cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
CHALLENGES AND SOLUTIONS IN OVERCOMING FINANCIAL ADMINISTRATION MANAGEMENT OBSTACLES IN SCHOOL ENVIRONMENTS Melati, Maya Tessa; Simatupang, Azirah Shahieza; Safitri, Dita Ayu; Hidayatullah, Rully
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i3.6258

Abstract

Financial management and educational administration in schools are crucial aspects that affect the quality of educational services. However, many schools face various challenges that hinder the effectiveness of this management. This article aims to identify the main challenges in financial management and educational administration and offers solutions that can be implemented to address these obstacles. The first challenge is the lack of transparency and accountability in financial management. This is often caused by inadequate record-keeping systems and insufficient training for administrative staff. Additionally, many schools are also facing increasing operational costs, making budget management increasingly difficult. Uncertainty regarding funding sources, especially in areas with limited budgets, further complicates this situation. Furthermore, the competence of administrative staff often poses a challenge. Many staff members lack the educational background or training necessary in financial management, leading to errors in budget management. Moreover, the suboptimal use of information technology in some schools hampers efficiency in the collection and analysis of financial data. In addressing these challenges, this article recommends several strategic solutions. First, the implementation of an integrated technology-based financial management system can enhance transparency and accountability. This system allows for real-time monitoring of expenditures and income, as well as facilitating the creation of accurate financial reports.
THE CONCEPT AND IMPORTANCE OF EDUCATIONAL ADMINISTRATION IN IMPROVING THE QUALITY OF EDUCATIONAL INSTITUTIONS: A THEORETICAL AND PRACTICAL REVIEW Yeza, M. Farhan; Ghifari, Zafran; Karen, Febfiola; Hidayatullah, Rully
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i3.6259

Abstract

This article discusses the concept and importance of educational administration in improving the quality of educational institutions, with a focus on both theoretical and practical perspectives. Educational administration is defined as the process of planning, organizing, implementing, and supervising various educational activities to ensure effective and efficient management. The article explores key concepts such as strategic planning, organizational structuring, leadership in execution, and monitoring and evaluation processes within educational settings. Furthermore, the significance of educational administration is highlighted through its impact on operational efficiency, teaching quality, strategic educational planning, human resource development, and institutional innovation. Theoretical insights are drawn from management theories, emphasizing the role of leadership and adaptability, while practical examples demonstrate the application of administrative strategies in successful schools. The article concludes by stressing the critical role of educational administration in fostering a high-quality educational environment, where ongoing challenges such as technological integration and social changes are met with effective leadership and administrative support.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DI ERA KECERDASAN BUATAN: KESIAPAN SEKOLAH UNTUK MENGHADAPI REVOLUSI (EDUCATION TRANSFORMATION IN THE ERA OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE: OUR SCHOOLS' READINESS TO FACE THE REVOLUTION) Ramadhani, Faizah; Albasirah, Nurkhalika; Agil, Selvi Febrima; Hidayatullah, Rully
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i3.6262

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk pendidikan. Artikel ini membahas bagaimana AI mengubah pengalaman belajar siswa dan efisiensi pengajaran, serta tantangan yang dihadapi oleh sekolah dalam menerapkan teknologi ini. Transformasi pendidikan yang dihasilkan oleh AI menawarkan pembelajaran yang dipersonalisasi, asisten virtual, dan analisis data untuk meningkatkan pengalaman belajar. Namun, tantangan seperti ketersediaan infrastruktur, pelatihan guru, etika, dan kesenjangan digital harus diatasi agar sekolah dapat siap menghadapi revolusi pendidikan ini. Langkah-langkah penting yang perlu diambil termasuk investasi dalam teknologi, pengembangan kurikulum yang relevan, kolaborasi dengan pihak ketiga, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan dapat menjadi lebih inklusif dan efektif di era kecerdasan buatan. The rapid advancement of artificial intelligence (AI) has significantly impacted various sectors, including education. This article explores how AI transforms student learning experiences and teaching efficiency, along with the challenges schools face in implementing this technology. The educational transformation brought about by AI offers personalized learning, virtual assistants, and data analytics to enhance the learning experience. However, challenges such as infrastructure availability, teacher training, ethical considerations, and the digital divide must be addressed for schools to be adequately prepared for this educational revolution. Key steps that need to be taken include investing in technology, developing relevant curricula, collaborating with third parties, and conducting ongoing evaluations. With the right approach, education can become more inclusive and effective in the era of artificial intelligence.
ANALISIS NILAI PESAN MORAL PADA FILM DREAM KARYA LEE BYUNG HUN (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Laela Tri Wigati; Muhammad Tsabit
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i3.6269

