cover
Contact Name
Qholiva Yuni Fadilla
Contact Email
qholiva.yuni.fadilla@umy.ac.id
Phone
+6282323199490
Journal Mail Official
audiens.ik@umy.ac.id
Editorial Address
Department of Communication Studies, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Audiens
ISSN : -     EISSN : 27224856     DOI : https://doi.org/10.18196/jas
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles 268 Documents
Ekspansi Politik Dinasti Jokowi: Peirce's Semiotic Study on the cover of Tempo Magazine Fatiya Zahida; Nasution, Nadya Amalia
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.504

Abstract

Media coverage plays a crucial role in shaping public perception of political dynamics in Indonesia, particularly through visual representations. The increasing concerns about political dynasties and their impact on democratic processes have become a significant issue in Indonesian politics.  This research applies Charles Sanders Peirce's semiotic theory to analyze the cover of Tempo magazine using qualitative research. The study aims to reveal the essential messages and ideological constructions conveyed to the audience by examining the signs, symbols, and meanings embedded in the cover design. The analysis focuses on the cover of Tempo magazine's 02 June 2023 edition, "Political Expansion of the Jokowi Dynasty." Through a detailed semiotic study, this research reveals how Tempo magazine utilises visual and textual elements to communicate its editorial stance, attract readers, and reflect contemporary socio-political issues. The results of the study are based on the analysis of Peirce's semiotic theory, namely that Tempo magazine, through the illustrations on its cover, succeeded in conveying a message about the political expansion of the Jokowi dynasty through the use of solid symbols and effective visual signs, including analysis through icons, indexes, and symbols. These results significantly contribute to a deeper understanding of media semiotics and how magazine covers can influence public perception.
Perjalanan Sineas Independen Jember: Diseminasi Film Melalui Program Misbar Komunitas Film Layar Kamisan Muhammad Zamroni; Ni Luh Ayu Sukmawati; Bambang Aris Kartika; Denny Antyo Hartanto
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.516

Abstract

Kajian ini membahas strategi Komunitas Layar Kamisan di Jember dalam mendiseminasikan film independen melalui program "Misbar." Program ini menjadi platform bagi sineas lokal untuk memamerkan karya mereka, menciptakan ruang diskusi, dan memfasilitasi kolaborasi antar komunitas. Dengan menggunakan pendekatan circuit of culture yang dikembangkan oleh Hall dan du Gay, kajian ini menyoroti bagaimana produksi, distribusi, dan penerimaan film independen berinteraksi dalam konteks sosial, budaya, dan ekonomi Jember. Melalui program "Misbar," komunitas ini berhasil memperluas jaringan distribusi alternatif, memanfaatkan festival dan pemutaran di ruang komunitas untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Program ini juga berperan penting dalam membangun apresiasi publik terhadap film-film independen yang mencerminkan identitas dan isu sosial lokal. Kajian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, untuk menggali dinamika komunitas film di Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui program seperti "Misbar," sineas lokal dapat mengatasi keterbatasan sumber daya, mendistribusikan karya mereka secara lebih mandiri, dan membangun dialog konstruktif dengan penonton. Strategi ini memperkaya ekosistem kreatif lokal dan mendukung keberlanjutan industri film independen di Jember.
Gaya Komunikasi Interpersonal Guru Terhadap Keterlibatan Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan Puspahati, Destya Cantika; Oki Cahyo Nugroho; Deny Wahyu Tricana
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.521

Abstract

Semua anak memiliki hak untuk menempuh pendidikan disekolah, termasuk anak berkebutuhan khusus. Guru sebagai informan yang baik adalah kunci dari keberhasilan siswanya memahami pesan yang disampaikan. Banyak kegagalan penyampaian pesan yang disebabkan oleh ketidak sesuaian gaya komunikasi antar guru terhadap siswanya. Jika, guru mempunyai gaya komunikasi yang tepat maka pesan yang disampaikan kepada siswa akan mudah dipahami dan tentu mempengaruhi cara pemahaman pesan oleh siswanya. Komunikasi interpersonal yang dikaitkan dengan gaya komunikasi juga menjadi kunci efektifitas dalam mencapai keberhasilan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi interpersonal guru terhadap siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan. Peneliti menggunakan motode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara pada guru Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan. Untuk memahami gaya komunikasi dominan pada guru maka peneliti menggunakan teori gaya komunikasi Norton yang meliputi 10 gaya komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya komunikasi interpesonal guru dengan penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal yang disesuai kan dengan kebutuhann siswa. Hambatan dalam komunikasi yang tentu ada termasuk kesulitan memahami pesan dan perbedaan dalam merespon maka diperlukan pendekatan dan perlakuan yang berbeda.
Efektivitas Komunikasi Pemasaran Interaktif Melalui Instagram Menggunakan Customer Respon Index (Studi pada Desa Wisata Mendak Kabupaten Madiun) Istikhomah, Fajar; Shobri, Muhammad Qolbi; Ibrahim, Malik; Haryanti
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.523

Abstract

Komunikasi pemasaran merupakan bagian pentig dari keberlanjutan pariwisata. Instagram merupakan salah satu media yang sering digunakan untuk melakukan pemasaran termasuk dalam mempromosikan pariwisata. Efektivitas dari instagram tersebut perlu diukur untuk melihat keberhasilan dari Instagram dalam memperkenalkan pariwisata lokal. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix method) yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diambil dari pengikut instagram @waturumpuk_mendak sedangkan data kualitatif diambil dari stakeholder wisata watu rumpuk yang meliputi pemangku kepentingan, pengelola wisata, dan pengunjung. Dari penelitian ini telah mendapatkan hasil bahwa instagram mampu memberi kasadaran, pemahaman, menarik minat, membangun niat dan melakukan tindakan atau datang ke wisata Watu Rumpuk Desa Mendak kabupaten Madiun.
Strategi Marketing Partai Politik untuk Membangun Kepercayaan Konstituen di Kota Madiun Mukhlisin, Latutik; Nuril Endi Rahman; Malik Ibrahim
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  bagaimana strategi marketing politik yang diterapkan oleh partai politik  di Kota Madiun. Penelitian juga bertujuan untuk mengetahui apa saja media pemasaran yang dipilih parpol dan bagaimana penerapan secara nyata di lapangan.  Penelitian dilakukan terhadap parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Madiun yakni PDIP, Partai Demokrat dan Partai  Gerindra. Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung. Sementara data sekunder  diperoleh melalui telaah dokumen dari sumber-sumber terkait. Dengan teori marketing politik yang menerapkan konsep marketing mix, hasil penelitian menyimpulkan bahwa literatur tentang political marketing maupun marketing mix tidak sepenuhnya bersifat aplikatif. Benar bahwa ada kemiripan antara pemasaran politik dengan pemasaran bisnis, tetapi tidak secara penuh. Hasil penelitian ini mengecualikan untuk aspek price dan place. Price dalam konsep pemasaran bisnis identik dengan harga murah tidak dapat sepenuhnya diterapkan dalam konsep pemasaran politik. Demikian halnya aspek place yang dalam konsep pemasaran bisnis identik dengan tempat atau lokasi strategis. Dalam pemasaran politik sama sekali tidak mencerminkan makna place yang sesungguhnya. Partai politik dikonseptualisasikan sebagai produk yang telah memiliki positioning tertentu. Positioning parpol yang menancap kuat di benak pemilih menjadikan pemilihnya loyal.
Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Pembangunan Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan dengan Komunitas Adat Terpencil (Suku Dayak Meratus) Nadia Wiyata Hanif; Setyawan, Sidiq
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.531

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terhadap masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Dayak Meratus di Desa Hinas Kiri. Keterbatasan akses infrastruktur, bahasa, dan budaya di daerah terpencil menjadikan penyampaian pesan pemerintah sebagai tantangan signifikan. Penelitian ini mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam strategi komunikasi yang diterapkan, serta perlunya pendekatan berbasis budaya untuk membangun hubungan yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Metode kualitatif digunakan dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara dengan Aparatur Sipil Negara, Pembakal Desa, dan Kementerian Sosial. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada kesenjangan dalam akses informasi, strategi komunikasi yang melibatkan dialog dengan tokoh masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kemitraan antara pemerintah dan KAT serta perlunya inovasi dalam metode komunikasi untuk mencapai keberhasilan program pembangunan yang inklusif.
Meredesign Pesan Pembangunan Untuk Kesetaraan Gender di Madura (Sebuah Literatur Review) Surokim, Surokim; Rosyidi, Moch. Imron
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.533

Abstract

Di Madura khususnya Kabupaten Bangkalan angka buta huruf mencapai angka 76.517 di usia 15 hingga 59 tahun dari jumlah penduduk 1,3 juta. Selain itu memasuki era SDGs madura masih dirumitkan dengan permasalahan budaya Patriarki, seperti adanya upaya Raperda Poligami oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada akhir tahun 2016 serta legitimasi kyai mengenai Poligami, bahwa posisi Kyai di masyarakat madura seolah melegalkan poligami. Sehingga poin ke lima dari tujuh belas poin utama SDGs akan sulit tercapai. Di satu sisi masyarakat Madura memiliki kearifan lokal yang sangat unik mengenai kedudukan perempuan. Metode penelitian ini menggunakan studi Pustaka. Maka artkel ini berusaha memberikan solusi bagaimana mengemas pesan pembangunan dengan cara mengetahui karakter audiens. Berdasarkan kearifan lokal tersebut dirasa baik mengkomunikasikan kesetaraan gender dengan pendekatan  ecofeminism. Pembangunan dan inovasi macam apapun tidak akan bermanfaat jika tidak dikomunikasikan. Menurut Childers seorang komunikator pembangunan harus mengetahui audiens, sehingga berangkat dari perspektif itu dirasa perlu merumuskan suatu wacana pembangunan kesetaraan gender dalam bingkai ecofeminism, sehingga dapat memberikan motivasi publik Madura akan pentingnya kesetaraan gender.
Menentang Stereotip Gender dalam Iklan SKINTIFIC x Fimela – International Women’s Day 2024 Hanifah, Nurul; Faturrochman, Azis; Dwi Arifianto, Budi
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana iklan "Skintific x Fimela" mendekonstruksi stereotip gender perempuan melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Dengan menganalisis elemen visual, teks narasi, dan simbol-simbol dalam iklan, penelitian ini mengungkap bahwa iklan tersebut menampilkan perempuan sebagai sosok yang kuat, berprestasi, dan mampu melampaui batas-batas tradisional, seperti menjadi atlet bela diri dalam arena internasional. Narasi yang disampaikan tidak hanya mendorong perempuan untuk melampaui stereotip gender, tetapi juga menginspirasi audiens untuk percaya pada kemampuan mereka dalam mencapai impian. Selain itu, konteks perayaan Hari Perempuan Internasional semakin memperkuat pesan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan yang menjadi inti dari iklan ini. Temuan ini menunjukkan bahwa iklan "Skintific x Fimela" tidak sekadar mempromosikan produk, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai sosial yang mencerminkan pemberdayaan perempuan modern yang inspiratif dan mandiri.
The Representation of Javanese People in the Film "De Oost" by Jim Taihuttu: A Semiotic Analysis by Roland Barthes Arya, Aurel Evan; Sokowati, Muria Endah
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.543

Abstract

Jim Taihuttu's film "De Oost" explores the Dutch colonial period in Indonesia and has drawn attention from researchers interested in how Javanese people are portrayed in cinema. The study employs Roland Barthes' semiotic analysis to analyze the film's representations, revealing that Javanese characters are frequently depicted in stereotypical and subordinate roles that are influenced by Western perspectives. This analysis examines both the apparent and deeper meanings of the representations. Although certain sequences endeavor to demonstrate the complexity and agency of Javanese characters, these representations continue to primarily perpetuate preexisting stereotypes, underscoring the necessity of more precise and equitable media representations. In the film "De Oost," Javanese characters are predominantly depicted in a manner that aligns with the Orientalist perspective, which implies that they are frequently portrayed as stereotypical and of lesser significance. The majority of Javanese characters are depicted in stories that are dominated by Western perspectives, despite the fact that certain sequences attempt to demonstrate their depth and strength. This means that even though there are moments of resistance, the overall portrayal doesn't significantly challenge the dominant narrative.
Social Marketing Strategy of TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara to Increase Reading Literacy Interest on Pulau Ende in 2022–2024 Azhar, Iren Sadeva; Tri Hastuti Nur Rochimah
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i4.545

Abstract

The low reading literacy in Indonesia, especially in remote areas such as Ende Island, East Nusa Tenggara, is a serious problem that requires concrete solutions. One initiative to overcome this problem is through the Community Reading Park (TBM). This study aims to analyze the social marketing strategy implemented by TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara in increasing reading literacy on Ende Island 2022-2024. With a social marketing theory approach and 6P elements (Product, Price, Place, Promotion, Policy, Partnership), this study uses a descriptive qualitative method through interviews, literature studies, and documentation. The results of the study show that TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara has succeeded in developing a strategy that integrates culture and religion in its literacy program, as well as using collaborative promotion with an emotional approach and utilizing opinion leaders to influence people's reading interest. Collaboration with Al-Quran Learning Places (TPA) and schools strengthens program implementation. Supportive government policies also strengthen this strategy. However, TBM still faces obstacles in terms of limited funds and resources to support the continuation of the program.