cover
Contact Name
Muladi Putra Mahardika
Contact Email
muladimahardika@yahoo.com
Phone
+6285327061300
Journal Mail Official
parapemikir@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : 10.30591
Core Subject : Health, Science,
Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology Pharmacy, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry , Pharmaceutical Chemistry, Biological Pharmacy, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmacy Management, Farmakoekonomi, Farmakoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policy.
Articles 343 Documents
HUBUNGAN ANTARA KETEPATAN DOSIS ANTIBIOTIKA DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN DENGAN GANGGUAN NAFAS DI RUANG NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUD R.A. KARTINI KABUPATEN JEPARA PERIODE TAHUN 2024 Septiani, Hanim Ayun; Rahmawati, Riana Putri; Sukoharjanti, Bintari Tri
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9517

Abstract

Gangguan nafas pada neonatus merupakan salah satu penyebab utama perawatan intensif di ruang NICU. Infeksi bakteri menjadi faktor pemicu yang sering ditemukan, sehingga penggunaan antibiotik menjadi terapi utama. Ketepatan dosis antibiotik sangat penting untuk memastikan efektivitas terapi dan mencegah resistensi, serta mempercepat proses penyembuhan. Ketidaktepatan dalam pemberian dosis dapat memperpanjang durasi infeksi dan berdampak pada lama rawat inap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketepatan dosis antibiotika dengan lama rawat inap pasien neonatus dengan gangguan nafas di ruang NICU RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cohort retrospektif, yaitu melalui penelusuran dari rekam medis pasien yang dirawat di ruang NICU RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara pada periode Januari-Desember 2024. Data diperoleh melalui telaah rekam medis pasien, kemudian dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat uji  menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian pada 101 responden dilakukan uji chi square dan mendapat nilai            P-value sebesar 0.579 ( p = 0.05), maka Ho diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara ketepatan dosis antibiotika dengan lama rawat inap pasien dengan gangguan nafas di ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara.
Peran Apoteker dalam Meningkatkan Kepuasan dan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Peserta Prolanis di Puskesmas Sayung 1 handayani, inggit samtika
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran apoteker dalam meningkatkan tingkat kepuasan dan kualitas hidup pasien hipertensi peserta Prolanis di Puskesmas Sayung 1. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepuasan dan WHOQOL-BREF yang telah divalidasi. Sebanyak 80 responden dilibatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa puas terhadap pelayanan apoteker, terutama pada domain KIE dan sikap profesionalisme. Sementara itu, kualitas hidup pasien paling tinggi berada pada domain hubungan sosial dan lingkungan. Analisis hubungan menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik responden dengan tingkat kepuasan maupun kualitas hidup (p 0,05). Penelitian ini menegaskan pentingnya peran edukatif dan komunikatif apoteker dalam pelayanan Prolanis.
Evaluasi Potensi Toksisitas Seluler Ekstrak Daun Benger (Lagerstroemia ovalifolia Teijsm. & Binn) menggunakan Uji Microtetrazolium (MTT) pada Kultur Sel RAW 264.7 veranita, weri
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9122

Abstract

Tanaman Daun Benger (Lagerstroemia ovalifolia Teijsm. Binn) merupakan salah satu tanaman lokal yang secara empiris digunakan dalam pengobatan tradisional. Namun saat ini belum tersedia data ilmiah yang memadai terkait aspek keamanannya, sehingga pemanfaatan lebih lanjut dalam pengembangan obat herbal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil keamanan ekstrak etanol 70% daun  benger secara in vitro sebagai dasar pengembangan produk herbal. Ekstrak benger diperoleh melalui esktraksi dengan metode perkolasi dan diuji toksisitas selulernya menggunakan metode MTT assay pada kultur sel RAW 264.7. Hasil uji menunjukkan bahwa rentan konsentrasi 25-100 µg/mL. Ekstrak daun benger tidak menunjukkan efek toksisitas terhadap sel RAW 264.7, sedangkan pada konsentrasi lebih tinggi (hingga 200 µg/mL) mulai menunjukkan kategori toksisitas sedang. Studi ini memberikan informasi awal menggenai profil keamanan ekstrak daun Benger, dan dapat menjadi landasan penelitian selanjutnya terkait pengembangan obat herbal yang lebih aman dan efektif.Kata kunci— Lagerstroemia ovalifolia Teijsm. Binn, MTT assay,RAW 264,7, Sitotoksisitas
Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol 96% Daun Sukun (Artocarpus altilis) Chandra, Pra Panca Bayu
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9472

Abstract

Daun sukun (Artocarpus altilis) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit. Salah satu senyawa didalam daun sukun diketahui mampu menghambat efek aktivitas radikal bebas adalah senyawa golongan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen dan kadar flavonoid total ekstrak daun sukun. Proses ekstraksi daun sukun dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hasil ekstraksi maserasi kemudian dilakukan proses penguapan hingga diperoleh ekstrak kental. Perhitungan rendemen ekstrak dengan membagi bobot ekstrak dengan bobot simplisia daun sukun. Kandungan flavonoid total ditetapkan menggunakan metode kolorimetri-Aluminium Klorida dengan instrumen spektrofotometri UV-Vis diperoleh kadar flavonoid total ekstrak daun sukun sebesar 960,56 mg/100 gram dengan nilai SD 0.75
Evaluasi Pengelolaan Obat Yang Mendekati Waktu Kedaluwarsa Tahun 2024 Di Instalasi Farmasi RS X Ngawi nurcahyani, diah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8615

Abstract

A drug that is nearing its expiration date is a drug that is approaching the expiry date determined by the manufacturer, where the expiry date of a drug is determined by counting from the production date to the last test results which show that the drug still meets the criteria for stable drug quality for use by patients. This study aims to find out the results of an evaluation of drug management with a time approaching expiration in 2024 at the X Ngawi Hospital Pharmacy Installation. This research used a descriptive method by collected data retrospectively by observed and evaluated drug evaluation data which is approaching its expiration date in 2024. From the results of a sample study of 60 types of drugs, it is known that 28.30% of drugs can be used or as many as 17 types of drugs, drugs that can be used. 66.70% were returned or 40 types of drugs, and 5.00% were expired or destroyed or 3 types of drugs out of a total of 1220 types of drugs
Analisis Kromatografi dan Kuantifikasi Alkaloid pada Fraksi Etil Asetat Kulit Pepaya California (Carica papaya L.) menggunakan teknik Spektrofotometri UV-Vis Jannah, Syauqul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9700

Abstract

Kulit buah pepaya (Carica papaya L.) memiliki kandungan nutrisi yang sebanding dengan bagian daging buahnya, meskipun konsentrasinya tidak sama. Pada kulit buah yang masih muda, kandungan enzim lebih melimpah, termasuk vitamin A, B1, vitamin C, serta mineral, protein, lemak, karbohidrat, flavonoid, alkaloid, dan fenol. Alkaloid merupakan salah satu senyawa tersebut, umumnya berbentuk garam organik yang padat, kristalin, serta tidak berwarna. Tumbuhan dengan rasa cenderung pahit biasanya mengandung alkaloid. Senyawa ini diketahui memiliki berbagai aktivitas biologis, seperti memengaruhi sistem saraf, menurunkan tekanan darah (hipotensi), meredakan nyeri (analgesik), bersifat antimikroba, penenang, serta digunakan dalam pengobatan penyakit jantung.Berdasarkan penelitian sebelumnya melalui uji fitokimia, kulit pepaya terbukti mengandung alkaloid, tanin, steroid, saponin, dan flavonoid, yang semuanya berperan sebagai senyawa antibakteri. Dengan demikian, penelitian ini berfokus pada analisis kandungan alkaloid dalam fraksi etil asetat kulit Pepaya California (Carica papaya L.) menggunakan teknik Spektrofotometri UV-Vis.Pelaksanaan penelitian berlangsung di Laboratorium Kimia dan Fitokimia Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu. Simplisia kulit pepaya California diekstraksi menggunakan metode maserasi, kemudian difraksinasi, diikuti dengan identifikasi alkaloid dan uji konfirmasi melalui kromatografi lapis tipis (KLT). Selanjutnya, penetapan kadar alkaloid dilakukan menggunakan teknik Spektrofotometri UV-Vis.Hasil identifikasi menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dari kulit pepaya California positif mengandung alkaloid. Uji konfirmasi dengan KLT menghasilkan nilai Rf sebesar 0,86. Sedangkan penentuan kadar alkaloid menggunakan spektrofotometri UV-Vis memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,582%.
Studi Literatur Molecular Docking Senyawa Flavonoid Terhadap Peran Enzim CYP3A4 Mardiyah, Mahirah; Maulud, Dessylva; Haqi, Moch Alif; Firdaus, M. Brilyan Nurul; Rahmawati, Linda Nur; Azzahra, Laila Meirin; Anjani, Mery; Sari, Linda Purnama; Dwiandati, Maharani Chyntia; Khairunisa, Lubna; Rhamadianto, Muhamad Iqbal
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.9162

Abstract

Flavonoid merupakan metabolit yang dihasilkan dari senyawa dalam tumbuhan, Flavonoid adalah turunan dari 2-fenil-benzil-γ-piron. Enzim CYP merupakan kumpulan enzim yang mengandung heme serta memiliki peran penting dalam proses metabolisme obat dan xenobiotik lainnya (biotransformasi fase I). Tujuan studi literatur ini untuk mengidentifikasi dan mengkaji enzim peran CYP3A4 dalam proses inhibisi atau induksi secara molekuler docking  melalui penggunaan senyawa flavonoid. Riset ini menggunakan metode studi literatur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis informasi dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa 3,8″-biapigenin memiliki aktivitas paling kuat dengan nilai IC50 sebesar 0,08 μM, didukung oleh jumlah donor dan akseptor ikatan hidrogen yang tinggi serta energi bebas ikatan yang rendah. Berdasarkan analisis aturan Lipinski, baicalein dan chrysin memiliki jumlah H donor dan akseptor yang rendah sehingga diprediksi memiliki permeabilitas dan penyerapan yang baik. Konformasi enzim CYP3A4 dengan senyawa flavonoid terbaik terdapat pada naringin dengan energi bebas ikatan -65,8 kkal/mol, menunjukkan kekuatan ikatan yang sangat kuat antara flavonoid dan CYP3A4. Dapat disimpulkan, senyawa 3,8”-biapigenin, chrystin, baicalein, dan naringin direkomendasikan sebagai kandidat pengembangan obat baru.
Studi Pengaruh Karakteristik terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Rumah Sakit X, Sidoarjo tentang Keamanan Penggunaan Obat Prioheriyanto, Andri; Fitriany, Erna; Rizky Arif, M
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8722

Abstract

Selama kehamilan, ibu hamil mengalami berbagai masalah kesehatan seperti nyeri pinggang, mual, dan muntah. Penggunaan berbagai jenis obat digunakan untuk meredakan masalah ini tanpa adanya konsultasi dengan tenaga medis. Efek samping yang merugikan akan timbul jika konsumsi obat dilakukan secara tidak tepat. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai keamanan penggunaan obat dan menganalisis hubungan karakteristik demografis terhadap pengetahuan tersebut di Rumah Sakit X Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif non-eksperimental dengan teknik purposive sampling, melibatkan seluruh ibu hamil yang mengunjungi RS dan bersedia ikut serta dalam penelitian dengan menandatangani informed consent. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbentuk checklist yang dinilai dengan skala Guttman. Hasil menunjukkan bahwa 81 % ibu hamil di Rumah Sakit X Sidoarjo  memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan obat. Namun, analisis statistik menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan variabel usia, usia kehamilan, serta riwayat pendidikan, dengan nilai p ≥ 0,05 untuk semua variabel tersebut. Ini menunjukkan bahwa faktor-faktor demografis tersebut tidak berpengaruh terhadap pengetahuan responden di sampel ini.
PENGARUH EFEK SAMPING OBAT ANTIDIABETES TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Insani, Nurul; Nasiah, Nasiah; Kholifah, Eva
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.7130

Abstract

Diabetes melitus merupakan kondisi jangka panjang akibat kerja insulin yang tidak mencukupi atau aktivitas insulin yang tidak adekuat. Penyakit ini berkembang ketika tubuh memproduksi insulin secara berlebihan, sehingga mengganggu fungsi insulin dan menyebabkan sel-sel dalam tubuh menjadi resisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antar efek samping obat antidiabetes dengan Kualitas Hidup pasien DM. Metode dalam penelitian menggunakan metodologi cross sectional, penelitian observasional dan pengumpulan data kuantitatif. Wawancara langsung dengan responden, kuesioner kualitas hidup dan efek samping digunakan sebagai instrumen dalam pengumpulan data. Subjek penelitian sebanyak 100 pasien DM rawat jalan yang  telah meminum antidiabetik oral serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukan dari 100 responden, 17 orang (17,0%) dengan efek samping obat rendah memiliki kualitas hidup yang rendah 12 orang atau (12,0%), sedang 24 (24,0%) dan dengan kualitas hidup tinggi tidak ada. 41 orang (41,0%) dengan efek samping obat sedang memiliki kualitas hidup rendah 24 (24,0%), sedang 17 (17,0%) dan tinggi tidak ada. Sedangkan efek samping yang tinggi sebanyak 42 ( 42,0 %) dengan kualitas hidup rendah sebanyak 15 (15,0%), sedang 27 (27,0%) dan dengan kualitas hidup tinggi tidak ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa efek samping yang dialami penderita DM baik ringan, sedang maupun berat sangat signifikan menurunkan kualitas hidup pasien DM.
Uji Antioksidan Kombucha Ekstrak Kunyit dan Seduhan Kunyit Menggunakan Sprektroskopi UV-Vis Nabillah, Deya Adiby; Ismiyati, Renditya; Kholifah, Eva; Endah, Endah; Maulana, Adrian; Asep, Asep
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8955

Abstract

Radikal bebas yang berasal dari udara, makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan tetapi dapat ditangkal dengan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari tanaman dan salah satunya ialah kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan aktivitas antioksidan dari ekstrak kunyit. Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi serbuk kunyit yang telah diterminasi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol serta seduhan, kemudian masing-masing larutan difermentasi menjadi kombucha. Kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit dilakukan penapisan fitokimia, selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH serta vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian ini diharapkan mendapatkan kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan dari kombucha ekstrak kunyit dan kombucha kunyit memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 masing-masing yang dihasilkan sebesar 46,6 ppm dan 5,25 ppm termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 1 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 2 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 1 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 1 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 2 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9, No 1 (2020): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 2 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 1 (2017): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 2 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 5, No 1 (2016): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 4 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 2, No 3 (2013): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 1 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi More Issue