Abstract

Film adalah produk media massa yang sangat populer akhir-akhir ini. Film juga berfungsi sebagai media hiburan yang merupakan salah satu fungsi lain dari komunikasi. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya popularitas film yang menyampaikan pentingnya ide-ide yang baik dengan cara yang mudah dipahami, menarik, dan ringkas. Seperti halnya dalam film Dream yang menjadi salah satu film yang begitu banyak pesan moralnya. Salah satu karya sutradara Lee Byung Hun bergenre drama komedi yang berdurasi 2 Jam 5 Menit yang ditayangkan di Netflix. Berceritakan tentang Dalam Piala Dunia Tunawisma, para tunawisma yang belum pernah bermain sepak bola berkompetisi untuk memperebutkan piala atau Homeless World Cup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna pesan moral pada film Dream. Oleh karena itu, Semiotika Roland Barthes digunakan dalam analisis penelitian ini untuk mencari isi pesan moral dalam film Dream. Jenis penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan proses pengumpulan data deskriptif. Maka dari itu ditemukan lima makna pesan moral dalam film Dream yaitu ; Peduli terhadap sesama manusia, menghargai waktu, menyesali dan memperbaiki kesalahan, membela teman, dan percaya diri. Kata Kunci: Film, Film Dream, Pesan Moral, Semiotika Roland Barthes, Denotasi, Konotasi, Mitos
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER TOLERANSI BAGI SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH MA’HAD AL-ZAYTUN Dariyani, Sritin; Iswandi, Irvan; Humaeroh, Iis
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i4.6277

Abstract

This study aims to identify and analyze the implementation of character education focused on tolerance for fifth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Ma’had Al-Zaytun. The method used is descriptive qualitative, employing observation, interviews, and documentation techniques. The results of the research show that the implementation of tolerance character education is carried out through learning activities, interactions between students, and extracurricular programs that support tolerance values. These findings emphasize the importance of an inclusive and collaborative school environment in shaping students' character. It is hoped that the results of this study can serve as a reference for other educational institutions in implementing character education aligned with tolerance values in daily life. From the research conducted, it can be understood that tolerance character is not only taught theoretically in schools but is also truly practiced in daily life, both at school, in dormitories, and in public places. Keywords: character education, tolerance, madrasah;
PERAN SENAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI KB NURUL ISLAM An Nisa Zulfah; Nikmatur Rohmah; Mufaroah, Mufaroah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i4.6290

Abstract

Abstrak: Kajian pustaka ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur terkait peran senam dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini, dengan fokus pada implementasinya di lembaga pendidikan anak usia dini seperti KB Nurul Islam. Kemampuan motorik kasar merupakan aspek krusial dalam perkembangan anak usia dini, dan senam telah banyak diteliti sebagai metode yang efektif untuk menstimulasi perkembangan tersebut. Studi ini menggunakan metode analisis konten terhadap berbagai sumber literatur, termasuk jurnal ilmiah, buku teks, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas literatur mendukung efektivitas senam dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak-anak, meliputi aspek keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan otot. Selain itu, beberapa studi juga mengindikasikan manfaat tambahan seperti peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan sosial anak. Kajian ini menyimpulkan bahwa terdapat konsensus ilmiah mengenai peran penting senam dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Rekomendasi dari kajian ini adalah perlunya integrasi program senam yang terstruktur dan konsisten dalam kurikulum pendidikan anak usia dini, serta penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan metode pelaksanaannya.
THE ROLE OF EDUCATIONAL ADMINISTRATION IN ENHANCING LEARNING QUALITY: A LITERATURE REVIEW Khalid, Muhammad; Hidayatullah, Rully
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i4.6298

Abstract

This article explores the critical role of educational administration in enhancing learning quality and institutional success. Through a comprehensive literature review, it examines key functions of educational administration, including leadership, resource management, and technology integration. The findings highlight the significance of transformational and distributed leadership in shaping a positive learning environment and improving student outcomes. Additionally, the article discusses the impact of Educational Management Information Systems (EMIS) and data-driven decision-making on administrative efficiency. The challenges posed by the digital divide and the need for continuous professional development for educational administrators are also addressed. The article concludes with recommendations for policymakers and educational leaders to foster effective administration that adapts to the evolving educational landscape, ultimately driving improvements in learning quality and equity.
DAMPAK PENDIDIKAN ANTI KORUPSI TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL Erika Dwi Putri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i4.6307

Abstract

Pendidikan merupakan tempat pengembangan potensi manusia dalam meningkatkan kecerdasan yangberdasarkan pada kesesuaian Undang-undang Dasar 1945. Salah satu pendidikan yang di ajarkan yaitu mengenai pendidikan anti korupsi yang dimana hal ini mengacu pada tata cara pengelolaan sistempendidikan nasional untuk mengembangkan budaya anti terhadap korupsi melalui lembaga pendidikan yang sejalan dengan visi dan misi pendidikan nasional, yang di jelaskan dalam UU No. 20 Tahun 2003. Pendidikan anti korupsi merupakan upaya pemerintah untuk memberantas korupsi karena saat iniperilaku korupsi belum dapat di hentikan secara maksimal. Pendidikan anti korupsi mempunyai peran penting dalam membentuk karakter dan integritas anak bangsa. Masalah pendidikan anti korupsimenjadi hal yang terlihat ditengah kerumitan tantangan korupsi dan memerlukan partisipasi masyarakat, serta institusi. Pendidikan ini tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi,melainkan juga merupakan instrumen untuk membentuk karakter agar tidak memiliki sifat korupsi.Karena dengan pendidikan anti korupsi anak bangsa dimasa yang akan datang akan terhindar daribudaya korupsi yang ada.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DI TINGKAT SEKOLAH DASAR MELALUI PENANAMAN BUDAYA ANTI KORUPSI OLEH GURU Rintan Destiani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i4.6315

Abstract

Pendidikan memiliki peran fundamental dalam pembentukan karakter individu dan masyarakat, terutama dalam konteks menghadapi tantangan sosial seperti korupsi. Artikel ini membahas pentingnya pendidikan anti korupsi yang diintegrasikan ke dalam kurikulum di sekolah dasar, guna menanamkan nilai-nilai moral dan etika sejak dini. Melalui pendidikan ini, diharapkan generasi muda dapat mengembangkan integritas, tanggung jawab, dan kejujuran, serta menolak praktik korupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi praktik penanaman budaya anti korupsi di SD MIMA 7 Bandar Lampung, melibatkan peran guru, orang tua, dan masyarakat dalam proses tersebut. Hasil menunjukkan bahwa kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua, serta pembiasaan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan di lingkungan pendidikan, sangat penting untuk membangun generasi yang berkomitmen pada integritas. Artikel ini juga merekomendasikan penguatan kurikulum, pelatihan bagi guru dan orang tua, serta keterlibatan masyarakat dalam pendidikan anti korupsi. Dengan demikian, diharapkan pendidikan anti korupsi dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih bersih dan transparan.
STRATEGI KANTIN KEJUJURAN DI SEKOLAH DALAM UPAYA MENANAMKAN NILAI ANTI KORIPSI DI SEKOLAH Ayu Fitriani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i4.6317

Abstract

Korupsi tidak hanya terjadi di tingkat pemerintahan, tetapi juga dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, penting untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi sejak dini, salah satunya melalui sekolah. Salah satu strategi efektif yang dapat diterapkan di sekolah adalah melalui kantin kejujuran. kantin kejujuran adalah sebagai respons terhadap tantangan dalam membangun karakter siswa yang jujur dan bertanggung jawab di tengah era modern yang semakin kompleks. Banyak sekolah merasa bahwa selain aspek akademis, pembentukan moral yang baik juga sangat penting dalam membentuk pribadi yang berintegritas. Kantin kejujuran menjadi salah satu metode yang dipandang efektif untuk menerapkan konsep ini secara praktis dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penerapan kantin kejujuran di sekolah memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi seperti kejujuran, integritas, dan tanggung jawab kepada siswa. Penanaman nilai-nilai antikorupsi pada lembaga pendidikan SMA sebagai upaya preventif pencegahan korupsi dan memberantas korupsi dengan gerakan antikorupsi.Adapun cara untuk mencegah tindakan korupsi dengan membentuk karakter antikorupsi yang ditanamkan melalui budaya antikorupsi, peningkatan kesadaran hukum, dan penanaman integritas para siswa di berbagai sekolah SMA. Melalui kantin kejujuran, siswa dapat memahami secara langsung bahwa tindakan curang, seperti mengambil barang tanpa membayar atau membayar kurang dari seharusnya, adalah bentuk perilaku tidak jujur yang merugikan orang lain.

Page 76 of 160 | Total Record : 1595


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue