cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
HUBUNGAN ANTARA FOLLOWERSHIP STYLES DAN WORK EFFICACY PADA KARYAWAN INDUSTRI PENERBANGAN Kindangen, Ivana Alessandra; Budiarto, Yohanes
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i2.9590

Abstract

PT. X is one of the largest aviation companies in Indonesia that provides both domestic and international flight services and has been in operation for approximately seven decades. In facing the competitive challenges, PT. X must recognize that the company's success does not solely depend on technology and infrastructure, but also on the quality of human resources, especially in terms of work effectiveness. To improve work effectiveness, it is crucial for each employee to have occupational self-efficacy, or what is referred to as work efficacy in the work life (Fullemann et al., 2015). Work efficacy is influenced not only by technical skills or individual work experience but also by environmental factors, work culture, and social relationships with peers and superiors. One such factor is followership styles. The purpose of this study is to explore the relationship between followership styles and work efficacy among employees in the aviation industry at PT. X. This study uses a quantitative method involving 152 active employees at PT. X. Data collection was carried out through the distribution of questionnaires. Two measurement tools were used: the Occupational Self-Efficacy Scale (OSS) by Rigotti (2008) and the Followership Styles Questionnaire (FSQ) by Kelley (19950. The results show that followership styles have a significant correlation with work efficacy. The followership style with the strongest correlation is the exemplary style (r = 0.755, p < 0.05), while the style with the weakest correlation is the passive style (r = 0.212, p < 0.05).
DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GADGET BERLEBIHAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI (PERSPEKTIF NEUROPLATISITAS) Sabrina Tsaqilatussyifa; M. Ahsanul Baihaqi; Abrila Zahrotus Sufia; Afiana Fadhilah; Icah Alifah; Daffa Fadila Adib; Novi Fitriyani; Hidayatu Munawaroh
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i2.9601

Abstract

Pertumbuhan fisik yang sangat penting pada anak usia dini adalah pertumbuhan otak dan sistem syaraf yang berbentuk kognitif dan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak pada usia dini. Salah satu faktor penghambat perkembangan kogntitif adalah penggunaan gadget secara berlebihan pada anak usia dini. penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis dampak negatif penggunaan gadget berlebihan terhadap perkembangan kognitif anak usia dini serta menjelaskan mekanisme dampak tersebut berdasarkan perspektif neuroplastisitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan mempertoleh data yang menunjukkan penggunaan gadget secara berlebihan pada anak usia dini memiliki dampak negatif pada perkembangan kognitif anak seperti menghambat perkembangan sosial emosional anak, menurunkan aktivitas belajar, dan meningkatkan risiko paparan konten tidak mendidik, sedangkan dalam sudut pandang neuroplastisitas, berdampak pada terganggunya pembentukan dan penguatan sinaps baru, pengaruh pada struktur otak, penurunan neuroplastisitas akibat overstimulasi, gangguan pada atensi dan regulasi emosi.
FAKTOR PENYEBAB ANAK MELAKUKAN TINDAK PIDANA Risma Febrina Folasimo, Risma Febrina Folasimo; Salsa Desembriyanti; Zetta Zhafira; Anargya Asjad Maelafaezza; Fransisca Adline Mlati Dewi; Tugimin Supriyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i2.9629

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong anak melakukan perilaku kriminal. Terlibatnya anak-anak dalam kegiatan kriminal merupakan kekhawatiran utama bagi banyak pihak, karena hal ini dapat berdampak negatif terhadap masa depan mereka dan masa depan masyarakat. Faktor penyebab tindak pidana pada anak dapat dikategorikan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kondisi mental dan kepribadian yang negatif, sementara faktor eksternal mencakup aspek kehidupan masyarakat, keluarga, dan kondisi ekonomi. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur, di mana data dikumpulkan tanpa melakukan interaksi secara langsung dengan subjek penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka yang komprehensif, berfokus pada analisis mendalam dan sintesis temuan dari berbagai studi akademis dan empiris yang relevan.
ANALISIS KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA JENJANG SEKOLAH DASAR Valencia Sahara Magfiroh; Intan Nuraeni; Nurul Oktoviani; Utin Syifaria Ghina; Ibrahim Al Hakim
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9646

