cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 343 Documents
UJI TOKSISITAS dan ANALISIS PROFIL FARMAKOKINETIK EKSTRAK ETANOL BLACK GARLIC dan TABLET BLACK GARLIC SECARA IN VITRO dan IN SILICO Kholifah, Eva
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6851

Abstract

Toksisitas merupakan masalah utama dalam pengembangan obat baru. Pengujian toksisitas bertujuan untuk melihat efek toksik terhadap organ yang ditimbulkan oleh senyawa obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas dari Ekstrak etanol Black garlic dan tablet black garlic terhadap Artemia salina leach menggunakan metode Brine Shimp Lethal Test dan analisis profil farmakokinetik secara in silico. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tablet black garlic memiliki metabolit sekunder flavonoid dan fenolik dan nilai toksisitas senyawa black garlic, tablet formula 1 dan 2 berturut-turut sebesar 18866,4615 mg/L, 44666,6363 mg/L, 23704 6190 mg/L. Analisis farmakokinetik menunjukan senyawa yang terkandung dalam ekstrak black garlic menunjukan diabsorpsi tinggi di dalam saluran GI dan potensi terjadinya interaksi obat – obat pada  fase farmakokinetik sangat kecil, sehingga dalam hal ini formulasi ekstrak black garlic menjadi sediaan tablet dapat terus dikembangkan.
EVALUASI RASIONALITAS PENGOBATAN Pada PASIEN COVID-19 di PUSKESMAS BENDOSARI TAHUN 2020-2022 Firdani, Tamza Aulia Nerisa; Fortuna, Tista Ayu
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6661

Abstract

Penyakit infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Penelitan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat pada pasien Covid-19 di Puskesmas Bendosari Kabupaten Sukoharjo Tahun 2020-2022. Penggunaan obat dianggap tidak rasional ketika terjadi ketidaksesuaian secara medik seperti tidak sesuai indikasi, tidak tepat pasien, tidak tepat obat dan pemberian dosis yang tidak tepat. Ketidakrasionalitasan ini dapat menyebabkan terjadinya efek samping pengobatan, resistensi obat dan biaya yang dikeluarkan menjadi tidak terjangkau. Penelitian ini merupakan penelitian observasional descriptive analitik. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling secara retrospektif. Sampel yang diambil adalah sampel yang memenuhi kriteria inklusi berupa pasien yang terdiagnosis Covid-19  dan memiliki data rekam medik yang lengkap meliputi identitas pasien (nama, umur, gejala, derajat keparahan,  berat badan, tinggi badan) dan profil pengobatan yang diterima sebanyak 300 pasien dengan rincian 141 pasien (47%) rasional dan 159 pasien (53%) tidak rasional.  Ketidakrasionalitasan pengobatan pada pasien Covid-19 menurut pedoman tatalaksana pengobatan Covid-19 edisi 1,2,3, dan 4 memiliki nilai persentase ketidaktepatan indikasi sebanyak 118 obat (3,8%) ketidaktepatan obat sebanyak 118 obat (3,8%) ketidaktepatan pasien sebanyak 0 obat (0%), dan ketidaktepatan dosis sebanyak 146 obat (4,7%).
KARAKTERISTIK SEDIAAN LIP BALM dengan PEWARNA ALAMI EKSTRAK BIJI BUAH PINANG (Areca catechu L.) Sawitri, Satwika Budi; Fitrian, Ahyana; Fatihah, Nadia Iha
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6565

Abstract

Kosmetik merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Dengan menggunakan kosmetik akan meningkatkan rasa percaya diri seseorang dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Lip balm merupakan salah kosmetik yang bekerja dengan membentuk lapisan minyak pada permukaan bibir berfungsi sebagai pelembab dan juga memberi warna. Akan tetapi banyak sediaan lip balm yang beredar dipasaran masih banyak menggunakan pewarna sintetis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sediaan lip balm dengan pewarna alami dari ekstrak biji buah Pinang (Areca catechu L.) serta mengetahui konsentrasi ekstrak biji buah Pinang yang dapat menghasilkan warna yang stabil dan sesuai standar mutu sediaan. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental meliputi formulasi lip balm menggunakan ekstrak biji buah buah Pinang (Areca catechu L.) dengan konsentrasi 4%, 6%, dan 8%. Evaluasi mutu sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, titik leleh, daya sebar, daya oles, hedonik, dan stabilitas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sediaan yang dihasilkan memenuhi persyaratan uji organoleptis, homogenitas, memiliki daya oles yang baik, dengan nilai pH pada rentang 6.13 – 6.56, daya sebar 6.3 – 6.8 cm, dan titik leleh 50 – 53.3ᵒC. Berdasarkan hasil evaluasi mutu sediaan tersebut semua sediaan memenuhi standar persyaratan mutu sediaan lip balm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pewarna alamiekstrak biji buah Pinang dalam sediaan lip balm memiliki stabilitas yang baik sebagai pewarna.
ANALISIS TERAPI ANEMIA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD Dr. DRADJAT PRAWIRANEGARA TAHUN 2022 Insani, Nurul; Zulfiani, Nia; Yusransyah, Yusransyah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i1.5634

Abstract

AbstractUnder normal circumstances, 90% of the kidneys produce the hormone erythropoietin which has the function of stimulating the spinal cord to produce red blood cells, so that when kidney function decreases, there is a decrease in the production of the hormone erythropoietin which causes the formation of erythrocytes to be disrupted, resulting in a decrease in hemoglobin levels or anemia. The aim of this study was to determine the therapy of anemia in patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis and to determine the results of anemia therapy in patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis at RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Year 2022. The research was conducted using a retrospective descriptive method by looking at the medical record data of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis who were receiving anemia therapy. The sample in this study amounted to 80 patients. The data were then analyzed descriptively regarding the analysis of anemia therapy in hemodialysis chronic kidney failure patients. The results showed that the hemodialysis hemoglobin level examination found an average of 8.8 g/dL and was included in the range below the normal value of hemoglobin levels. The most use of anemia drug therapy in 2022 for mono therapy is the most PRC Transfusion of 1 mg Folic Acid combination in 39 patients (48.8%). Furthermore, in the combination therapy of anemia with Blood Supplementary Tablets combined with Folic Acid 1 mg in 17 patients (21.3%) and the use of folic acid 1 mg in 24 patients (30.0%).Keywords:  Anemia, Chronic Kidney Failure, Hemodialysis, RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara.
FORMULASI TABLET EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) DENGAN VARIASI AVICEL PH 101 DAN AMPROTAB SEBAGAI BAHAN PENGERING Serahli, Ubun Fadli; Kartono, Teguh Hary; Prayogi, Syaiful; L, Nur Afni
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i1.6199

Abstract

Penggunaan tanaman sebagai obat trasdisional pembuatan dan bentuk sediaanya masih sederhana, sehingga kurang diminati karena kurang praktis. Pengolahan suatu tanaman obat menjadi bentuk sediaan yang mudah digunakan sangat perlu untuk dilakukan, Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan rempah-rempahan dan sudah digunakan secara turun temurun untuk pengobatan, seperti untuk pengobatan kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes mellitus), tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit maag (gastritis), diare, dan asam urat. Ekstrak daun salam dapat diformulasikan menjadi bentuk sediaan tablet. Tujuan riset ini untuk memeperoleh formula optimal tablet ekstrak etanol daun salam dengan avicel PH 101 dan amprotab sebagai pengering. Metode SLD di terapkan dalam penentuan formula dengan bantuan aplikasi Design Expert. Tablet berhasil diformulasikan dengan kombinasi optimum avicel pH 101 - amprotab pada komposisi 114,77 dan 5,23 mg.
ANALISIS MINIMALISASI BIAYA (AMiB) PENGGUNAAN OBAT METILDOPA DIBANDINGKAN dengan NIFEDIPIN pada IBU HAMIL di RSUD BANDUNG KIWARI TAHUN 2023 Amirah, Siti Rafa
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6615

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yang sebagian besar disebabkan oleh komplikasi selama kehamilan, termasuk hipertensi. Pengobatan hipertensi pada ibu hamil bertujuan untuk mengontrol tekanan darah tanpa membahayakan kesehatan janin. Namun, biaya pengobatan hipertensi cenderung tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian farmakoekonomi untuk membandingkan efektivitas biaya obat antihipertensi yang umum digunakan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pengumpulan data retrospektif dari pasien ibu hamil penderita hipertensi yang dirawat jalan di RSUD Bandung Kiwari. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok pengobatan: dopamet (metildopa 250 mg), nifedipin 10 mg, dan adalat oros (nifedipin 30 mg). Analisis minimalisasi biaya (AMiB) digunakan untuk membandingkan biaya rata-rata per pasien dari masing-masing kelompok pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata-rata per pasien untuk pengobatan dengan nifedipin 10 mg lebih rendah (Rp165) dibandingkan dengan dopamet (Rp317) dan adalat oros (Rp4.247). Kesimpulannya, dari perspektif rumah sakit, penggunaan nifedipin merupakan pilihan yang lebih ekonomis dalam pengobatan hipertensi pada ibu hamil.
UJI STABILITAS CREAM TABIR SURYA EKSTRAK KENCUR (Kaempferia galanga) DAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) Aminudin, Fajrul Rifki
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i1.6407

Abstract

Dilakukannya Penelitian ini bertujuan untuk melihat stabilitas fisik dari formulasi sediaan krim ekstrak kencur dan rumput laut. Evaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, daya sebar dan daya lekat. Uji stabilitas dilakukan menggunakan metode cycling test selama 6 siklus dengan menguji kembali sifat fisiknya. Hasil pengujiann sifat fisik (siklus 3) sediaaan krim yaitu uji organoleptik (bau: khas etanol rumput laut; warna: hijau; tekstur: semi solid), homogenitas (susunan homogen), daya sebar 5,255± Cm, daya lekat 2,693± Second / detik, dan uji stabilitas selama cycling test (siklus 1-siklus 6) tidak ada perbedaan yang bermakna.
KAJIAN SENYAWA FENOLIK PADA TANAMAN PISANG (MUSA SP.) DAN INTERAKSINYA TERHADAP COX-2: IN SILICO Rahman, Aulia; Mulyanto, Baedi; Salsabila, Assyifa Hanum; Prayogi, Syaiful; Maulana, Luthfi Hidayat
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i1.6195

Abstract

Siklooksigenase-2 (COX-2) merupakan enzim yang berperan dalam mekanisme terjadinya inflamasi. Obat inflamasi dengan target COX-2 kebanyakan kurang selektif sehingga sering menimbulkan efek samping. Perlu dilakukan upaya penemuan senyawa baru yang selektif terhadap COX-2 terutama dengan eksplorasi tanaman. Tanaman pisang (Musa sp.) dilaporkan banyak mengandung senyawa fenolik yang memiliki aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstituen fenolik dari tanaman pisang yang memiliki aktivitas penghambat selektif COX-2 secara in silico. Kristal protein enzim COX-2 (PDBID: 4PH9) digunakan sebagai target docking dan COX-1 (PDBID: 1EQG) digunakan sebagai pembanding selektivitas. Tahapan dalam penelitian meliputi pemodelan senyawa, preparasi protein target, validasi metode, dan visualisasi hasil. Senyawa kaempferol 3-O-rhamnoside-7-O-glucoside (1) menunjukan selektivitasnya terhadap enzim COX-2 dibuktikan dengan energi pengikatan terkecil terhadap COX-2 (-149,87 kkal/moL) dan memiliki energi pengikatan terbesar terhadap COX-1 (-115,89 kkal/moL).
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA PADA KASUS SEDIAAN SIRUP OBAT PENURUN DEMAM DI DUA DESA KABUPATEN TANGERANG Insani, Nurul; Aziya, Hasna; R, Asti Yunia; Kholifah, Eva
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6949

Abstract

Education is an educator's effort to convey knowledge or messages to communities, groups or individuals, from not knowing to knowing. Ethylene glycol and Diethylene glycol are alcohols that have toxic properties that can increase mortality and morbidity when their use exceeds the provisions or limits that have been set. This study aims to determine the level of knowledge and attitudes of parents in Kronjo Village and Bakung Village about the case of fever-reducing syrup preparations as the main factor causing atypical progressive acute renal failure in children after being given education. Cross sectional research design with pretest and posttest data collection techniques on parents in Kronjo Village and Bakung Village. The data were then analyzed using an application called SPSS (Kolmogorov-smirnov two sample test and Wilcoxon Sign Rank Test). The results showed that the level of knowledge and attitude of parents in Kronjo Village and Bakung Village had increased after being given education. This is evidenced by the results of data that has been analyzed using the Wilcoxon Sign Rank Test with a p value of 0.000 ≤ 0.05, which means there is a significant difference.  
PENENTUAN NILAI IC50 EKSTRAK DAUN JAMBU (Syzygium aqueum) DENGAN METODE DPPH (1, 1-difenil-2-pikrilhidrazil) Sundoro, Aries Koes
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i2.6589

Abstract

Senyawa-senyawa yang mampu menahan, membersihkan dan menstabilkan radikal bebas disebut dengan antioksidan. Antioksidan mempunyai mekanisme kerja dengan melengkapi kekurangan elektron dari radikal bebas. Daun jambu (Syzygium aqueum) merupakan sumber antioksidan alami. Hasil skrining fitokimia daun jambu menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu mengandung  alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan vitamin C. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jambu dilakukan  menggunakan spektrofotometri Vis dengan metode penyerapan radikal bebas DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Aktivitas antioksidan suatu senyawa digolongkan berdasarkan nilai IC50. Nilai IC50 menentukan besar atau tidaknyanya konsentrasi senyawa uji yang dapat menyerap radikal bebas 50%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai IC50 ekstrak etanol daun jambu adalah 62,0829 mg/L. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jambu air termasuk kategori kuat karena berkisar antara 50-100 mg/L.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue