika rekonstruksi kurikulum akademik dalam konteks integrasi ilmu agama dan sains modern di pendidikan tinggi Islam. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis hermeneutik dan studi komparatif, penelitian ini mengembangkan kerangka konseptual lima dimensi rekonstruksi kurikulum yang mencakup dimensi filosofis-fondasional, epistemologis-metodologis, struktural-organisasional, pedagogis-praktis, dan evaluatif-asessmentif. Model transformasi kurikulum empat fase yang dirumuskan meliputi dekonstruksi, desain ulang, implementasi, dan institutionalisasi, yang berfungsi sebagai panduan sistematis bagi perguruan tinggi Islam dalam merekonstruksi kurikulum secara integratif. Studi kasus terhadap UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum memerlukan komitmen institusional berkelanjutan, pengembangan kapasitas dosen transdisipliner, serta sinergi antara kebijakan top-down dan inisiatif bottom-up. Analisis kritis mengidentifikasi empat risiko utama, yaitu fragmentasi kurikuler, dikotomi epistemologis, resistensi institusional, dan dekontekstualisasi kurikulum, yang berpotensi menghambat efektivitas rekonstruksi jika tidak dimitigasi secara tepat. Penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan model rekonstruksi kurikulum yang operasional dan kontekstual bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam yang integratif
Implementasi Pendekatan Humanis pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Kota Gorontalo Nurfadila Ismail; Mujahid Damopolii; Kusmawaty Matara; Karjianto
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8756

Abstract

Pembelajaran Akidah Akhlak memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Namun, proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan peserta didik kurang aktif dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan humanis pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Al Huda Kota Gorontalo, meliputi perencanaan guru, kendala yang dihadapi, dan solusi yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru Akidah Akhlak, peserta didik, dan kepala madrasah sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanis diterapkan melalui penyusunan perangkat pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penggunaan metode diskusi dan tanya jawab, serta pemberian kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan pendapat. Penerapan tersebut mampu meningkatkan keaktifan, keberanian, dan rasa percaya diri peserta didik. Kendala yang dihadapi berupa perbedaan karakteristik siswa dan rendahnya partisipasi sebagian peserta didik. Solusi yang dilakukan adalah pendekatan personal, komunikasi yang baik, dan penciptaan suasana belajar yang nyaman. Dengan demikian, pendekatan humanis mendukung pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.
Sistem Informasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Berbasis Web Dengan Notifikasi Whatsapp Pada Inspektorat Kabupaten Pasaman Haris Suryamen; Nurul Syifa Utami
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8758

Abstract

Pelaksanaan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) pada Inspektorat Kabupaten Pasaman masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengelolaan dokumen yang belum terintegrasi, proses verifikasi yang membutuhkan waktu lama, kesulitan dalam pemantauan progres penyelesaian rekomendasi audit, serta keterlambatan penyampaian informasi antara Inspektorat dan objek pemeriksaan (Obrik). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi tindak lanjut hasil pemeriksaan berbasis web dengan integrasi notifikasi WhatsApp pada Inspektorat Kabupaten Pasaman. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi menggunakan framework Laravel, serta pengujian sistem melalui black box testing dan user acceptance test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu membantu Inspektorat Kabupaten Pasaman dalam meningkatkan efektivitas verifikasi dan memantau TLHP, mempercepat komunikasi antar pihak melalui notifikasi WhatsApp secara real-time, mempermudah proses verifikasi dokumen tindak lanjut, serta menyediakan informasi perkembangan penyelesaian TLHP yang lebih terstruktur, transparan, dan mudah diakses oleh pimpinan maupun tim pengawas. Hasil User Acceptance Testing (UAT) memperoleh skor sebesar 93,6% dengan kategori "Sangat Baik", yang mengindikasikan bahwa sistem telah diterima dengan baik oleh pengguna dan sesuai dengan kebutuhan operasional di lingkungan Inspektorat Kabupaten Pasaman.
Kepemimpinan Pendidikan Yang Adaptif Dan Visioner Dukhroini Ali; Resdin Efendi Pasaribu; Mujid; Erma Fatmawati; Khotimatus Sholikhah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan visioner dalam menghadapi tantangan perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta dinamika dunia pendidikan di era globalisasi. Kepemimpinan pendidikan tidak lagi hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga dituntut mampu membangun inovasi, kolaborasi, dan transformasi kelembagaan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan yang adaptif ditandai dengan kemampuan pemimpin dalam merespons perubahan secara cepat, fleksibel, dan solutif, sedangkan kepemimpinan visioner diwujudkan melalui kemampuan merancang arah dan tujuan pendidikan jangka panjang yang berorientasi pada peningkatan mutu lembaga pendidikan. Selain itu, pemimpin pendidikan yang efektif mampu mengintegrasikan nilai-nilai inovasi, komunikasi, penguatan budaya organisasi, serta pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan visioner menjadi faktor strategis dalam menciptakan lembaga pendidikan yang kompetitif, responsif, dan relevan terhadap kebutuhan zaman