Abstract

ABSTRAK Keterlibatan orang tua memiliki peranan penting dalam pendidikan, karena keterlibatan orang tua mempengaruhi perkembangan anak dalam berbagai aspek kecerdasan pada anak. Bentuk perhatian orang tua terhadap belajar anak sangat beragam, dapat berupa pemberian bimbingan dan nasihat, pengawasan terhadap belajar anak, pemberian motivasi dan penghargaan serta pemenuhan kebutuhan belajar anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua terhadap hasil belajar siswa pada jenjang sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur mengenai keterlibatan orang tua dalam pendidikan dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa pada jenjang sekolah dasar. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keterlibatan orang tua terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Keterlibatan orang tua, hasil belajar siswa, sekolah dasar
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL GEN Z Kartika Dewi; Nasywa Az Zahra Sopyan; Nur Agustina Setiani Putri; Rama Wijaya Abdul Rozak
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9660

Abstract

Generation Z is increasingly using social media to communicate, share experiences and connect with others. However, there are concerns that excessive or unhealthy use of social media can negatively impact mental health. This study aims to find out how social media impacts mental health. This study uses interview techniques, 3 Generation Z people were selected as samples to measure the level of social media use and how it can impact their mental health. based on the research conducted, social media is very impactful on the mental health of Gen Z both positively and negatively. the negatives are anxiety when unable to access social media, difficulty focusing, stress, insecurity which can trigger disruption of mental health. as for the positive side is positive interaction on social media.
ANALISIS LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL DAN KONSELING KELOMPOK Adhelia Caroline Sufiandi; Amelia Fauziyyah Soviana; Dieni Nur Ilmi Fauziah Rakhmadiana; Rizky Rahmadhani; Syifa’ul Ummah Salsabila Putri Malinda; Elisabeth Christiana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9772

Abstract

Layanan konseling, baik individu maupun kelompok, merupakan bagian integral dari upaya bimbingan untuk membantu individu dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, baik secara personal maupun interpersonal. Konseling individu merupakan layanan bantuan yang diselenggarakan oleh konselor atau psikolog kepada klien dengan tujuan untuk membantu individu mengatasi permasalahannya. Sementara konseling kelompok adalah upaya pembimbing atau konselor membantu memecahkan masalah-masalah pribadi melalui kegiatan kelompok agar tercapai perkembangan yang optimal. Dalam kajian ini, metode studi literatur digunakan untuk menganalisis prosedur layanan konseling individu dan kelompok. Berdasarkan hasil analisis, konseling individu dilakukan secara personal untuk membantu klien menyelesaikan masalah spesifik, sedangkan konseling kelompok memanfaatkan dinamika sosial untuk mendorong pembelajaran dan dukungan bersama. Mekanisme dalam layanan ini diatur melalui asas-asas konseling seperti kerahasiaan, kesukarelaan, dan keterbukaan, yang bertujuan memastikan terciptanya lingkungan konseling yang kondusif. Studi ini menyoroti prosedur layanan konseling individu dan kelompok dengan tujuan untuk memahami perbedaan, manfaat, serta implementasi yang efektif dari kedua pendekatan ini.
LITERATURE REVIEW: PENGELOLAAN KONFLIK DI TEMPAT KERJA Arinda Nasywa Fadillah, Arinda Nasywa Fadillah; Anisa Ayu Febrianti; Nisrina Sholihah; Netty Merdiaty
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9774

Abstract

Manajemen konflik dilingkungan kerja menjadi elemen krusial dalam membangun suasana kerja yang harmonis dan produktif. Konflik kerap terjadi akibat adanya perbedaan nilai, kepentingan, atau tujuan antara individu maupun kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literature guna mengevaluasi berbagai studi yang membahas konflik di tempat kerja serta strategi pengelolaannya. Temuan dari analisis ini mengindikasikan bahwa budaya oragnisasi yang kokoh, gaya kepemimpinan yang adaptif, serta penggunaan teknologi digital dapat mendukung manajemen konflik yang efektif. Manajemen konflik yang baik tidak hanya mampu mengurangi dampak negatif, seperti stres kerja, tetapi juga dapat meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman teoritis dan praktis terkait pentingnya manajemen konflik di lingkungan kerja perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap dinamika organisasi. Dalam upaya menciptakan suasana kerja yang harmonis dan meningkatkan produktivitas, disarankan agar pemimpin organisasi diberikan pelatihan khusus terkait manajemen konflik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola konflik yang efektif, sehingga mendukung terciptanya budaya oganisasi yang positif dan peningkatan kinerja karyawan.
ANALISIS PERBEDAAN TERSANGKA, TERDAKWA DAN TERPIDANA DALAM LINGKUP PSIKOLOGI KEPOLISIAN Liza Aprilliani; Haniffah Maharani Azahra; Muhammad Rizki Al Hafiz; Zaidan Lukmanul Hakim; Eka Fais Rabbani
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9833

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan peran dan makna dari tersangka, terdakwa, dan terpidana dalam sistem peradilan pidana Indonesia serta hak-hak mereka berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Tersangka adalah individu yang diduga terlibat dalam tindak pidana dan sedang dalam penyidikan, terdakwa adalah tersangka yang didakwa dan diadili, sementara terpidana adalah individu yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Masing-masing memiliki hak-hak yang diatur dalam KUHAP, seperti hak atas bantuan hukum dan hak rehabilitasi. Penelitian ini menggunakan metodologi hukum normatif dan menunjukkan bahwa perbedaan status ini berdampak signifikan secara legal, psikologis, dan sosial terhadap individu yang terlibat dalam proses hukum.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN CYBERBULLYING MELALUI WEBINAR PSIKOEDUKASI PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI BEKASI Aura Nasywa Alifia; Ghina Ulayya Hidayat; Keisya Putri; Layla Jasmine S; Sasky Mulia Dewi; Rijal Abdillah
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengguna media sosial di Bekasi tentang bahaya dan dampak cyberbullying. Fokus penelitian ini adalah mencari tahu apa saja penyebab, dampak, dan cara mencegah cyberbullying yang sesuai dengan kondisi di Bekasi. Intervensi dilakukan dengan memberikan edukasi melalui webinar daring. Dalam webinar tersebut, peserta diberikan materi tentang definisi, bentuk, dampak, dan cara mencegah cyberbullying. Sebanyak 11 orang yang aktif menggunakan media sosial menjadi peserta penelitian ini. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah webinar, serta melalui observasi terhadap peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan peserta tentang cyberbullying meningkat secara signifikan setelah mengikuti webinar. Peserta bisa mengenali berbagai bentuk cyberbullying, memahami perbedaannya dengan bullying biasa, dan merancang langkah-langkah untuk mencegahnya. Temuan ini membuktikan bahwa metode psikoedukasi melalui webinar sangat efektif untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran masyarakat tentang cyberbullying. Penelitian ini juga menyoroti bahwa masyarakat Bekasi masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pola, dampak, dan faktor-faktor yang memicu cyberbullying.
PERAN PSIKOLOGI FORENSIK TERHADAP KASUS PEMBUNUHAN: STUDI LITERATUR Nadia Maharani Santosa; Arisanti Salsabila Putri; Dyah Arum Kinanti; Jovanka; Siti Nuriah; Tugimin Supriyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9849

Abstract

Tindak kejahatan semakin berkembang pesat dari masa ke masa, termasuk tindak pidana pembunuhan. Perlu adanya ilmu psikologi forensik guna menemukan titik terang dalam mengungkapkan kejahatan tindak pidana pembunuhan yang semakin berkembang ini dengan aneka ragam jenis pembunuhan yang menyulitkan para penyidik. Dalam bentuk pokok, kualifikasi tindak pidana didasarkan pada unsur perbuatan yang dilarang, yaitu "menghilangkan nyawa" orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kendala dan upaya yang melatarbelakangi terhambatnya proses penyidikan dengan menggunakan Psikologi Forensik dalam Proses Penyidikan suatu kasus Pembunuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, melalui basis data akademik seperti Lens.org dan Google Scholar. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data analisis isi.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue